Exodus

Exodus

Download Indonesian Subtitle

Release info

Exodus 2023 WEBRip-Indo
A Commentary by Kudalumping

Tags

webrip
web
BRip
x264
TS
YTS
Published on: 2023-11-12
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

1,3 JUTA ORANG SAAT INI MENCARI SUAKA DI EROPA.

UNI EROPA MENUTUP PERBATASANNYA, DAN TURKI MENJADI PUSAT

BAGI PENYELUDUP YANG MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DARI PENGUNGSI YANG MEMBUTUHKAN.

Ayo, keluar!

- Ayo! Ke mobil. - Ayo.

- Ke mobil. - Ayo.

Ke mobil.

Ayo. Kemari.

Ke kanan. Lewat sini. Ayo.

Pelan-pelan!

Panas sekali. Cepat, ini panas!

Masukkan mereka ke dalam mobil.

- Lepaskan aku! - Gerak! Diam! Ayahmu tidak membayarku.

Lepaskan aku.

- Lepas. Lepaskan aku. - Pelankan suaramu.

- Lepaskan aku. - Apa yang kau lakukan?

Bawa mereka ke dalam mobil. Ayo!

Aku tidak peduli. Apa ini hasil yang kubayar?

Apa yang dia katakan? Apa yang terjadi?

- Containernya hilang. - Container yang mana?

Yang berangkat dua hari lalu.

- Yang dari Aleppo? - Ya, itu menghilang.

Apa maksudmu itu hilang? Kontainer tidak bisa hilang begitu saja.

Pak, tolong aku. Kau bisa bicara bahasa Arab?

Pak, tolong aku. Tolong aku. Aku harus menemui saudara perempuanku.

Dengarkan. Naiki busnya, seperti yang mereka minta. Ikuti petunjuk.

Paham? Kau dengan siapa?

Sendirian. Apa yang kau bicarakan? Instruksi siapa?

Aku punya uang. Berapa banyak yang kau inginkan?

Uang? Uang apa? Kau pikir aku akan mengambil uangmu?

Naiki bus itu. Kau mengerti aku?

Polisi!

Pak, tolong aku. Aku memohon padamu. Tolong aku.

Pergilah!

Polisi!

Lewat sini!

Di mana kau, Karim? Bagaimana ini bisa terjadi?

Terima kasih sudah menyelamatkan aku.

Diam. Jangan bicara.

Mereka akan menjualku. Syukurlah aku menemukanmu.

Siapa bilang aku tidak akan menjualmu?

Jadi aku tawananmu sekarang?

- Karim? - Aku lolos.

Aku juga. Dengarkan. Kita bertemu di pasar, aku akan menunggu di restoran.

- Oke. Aku dalam perjalanan. - Bagus.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Biarkan aku keluar dari mobil. Biarkan aku keluar dari sini.

Diam! Sudah kubilang padamu untuk diam.

Tundukkan kepalamu.

Aku memohon padamu. Biarkan aku keluar dari sini.

Biarkan aku keluar.

Tetap di sini.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Apa yang kau lakukan, Karim?

Keluar.

Ayo. Jangan takut.

Apa yang kau cari? Apa ceritamu?

Kenapa kau bepergian sendiri? Di mana orangtuamu?

- Kau pikir aku ingin berada di sini bersamamu? - Pelankan suaramu.

Aku tidak ingin mengecilkan suaraku. Ada perang.

Tentu saja orang tuaku tidak akan meninggalkanku sendirian.

Dengarkan. Aku tidak peduli dengan orang tuamu, atau ceritamu atau mereka.

Bukan itu alasanku bertanya.

Kami ingin pergi ke Swedia, bersama-sama.

Tapi tempat kami menginap dibom. Lalu aku kehilangan mereka.

Kau bisa memainkannya?

Tentu saja aku bisa bermain piano.

- Kau jago? - Lebih baik dari dia.

Kalau begitu tunjukkan padaku. Mainkan sesuatu.

