The Legendary Tycoon (传奇大亨)

The Legendary Tycoon (传奇大亨)

Download Indonesian Subtitle

Release info

传奇大亨 The Legendary Tycoon E 08
传奇大亨 The Legendary Tycoon E 09
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Viki Version] Perfectly Synced for all version. Selamat menonton:) Follow IG: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-11-01
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sang Konglomerat Legendaris

Episode 8 -

Nona Meiyan!

Nona Meiyan, bunga ini untukmu.

Terima kasih.

Oh, harum sekali. Terima kasih.

Apakah aku boleh--

Tidak boleh!

Kenapa kau tidak sopan sekali?

Dia berdiri dan berbicara terlalu dekat denganmu. Dia yang tidak sopan.

Oh, Tuan, kau salah paham.

Apanya yang salah paham?

Aku penggemar berta Nn. Meiyan.

Aku hanya ingin bertanya apakah dia mau menjabat tanganku.

Tentu saja, bisa.

Terima kasih. Terima kasih, Nn. Meiyan.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Maafkan sekali.

- Selamat tinggal - Selamat tinggal.

Meiyan! Meiyan!

Ini hadiahku untukmu.

Dia memberiku bunga segar, kau malah memberiku rumpun bambu.

Tidak ada ketulusan sama sekali.

Ini bambu berkah.

Tidak hanya memiliiki penampilan yang halus dan cantik sepertimu. Bambu ini juga membawa berkah.

Dan yang lebih penting, ini adalah hadiah mulainya syuting untukmu.

Studio sudah tutup, syuting apalagi yang kau bicarakan?

Studio mendapatkan suntikkan dana. Kita bisa mulai bekerja lagi.

- Benarkah? - Benar.

- Apakah semua masalahnya sudah diselesaikan? - Tentu saja.

Begini, Lao'san telah berhasil masuk pasar Asia Tenggara.

Dia bahkan mengatakan para penonton disana sangat menyukaimu.

Karena itu aku memutuskan untuk membuat film baru denganmu sebagai bintang utamanya.

Film yang kubuat berjudul "Sepasang Kekasih Kupu-kupu". Aku ingin kau berperan sebagai Zhou Yingtai.

Wow! Hebat sekali! Aku memang ingin sekali bermain sebagai seorang perempuan yang menyamar sebagai cendekiawan!

Aku tahu. Karena itu saat aku memutuskan untuk membuat film ini,

aku langsung memikirkanmu jadi aku segera kesini mencarimu.

Kenapa?

Kurasa bambu ini mewakili Zhou Yingtai.

Mereka juga melambangkan perasaanku saat ini. Itu lebih berarti daripada sekedar bunga, kan?

Ini. Harap diterima.

Aku tidak mau menerimanya.

Jadi kau cuma kesini untuk memintaku untuk syuting film.

Sekali lagi kau membuktikan bahwa semua yang kau lakukan untukku,

semua hadiah yang kau berikan padaku, semuanya terkait dengan filmmu.

- Bukan begitu. - Kau hanya ingat aku saat kau butuh pemeran utama.

Meiyan!

Berhentilah menyiksaku.

Aku tidak hanya menginginkanmu sebagai pemeran utama dalam filmku.

Aku lebih menginginkanmu sebagai pemeran utama dalam kehidupanku.

Meiyan....

Bisakah....kau ulangi lagi?

Aku ingin mengatakan....agar kau menjadi....

Kau kenapa?

Ada reporter. Aku takut mereka akan menulis yang tidak-tidak

dan mempengaruhi citramu sebagai pemeran utama.

Aku tidak ingin menjadi pemeran utamamu.

Lebih baik sendiri seperti ini selamanya.

Meiyan! Hei, Mei....

Oke, jaga dirimu.

Kau kakak ketiga Yanmei? Kau sudah kembali?

Xiao Yu? Kebetulan sekali.

Kukira Yanmei ikut kembali bersamamu.

Tidak. Kami memang harusnya kembali lagi bersama-sama.

Tapi bioskop keliling kami sangat populer disana. Banyak desa yang sudah memesan untuk pemutaran film.

