The first 200 lines.
♥ The Love Lasts Two Minds ♥
Yang Mulia.
Sepertinya itu Zhixia.
Biarkan hamba keluar lihat dulu.
Tunggu.
Kenapa aku dengar
sepertinya sedang bilang tentang Putri Zesheng?
Ayo...
Ikut aku pergi lihat.
Yang Mulia.
Orang jahat belum dibunuh.
Putri tidak dapat mati dengan tenang.
Mohon Yang Mulia berikan keadilan bagi Putri.
Yang Mulia ada di sini.
Bibi jangan bertindak gegabah.
Yang Mulia.
Mohon Yang Mulia berikan keadilan bagi Putri.
Heng.
Bawa Bibi pergi.
Baik.
Yang Mulia.
Yuan Qingli adalah pelaku pembunuhnya.
Yang Mulia jangan membiarkannya.
Yang Mulia!
Kenapa seorang bawahan saja tidak dapat diurus dengan baik?
Xue Cai.
Hamba di sini.
Zhi Xia sudah tua.
Kamu atur dulu,
biarkan dia tinggal di dalam istana.
Istirahat dengan baik.
Jangan datang ke sini
tanpa ada urusan yang jelas
dan mengganggu Ci.
Baik.
Akan segera hamba atur setelah kembali ke istana.
Bibi seperti itu karena Zesheng meninggal dengan tragis,
hatinya tidak sudi.
Sekarang
yang terpenting adalah
membawa pelaku ke pengadilan.
Kemarin Yu Luo pergi ke istana untuk menemui aku.
Tapi aku menyuruhnya pulang.
Ci.
Sekarang kamu seharusnya sudah tahu
kepribadian asli dari nona Keluarga Yuan kan?
Hamba mungkin kurang sopan,
namun ingin kusampaikan sesuatu.
Apa lagi yang ingin kamu katakan?
Jika kamu ingin bantu wanita itu bicara,
aku ingin bilang, sadarlah dari mimpimu.
Bukan bantu bicara,
tapi hamba ingin menjelaskan yang sebenarnya.
Jika Yuan benar-benar membunuh,
hamba tidak akan membantunya bicara.
Kebenaran apa?
Aku dan Zhao Yan dan Tuan Putri Changle
menyusun kembali kasus dengan teliti.
Meskipun masih ada banyak keraguan,
tapi pada dasarnya dapat dipastikan
Yuan bukan pelaku pembunuhnya,
melainkan sengaja dijebak.
Baru berapa lama
Yuan kembali ke ibu kota,
tapi sudah menimbulkan banyak masalah.
Apakah semua orang ingin menjebaknya?
Menurut penyelidikan aku, Tuan Putri Changle
dan Zhao Yan,
kamu menemukan bahwa Yuan tidak memakan
obat yang diberikan Zesheng.
Jadi dia tidak ada motif untuk membunuh.
Nelayan yang bersaksi dan menuduh Yuan
sengaja diarahkan ke sana
sebelum peristiwa terjadi.
Tujuannya adalah
untuk menjadi saksi dan menuduh Yuan yang lewat dari sana.
Kami juga menemukan bahwa
selain Yuan, Zesheng dan Shu,
juga pernah muncul seorang wanita lain
di lokasi kejadian.
Dan meninggalkan sebuah anting-anting
di tempat Zesheng dibunuh.
Selain itu,
surat yang dikirim Putri Zesheng kepada Yuan
adalah surat dengan tiruan tulisan Tuan Putri Chengle.
Hal itu tidak dapat dilakukan
oleh seorang wanita
yang baru tiba di Negara Yong.
Jadi aku curiga
seluruh kasus adalah suatu taktik.
Sedangkan Zesheng
adalah korban dari taktik ini.
Apakah kamu yakin?
Hamba memiliki beberapa petunjuk,
tapi untuk menemukan bukti kuat
masih butuh sedikit waktu.
Aku dengar kemarin Qiao Li menginterogasi Yuan dan pelayannya
dengan siksaan.
Tingkah lakunya sangat kejam.