- Aku akan bicara dengannya. - Duduk.

Jangan sentuh aku.

Kau tidak mengerti? Tetap tenang dan jangan membuat keributan.

Santai saja.

Aku mau ke kamar mandi.

Lewat situ.

Kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan dari orang tuaku.

Tentu saja. Jika mereka mencintaimu, mereka akan membayarnya.

Semuanya akan baik-baik saja.

Aku akan menemukanmu, aku berjanji itu padamu.

Bisakah aku menggunakan ponselmu? Aku ingin memeriksa sesuatu di Insta.

- Insta? - Instagram.

Aplikasi tempat memposting gambar...

- Aku tahu apa itu Insta. - Kau punya Instagram atau tidak?

- Tidak. - Snap?

- Tidak. - Lalu untuk apa ponselmu?

Untuk menelepon dan bicara dengan orang.

Kau ingin kita mengambil foto dan selfie?

Kami selalu berkomunikasi di sana.

Kakak perempuanku menulis surat padaku. Mereka bilang mereka akan pergi ke Bandara Kamp Pengungsi.

- Kau tahu sesuatu tentang itu? - Bandara Kamp?

Kamp sementara. Di Yunani.

Bisakah kau mengantarku ke Yunani? Harganya berapa?

Tiga hingga empat ribu Euro.

Oke. Dengar. Aku punya sekitar

seratus, dua ratus,

Apa yang kau lakukan? Simpan uangnya.

Tidak apa-apa. Kenapa kau bertingkah seperti ini?

Dari mana kau mendapatkan semua uang ini?

Ayahku memberikannya padaku. Jadi bayangkan berapa banyak uang yang ayahku punya.

Makan.

- Aku tidak lapar. - Makanlah dan diam.

Siapa ini?

Asalmu dari mana? Di mana orangtuamu?

- Ya. Ya. - Ya apa?

Itu satu-satunya kata yang kutahu dalam bahasa Prancis.

Kau mendengar sesuatu?

Banyak yang ditangkap. Para buruh pelabuhan, para penjaga.

Mereka menangkap banyak orang. Interpol juga terlibat.

Kau memukuli Polisi sehingga tidak terlihat bagus.

Sialan! Interpol? Kalau begitu, mereka pasti sudah memperhatikan kita selama beberapa waktu.

Ini ada hubungannya dengan containernya, yang mereka tanyakan sebelumnya.

Tampaknya Polisi menyitanya.

Pergi dua hari yang lalu. Kami mendengar sesuatu.

Aku tidak tahu. Itulah yang kudengar. Bagaimanapun, kita harus keluar dari sini.

Turki terlalu berbahaya saat ini. Siapa yang tahu apa yang akan mereka lakukan pada kita?

- Apa yang akan kau lakukan dengan perempuan itu? - Dia melihatku menghajar Polisi.

Apa mungkin menggunakannya sebagai tameng? Dia punya uang. Mungkin aku bisa mendapatkan uang tebusan dari orang tuanya.

Bagus. Akan lebih baik jika dia bersamamu jika kau meninggalkan negara ini.

Bagaimanapun, aku membutuhkan uang.

Kita tidak punya waktu untuk ini sekarang, Sam. Jika kau menghajar Polisi, kau harus segera pergi.

Aku harus menemukan jalan untuk meninggalkan negara ini.

Pergi dengan perahu adalah kesempatan terbaikmu. Lagipula kau hafal semua waktu keberangkatan.

Apa yang kau katakan? Kau ingin aku mempertaruhkan nyawaku di perahu?

Keluarlah dari negara ini secepat mungkin.

Ambil ini untuk saat ini. Kita akan bertemu lagi saat keadaan sudah tenang.

Ambil ini. Ambil. Ambillah. Ayolah. Apa ini?

Percayalah padaku. Ini solusi terbaik. Dia adalah uangmu sekarang. Pergi.

Ayo. Masuk.

Kau tidak ingin pergi menemui saudara perempuanmu di Yunani? Bagus.

