Release info

스물다섯 스물하나ㅡTwenty Five Twenty One E03 NEXT
스물다섯 스물하나ㅡTwenty Five Twenty One E03 NF WEB-DL
A Commentary by sseureki
Netflix Subtitle.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-02-20
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kim Min-chae!

Lekas bangun!

Min-chae, cepat bangun!

Min-chae, bangun.

Lekas bangun.

Kenapa masih tidur? Ini hampir pukul 11.00.

Lekas bangun!

Kim Min-chae, kau mau terus tidur?

Kenapa masih tidur? Ini hampir pukul 11.00.

Masa bodoh.

Lekas bangun!

Kau lupa hari ini waktunya terapi?

Aku sudah berhenti balet,

jadi, sudah tak perlu diterapi.

Kau selalu mengoceh karena seluruh badanmu sakit.

Bagaimana bisa tidak diterapi?

Kau butuh kakimu untuk berjalan meski tak lagi balet.

Bersiap dan keluarlah.

Aku melihat Na Hee-do yang berumur 18 tahun.

Aku terlalu terbawa imajinasi.

EPISODE 3

Dia bahkan tak bisa mengemas barangnya, tetapi mau kabur dari rumah.

Apa bersembunyi di rumah neneknya

bisa dianggap kabur?

Cepat bangun!

Tidakkah Min-chae terlalu lama beristirahat dari menari balet?

Bagaimana jika tubuhnya jadi kaku?

Dahulu Ibu ribut menyuruhku berhenti beranggar,

tetapi kini khawatir Min-chae berhenti balet.

Min-chae mahir menari balet.

Namun, aku tak mahir.

Begitu payahnya sehingga aku bisa mencatat sejarah baru anggar Korea.

Ya ampun. Kau berisik sekali.

Ya ampun. Seluruh tubuhnya lebih kaku daripada sebelumnya.

Apa dia stres belakangan ini?

Tidak ada yang membuat dia stres. Dia sendiri yang menciptakan stresnya.

Padahal dia sudah membaik karena sebagai atlet,

kau paham soal rehabilitasi.

Jangan sebut aku atlet. Aku hanya ibunya Min-chae.

Dia stres aku dipanggil begitu.

Aku mau berhenti.

Sebentar lagi selesai. Tahan sedikit lagi.

Kau tidak tahu diuntung.

Zaman ibu dahulu tidak ada hal begini.

Berhenti membandingkan dengan zamannya Ibu!

Cara bicaramu memang tak bisa diperbaiki.

Tahan sedikit lagi.

Setelah ini, kita ke restoran selada kesukaanmu.

Kesukaanku apanya?

Siapa yang suka selada?

Aku mau makan hamburger dan kentang goreng ukuran besar.

Aku juga akan minum kola biasa, bukan yang diet.

Kim Min-chae. Kau sungguh akan berhenti menari balet?

Lantas, kenapa Ibu tidak berhenti?

Ibu bahkan tak mahir beranggar.

Nenekmu berkata, ibu tidak mahir?

Tidak. Hanya saja sepertinya begitu.

Kenapa Ibu tidak berhenti?

Karena ibu menyukainya.

Setiap memegang pedang anggar di atas piste…

jantung ibu berdebar.

Apa kode pintunya?

Pertanyaannya diganti.

PERSOALAN UNTUK PINTU YANG TERKUNCI JAWABLAH UNTUK MENDAPATKAN KODENYA

Satu, tujuh, satu, nol.

Satu, tujuh, satu, nol.

Satu, tujuh, satu, nol.

Satu, tujuh, satu, nol. Kode pintu toiletnya diganti.

Ini balasan untuk kebahagiaan kemarin.

- Halo. - Halo.

Apa?

Ada apa dengannya?

KLUB SIARAN SMA TAE YANG TYBS ANGKATAN 20

SUSU KEDELAI

Kaus apa itu?

Kaus ini? Ini kaus angkatanku waktu aku SMA.

Aku juga lulusan SMA itu.

Halo, Kak!

Aku Ji Seung-wan, produser TYBS angkatan 24.

Angkatan berapa katamu?

Angkatan 24.

Senang berkenalan.

Aku penyiar angkatan 20. Namaku Back Yi-jin.

Apa? Back Yi-jin? Kau Back Yi-jin?

Katanya kau kaya.

- Itu dahulu. - Keluargamu bangkrut?

Maafkan aku.

Jika kau berangkat sekarang, aku boleh mandi tanpa menunggu, 'kan?

Tentu saja. Mulai sekarang, silakan lakukan apa pun yang kau mau.

Tentu tidak boleh. Negara kita kekurangan air.

Aku hanya penyewa, 'kan?

Aku harus bisa berhemat.

Semoga harimu menyenangkan.

Sial.

Kudengar Atlet Cho Hye-won ke luar timnas karena cedera?

