Society of the Snow

Society of the Snow (La sociedad de la nieve)

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㅡSociety of the Snow NF-RT-02:25:31
A Commentary by DD_Movie

Tags

other
Published on: 2024-01-09
Downloads: 204
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pada 13 Oktober 1972,

sebuah pesawat Uruguay jatuh di Pegunungan Andes.

Pesawat itu mengangkut 40 penumpang dan 5 awak kabin.

Ada yang menyebutnya tragedi.

Ada yang bilang mukjizat.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Apa yang terjadi saat kita dicampakkan dunia?

Tanpa pakaian dan kedinginan?

Tanpa makanan dan sekarat?

Jawabannya ada di pegunungan ini.

Mari kembali ke masa lalu,

karena masa lalu paling rentan berubah.

MONTEVIDEO, URUGUAY OKTOBER 1972

Ayo! Dorong!

Ayo, Old Christians!

Ayo. Kita bisa.

- Ayo! Terus! - Ayo!

Maju!

Ayo, Old Christians!

- Ayo, Christians! - Ayo!

Ayo dorong!

Ayo!

Terus! Maju!

Ayo, Roberto!

Oper ke Nando!

Roberto, umpan!

- Ke Nando! - Ayo, Roberto!

Oper! Roberto, oper!

Oper!

Oper bolanya.

Kau dijaga empat orang. Tak bisa.

- Bisa, kau ragu. - Kurangi berpikir, perbanyak bertindak.

- Kau bisa lebih baik? - Tentu saja.

Aku salah, tapi sebelumnya kita juara berkat aku.

Berkat kau?

Sekarang kita kalah, aku disalahkan…

Cukup! Apa yang lucu? Hasil pertandingan tadi?

Roberto, kau percaya aku, 'kan?

Kalau kubilang oper, lakukan. Paham?

Tenggat iuran rekreasi hari ini, jadi bayar hari ini!

Separuh kursi masih kosong. Daniel, sepupumu ikut?

- Ya. Berempat. - Untuk rombonganku.

- Tak ada amplop, Coco? - Tidak.

Siapa lagi?

Teman-temanmu, Gastón?

- Mereka bisa ikut. - Semuanya?

Ya. Satu lagi masih kubujuk.

"'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi.'

Segera sesudah itu, Roh memimpin Dia ke padang gurun.

Di padang gurun itu, Ia tinggal 40 hari lamanya, dicobai oleh Iblis.

'Jika Engkau Anak Allah, perintahkan supaya batu-batu ini menjadi roti.'

Yesus menjawab, ‘Manusia bukan hidup dari roti saja,

tapi dari tiap firman…'"

Pancho.

Pancho!

"'Ambil dan makanlah, ini adalah tubuh-Ku.'"

Pancho, ini untuk Numa.

Wafat-Mu, Tuhan, kami wartakan, kebangkitan-Mu kami muliakan,

hingga Engkau datang.

Oper, Alfredo.

Hei, ini.

Berikan ke Pancho. Di sana.

Terima kasih.

Sst, Numa.

Permisi. Bisa ulurkan kertas ini?

Gastón.

HEI, AYO KE CHILI!

Mahasiswa dan buruh, bersatu kita teguh!

Mahasiswa dan buruh, bersatu kita teguh!

Ujian akhir Hukum Dagang tanggal 20.

- Aku sibuk. - Pasti ditunda 2 pekan.

- Lihat keributan ini. - Bukan soal kuliah saja.

- Aku tak suka rugbi. - Bukan soal rugbi.

Ke Santiago, Chili, cuma 45 dolar. Kapan lagi dapat semurah ini?

- Tak bisa lagi! - Mustahil!

Lihat ini.

Daftar nomor perempuan yang dulu kami kenal di Chili.

- Graciela… - Cantik.

- Silvia… - Anggun.

- Beatriz… - Seksi.

- Nélida… - Jangan.

Kau bercanda, ya? Dia cantik sekali.

Kau dibuatnya menangis di jalanan Montevideo!

- Sudah, Bung. - Ayo.

Ini untukmu. Jangan direbut Gastón.

Ya? Ayo. Kita beli minum lagi.

Jangan ungkit Nélida lagi. Bukan urusanmu.

Masa aku pergi bersama dua orang bodoh itu saja?