Pergilah ke Polisi. Biarkan mereka berurusan denganmu.

Berikan aku uangmu agar aku bisa membantumu.

Semua.

Kau akan dapatkan lagi dari saudara perempuanku.

Jika kau sampai di sana.

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Kau tahu apa? Teman saudara perempuanku menemukan mesin yang menggunakan magnet.

Keluarga mereka adalah penemu. Mereka membantunya menemukan mesin itu.

Itu tidak membutuhkan bahan bakar.

Kau bisa menyalakan magnetnya, dan mulai berputar dan berputar,

sampai kau mematikannya sendiri.

Semua mesin listrik seperti itu.

Itu bukan listrik. Sudah kubilang, terbuat dari magnet.

Itu energi yang tidak pernah berakhir.

Tahukah kau, jika dua magnet didekatkan, keduanya akan saling tolak menolak, bukan?

Lalu kenapa mereka tidak membuat semua mesin jadi seperti ini? Mengerti?

Kenapa mereka tidak membuat semua mobil seperti ini?

Kenapa kita tidak mendengar hal itu di berita? CNN? BBC?

Entahlah, tapi menurutku perlu waktu untuk menerapkannya.

Tapi pasti kau akan segera mendengarnya di berita.

Kenapa kau menagih uang pada pengungsi?

Ingin tahu alasannya?

Aku akan menceritakan sebuah kisah padamu.

Kita hidup di dunia yang tidak bersahabat. Dunia perang.

Dalam peperangan, rumah-rumah hancur dan orang-orang mati.

Banyak orang menjadi pengungsi.

Dan di mana ada pengungsi, kau akan menemukan penyelundup sepertiku yang menyelundupkan mereka,

mengangkutnya, dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan.

Itulah akhir ceritanya.

Mengerti?

Bolehkah aku menggunakan ponselmu? Aku ingin menelepon ibuku.

Ayolah, Sara. Kau selalu punya 27% energi tersisa.

Aku sudah bilang. Kau kuat. Kalian berdua kuat.

Ibu dan ayah, aku merindukanmu.

Halo?

- Ya, Karim. - Kau ada di mana?

Aku di Turki. Dan kau?

- Tidak penting. Mereka semua mati. - Apa? Siapa yang kau maksud?

Kontainer dari Aleppo yang disita. Mereka semua mati.

- Bagaimana bisa? - Aku tidak tahu.

Sesuatu terjadi pada aliran udaranya. Mereka kehabisan udara dan mati lemas.

Apa kau yakin?

Benar atau tidak, sebagian besar kontainer itu milik kita.

Kau tahu itu. Dengarkan sekarang.

Kita harus meninggalkan negara ini secepat mungkin.

Kau mendengarkan?

Kau harus meninggalkan negara ini sekarang.

Tinggalkan negara dan pergi kemana, Karim? Bagaimana?

Dengarkan aku, kawan. Kau tidak punya pilihan lain.

Oke!

Siapa itu?

Kau bisa pergi!

Siapa dia? Ayahmu?

- Apa pekerjaannya? - Ayahku punya perusahaan komputer.

Perusahaan besar?

Dia punya sekitar 20 karyawan. Ibu seorang guru sekolah.

Luar biasa!

Bukankah kami mirip?

Ini Rawan dan Sara. Ibu ada di tengah.

Oh itu keluargamu. Keluarga memang mirip.

Benar.

Lihat mawar ini? Ibu menggambarnya untukku. Cantik kan?

Ya.

Apa semua orang ini akan ikut dengan kita di kapal?

Ya. Siapa yang tidak tenggelam, akan sampai ke tujuannya.

Karim, aku berbagi lokasiku denganmu. Datang dengan mobil.

Ayo.

Kau sudah selesai?

Kita harus memeriksanya sekali lagi.

Beberapa orang menjual jaket pelampung palsu.

Apa? Orang gila mana yang tega melakukan hal itu?

Exodus subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left