Karena itu Yanmei memutuskan untuk tetap tinggal.

Aku sering mendengar Yanmei berkata hal yang paling penting dalam berbisnis adalah memenuhi janji.

Yanmei adalah tipe orang yang tidak akan melanggar janjinya.

Dan dia tidak mau mengecewakan para warga desa.

Karena itu aku terpaksa membiarkannya bepergian sendiri disana.

Pasti sulit sekali.

Dia pasti akan mampu bertahan hingga penghabisan.

Hanya saja, disana banyak sekali nyamuk.

Aku takut badannya habis digigit nyamuk.

Aku tahu obat anti nyamuk yang sangat efektif.

Kalau kau bisa membawakan itu untuknya, maka bagus sekali.

Kalau begitu aku harus berterima kasih.

Tapi sementara ini, aku harus tetap bekerja disini.

Aku akan memberikan obatnya saat nanti aku kesana untuk mengunjunginya.

- Kurang lebih seperti itu. - Oke. Pastikan.

- Asisten Manajer Umum. - Xiao Yu?

Bagaimana? Apakah kau sedang sibuk sekarang? Apa aku mengganggumu?

Aku tidak banyak pekerjaan karena itu aku datang ke meja resepsionis untuk melihat apa ada yang bisa kulakukan.

Kau bilang akan ke Malaysia untuk urusan bisnis?

Benar. Aku akan berangkat dalam beberapa hari.

Aku juga ingin ikut.

Aku ingin mengunjungi Yanmei.

Aku bertemu dengan kakak ketiga Yanmei hari ini. Bioskop keliling mereka sangat sukses di Malaysia;

sangat populer. Yanmei akhirnya berhasil.

Benar sekali. Tidak kukira dia memiliki kemampuan untuk melakukannya. Tadinya kukira dia pasti akan gagal.

Yanmei sudah mengeluarkan begitu banyak darah dan keringat untuk film. Tentu saja dia pasti sukses.

Aku penasaran sekali dan aku ingin melihat pertunjukkan bioskop kelilingnya.

Kudengar dari san'ge, pemutaran film Yanmei berikutnya adalah di kota dekat Kuala Lumpur.

Bagaimana? Kita berikan ia kejutan. Kau mau?

Aku melakukan kunjungan bisnis dan bisa saja mampir. Tapi gadis keluarga kaya raya sepertimu pergi ke pedesaan terpencil,

paman dan bibi pasti tidak mengizinkannya.

Kalau kau mau membantuku, mereka mungkin akan setuju.

Bibi, ini cokelat dari Inggris kesukaanmu.

Terima kasih, Linjie.

Sejak kecil kau memang perhatian.

Kudengar dari Xiao Yu kau sedang sibuk mengelola hotel. Kau pasti sangat sibuk.

Beberapa hari lagi dia akan berangkat ke Kuala Lumpur untuk urusan bisnis.

Benar, kami akan membuka hotel baru di Kuala Lumpur.

Tidak kukira bisnis keluargamu sudah berkembang pesat sekali. Selamat.

Kudengar juga akan ada pameran karya seni Eropa di Kuala Lumpur].

Ya, benar. Pameran itu akan dilakukan di museum di sebelah hotel kami.

Karena itu, Paman dan Bibi,

apakah aku bisa mengajak Xiao Yu ikut untuk bersama-sama mengunjungi pameran itu?

Xiao Yu pasti akan senang sekali.

Kau akan mengajak Xiao Yu ke tempat sejauh itu untuk melihat pameran karya seni?

Meskipun kalian sudah bersahabat sejak kecil, kalian masih belum menikah.

Laki-laki dan perempuan yang masih sendiri pergi bersama, aku takut kalian akan dicemooh orang-orang.

Sebetulnya, aku mengundang Xiao Yu....

untuk ikut ke Malaysia untuk alasan lain.

Kelak, saat Xiao Yu menjadi istriku, dia harus ikut denganku untuk bertemu orang-orang.

Aku harap dia bisa mulai terbiasa.

Jadi kau memikirkan masa depan kalian berdua.

Oke. Oke. Tidak masalah. Aku mendukungnya.

