Release info

오!-삼광빌라-Homemade-Love-Story-E51-E52-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-12-14
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Saat itu,

ibu tidak berada di tempat yang baik secara fisik ataupun mental.

Karena ayah kandungmu,

ibu terus-menerus depresi.

Ibu tidak punya tenaga

untuk merawatmu.

Setelah kehilanganmu,

ibu menyalahkan diri ibu karena itu terjadi

dan itu membuat ibu makin menderita.

Tapi

meskipun keajaiban membawamu kembali kepada ibu,

ibu masih merasa belum bisa melindungimu.

Maafkan ibu, Seo Yeon.

Maafkan ibu.

Tidak apa-apa.

Ini bukan salah Anda, Bu Kim.

Aku tidak pernah membenci Anda

dan sekarang pun tidak.

Maafkan ibu.

Ibu...

Saat itu,

ibu

lemah.

Maafkan ibu, Seo Yeon.

Maafkan ibu.

Tidak apa-apa.

"Jae Hee"

"Hwang Na Ro"

"Hwang Na Ro"

Halo?

Nona Jang.

Apa?

Kamu mabuk?

Kamu orang yang aneh, tahu?

Saat aku terpuruk,

kamu selalu ada dalam hidupku.

Di mana kamu? Aku akan menjemputmu.

Lupakan saja. Aku di rumah.

Bagaimana kalau minum lagi? Aku akan menjemputmu sendiri.

Hwang Na Ro,

Ternyata kamu bukan orang baik.

Mengusulkan minum lagi kepada orang yang jelas mabuk?

Jae Hee

akan mengomeliku.

"Seo A,"

"alkohol tidak baik untukmu."

"Jangan tenggelam dalam kesedihanmu."

Nona Jang. Kamu di sana?

Jadi, dia tahu aku berengsek.

Menjadi selemah ini adalah caranya menarik orang sepertiku.

Membicarakan masa lalu

agak memalukan.

Ini perasaan yang aneh.

Jadi,

tentang ayahku.

Anda masih belum mendengar kabarnya?

Belum...

Jung Won.

Kami sudah lama kehilangan kontak.

Ibu tidak tahu bagaimana keadaannya.

Begitu rupanya.

Ini sudah larut, jadi, tidurlah.

Tentu. Selamat malam.

Tidurlah yang nyenyak, putri ibu.

Baik.

Hei, Ibu. Maafkan aku. Aku tidak tahu Ibu menelepon.

Ibu pasti menelepon saat kamu tidur.

Bukan begitu. Aku hanya berbicara dengan Bu Kim.

Begitu rupanya.

Chae Woon,

kamu baik-baik saja?

Tidak ada yang terjadi?

Tidak. Kenapa?

Tidak apa-apa. Ibu hanya berniat bertanya.

Kulihat Ibu masih mengkhawatirkanku.

Karena kesalahan yang kubuat di acara itu.

Aku baik-baik saja.

Baiklah. Ibu lega.

Jadi, semua baik-baik saja di kantor?

Ya. Tidak masalah.

Bagaimana dengan di rumah?

Aku makin terbiasa dengan tempat ini.

Aku baik-baik saja.

Aku harus tidur sekarang.

Sampai jumpa, Chae Woon.

Baiklah. Sampai jumpa.

Aku tidak berhak menemui Chae Woon.

Dia sudah pergi

kembali ke ibu kandungnya.

Seo A.

Astaga, kamu bau alkohol.

Kenapa kamu minum banyak sekali?

- Ibu. - Ya?

Lepaskan aku!

Ibu.

Ibu.

Aku putri Ibu satu-satunya.

Hanya aku.

Manajer Gu, ambilkan kopi...

Park Pil Hong.

Sedang apa kamu di sini?

Jung Won, sudah lama tidak bertemu.

Aku merindukanmu.

Bagaimana kamu bisa masuk ke sini?

Keluar. Keluar dari tempatku sekarang.

