The first 191 lines.
Akademi Kerajaan
Siswi Akademi Kerajaan
Episode 21
Kelihatannya, tak ada yang berani maju.
Jika tak ada yang maju, maka aku akan membiarkan mereka duel final.
Yang menang boleh menikahi Sang Qi.
Song Luotian dari Keluarga Song bisa.
Bukan, Kak.
Adik kandungmu pun dijual?
Jangan berbicara.
Song Luotian, kau sudah menikah.
Apakah kau tak tahu?
Benar.
Guru, biarkan Song Luotian tanding dengan Zhuo Wenyuan.
Tadi A-Qi juga sudah bilang, Song Luotian sudah menikah.
Dia tak boleh ikut serta.
Benar.
Aku mana bisa melawan mereka.
Tak perlu menunggu lagi, langsung maju saja.
Aku sudah lama menunggu momen ini.
Kuumumkan peraturan lomba.
Yang terjatuh atau yang keluar arena kalah.
Bagus!
Jika tahu, aku tak seharusnya membiarkan Ayah melakukan hal ini.
Tak peduli siapa yang menang dan kalah, aku hanya menikahi Guru.
Bagus!
Pertandingan yang bagus!
Aku pikir dua pria akan berdialog dulu sebelum beradu seni bela diri.
Mengungkapkan cinta terhadap orang yang disayangi.
Ternyata tak berkata apa pun, langsung mulai.
Lian Pian, kau terlalu banyak membaca buku cerita.
Pria sejati tak pernah bertele-tele.
Begini juga bagus.
Setidaknya bersedia berjuang demi orang yang dicintai.
Bagus!
Kenapa kau masih belum serang?
Bagus!
Bagus!
Aku suka pertandingan yang sengit.
Jika aku mengeluarkan jurusku, apakah kau bisa menangkisnya?
Bagus!
Guru!
Bagus!
Guru!
Bagus!
Tuan Muda.
Guru, kau tak apa-apa, 'kan?
Yan Yunzhi menang.
Bagus!
- Pertandingan yang bagus! - Hebat!
- Kemampuan yang baik! - Hebat!
Bagus!
Ayo pergi.
Tunggu.
Kau memang sudah menang dari Zhuo Wenyuan.
Namun, kau belum melawan yang terkuat di arena ini.
Ayah, dia sudah menang dari Zhuo Wenyuan.
Kompetisi ini sudah selesai, apa lagi yang kau inginkan?
A-Qi.
Tak apa-apa.
Namun,…
Paman, mohon ajarannya.
Ayah!
Kompetisi sudah berakhir.
Aku…
Jika masih mau pukul, pukul aku saja.
- Aku belum memakai tenaga. - Pukullah aku.
Pukullah!
A-Qi.
A-Qi, aku tak apa-apa.
Aku sungguh tak apa-apa, lihatlah.
Tak apa-apa.
Paman memang orang yang paling hebat.
Anda lebih hebat.
Kau cekatan.
Pemenang akhir.
Yan Yunzhi.
- Bagus! - Bagus!
- Bagus! - Bagus!
- Pertandingan yang bagus! - Bagus sekali!
- Bagus! - Bagus!
Sang
Tadi benar-benar luar biasa.
Hati-hati.
Selamat, Master Sang.
Kenapa? Kau menyelinap keluar lagi?
Aku sudah lama menonton di bawah.
Aku ingin bertanya sesuatu pada Guru.
Apa itu?
Guru.
Pernahkah kau berpikir, bagaimana jika kau kalah?
Apakah kau benar-benar akan melepaskan Sang Qi?
Tak mungkin kalah.
Karena aku selalu percaya hanya aku yang bisa menjaga A-Qi.
Kau mengerti maksudku?
Terima kasih telah mencerahkan, Guru.
Tak disangka, setelah keluar dari Akademi Kerajaan…
…masih bisa mendapat ajaran Guru.
Tuan Yan, kenapa kau juga datang?
Datang menjemputmu.
Kau tak takut Nyonya Yan bawa kau pulang lagi?
Tidak takut.
Aku tak ingin memilih istri berdasarkan status.
