The first 200 lines.
Astaga.
Astaga, ketemu kau.
- Ya ampun! Itu Joker! - Ada tiga petugas terluka.
Bertahanlah, Alvarez! Aku butuh evakuasi sekarang!
Ini Gotham 1-3. Ada helikopter di lokasi.
Apa kau melihat Joker?
Tidak, syukurlah. Dia sudah pergi.
PENCARIAN AUDIO KAMERA KEAMANAN
MEMETAKAN LOKASI
Di mana Batman?
Astaga! Tidak!
- Halo. - Ketemu, Bruce!
Aku menemukan Joker saat beraksi.
Apa?
Polisi tak sengaja melihatnya saat ada panggilan iseng perampokan.
Badut itu membakar polisi dan kabur.
Namun, aku berhasil melacak lokasinya dengan audio dari kamera pengawas kota.
Dia berada di taman hiburan dekat dermaga. Dia di sana, Bruce!
Aku baru akan sampai besok pagi.
- Jangan bertindak, Jason. - Bruce, aku…
- Jangan bertindak. - Bruce, dengarkan aku. Aku bisa.
Aku bisa lakukan.
Ini Joker, Bruce.
Makanya kau tak boleh pergi sendiri.
Aku tak takut kepadanya.
Aku tak takut kepada apa pun lagi.
Ini bukan soal kau takut atau tidak.
Kapan lagi ada kesempatan untuk menangkapnya?
Tetap tidak.
Baik, aku mengerti.
Sangat jelas, Bos.
Sampai jumpa besok pagi.
SINYAL TARGET
Persetan dengan Joker.
SATPAM
LABORATORIUM DAYTON SAN FRANCISCO
Ya. Oh, ya.
Ini dia.
Sialan!
Habisi mereka!
Astaga! Apa itu?
Tembak!
Aku tahu. Aku panas.
Kau, hentikan dia!
Hei, Pria Besar.
Ya? Tunggu sampai kalian merasakan ini.
Krypto, bicaralah.
Tidak! Astaga!
Anjing pintar, Krypto.
- Apa yang mereka cari? - Itu biasa disebut "The Clench".
Itu rekayasa biologis dari Ebola.
Pernah melanda Gotham, tapi terkendali.
Gizmo ingin menjualnya kepada penawar tertinggi.
Apa yang dilakukan Laboratorium Dayton dengan itu?
Penelitian. Kuharap.
Kami menghargai jasa para Titan untuk kota ini. Terima kasih.
Permisi, Superboy, boleh minta tanda tanganmu?
- Putraku akan suka. - Tentu.
Kau juga mau punyaku, 'kan?
Tidak usah. Sulit menandingi manusia super.
Kau dengar dia. "Sulit menandingi manusia super."
Sulit dipercaya.
Kami berada di lokasi di mana para Titan sekali lagi
memberikan bantuan besar bagi Kepolisian San Francisco.
Wali Kota memanggilmu dan para Titan, "Malaikat Penjaga San Francisco."
Apa tanggapanmu?
Para Titan senang membantu melindungi kota,
tetapi malaikat sebenarnya adalah pria dan wanita tanpa kekuatan.
Mereka menunjukkan bahwa bekerja sama bisa menciptakan perubahan.
Di mana Nightwing?
Dia di sana sini.
Maaf, aku harus mengangkat ini.
Terima kasih. Senang bertemu denganmu.
Halo?
Kau seorang Titan. Itu menjelaskan banyak hal.
Dan siapa ini?
Justin Cole. Las Vegas?
Lampu disko dan sampanye?
Aku terapis?
Oh, Justin. Hai.
Apa kabar?
Sangat terkejut.
Aku tahu kau istimewa,
tetapi aku tak menyangka akan melihatmu di TV.
Kurasa aku dahulu bisa lebih terbuka.
Tidak, ini luar biasa. Apa kabar?
Baik. Ya, keadaan agak
sulit setelah pertemuan terakhir kita,
tetapi aku lebih baik. Kau?
Masih buka praktik. Ternyata banyak orang butuh terapi.
Aku tahu.
Kau tak pernah meneleponku.
Ya, aku …
Situasiku sedang tak baik.
Aku mengerti. Kau sibuk.
Mungkin sekarang kita bisa bertemu.
Tanpa sampanye. Tanpa lampu disko. Hanya mengobrol.
Aku mau.
Tentu saja, mungkin sedikit sampanye. Untuk mengenang masa lalu.
Aku akan meneleponmu. Aku janji.
