Song of Phoenix

Song of Phoenix (思美人)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

思美人 Song of Phoenix 2017 E58
思美人 Song of Phoenix 2017 E65
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIKI Version] Perfectlysynced for all versions. || Follow IG: @sultan_khilaf_sub :) || Episode lainnya menyusul

Tags

other
Published on: 2017-07-04
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nyanyian Phoenix

Episode 58

Mesikpun ada orang-orang bodoh yang tidak bisa mengerti, aku tetap berjalan sesuai tujuan. - Mengarungi Sungai Jiang, Sembilan Bab oleh Qu Yuan

Yang Mulai, tolong copot jabatan dan tunjangan dari anak-anak bangsawan yang sudah mendapat bagian dari warisan.

Kirim anak-anak para pejabat ke perbatasan untuk mengembangkan tanah terbengkalai.

Ha? Bagaimana bisa itu diijinkan?

Omong kosong!

Beritahu aku. Apakah mereka sungguh harus pergi?

Yang Mulia, Negara Bagian Chu adalah milik keluarga Xiong.

Raja-raja kami sudah memimpin dengan kebajikan dan keadilan.

Kami sungguh berhutang padanya.

Kami semua tidak memiliki permintaan dan rela mengabdi pada Chu dari generasi ke generasi.

Tapi sekarang, Wakil Perdana Menteri Qu secara terbuka berusaha menghilangkan status dan tunjangan keturunan kami.

Ini... tidakkah ini menghina intensi kami untuk mengembalikan dan melayani negara kami?

Benar... Apa yang dikatakan Menteri Jing cukup masuk akal.

Bolehkah aku bertanya Menteri Agung Jing, apakah menghapus status dan gaji dari anak-anakmu

membuat mereka tidak bisa mengabdi pada negara kita? Mungkinkah kalian semua

mengabdi pada Chu hanya untuk jabatan tinggi dan bayaran yang besar?

Kau...

Meskipun apa yang Wakil Perdana Menteri katakan masuk akal,

jabatannya disetujui oleh Yang Mulia dan tidak didapat melalui warisan.

Maka dari itu, jabatanmu tidak akan dicopot.

Kau sungguh bisa mengatakan hal seperti itu dan tidak melukai pinggangmu.

Apa yang dikatakan Penasihat Agung sungguh benar.

Yang Mulia, aku memohon padamu untuk menghapus seluruh jabatan dan gaji yang diturunkan untuk keturunanku.

Keturunan Qu manapun yang tidak bisa membawa keuntungan bagi Chu

tidak akan pernah bisa menyandang atau mewarisi jabatan maupun gajiku.

Subjek Qu, apakah kau sudah benar-benar mengambil keputusan?

Buatlah kebijakan untuk mendapatkan jabatan dan gaji dengan usaha sendiri, bukan karena warisan. Tolong mulailah dari aku.

Para subjek yang terkasih, apa kalian masih punya hal yang ingin dikatakan?

Baiklah. Karena para subjek yang terkasih tidak keberatan,

maka masalah ini sudah diputuskan sebagaimana yang disebutkan Wakil Perdana Menteri Qu.

Dengan segala hormat, Ibunda.

Kudengar kau akan mengirim cucu-cucuku, Heng'er dan Lan'er, ke perbatasan.

dan kau akan menghapuskan semua jabatan dan gaji yang diwarisi semua pejabat pada anak-anaknya.

Aku sebenarnya sudah memiliki ide ini sejak lama.

Anak-anak dari pejabat tinggi negara mendapat gaji dari Chu tapi tidak pernah berpikir untuk mengabdi pada negara.

Untuk membangun kembali Chu, aku sudah memikirkan untuk menyita gaji mereka.

Wakil Perdana Menteri Qu sungguh kacau.

Kau, sebagai raja dari negeri ini, apa kau juga kacau?

Ibunda...

Bagi Wakil Perdana Menteri Qu, memiliki ide seperti itu, aku tidak terkejut sama sekali.

Tapi apa kau pernah berfikir tentang

siapa yang membantumu mendapatkan negaramu saat ini?

Aku tidak pernah melupakan itu. Justru karena Para Raja terdahulu dan para pejuang sudah bersusah payah membangun negara ini,

maka, aku harus berjuang semampuku untuk memimpinnya dengan baik.

Jika ini berlanjut, pemerintahan sungguh akan menjadi kacau.

Tapi hari ini, semua menteri setuju dengan reformasi Qu Yuan.

Para menteri akan menunjukkan satu hal dan berlaku berbeda di belakangmu.

Apa mereka sungguh setuju dengan hal itu?