Paman, Bibi, jangan khawatir. Aku pasti akan menjaga Xiao Yu baik-baik selama perjalanan.

Tentu saja kami tenang. Denganmu di sampingnya, kami tidak akan khawatir.

Tentu saja, aku percaya padamu. Aku percayakan putriku padamu.

Ayah, beberapa hari lagi aku akan berangkat ke Malaysia. Xiao Yu akan ikut denganku.

Kau kira aku mengirimmu kesana untuk bersenang-senang?

Tidak. Aku hanya mengajaknya agar dia bisa memperluas wawasan dan pengetahuannya. Tidak akan berpengaruh pada pekerjaanku.

Tenanglah.

Nak, pada perjalanan bisnis kali ini,

kau harus membangun hubungan baik pada para perjabat setempat.

Hormati mereka.

Buka jalan untuk rencana kita mengembangkan hotel.

Kalau kesempatan ini kita lewatkan,

kita akan banyak menderita kerugian.

Jangan khawatir, Ayah. Aku tidak akan mengecewakanmu.

Oke.

Lingjie, aku boleh masuk?

Lingjie, lihat ini.

Ini krim serai. Ada banyak nyamuk di Malaysia. Kau harus membawa ini.

Oke, terima kasih.

Lingjie, ini juga.

Ini obat yang saudaraku sukai.

Dan ini ada sedikit uang.

Apakah kau bisa membawakan ini untuknya?

Oke.

Kau jarang ke Kuala Lumpur. Kau harus mengunjungi adikmu.

Kasihan dia sendirian disana.

Lingjie, aku ada satu permintaan lagi.

Tolong temui kepala sekolah Wenbin atas namaku.

Minta dia untuk membuatkan surat referensi.

Tolong bantu dia pindah sekolah ke Singapura, oke?

Bibi, kau kan tahu aku ke Malaysia untuk urusan bisnis.

Aku tidak ada waktu untuk jadi pesuruhmu. - Aku juga masih harus mengunjungi temanku.

Teman?

Kau lebih suka mengunjungi temanmu daripada adikmu?

Kau tidak peduli pada masa depan adikmu. Kakak macam apa kau ini?

Urusanmu dan Wenbin bukan masalahku.

Aku tidak perlu membantumu.

Begitu?!

Sepertinya kau sudah lupa pada perkelahian dulu itu.

Aku membantumu. Kau membantuku.

Baiklah, aku paham. Aku akan mengunjungi putramu kalau ada waktu.

Itu lebih baik.

Terima kasih. Aku tinggalkan ini untukmu.

- Yanmei. - Kalian.

Kalian berdua hebat sekali bisa menemukanku.

Semua koran di Malaysia melaporkan tentang bioskop kelilingmu. Jadi kami bisa tahu jadwalmu.

Aku serahkan dia padamu. Aku harus pergi rapat.

Ayo.

Sepertinya di depan ada yang menghalangi jalan.

Tidak masalah. Aku akan menyingkirkannya.

Serahkan uangmu.

Cepat!

Berikan perhiasannya!

Tunggu dulu.

Hei, serahkan.

Lari!

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Kau masih bisa jalan?

Biar aku menggendongmu.

Xiaoyu?

Kau sudah bangun?

Ya.

Istirahatlah.

Oke.

Menurutmu, apakan akan ada yang bisa menemukan kita?

Tidak usah terlalu dipikirkan.

Kau istirahat saja dulu. Aku akan cari cara.

Bagaimana kalau tidak ada yang bisa menemukan kita?

Jangan takut. Aku pasti bisa mendapat jalan untuk membawamu kembali.

Percayalah padaku.

Apa aku terlalu penakut?

Kalau pacarku ada disini, dia pasti akan lebih panik daripadamu.

Karena dia sangat takut gelap.

Pacarmu...?

Dia ada di Shanghai sendirian sekarang.

Kenapa dia tidak ikut bersamamu ke Malaysia?

Agar aku bisa mengejar mimpiku.

Dia memilih untuk tetap di Shanghai sendiri.

Tapi aku berjanji akan menemuinya di Shanghai.

Seperti apa dia?

Dia adalah orang yang paling mengenalku

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left