Russian Institute: Lesson 1

Russian Institute: Lesson 1

Download Indonesian Subtitle

Release info

11 Dewa Kematian
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2014-04-11
Downloads: 33
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 179 lines.

Kuserahkan wilayah ini padamu, Brutus.

Baik.

Anda yakin tak perlu pengawalan dariku?

Hanya kau orang yang kupercaya.

Tempat ini tak boleh diserahkan oleh orang lain, 'kan?

Ada laporan dari Laksamana Magellan.

Sepertinya Anda berniat memulai perang tanpaku.

Mengapa kau berpikiran begitu?

Anda pikir sudah berapa lama aku melayani Anda?

Menurutku, sekarang adalah waktu yang paling tepat menyerang Oda.

Kau memang jeli.

Seperti dugaanmu.

Kemenangan Nobunaga terletak pada gadis yang dibawa Tuan Da Vinci dari desa Domrémy.

Domrémy?

Berarti, isu itu...

Benar.

Jeanne Kaguya d'Arc, dikenal karena mendengar suara Langit.

Kira-kira apa yang dia dengar.

Tuan Da Vinci merencanakan ini dari awal.

Bagaimanapun, kita tak bisa membiarkan Oda melakukan apa yang mereka mau.

Akan kubuat mereka mengingat

apa yang akan terjadi jika mereka membuatku marah.

ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN

ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN

meskipun mimpiku di bawah langit ini

sora no shita no yume maboroshi

bertebaran dan melayang bagai bunga sekalipun

hana no you ni hakanaku chitte mo

aku tahu bahwa di balik itu semua ada sebuah dunia tanpa akhir

sono mukou ni hirogatteiku hatenai sekai

di mana jiwa kita begitu dekat sekali lagi

tamashi no yobiau saki de mou ichido

hari-hari di mana kita disatukan oleh pertemuan dan peperangan

deai arasotte hikarete kasanattteiku hibi

adalah sebuah simfoni yang mengalun dengan cepat

sore wa takanatta Simphony

simfoni api yang menyatukan perasaan dan harapan

omoi to negai hitotsu ni suru honoo wo

mari kita bawa cinta dan hasrat yang bodoh di hati yang gemetar ini

furueru Harmony Heart orokana ai mo jounetsu wo

lalu mengukirnya di zaman ini dan mengubahnya menjadi abadi

kono jidai ni kizamitsukete eien ni kaete ikou

hati yang lebih bebas dari siapa pun sebelumnya

dare yori mo jiyuu na kokoro no yami wo miyuu

desakan merah yang kupeluk di dada ini mengontrol hati kita

mune ni daita akai shoudou ottome ga usou

yang terpantul di matamu adalah

hitomi ni utsushita no wa

aku melihat dunia nyata

shimou World

EPISODE

DEWA KEMATIAN

Dengan ini, Bintang Timur sudah mempunyai

banyak Mesin Perang Raksasa.

Belum lagi, semuanya memiliki Regalia.

Bisa dikatakan kita sudah mempunyai aset perang yang luar biasa.

Kerajaan lain akan gemetar hanya mendengar nama Oda!

Jangan sombong, Hideyoshi.

Memangnya mengapa?

Rasa takut juga mengundang hati-hati.

Naif rasanya jika mengharapkan perdamaian sekarang.

Namun,

berkat itu, kerajaan lain berusaha bersekutu dengan kita.

Itu benar, namun...

Seperti yang dikatakan Nobunaga,

dengan adanya Goku, kekuatan militer Oda telah meningkat

untuk menyaingi kerajaan yang besar.

Mesin Perang Raksasa dengan Regalia bisa menandingi seribu musuh.

Sebelumnya, Mesin Perang Raksasa yang biasa sungguh tak berdaya.

Oleh karena itu,

kerajaan tetangga Owari dihadapkan dengan keputusan:

bersekutu dengan Nobunaga,

atau berperang selagi mereka bisa.

Yang kukhawatirkan adalah Caesar.

Kupikir tak mungkin dia akan berdiam diri dalam waktu yang lama.

Dia akan segera datang.

Jika aku jadi dia,

aku akan datang untuk menghancurkan kita sebelum kita berpengalaman

menggunakan Mesin Perang Raksasa dalam pertempuran.

Dengan semua kekuatanku.

Mitsu, bagaimana proses evakuasi rakyat kita?

Ya, hampir selesai.

Butuh waktu lama membujuk mereka.