Ini tak bisa buat aku luluh.

Kau ingin dengar alasan aslinya?

- Ya. - Aku ingin kita bersama.

Kau hampir lulus, lalu sibuk bekerja.

Jadi pengacara top di Montevideo yang membanggakan.

Tapi kita sibuk masing-masing.

Paham? Mungkin ini trip terakhir kita bersama.

Kau ingin membuatku terharu?

Mahasiswa dan buruh, bersatu kita teguh!

Selamat malam.

Sini, Anak Pintar.

SANTIAGO

Champ.

Bagaimana?

Kita pergi?

BANDARA CARRASCO

Ini hari Kamis, pukul 08.00 di Montevideo.

Kurang ajar!

Aku Berch Rupenian, penyiar Impactos di Radio Independencia.

Selama libur panjang empat hari ini, cuaca akan cerah dan hangat.

Jadi, selamat bersenang-senang.

Ayo, Panchito.

Terima kasih.

Terima kasih.

Numa!

Apa kabar?

Hai.

Canessa! Roberto Canessa!

Alexis. Alexis Hounie!

Enrique Platero.

Felipe Maquirriain.

Francisco Abal. Pancho.

Sampai jumpa.

Jangan nakal.

Pamit ke ibumu.

Jaga diri, ya. Dah. Aku sayang kalian.

Satu, dua.

- Javier, senyum. - Tiga.

- Sudah. - Bagus!

Bagus!

Ayo, Semuanya!

Sudah bunyi klik?

- Ya. - Bagus.

Namaku Numa Turcatti.

Umurku 24 tahun.

Aku tak kenal orang-orang di sini…

tapi rasanya tidak asing.

Kebanyakan masih muda sepertiku.

Dibesarkan penuh kasih

di rumah daerah pesisir.

Sebagian anak muda ini

baru pertama kali bepergian jauh.

Ayo, Carlitos. Duduk. Ayo.

PERAHU TENGGELAM DI LAUT MONTEVIDEO

Coco, lihat ke sini.

Bagus.

Nanti kita kirim ke sepupu Diego.

- Bingkai sekalian. - Terima kasih.

Dieguito!

Ayo, Panchito. Aku ingin menang.

Kartumu bagus.

Sepupumu…

Waduh!

Hiunya menunggu kita jatuh.

Pegunungan, ya?

Katanya pegunungan bisa menarik jatuh pesawat, ya?

Ya.

Itu benar.

Angin hangat dari Argentina

bertemu udara dingin pegunungan dan menimbulkan efek isapan.

Kau mengada-ada.

Tidak. Itu penyebab turbulensi.

Tapi manusia lebih cerdas.

Lihat.

Ini pegunungannya.

Kita harus menyeberangi ini.

Tapi rutenya bukan garis lurus.

Andai sesederhana itu, tapi pegunungannya luas.

Jadi, kita ke selatan,

di mana ada celah gunung.

Kita melintasinya, dan di Chili, kita ke utara begitu sampai Curicó.

Dalam 10 menit, kita mendarat di Santiago.

Penumpang, mohon kencangkan sabuk pengaman.

Pesawat akan mendarat di Santiago.

Bagikan. Aku pergi sebentar.

Selamat siang, para penumpang, saya Kapten Anda, Jenderal Carlos Páez.

Pasang sabuk pengaman agar tubuh Anda tak berceceran di Andes.

- Tolong rekomendasikan maskapai kami. - Maaf.

Duduklah.

Mohon duduk kembali.

Carlitos!

Cukup. Pasang sabuk pengaman.

Pindah ke depan. Kosongkan bagian belakang. Cepat.

Kenapa? Kau takut?

Hati-hati, Javier.

Nando. Pasang sabuk pengamanmu.

Duduk.

Nando!

- Susy! - Jangan bergerak!

Tambahkan dayanya!

Bapa kami, yang ada di surga…

Salam Maria, penuh rahmat…

Gastón!

Kemarikan tanganmu. Roberto.

Aku di bawah sini!

Eduardo.

Marcelo.

Ya. Aku di sini.

Jangan! Jangan mati!

Jangan lagi! Jangan ada lagi yang mati.

Sandarkan ke tembok.

Bukan begitu. Angkat.

More Indonesian subtitles for Society of the Snow

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left