Kudengar para menteri itu berbicara diam-diam

kalau Wakil Perdana Menteri Qu dan Dukun Agung Chu sedang kolusi.

Apa?

Rumor di dalam istana ini tentu tidak datang dari hal tidak berdasar.

Mereka sungguh membuat tuduhan yang tidak berdasar!

Tidak penting apakah mereka membuat tuduhan tidak berdasar atau tidak.

Yang terpenting adalah masalah ini sudah membuat para menteri tidak puas.

Ibunda, jangan khawatir. Aku pasti akan menangani masalah ini dengan baik.

Aku akan membuat para menteri tidak punya hal yang bisa dikatakan.

Setelah mengatakan banyak hal, kau masih tetap akan mengubah

peraturan yang diwarisi oleh leluhur kita?

Kediaman Zhao

Ada apa dengan Ayah kita?

Kau membuat masalah dan kau masih bertanya padaku? Cepat ke dalam. Ayah sedang menunggu kita.

Kukira kau sudah kehilangan kemampuanmu untuk berpikir!

Apa maksudmu?

Kau tentu tahu apa maksudku. Hari ini, di pengadilan,

kau dan Mo Chou itu, sungguh selaras.

Kalian berdua berakting baik sekali.

Semua yang kami lakukan adalah demi Chu.

Demi Chu?

Apa yang kalian berdua lakukan adalah menggali kubur bagi Chu.

Kau mengedepankan kesetaraan dalam mendapatkan jabatan dan gaji.

Keluraga lain bahkan belum memulainya, tapi kau sudah memulai dengan keluargamu.

Kupikir kau sungguh tidak paham tentang apapun!

Aku diperintahkan untuk merombak hukum yang ada. Kalau aku tidak memberi contoh pada yang lain,

bagaimana bisa aku mendapatkan kepercayaan semua orang?

Suamiku...

Jangan katakan itu padaku. Katakan itu pada Bixia.

Kau juga memiliki seorang putra.

Kau bahkan bisa tidak berperasaan dan tidak bisa dipercaya oleh keturunanmu.

dan ku masih bisa mengatakan tentang dunia?

Apa yang kau harapkan terjadi pada Shu'er mulai sekarang? Kalau Menteri Perang Qu masih hidup,

dia pasti tidak akan membiarkanmu berlaku kurang ajar seperti ini.

Kalau ayahku tahu apa yang terjadi pada kita di alam lain, maka dia kan mengerti aku.

Kau tidak bisa diharapkan.

Aku tidak punya hal lain yang akan kukatakan padamu. Cepat pergi ke Yang Mulia.

bilang padanya untuk menarik kembali perintahnya.

Reformasi ini menguntungkan Chu, menguntungkan rakyat.

Ayah memintaku untuk memohon pada Yang Mulia agar dia menarik kembali perintahnya.

Tidakkah itu membawa kehancuran pada negara dan kehancuran bagi rakyat?

apa?

Kau bilang aku menghancurkan negara dan membawa kehancuran pada rakyat?

Kau tahu benar kalau Chu sudah sakit hingga ke tulangnya, tapi kau masih berpura-pura tidak tahu

dan hanya melihatnya terus sakit. Tidakkah itu menghancurkan negara dan membawa kehancuran bagi rakyat?

Tidak sopan!

Awalnya aku kira dalam hati ayah mertua, ada rakyat dan negara di sana.

Tidak kukira kau sama saja dengan para pejabat lainnya.

Kau hanya memikirkan jabatanmu.

Cukup, suamiku. Berhenti bertengkar.

Aku tentu hanya memikirkan posisiku.

tapi itu demi putramu.

Tapi bagaimana dengan dirimu? hanya untuk bisa jadi pusat perhatian,

di hatimu, apa kau pernah memikirkan tentang putramu!

bahkan hanya untuk sesaat!

Ayah mertua...

Beritahu aku. Apa aku terlalu mempercayai Qu Yuan dan Mo Chou?

Kupikir apa yang kau percayai bukan Wakil Perdana Menteri Qu ataupun Dukun Agung Chu, tapi dirimu sendiri.

Apa maksudmu?

Yang Mulia tahu pasti apa yang dilakukan Wakil Menteri Qu dan Dukun Agung Chu

adalah baik untuk pemerintahan dan rakyat Chu.

Tidak peduli apapun yang orang lian katakan, Yang Mulia memiliki pemikiran sendiri.

Wakil Perdana Menteri Qu dan Dukun Agung Chu selalu memiliki hubungan baik.

Membantu satu sama lain adalah biasa. Lebih lagi, ini semua untuk kebaikan Chu.

Selalu memiliki hubungan baik?