Keluar!

Keluar. Pergi dari sini.

Keluar!

Keluar.

Keluar!

Keluar!

Park Pil Hong? Kenapa...

"Vila Samgwang"

Jadi, kamu tidak bisa menemukannya hanya dengan namanya,

Park Pil Hong, bukan?

Karena itu informasi pribadi?

Baiklah. Terima kasih, Min Cheol. Sampai jumpa.

Aku ingin menyelidiki ayah kandung Moong,

tapi ini tidak mudah.

"Impianku"

"Lebih keras!"

"Tentu saja tidak apa-apa!"

Aku penasaran apakah Ayah sedang sarapan.

Baiklah.

Sekarang aku harus menguncinya.

Pilih pilihan yang Anda inginkan.

Pilihan yang kuinginkan?

Tombol mana yang harus kutekan?

"Pilihan menu, Ketan"

Apa?

Sudah kuduga.

Jung Hoo mengira menjawab teleponku langsung akan menurunkan harga diri.

Satu, dua, tiga.

- Apa? - Benar.

Apa?

Selamat pagi, Jung Hoo.

Kenapa kamu meneleponku pagi-pagi sekali?

Kamu mencoba memeriksaku?

Kamu takut sesuatu terjadi kepadaku?

Kamu baik-baik saja?

Kamu merasa pusing atau sakit kepala?

Ingatanmu tidak hilang lagi?

- Halo? Jung Hoo? - Ya.

Ada yang ingin kutanyakan.

- Ada apa? - Mengenai penanak nasinya.

Aku ingin memasak nasi.

Tombol mana yang harus kutekan? Aku sudah memasukkan nasinya.

Jadi, kamu memasukkan nasi sendiri?

Ada banyak sekali tombol

dan aku tidak punya manualnya.

Tombol mana yang harus kutekan?

Aku mengatur semuanya sebelum pergi.

Kamu lihat tombol memasaknya?

Kamu harus menekannya.

Tombol memasak?

Di mana?

Ada tombol yang bertuliskan memasak.

- Di sini. - Kamu hanya perlu menekannya.

"Memasak"

Halo?

Kamu yakin?

Kamu tidak memercayaiku?

Tekan saja tombolnya.

Ayo tekan!

- Ketan. - Astaga, aku terkejut.

Kenapa ribut-ribut?

Apa itu berfungsi?

Ya. Kurasa ini berfungsi. Ini luar biasa.

Astaga, Sayang.

Ada hal lain yang ingin kamu katakan?

Bukan apa-apa.

Baiklah. Aku akan tutup teleponnya.

Astaga.

Aku tidak percaya ini.

Jung Hoo memasak nasi?

Sulit dipercaya.

Baiklah. Kini aku harus membuat lauk.

Aku penasaran bagaimana dia menghadapi bipolarnya.

"Ini foto CEO Kim dan Lee Bit Chae Woon untuk membuktikannya"

Astaga. Astaga.

Selamat pagi, Ibu.

- Halo. - Biar aku saja.

- Apa tidurmu nyenyak, Na Ro? - Ya.

Astaga. Kurasa aku sudah gila.

Ini kotor.

Na Ro, wajahmu kenapa?

Aku mabuk dan wajahku terbentur.

Kamu harus berhati-hati. Itu bisa saja berbahaya.

Baiklah. Aku akan mencuci ini.

Na Ro.

Ya, Ibu.

Kudengar ada unggahan di situs perusahaanmu.

Bagaimana Anda tahu?

Aku hanya mendengarnya di suatu tempat.

Kamu tahu siapa yang mengunggahnya?

Tampaknya, seseorang melakukannya sebagai lelucon. Sudah ditangani.

Bagaimana keadaan Chae Woon?

Dia bahkan tidak peduli dengan hal seperti itu.

Apa koleganya tidak mengatakan apa pun?

Itu bahkan tidak cukup untuk gosip.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left