Kerjamu tadi bagus. Para wartawan menyukaimu.
Ya, terutama saat kau juga menyukai mereka.
Batman dan aku tak pernah menunggu pers di Gotham.
Mungkin itu sebabnya semua pers di sana sangat buruk.
Mungkin.
Halo?
Apa?
KOTA GOTHAM
"Kenapa kelelawar?" Karena kelelawar mendengar semuanya.
Hai, Ibu.
Tidak.
Aku masih harus mengantar pesanan keluarga Ramirez.
Aku tahu malam ini sibuk.
Aku yang sibuk.
Ibu, akan kutelepon lagi.
Ini sudah lewat jam malam, Nak. Apa yang kau lakukan di sini?
Pesan antar 24 jam.
Ini.
Cobalah pangsit. Gratis.
Apa itu?
Aku penggemarnya.
Batman adalah sosiopat dengan kostum ketat dari karet.
Cari pahlawan yang lebih baik, Nak.
Itu bukan karet.
Apa katamu?
Ya, Pak.
- Semua unit. - Itu yang kupikirkan.
Segera ke Taman Hiburan Farrelly.
- Perintah langsung dari Komisaris Gordon. - Ayo.
Pulanglah, Nak. Tidak aman di jalanan.
Aman selama ada Batman dan Robin.
Kami sudah makan malam. Dari mana saja kau?
Mengantar banyak pesanan. Bukan salahku orang suka makananmu.
Oh, ya.
Ada masalah?
Tidak, Ayah. Semua lancar.
Sungguh? Karena aku melihatmu bicara dengan dua polisi Gotham.
Masalah jam malam.
Namun, mereka melihatku bekerja, jadi mereka pergi.
Aku memberi mereka pangsit.
Mereka mungkin akan ke sini sekeluarga.
Sama-sama.
- Ada yang kukenal? - Tidak, Ayah. Mereka baru.
- Kenapa kau harus seperti itu? - Kenapa tidak?
- Tidak. Aku tak mau itu. - Tenang.
Katamu kau ingin sepatu baru, belilah sepatu baru.
Jangan ke sekolah dengan barang murahan.
- Apa pedulimu? - Tentang sekolah? Tidak.
Tentangmu?
Tak boleh ada yang menganggap sepupuku tak terurus.
Sama-sama.
…langsung dari Dermaga Gotham dengan berita terbaru.
Rekan Batman, Robin,
ditemukan tewas malam ini bersama seorang satpam.
Joker, yang menunggu polisi, ditangkap tanpa perlawanan.
Joker dikirim kembali ke Arkham Asylum, tempat dia kabur awal bulan ini.
Polisi Gotham telah berhadapan dengan Joker…
Oh, tidak. Sekarang mungkin ada kejahatan di Gotham.
- … tiga petugas mengalami luka parah. - Tim, aku turut bersedih.
Belum ada kabar bagaimana tanggapan Batman atas kejadian mengerikan ini .
Rumahku surgaku.
Bruce?
Bruce?
"Flying Graysons."
KIMIA
BERITA SELA ROBIN DITEMUKAN TEWAS
Bruce?
Kau ada di bawah sini?
Bruce?
Bruce?
Darah.
Sulit dibersihkan.
Aku turut berduka.
- Joker kembali ke Arkham? - Ya.
Aku senang polisi menangkapnya lebih dahulu.
Aku juga.
- Ada yang bisa kubantu dengan pemakaman? - Tidak. Semua sudah diurus.
- Jadi, kapan pemakamannya? - Sudah dilakukan.
Apa maksudmu "sudah dilakukan"?
Kamar mayat mengantar peti mati semalam.
Aku menguburnya di tanah keluarga.
Di samping Alfred.
Dengar, aku mengerti.
Ini sulit bagi kita semua, terutama kau.
Tak bisakah kau menunggu…
- Dia tak punya keluarga. - Dia punya kami.
Apa yang kau lakukan?
Ada penjahat baru di Gotham.
Dia sudah membunuh tujuh orang.
Bruce, ayolah.
Bisa bicarakan ini sebentar sebelum kau kembali bekerja?
Kenapa Jason belajar kimia?
Entahlah.
Dia bahkan tak suka membaca.
Tak penting, Dick. Jason sudah mati.
Apa pun yang kita katakan tak akan menghidupkannya.
Saat Donna mati, kau melarangku memendam emosi.
Dan berduka sendirian.
Itu nasihat yang bagus.
Nasihat itu untukmu, bukan untukku.
No comments yet. Be the first to leave one.