The first 200 lines.
"Home for Summer"
"Episode 17"
Ini nyaman sekali.
Ayo kita akhiri ini.
Aku tidak bisa lagi melakukan ini.
Mengakhiri apa?
Memang kita pernah memulai sesuatu?
Aku mengakui bahwa aku tergoda.
Aku pergi ke bar kemarin karena ingin menemuimu.
- Lalu? - Aku ingin melindungi keluargaku.
Kami juga mengadopsi anak belum lama ini.
Lantas apa?
Aku tidak pernah memintamu meninggalkan keluargamu.
Aku hanya mengatakan kita bisa saling mencintai.
Apakah sesulit itu?
Aku tidak ingin mengkhianati istriku.
Jadi, untuk kebaikan kita berdua,
mari kita akhiri ini di sini.
Jangan bilang kamu melakukan ini demi aku.
Jika kamu melakukan ini demi aku,
fokus saja pada perasaanmu saat ini.
Lalu apa untungnya itu bagimu?
Bagaimanapun juga, aku tidak bisa meninggalkan istriku.
Kamu hanya akan sakit hati pada akhirnya. Kamu tidak sadar?
Kubilang itu tidak masalah bagiku.
Aku tidak keberatan dengan itu, jadi, apa masalahnya?
Aku keberatan dengan itu.
Jadi,
berhentilah tertarik kepadaku dan carilah pria yang baik.
Kamu serius?
Ya.
Aku akan menanyaimu untuk kali terakhir.
Ucapanmu tadi.
Kamu yakin kamu bersungguh-sungguh?
Ya, aku yakin.
Kamu membuatku lelah.
Baiklah.
Jika itulah perasaanmu, aku juga tidak bisa melakukan ini.
Mari kita mengakhirinya di sini.
Apa? Kamu ingin memotong tulang rahangmu?
Hei, itu berlebihan.
Jun Ho akan melakukannya dengan baik. Tenanglah, Ayah.
Ayah tidak bisa mengizinkannya. Jangan lakukan itu.
- Aku akan melakukannya. - Geum Ju.
Aku akan melakukannya. Aku sudah memberi tahu Ayah.
Pokoknya, jangan lakukan itu, paham?
Bagaimana jika itu malah merusak wajah cantikmu?
Ayah membuatku sangat kesal. Kenapa Ayah bersikap seperti ini?
Ayah tidak tahu betapa putus asanya aku?
Apa salahnya menjadi aktris reka ulang?
Ayah menyayangimu apa adanya.
Aku kesal sekali.
Aku akan dioperasi dengan uangku, jadi, itu bukan urusan Ayah.
Aku tidak akan meminta bantuan Ayah.
Jadi, jangan ikut campur, mengerti?
Kamu baik-baik saja, Pak Wang?
Aku pulang. Kamu terlambat makan malam?
Kamu sudah kembali.
Omong-omong, kenapa kalian sangat tegang?
Apakah terjadi sesuatu?
Bu Na, masalahnya...
Sayang, kamu sebaiknya juga makan malam.
Bu Byeon, kembalilah ke kamarmu jika sudah selesai.
Masih ada sesendok lagi.
Begitu rupanya.
Sayang, mandilah.
Akan kubuatkan makan malam untukmu.
Apakah benar-benar ada masalah?
Kamu bisa menanyai Pak Wang.
Apa yang terjadi? Kenapa kalian tidak menceritakannya kepadaku?
Jika orang lain mendengarnya, mereka akan salah paham.
Ini bukan masalah, jadi, jangan khawatir.
Ini sungguh bukan masalah serius.
Omong-omong, besok wawancaranya Geum Dong. Kenapa dia belum pulang?
- Kamu baru pulang? - Ya.
Tunggulah di sini sebentar.
Ini untukmu.
Apa ini?
Kamu tidak tahu? Itu gula-gula beras.
Kudengar kamu melakukan wawancara tatap muka besok.
Aku keluar dan membeli itu hanya untukmu,
jadi, makanlah ini dan lolos ujian pegawai negeri sipil.
Selamat malam.
Bukankah seharusnya berterima kasih? Kenapa dia bilang "Selamat malam"?
Dia juga agak aneh.
Aku pulang.
Kamu pulang cepat sekali.
Babak kedua kalian sudah selesai dan kalian menyudahinya?
- Aku pulang lebih dahulu. - Kenapa?
Pasti ada hal buruk terjadi kepada Sang Mi.
Gyeong Ae.
Sang Mi pasti mengalami hari yang buruk.
Apa yang terjadi?
- Su Cheol, kamu juga sudah pulang? - Ya, Yong Soon.
Aku pulang.
Hei, apakah ada masalah saat makan malam tim?
Sang Mi tampak sedang kesal.
Tidak, tidak ada masalah.
- Benarkah? - Ya.
Sang Mi, apakah ada masalah?
Sang Mi.
