Release info

两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 31
两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 32
两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 33
两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 34
两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 35
两世欢 / The Love Lasts Two Minds sub indo eps 36 TAMAT
A Commentary by skysoultan
iQiyi, Please Rate 👍 Follow @skysoultan on Instagram

Tags

TS
Published on: 2020-03-22
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

♥ The Love Lasts Two Minds ♥

Yang Mulia.

Sepertinya itu Zhixia.

Biarkan hamba keluar lihat dulu.

Tunggu.

Kenapa aku dengar

sepertinya sedang bilang tentang Putri Zesheng?

Ayo...

Ikut aku pergi lihat.

Yang Mulia.

Orang jahat belum dibunuh.

Putri tidak dapat mati dengan tenang.

Mohon Yang Mulia berikan keadilan bagi Putri.

Yang Mulia ada di sini.

Bibi jangan bertindak gegabah.

Yang Mulia.

Mohon Yang Mulia berikan keadilan bagi Putri.

Heng.

Bawa Bibi pergi.

Baik.

Yang Mulia.

Yuan Qingli adalah pelaku pembunuhnya.

Yang Mulia jangan membiarkannya.

Yang Mulia!

Kenapa seorang bawahan saja tidak dapat diurus dengan baik?

Xue Cai.

Hamba di sini.

Zhi Xia sudah tua.

Kamu atur dulu,

biarkan dia tinggal di dalam istana.

Istirahat dengan baik.

Jangan datang ke sini

tanpa ada urusan yang jelas

dan mengganggu Ci.

Baik.

Akan segera hamba atur setelah kembali ke istana.

Bibi seperti itu karena Zesheng meninggal dengan tragis,

hatinya tidak sudi.

Sekarang

yang terpenting adalah

membawa pelaku ke pengadilan.

Kemarin Yu Luo pergi ke istana untuk menemui aku.

Tapi aku menyuruhnya pulang.

Ci.

Sekarang kamu seharusnya sudah tahu

kepribadian asli dari nona Keluarga Yuan kan?

Hamba mungkin kurang sopan,

namun ingin kusampaikan sesuatu.

Apa lagi yang ingin kamu katakan?

Jika kamu ingin bantu wanita itu bicara,

aku ingin bilang, sadarlah dari mimpimu.

Bukan bantu bicara,

tapi hamba ingin menjelaskan yang sebenarnya.

Jika Yuan benar-benar membunuh,

hamba tidak akan membantunya bicara.

Kebenaran apa?

Aku dan Zhao Yan dan Tuan Putri Changle

menyusun kembali kasus dengan teliti.

Meskipun masih ada banyak keraguan,

tapi pada dasarnya dapat dipastikan

Yuan bukan pelaku pembunuhnya,

melainkan sengaja dijebak.

Baru berapa lama

Yuan kembali ke ibu kota,

tapi sudah menimbulkan banyak masalah.

Apakah semua orang ingin menjebaknya?

Menurut penyelidikan aku, Tuan Putri Changle

dan Zhao Yan,

kamu menemukan bahwa Yuan tidak memakan

obat yang diberikan Zesheng.

Jadi dia tidak ada motif untuk membunuh.

Nelayan yang bersaksi dan menuduh Yuan

sengaja diarahkan ke sana

sebelum peristiwa terjadi.

Tujuannya adalah

untuk menjadi saksi dan menuduh Yuan yang lewat dari sana.

Kami juga menemukan bahwa

selain Yuan, Zesheng dan Shu,

juga pernah muncul seorang wanita lain

di lokasi kejadian.

Dan meninggalkan sebuah anting-anting

di tempat Zesheng dibunuh.

Selain itu,

surat yang dikirim Putri Zesheng kepada Yuan

adalah surat dengan tiruan tulisan Tuan Putri Chengle.

Hal itu tidak dapat dilakukan

oleh seorang wanita

yang baru tiba di Negara Yong.

Jadi aku curiga

seluruh kasus adalah suatu taktik.

Sedangkan Zesheng

adalah korban dari taktik ini.

Apakah kamu yakin?

Hamba memiliki beberapa petunjuk,

tapi untuk menemukan bukti kuat

masih butuh sedikit waktu.