Aku mengatakan hal yang salah. Mohon Yang Mulia memaafkanku.

Sepertinya memang keduanya terlalu dekat.

Ini...

Semenjak mereka kembali dari Yue,

aku sudah merasa ada sesuatu yang salah.

Yang Mulia, Wakil Perdana Menteri Qu pernah menjadi Bupati wilayah Quan sedangkan Dukun Agung Chu berasal dari kabupaten Quan.

Mungkin mereka pernah bertemu dulu.

Apa kau sungguh sudah mengambil keputusan?

Bi Xia Sejak awal, aku sudah mendukungmu.

Tapi sekarang, aku tidak tahu.

Jika ini baik untukmu atau mencelakaimu.

Kau adalah orang yang paling dekat denganku.

Tidak bisakah au mengerti mengapa aku melakukan ini?

Ya. Tapi sekarang, aku bukan hanya istrimu.

Aku juga ibu dari Ying'er dan Shu'er.

Cai Wei.

Ayo pergi.

Ya.

Ayo.

)

Ayo! Ayo!

Ayo!

Aku di sini!

Aku di sini!

Kau pasti di sini! Kemana kalian semua?

Kemana kalian semua?

Pangeran Zi Lan, jam berapa ini? Kau masih bermain-main di sini?

Aku akan pergi ke gurun besok.

Lebih baik aku bersenang-senang malam ini.

Kompetisinya masih belum berakhir.

Bukankah kau bahagia terlalu awal?

Lalu menurutmu apa yang harus kulakukan?

Berlatih pedang.

Berlatih pedang? Ini sudah begini, kenapa aku harus berlatih pedang?

Zhuang Qiao, ketika aku pergi besok, apa yang akan diujikan adalah tentang pemerintahan.

Ayo! Ayo bermain di tempat lain!

Ambil ini.

Untuk apa kubutuhkan ini?

Ini adalah hal paling berharga yang kumiliki. Kau harus menggunakannya untuk melindungi dirimu.

Di istana ini, selain kau,

siapa lagi yang bisa menggangguku?

Siapa menurutmu yang bisa mendekat ke sisiku?

Ambillah. Besok kau masih harus menggunakan ini

untuk melindungi Zi Lan.

Jangan khawatir. Aku pasti akan melindungi Zi Lan.

Nantinya, aku pasti akan memberimu hal yang paling berharga di dunia ini.

Apa hal yang paling berharga di dunia ini?

Aku... aku tidak tahu.

Kau... adalah yang paling berharga.

Ibunda, dalam perjalanan ini, aku harus mendapatkan prestasi yang agung dan membiarkan Ayahanda melihatku.

Heng'er, tempat yang akan kau datangi adalah perbatasan dengan Ba Shu.

Perjalanan ini akan berbahaya. Kau harus berhati-hati!

Kakak, denganku di sini, jangan khawatir! Aku pasti akan membuatnya tetap selamat!

Cukup. Ini karena kau di sini

sampai aku tidak bisa tenang!

Kakak, kau bercanda denganku lagi.

Ibu, apa harus pergi ke tempat itu?

Apa? Kau tidak mau pergi?

Lan'er, ini adalah kesempatan terakhirmu untuk menjadi putra mahkota Chu.

Jadi kau harus memanfaatkannya dengan baik.

Raja menggunakan ini untuk mengembangkanmu.

Apa aku bicara padamu?

Kenapa kau harus mengantarkanku?

Lan'er, sudah terlambat. Pergilah.

Pangeran, silakan masuk ke keretanya.

Ibunda, aku akan pergi.

Hati-hati, Nyonya Selir.

Ibu!

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki

Istana Ganggang Sungai

Kakak?

Kak Ying.

Kenapa kau punya waktu datang hari ini?

Aku hanya ingin bertemu denganmu sejak lama, tapi aku teralu sibuk.

Iya, segalanya berbeda sekarang. Kau adalah Cenayang Agung Chu sekarang.

Cenayang Agung Chu apa? Kakak, kau selalu menggodaku!

Kakak, kau semakin kurus dan kau sangat pucat.

Yu Niang, apa yang terjadi belakangan ini?

Yu Niang, kau sakit?

Tidak apa-apa. Hanya sedikit batuk.

Aku sudah minum obat. Terima kasih atas perhatianmu.

Baguslah kau baik-baik saja. Kau harus memperhatikan tubuhmu.

Kakak, aku tidak datang menemuimu karena aku terlalu sibuk.

Tapi kau bahkan tidak datang menemuiku!

Di saat seperti ini, bagaimana bisa aku berani menemuimu?

Song of Phoenix subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Song of Phoenix

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left