The first 200 lines.
Halo kau./ Hai.
Senang bisa melihatmu. / Apa kabar?
Mengantuk.
Kapan kau kemari?
Aku daritadi di sini.
Apa maksudmu?
Sejak pagi ini.
Kita sudah saling melihat.
Hari ini?/ Kau tak ingat?
Tidak.
Kau begitu mengantuk.
Maaf.
Senang melihatmu tertidur pulas.
Kau daritadi duduk di situ?
Aku melihat-lihat foto.
Itu cantik.
Yang ini..
Ini baru.
Cantik sekali.
Aku bermimpi tentang anjing itu.
Anjing itu tertabrak mobil saat mau memasuki rumahku.
Aku membiarkan dia mati.
Juan memungutnya dan aku membawanya ke dokter hewan.
Dokternya bilang anjing itu sangat sakit.
Entah dia mendapatkan transfusi darah atau dieutanasia.
Kuminta dia ditinggalkan di sana selagi aku pulang.
Untuk membicarakannya dengan Juan.
Malam harinya aku mulai merasakan...
...semua gejala ini.
Dan aku melupakan anjingnya.
Dan kini aku hanya memimpikannya.
Menurutmu anjing itu mengutukku?
Kau ingin aku memeriksa keadaannya?
Saat kulihat anjing itu di luar sana...
...aku berpikir: Astaga, orang bisa-bisanya sekejam itu.
Lalu aku melakukan hal serupa pada anjing itu.
Yang terinfeksi?
Tidak!
Aku sudah memindahkan yang sakit ke lab.
Jangan pakai kartu bus ini lagi.
Kartu bank-ku juga sudah kadaluarsa.
Berapa lama mereka akan melakukan konstruksi di sebelah rumah?
Tak ada konstruksi di sebelah rumah.
Aku mendengarnya, pagi sekali. / Tak ada!
Saat masih gelap.
Mungkin ada tak jauh dari rumah.
Mungkin.
Kau bisa pikirkan puisi tentang jamur?
Apakah sesuatu yang berasal dari makhluk hidup ini?
Aroma sebuah virus.
Parfum kebusukan.
Membuat syair tentang bakteri.
Lanjutkan.
Luka yang bengkak.
Sudut pandang molekul.
Ingin berdansa tanpa organ.
Kau menginspirasiku.
Puisi lagi untuk buku.
Kau bisa bantu terjemahkan ke bahasa Inggris?
Dengan bahasa Spanyol-ku yang payah?
Bahasa Spanyol-mu sempurna untuk puisi.
Ini perlu ditandatangani?
Ya, terutama sertifikat kematian.
Maaf./ Tak apa.
Ini pinjaman.
Transfer uang.
Teken di sini.
Kayu mengembang dan menyerap air serta apa pun yang ada di sekitarnya.
Itu hidroskopis.
Kayu adalah material hidroskopis.
Di sini kita bisa lihat...
...bagaimana tekanan yang menahan cincin perlu beberapa hari...
...bagi materialnya untuk melekat, supaya bertahan lama.
Dengan alat berkualitas rendah, akan mengelupas.
Retakan kecil muncul.
Permisi.
Hernan? / Ya?
Jessica. Senang bertemu denganmu. / Aku juga.
Aku teman Juan.
Ya, tentu saja.
Terima kasih sudah mau menemuiku. / Tidak masalah.
Dahulu aku belajar dengan profesor Juan./ Aku tahu.
Bisa tunggu sebentar selagi aku menyelesaikan ini?
Tentu, kau mau aku tunggu di luar?
Tidak. Di sini saja. / Baiklah.
Silakan.
Jadi...
...suaramu itu bukan lagu?
Bukan.
Itu suara.
Sulit untuk dijelaskan.
Di mana kau mendengarnya?
Di sebuah ruangan.
Seperti...
...bola beton...
...yang besar,...
...yang jatuh ke sumur logam...
...dikelilingi oleh air laut.
Mungkin itu mustahil.
Tidak, tidak.
Sebenarnya, setelah Juan menelepon, aku menyiapkan beberapa trek.
Benarkah?/ Ya.
Seberapa besar bola betonnya?
Seberapa besar?
Lalu suaranya mengecil..
Mungkin terdengar berbeda di benakku.
Baik.
Dengarkan ini.
Gemanya berbeda.
Lebih logam lagi.
Lebih...
..."tierra."
Itu..
Lebih membumi.
Itu..
Seperti gemuruh dari...
...pusat Bumi.
Maaf.
Biar kucoba sesuatu.
Ini adalah koleksi...
...efek suara film.
Serangan di perut saat memakai jaket tudung.
Apa itu?
Itu suaranya?
Bagaimana dengan ini?
Tubuh terkena selimut lalu terkena kayu.
Mana yang..? Yang itu.
Baik, baik.
Ya, itu mendekati.
Akan kuimpor.
Ya, itu dia.
Maaf. Tapi mungkin sesuatu yang lebih...
...bulat.
Baik.
Lihat gunung ini.
Dan sekarang dengar ini.
Mungkin lebih berat?
Lebih...
...bas? / Ya.
Baik.
Ini di antara 60 dan 100 Hz.
Basnya tergantung dari apa yang kau pakai untuk mendengar suaranya.
Di penyuara jemala, di set televisi, di bioskop,...
...atau dengan sistem suara seperti ini.
Aku tak tahu.
Baik.
Biar kusimpan dahulu.
Maaf, tadi namamu siapa?
Tadi namamu siapa?
Jessica.
Ada yang bisa kubantu?
Permisi?
Aku harus masuk ke ruangan itu.
Oh, maaf. Ya.
Terima kasih. / Sama-sama.
Biar kubantu.
Terima kasih.
Aku tak punya kunci untuk menguncinya dan timku belum datang.
Tak apa.
Kau bekerja di sini?
Tidak, saudariku...
Saudariku.. dia pasien di ruang perawatan.
Aku turut sedih.
Ini kamar mayat?
Bisa dibilang begitu.
Kau mau masuk dan melihat-lihat?
Ya?
Restoran Hong Kong "Makanan Asli Tiongkok"
Kondilus mandibula kanan menunjukkan kerusakan sendi.
Kau bisa tebak apakah ini lelaki atau perempuan?
Lelaki?
Ini.. adalah seorang gadis.
Gadis muda.
Ia ditemukan di dalam terowongan di bawah tempat konstruksi.
Aku pergi esok untuk bergabung dengan tim pengambilan.
Ini kemungkinan berusia 6000 tahun.
Lubang?
Ya.
Mungkin karena ritual.
Mereka melubangi kepalanya untuk melepas roh jahat.
Rasakan.
Ya, ini dia.
Aku mencampurkan suara-suaraku.
Ini sangat menyentuh.
Aku tersentuh dengan penafsiranmu.
Terima kasih.
Ada sedikit melodi dari laguku.
Aku punya sebuah band.
Bergenre punk, elektronik.
Siapa nama bandmu?
Kedalaman Ansambel Delusi.
Maaf.
Aku tak bermaksud untuk tertawa.
Itu nama yang bagus.
Yakin?/ Ya. Itu bagus.
Terima kasih.
Mungkin lagu ini bisa menjadi salah satu trekmu nanti?
Kenapa tidak? Itu akan bagus.
Lagu ini punya beberapa akustik unik dan aspek psikologis.
Aku akan menuliskanmu sebagai kolaborator.
No comments yet. Be the first to leave one.