Aku dengar kemarin Qiao Li menginterogasi Yuan dan pelayannya

dengan siksaan.

Tingkah lakunya sangat kejam.

Tidak hanya menyiksa,

tapi juga memukul pelayan Yuan hingga mati.

Jika terus disiksa

dan terjadi sesuatu pada Yuan,

tapi ternyata pelakunya adalah orang lain,

aku takut akan susah untuk menjelaskannya kepada Nyonya Yuan.

Ayahanda.

Benar yang dikatakan Marquis Duan.

Setiap keturunan Keluarga Yuan sangat setia.

Nyonya Yuan juga selalu mempertimbangkan kebaikan Ayahanda.

Kini dia hanya tersisa seorang putri

yang hidup bersama dengannya.

Jika dia mati secara tidak adil,

dalam kondisi sedih dan putus asa,

mungkin Nyonya Yuan tidak dapat bertahan hidup lagi.

Berani menghukum secara pribadi?

Qiao Li sangat berani.

Sampaikan perintahku.

Terus selidiki dan kejar pelakunya.

Kurung Yuan Qingli untuk sementara.

Tidak boleh ada siksaan.

Baik.

Sudahlah, jangan berlutut lagi.

Bangunlah.

Kasus ini

sangat rumit.

Jika tidak ditangani dengan baik,

akan membuat Raja Zhao

merasa benci terhadapku.

Untung Ci dibesarkan oleh Raja Zhao.

Kamu boleh tulis surat untuknya.

Jelaskanlah hal ini

kepada dia.

Kematian Zesheng

adalah suatu kecelakaan.

Bukan aku tidak mengasihinya.

Dan

aku pasti akan menyelidiki dan menemukan pelakunya.

Akan kuberikan penjelasan kepada Raja Zhao.

Hamba terima perintah.

Xue Cai.

Hamba di sini.

Sampaikan perintahku.

Kasus Yuan Qingli

tidak perlu diselidiki lagi.

Jika dalam dua hari ini

masih tidak dapat menemukan pembunuh yang sebenarnya,

langsung eksekusi dia.

Baik, Yang Mulia.

Kamu kenapa?

Kaisar datang menemui kamu.

Tapi kenapa kamu malah tampak lebih khawatir?

Yuan berbahaya.

Kaisar mungkin akan mencelakai dia.

Mana mungkin?

Tadi aku dengar

Kaisar bilang

tidak boleh menyiksa Yuan lagi.

Yang dimaksud kebijakan Kaisar

mana mungkin memedulikan hal sepele?

Hidup dan matinya Yuan

sama sekali tidak pantas disebut

bagi kedamaian Negeri Yong dan Zhao.

Jika untuk sementara tidak bisa menemukan pelaku sebenarnya,

maka segera bunuh Yuan

yang disebut sebagai pembunuh,

untuk menenangkan Negeri Zhao,

itu baru merupakan hal yang paling penting.

Jelas-jelas Kaisar tahu Qiao Li menjalankan hukuman secara pribadi,

menyebabkan orang mati secara tidak adil,

tapi malah tidak menghukum Qiao Li.

Itu jelas beliau sudah bertekad.

Jika kita masih tidak bertindak,

Yuan pasti akan mati.

Lantas, apa yang harus dilakukan sekarang?

Jika ingin menghadapinya…

Tidak sulit untuk menghadapi Jiang Tan.

Tapi setidaknya Pangeran Ye adalah pangeran.

Meskipun tidak terlalu sukses,

tapi disenangi banyak orang.

Jadi

yang harus kita selesaikan

bukan hanya kasus Zesheng.

Medan perang kita

bukanlah Mahkamah Agung,

melainkan adalah istana.

Nona Yuan.

Bagaimana jika

aku bawa keluar

jasad pelayan ini?

Tidak perlu.

Lu sangat berani.

Terus melindungi nonanya.

Tidak ingin pergi sendiri.

Biarkan dia menemanimu di sini saja.

Tapi…

Tapi Nona Lu sudah meninggal.

Penyuruh utama dan pembunuh dalam kasusku ini

tidak gampang untuk diperiksa.

Tapi untuk mengetahui aku difitnah,

sebenarnya tidak sulit.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left