Aku hanya mengakuimu dalam hidupku.
Jadi, ibuku…
Nyonya Yan sudah tak menganggapku sebagai anak.
Kalau begitu, kau…
Kalau begitu, aku akan menjadi anak Keluarga Sang.
Ayah.
Kelak aku akan menjadi anggota keluarga kalian, Ayah.
Tuan Besar.
Tuan Besar.
Ayah.
Ayo pergi.
Ayah, kau kenapa?
Ayah.
Cepat.
Ayah, kau kenapa?
Hari ini dua hal baik datang bersamaan.
Pulang nanti aku harus makan dan minum lebih banyak.
Dengan begini, kita tak akan istirahat jika tidak mabuk.
Baik.
Oh ya.
Tadi aku menemukan petunjuk yang penting dari tubuh Song Jiayin.
Song Jiayin?
Petunjuk apa?
Aroma tubuhnya sama persis dengan aroma yang kucium…
…di ruang koridor waktu itu.
Dia bilang pewangi tubuhnya…
…diberikan oleh ayahnya, Tutor Agung Song.
Tiada duanya di Bianjing.
Paviliun Zhaolu
Sudah cukup kau membuat masalah?
Bagaimanapun, kau itu keponakan Selir Agung.
Malah beradu seni bela diri untuk mendapatkan istri.
Selain itu, kalah lagi.
Benar-benar mempermalukan keluarga.
Aku gegabah.
Aku ingin merebut Sang Qi kembali melalui kesempatan ini.
Aku tak menentangmu pergi ke Keluarga Sang untuk melamar.
Tak masalah jika lamarannya gagal.
Namun, tetap harus menjaga harga diri.
Aku tahu.
Aku tak akan menyerah pada Sang Qi.
Berhentilah.
Kita tak punya banyak waktu untuk dihabiskan pada Keluarga Sang.
Selain itu, tak hanya Sang Wei sendiri…
…yang punya kekuatan besar di pengadilan.
Jika ingin membuatnya tunduk pada kita,…
…harus menghabiskan berapa banyak usaha?
Menurutku, lebih baik kau menikahi Song Jiayin.
Dengan begini, hubungan kita dengan Tutor Agung Song akan lebih dekat.
Melakukan sesuatu juga akan lebih aman.
Bibi, berikan aku sedikit waktu lagi untuk memikirkan solusi.
Ingat, jangan terbawa perasaan.
Baik.
Ini adalah pelajar terbaik tahun ini.
Katanya, dia Wakil Menteri Personel yang baru diangkat.
Ternyata hebat dan berwibawa walaupun masih muda.
Sangat anggun dan pintar.
- Benar. - Benar-benar tampan.
Benar.
Pelajar terbaik sangat tampan saat berkuda.
- Benar. - Sungguh luar biasa.
Muda.
Apakah hari ini semuanya melaksanakan tugas resmi?
Kak Pejabat.
Aku adalah orang baru yang datang melapor.
Adik.
Kau memanggilku apa?
Musuh benar-benar tak bisa dihindari.
Kenapa kau di sini?
Melakukan kejahatan?
Dasar kau orang jahat yang tak bisa mengatakan hal baik.
Aku…
…datang untuk mewujudkan rencana besar.
Dengan begitu, barang di ruang koridor luar kota…
…bisa dikaitkan dengan Keluarga Song.
Sang Qi khusus mengingatkanku,…
…Song Jiayin bilang pewangi yang dia pakai tiada duanya di Bianjing.
Reaksi tak nyaman yang ditimbulkan saat aku mencium aroma itu…
…sama persis dengan hari itu.
Ini tidak benar.
Aku ingat dalam surat penunjukan kerja, hanya aku sendiri di sini.
Mungkinkah kau memakai trik lagi?
Ayahku adalah Tutor Agung.
Apa sulitnya menempatkanku ke Kantor Jingzhao yang kecil?
Jika waktu itu kau sedikit pintar,…
…kau juga tak perlu susah payah ikut ujian.
Tak punya kemampuan, tapi sangat hebat dalam membual.
Kau…
No comments yet. Be the first to leave one.