Tidak hanya menyiksa,
tapi juga memukul pelayan Yuan hingga mati.
Jika terus disiksa
dan terjadi sesuatu pada Yuan,
tapi ternyata pelakunya adalah orang lain,
aku takut akan susah untuk menjelaskannya kepada Nyonya Yuan.
Ayahanda.
Benar yang dikatakan Marquis Duan.
Setiap keturunan Keluarga Yuan sangat setia.
Nyonya Yuan juga selalu mempertimbangkan kebaikan Ayahanda.
Kini dia hanya tersisa seorang putri
yang hidup bersama dengannya.
Jika dia mati secara tidak adil,
dalam kondisi sedih dan putus asa,
mungkin Nyonya Yuan tidak dapat bertahan hidup lagi.
Berani menghukum secara pribadi?
Qiao Li sangat berani.
Sampaikan perintahku.
Terus selidiki dan kejar pelakunya.
Kurung Yuan Qingli untuk sementara.
Tidak boleh ada siksaan.
Baik.
Sudahlah, jangan berlutut lagi.
Bangunlah.
Kasus ini
sangat rumit.
Jika tidak ditangani dengan baik,
akan membuat Raja Zhao
merasa benci terhadapku.
Untung Ci dibesarkan oleh Raja Zhao.
Kamu boleh tulis surat untuknya.
Jelaskanlah hal ini
kepada dia.
Kematian Zesheng
adalah suatu kecelakaan.
Bukan aku tidak mengasihinya.
Dan
aku pasti akan menyelidiki dan menemukan pelakunya.
Akan kuberikan penjelasan kepada Raja Zhao.
Hamba terima perintah.
Xue Cai.
Hamba di sini.
Sampaikan perintahku.
Kasus Yuan Qingli
tidak perlu diselidiki lagi.
Jika dalam dua hari ini
masih tidak dapat menemukan pembunuh yang sebenarnya,
langsung eksekusi dia.
Baik, Yang Mulia.
Kamu kenapa?
Kaisar datang menemui kamu.
Tapi kenapa kamu malah tampak lebih khawatir?
Yuan berbahaya.
Kaisar mungkin akan mencelakai dia.
Mana mungkin?
Tadi aku dengar
Kaisar bilang
tidak boleh menyiksa Yuan lagi.
Yang dimaksud kebijakan Kaisar
mana mungkin memedulikan hal sepele?
Hidup dan matinya Yuan
sama sekali tidak pantas disebut
bagi kedamaian Negeri Yong dan Zhao.
Jika untuk sementara tidak bisa menemukan pelaku sebenarnya,
maka segera bunuh Yuan
yang disebut sebagai pembunuh,
untuk menenangkan Negeri Zhao,
itu baru merupakan hal yang paling penting.
Jelas-jelas Kaisar tahu Qiao Li menjalankan hukuman secara pribadi,
menyebabkan orang mati secara tidak adil,
tapi malah tidak menghukum Qiao Li.
Itu jelas beliau sudah bertekad.
Jika kita masih tidak bertindak,
Yuan pasti akan mati.
Lantas, apa yang harus dilakukan sekarang?
Jika ingin menghadapinya…
Tidak sulit untuk menghadapi Jiang Tan.
Tapi setidaknya Pangeran Ye adalah pangeran.
Meskipun tidak terlalu sukses,
tapi disenangi banyak orang.
Jadi
yang harus kita selesaikan
bukan hanya kasus Zesheng.
Medan perang kita
bukanlah Mahkamah Agung,
melainkan adalah istana.
Nona Yuan.
Bagaimana jika
aku bawa keluar
jasad pelayan ini?
Tidak perlu.
Lu sangat berani.
Terus melindungi nonanya.
Tidak ingin pergi sendiri.
Biarkan dia menemanimu di sini saja.
Tapi…
Tapi Nona Lu sudah meninggal.
Penyuruh utama dan pembunuh dalam kasusku ini
tidak gampang untuk diperiksa.
Tapi untuk mengetahui aku difitnah,
sebenarnya tidak sulit.
No comments yet. Be the first to leave one.