Cedera apa?

Tulang rawan lututnya robek.

Ya ampun. Biasanya butuh setahun untuk pulih.

Lalu, bagaimana dengan kekosongannya? Apa langsung diganti peringkat kesembilan?

Tidak. Katanya ada pertandingan pemilihan

anggota pengganti pada bulan depan.

Jadi, akan ada pertandingan?

Akan ada pertandingan?

Itu artinya

peringkat delapan teratas akan menjadi tim nasional,

dan peringkat kesembilan sampai 16 orang setelahnya

bisa mengikuti pemilihan. Benar, 'kan?

- Itu sampai peringkat berapa? - Peringkat ke-24.

Peringkat ke-24. Kalau begitu…

kalian tidak termasuk di dalamnya, 'kan?

Na Hee-do.

Berapa peringkatmu dari ke-51 peringkat?

Peringkat ke-26.

Peringkat ke-26?

Sayang sekali. Ada selisih dua peringkat.

Bagaimana ini?

Namun, rupanya kau yang terhebat setelah Yu-rim di sini.

Hari ini kalian harus memenuhi minimal absensi,

jadi, belajarlah dahulu di kelas masing-masing

dan berkumpul lagi setelah makan siang.

- Baik. - Ya.

Yang lantang!

- Baik! - Baik!

MINUMAN RASA PINUS

Yu-rim, boleh minta tanda tangan?

Mau kutulis namamu juga?

Apa ini? Kami sekelas.

Na Hee-do.

Kau sudah akrab dengan Yu-rim?

Kau pasti senang bisa berlatih dengan atlet kesukaanmu.

Apa pelajaran pertama?

Sejarah Korea.

Bel sudah berbunyi, kenapa masih berdiri?

Lekas duduk!

Tahun depan, kalian sudah kelas tiga SMA.

Masih belum menyadari kenyataan itu?

Buka buku kalian.

Halaman 75.

Siapa yang tidak bawa buku pelajaran?

Ko Yu-rim, meski kau anggota klub anggar,

kau harus tetap mengikuti peraturan saat masuk ke kelas.

Apa kau bertanding tanpa pedang?

Maaf, Pak.

Tidak ada pengecualian.

Berlutut dan angkat kedua tanganmu di koridor.

Siapa lagi yang tidak bawa buku pelajaran?

SEJARAH KOREA

Maaf, Pak.

Anak nakal.

Hari ini, kita akan belajar tentang sejarah Silla Bersatu.

Kau ingat aku, 'kan?

Ya.

Ingat namaku juga?

Siapa, ya? Aku hanya ingat julukan "Bocah Tampan kelas 2-7."

Moon Ji-woong.

Moon Ji-woong.

Ya, Yu-rim. Kenapa?

Apa rasanya mendapat medali emas?

Kenapa menanyakan itu saat sedang dihukum berlutut begini?

Kalau begitu, tanya perasaanku.

Tanyakan rasanya dihukum berlutut bersama peraih medali emas.

Bagaimana perasaanmu?

Sungguh senang!

Kenapa? Sakit?

Pergelangan kakiku agak cedera.

Pak! Peraih medali emas anggar negara kita, Atlet Ko Yu-rim,

sulit untuk berlutut karena pergelangan kakinya cedera.

Dengan memohon kelapangan hati Bapak, bolehkah dia angkat tangan sambil berdiri?

- Hei. - Tidak apa. Biar aku urus.

- Pak? - Lakukan saja senyamanmu.

Terima kasih.

Benar, 'kan?

Bocah Tampan kelas 2-7 ini juga baik hati.

Namun, kenapa kau tak membawa buku?

Hal yang penting tidak ada di buku pelajaran, tetapi di koridor.

SISTEM PEMERINTAHAN SILLA BERSATU

Aku ingin menjadi anggota tim nasional.

Bacalah.

Ayo makan siang bersama.

- Sudah lama kau tak ke sini. - Ya.

Makan yang lahap, Peringkat Satu Sekolah!

Terima kasih.

Kau peringkat satu sekolah?

Ya, itu sudah bakatku.

Mirip kau yang mahir beranggar.

Kau mengatakan hal hebat dengan sangat santai.

Aku belum memulai hal hebat sesungguhnya.

Apa hal hebat sesungguhnya itu?

Entahlah.

Namun, apa pun itu, aku akan melakukan hal yang hebat.

Hal yang sangat seru dan menyenangkan.

Aku sungguh penasaran.

Aku juga penasaran apa yang akan kulakukan.

Ayo kita makan dahulu. Makanan di sini enak.

Di sini memang enak.

Kau pernah ke sini?

Aku ke sini tiap Sabtu.

- Aku pulang. - Kau sudah pulang, Nak?

Kerja bagus hari ini.

Mau kubantu cuci piring?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left