Aku hanya lelah.
Seberapa lelah dirimu?
Kamu tidak mengganti pakaian dan bahkan tidak mandi.
Aku akan mandi sebentar lagi.
Beri tahu ibu ada apa.
Ada masalah, bukan?
Tidak, tidak ada yang terjadi.
Lalu kenapa kamu kesal? Kamu begitu gembira tadi pagi.
Beri tahu ibu.
Kubilang tidak ada yang terjadi. Kenapa Ibu terus menanyaiku?
Jangan ganggu aku.
Dasar anak badung.
Pasti ada yang tidak beres.
Aku pulang.
- Hei. - Dari mana kamu?
- Apa? - Kamu pergi ke mana?
Kamu melihat ruko kecil di pinggiran kota?
Ya.
Kenapa kamu memarahinya?
Lalu? Kamu menemukan tempat yang bagus?
Belum.
Bagaimana kalau kamu melihat
ruko di sekitar sini atau klinik?
Bukankah lebih baik jika areanya dekat dengan rumah?
Besok, aku akan melihat ruko kosong dekat rumah Seon Gyeong.
Area sekitar sini terlalu mahal.
Astaga, kamu bicara percaya diri padahal tidak sanggup
mendapatkan ruko di sekitar sini?
Benar. Itu jauh lebih mahal daripada dugaanku.
Teruslah bersikap seperti ini,
dan ibu tidak akan mewariskan uang sepeser pun untukmu.
Aku tidak ingin menerima uang sepeser pun dari kalian.
Apa?
Gunakan uang kalian untuk hal baik daripada memberikannya kepadaku.
Ada banyak orang yang membutuhkan di sekitar kita.
- Dia tidak serius, bukan? - Tentu saja dia serius.
Jika tidak, dia tidak akan berniat membuka restoran dengan uangnya.
Jadi, dia serius?
Tentu saja.
- Ada apa dengannya? - Apa...
Teman-temanku selalu disanjung secara berlebihan oleh anak-anaknya
karena mereka takut tidak mendapatkan warisan keluarga.
Apa yang Sang Mi katakan?
Menurutmu apa? Dia bilang tidak ada masalah.
Ayah sudah pulang.
Selamat datang, Ayah.
- Harimu menyenangkan, Yeo Reum? - Ya.
Kukira kamu akan mabuk, tapi kamu hanya minum sedikit.
Ya.
Yeo Reum, pergilah ke kamarmu.
Kita harus menyekolahkan Yeo Reum ke TK, bukan?
Aku akan melihat-lihat beberapa TK besok.
Kudengar kamu membuatkan lauk untuk Dokter Yoon.
Ya. Aku menggunakan seluruh keterampilanku.
Kamu bekerja sangat keras karena aku.
Itu bukan kerja keras. Maksudku, itu kulakukan tiap hari.
Bisakah kamu mengisi bak mandinya? Aku ingin mandi setengah badan.
Tentu.
Tapi kamu tampak agak lelah.
Kurasa karena aku minum.
Tunggu sebentar.
Aku akan membuatkanmu teh madu. Minumlah sebelum mandi.
Benar juga. Geum Ju pasti mengunjungi Jun Ho tadi.
Aku penasaran bagaimana hasilnya.
Geum Ju mengatakan sesuatu?
Ya?
- Tidak banyak. - Begitu rupanya.
Kurasa kita harus menghentikannya.
Dia harus segera menikah. Dia bisa sesukses apa pada usianya?
Untuk apa melakukan operasi?
Bagaimana jika operasinya gagal?
Jangan ganggu dia.
Dia pasti bisa mengurus dirinya sendiri.
Ada apa?
Kamu sudah berubah pikiran?
Katamu, itu tidak bisa diterima.
Itu kehidupannya. Dia tidak akan mendengarkan kita.
Itu hanya akan merusak hubungan kita dengannya.
Begitukah?
Kenapa? Dia mengatakan sesuatu kepadamu?
Kutanya apa dia berkata sesuatu kepadamu.
Dia tidak mengatakan sesuatu.
Tidur saja. Kamu pasti lelah.
Jadi, seperti inilah cek 1.000 dolar.
Ini tidak mungkin cek palsu, bukan?
Ya, Ibu.
Hai. Kamu sudah makan malam?
Tentu saja. Ibu juga sudah makan malam?
Astaga. Ibu hampir tidak bisa menyentuh makanan.
Kenapa?
Geum Ju membuat masalah
dengan mengatakan rahangnya akan dioperasi.
Ibu sama sekali tidak bisa menikmati makanannya.
Rahang Geum Ju akan dioperasi?
Ya. Itulah yang dia katakan.
Ayahnya mencoba menghentikannya, tapi Geum Ju bersikap keras kepala.
Dia sangat kejam.
Astaga.
Omong-omong, Seok Ho,
No comments yet. Be the first to leave one.