Namun jika sampai kota terbakar,

dan rakyat selamat, maka kerajaan akan bertahan.

Jika itu terjadi, aku akan menyambut mereka ke kapalku.

Itu sangat membantu.

Jika itu terjadi, kuserahkan padamu.

Dengan senang hati!

Itu tak perlu.

Regalia pelindung Orléans' merupakan pertahanan yang sulit ditembus.

Takkan kubiarkan mereka tersentuh sedikit pun.

Oh?

Percaya diri sekali, Ranmaru.

Namun,

aku tak yakin jika hanya mengandalkan Orléans-mu saja.

Apa?

Jika begitu, kita bisa mendapat bimbingan dari kartu.

Sepertinya kartu yang tak menyenangkan.

Semua hal memiliki awal dan akhir,

kehidupan dan kematian.

Kematian.

Ada batas waktu operasi Mesin Perang Raksasa.

Selain itu, jika Anda mengaktifkan Regalia melampaui kapasitasnya,

Mesin Perang Raksasa Anda akan kepanasan.

Bagaikan mengundang Dewa Kematian ke depan pintu Anda.

Namun aku tak merasakannya.

Tidak.

Semakin lama kau bertarung, semakin berat beban yang kaurasakan.

Itulah kepa... kepa... kepa apa?

Kepanasan.

Kepanasan.

Begitu.

Anda tak bisa melindungi orang melalui tindakan gegabah.

Dalam keadaan saat ini,

gagal satu kali saja dapat merusak semua strategi.

Aku takkan kalah dari Dewa Kematian!

Aku akan melindungi semua orang, walau nyawa taruhannya!

Tekad yang bagus.

Alexander, ya?

Semuanya mengalir tanpa henti,

bagaikan sungai mengalir.

Tak lama, akan ada kekacauan di Bintang Timur.

Apa reaksi Persaudaraan Meja Bundar saat melihat ini terjadi?

Tak sabar menantikannya.

Ya, Raja Penyelamat.

Perkataan Arthur segera terjadi.

Pasukan Caesar menginvasi Nobunaga di Owari.

Me...

Menyedihkan.

Mundur!

Mundur!

Paduka Nobuhide!

Tuan Hayashi dan Tuan Shibata, keduanya tewas dalam pertempuran.

Mereka meninggal dengan hormat sebagai prajurit.

Musuh saat ini telah menempatkan dua batalion Mesin Perang

di pegunungan utara,

Dua batalion Mesin Perang dan satu unit Mesin Perang Raksasa

di hutan barat,

Tiga batalion Mesin Perang dengan tiga Mesin Perang Raksasa

di bukit sebelah timur, di sana kami yakini sebagai perkemahan utama mereka.

Terakhir, mereka memiliki 12 kapal di sepanjang tepi danau di depan kita.

Bagaimana menurutmu, Mitsu?

Kita benar-benar dikepung.

Caesar pasti berniat memusnahkan Oda.

Aku meremehkannya. Kukira dia hanya jago mengatur taktik murahan,

namun strategi penyerbuan istana ini sangatlah hebat.

Tuan Caesar, semuanya sudah siap di posisi.

Bagus.

Tujuan kita adalah kepala Nobunaga Oda!

Pasukan, serang!

Pertempuran telah dimulai!

Perang mulai bergejolak.

Apa rakyat selamat?

Mereka selamat.

Nona Ichihime sendiri yang mengarahkan evakuasi.

Pasukan utama Caesar mulai menyerang!

Kita kalah jumlah.

Kita terkepung dari semua arah dan tak ada jalan keluar.

Sekarang bagaimana kita membalasnya, Nobu?

Ranmaru!

Monyet!

Kita keluar dengan Mesin Perang Raksasa kita!

Aku Nobunaga Oda, penguasa Owari! Datang!

Teruskan tembakan meriamnya!

Buat Oda menjadi lautan api!

Aku akan melindungi kerajaan ini!

Siapa yang memberi izin kalian turun?

Aku Goku, Hideyoshi Toyotomi!

Aku datang!

Tehnya sudah siap.

Kau mau kue coklat juga?

Mesin Perang Raksasa Oda mungkin

sudah menguap sekarang.

Pastikan Orléans dingin!

Kau! Jangan buang-buang air di unit pemanas!

Nanti akan meledak, loh!

Wah.

Seperti sedang sauna.

Russian Institute: Lesson 1 subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Russian Institute: Lesson 1

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left