The first 181 lines.
Mengapa aku saat ini tiba-tiba memikirkan tentang haru pertama kali aku melihatmu?
Tahun itu, aku masih belum tahu namamu.
Aku sudah lari-lari mengejarmu.
Aku tidak pernah menyangka setelah 13 tahun, aku masih tidak bisa mengejarmu.
Ai Li Si,
dimana kamu?
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Forever 17 Team @ Viki
Love at Seventeen
Episode 1 Lari! Tuju belas
Kejuaraan Nasional Renang SMU 2003
Apa kamu siap?! - Siap!
Apa kamu oke?! - Oke!
Ayo!
Angkat tanganmu! - Ratu Lei Lei,
aku cinta padamu!
Ratu datang untuk mengalahkanmu.
Itu milikku. - Itu Kakak Tai.
Lei, aku siapkan kursi untuk ayahmu!
Liu Xiao Fen!
Kapan dia akan datang?
Dia tidak akan datang.
Hah?
Aneh sekali, dia membiarkan Liu Liu lagi
Ah Bao, dimana Ai Li Si?
Bagaimana aku tahu? Dia tidka dibawah managemenku.
Hah? Ini akan segera mulai.
Lei Lei, ayo!
Lei Lei, ayo!
Kamis, sebelum yang terakhir, selama waktu latihan, dia cedera otot punggungnya.
Aku mengerti.
Bai Guo Dong, Bai Guo Dong! - Terpilih!
Saya, Bai Guo Dong, pasti dengan sekuatku akan menghadiri-- Bai Guo dong, Bai Guo Dong! Terpilih!
Paman Bai, Paman Bai! - Saya dengar putri anda di sekolah juga
orang terkenal. Apa dia membantu kampanye anda? - Putri saya? - No. 1 Bai Guo dong. Terpilih! No. 1 Bai Guo dong! Terpilih!
Putri saya 17 tahun. Di usia ini, hal yang paling penting adalah giat belajar. - No. 1 Bai Duo gong, terpilih! Bai Duo Gong Bai Duo Gong!
Baiklah. Terima kasih semuanya. - Terpilih! Terpilih!
No1 Bai Duo gong, terpilih! Bai Duo Gong! Bai Duo Gong! Terpilih! Terpilih! Terpilih!
No. 1 Bai Duo gong, terpilih!
Hai Paman Bai, aku teman Lei Lei.
Namaku Ai Li Si.
Aku ingin minta bantuanmu sesuatu.
Ibu. Kakak.
Aku datang untuk mencarimu.
Dia kelihatan sopan tapi dia tidak mau menunjukkan KTP-nya padaku.
Ada seragam di tas ranselnya.
Aku takut dia melarikan diri jadi aku memanggil polisi.
Apa kamu punya catatan tamu? Boleh aku lihat?
Pelajar, tunjukkan aku KTP-mu.
Jangan lari.
Pelajar, jangan lari.
Permisi.
Maaf.
Jangan lari.
Dompetnya.
Berhenti lari.
Hei!
Dompetmu!
Hei!
Nona, biar aku bantu kamu. - Terima kasih.
Ambil tongkat jalanmu. - Ah ya, tongkat jalanku. Terima kasih.
Baiklah. Ayo kita pergi.
Baiklah.
Pergi. Pergi. Pergi.
SMU Chong Ying
Permisi. Tolong buka gerbangnya.
Terima kasih. - Hei! Gadis celana putih.
Kamu-
Aku tidak lihat apa-apa...
Jika aku tidak mengatakan itu kamu tidak akan berhenti.
Dompetmu.
Bagaimana itu...
Permisi...
Siapa kamu? - Aku murid pindahan baru.
Kenapa kamu tidak pakai seragam?
Aku membawa seragam denganku.
Paman, dia murid pindahan. Dia datang kesini denganku.
Ayo.
Oh. - Ayo.
Disana kantor konselor. Kamu pergi sendirian. Aku tidak bisa pergi denganmu.
Terima kasih.
Terima kasih.
Kontestan final gaya bebas 400 meter
wanita se-SMU, silahkan siap-siap.
Sudah mulai.
Ratu, ayo.
Ratu, semangat. Ratu, semangat.
Ai Li si!
Bai Shu Lei!
Semangat, semangat, semangat!
Bai Shu Lei!
Semangat, semangat, semangat!
Bai Shu Lei!
Semangat, semangat, semangat!
Bai Shu Lei!
Semangat, semangat, semangat!
Wanita super, semangat Wanita super, semangat.
Bai Shu Lei. -Semangat, semangat, semangat!
Bai Shu Lei. -Semangat, semangat, semangat
Bai Shu Lei. -Semangat, semangat, semangat
Bai Shu Lei!
Lei Lei!
Ayah! - Lei Lei!
Ayah! - Ayahmu tidak datang.
Ayah!
Ayahmu tidak datang.
Tapi dia menyuruhku merekam dia menyorakimu.
Semangat, semangat, semangat!
Orang macam apa tidak datang sendiri dan sebaliknya merekam dirinya mengatakan semangat!
Tapi begitu kamu mendengarnya, bukankah kamu kembali menang?
Itu kemampuanku sendiri.
Ya, Ratu yang terbaik!
Ratu cantik. Cantik! Cantik!
Ratumu merasa sangat kedinginan.
Sini, biarkan aku, biarkan aku.
Usap! Usap! Usap! - Ah!
Ai Li Si!
Si tukang sihir.
Kamu bolos 2 periode kelas. Kemana kamu pergi?
Aku...
Bu Guru, Ai Li Si sedang menolongku dengan-
Shu Lei, banyak pelajar
dan kepala sekolah yang sedang menunggmu untuk foto grup juara renang.
Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama.
Kamu pergi bantu.
Kamu. Ikut ke kantorku.
Ai Li Si. Aku bisa menelepon ayahku dan menyuruh dia menjelaskannya pada guru.
Tidak apa-apa. Aku bisa menanganinya sendirian.
Tidak apa-apa. Kamu pergi dan berfoto.
Baiklah, ayo kita pergi.
Hei,
Jie. (Jie = kakak)
Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun.
Selamat ulang tahun... - Tunggu.
Hari ini ulang tahunmu.
Kenapa kita tetap minum minuman energy? Kenapa tidak ada kue ulang tahun?
Aku ingin minum ini.
Atau kamu ingin minuman protein?
Tidak. Tidak.
Selamat ulang tahun...
Selamat ulang tahun...
Ayah!
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Forever 17 Team @ Viki
Xiao Fen, surat ini pasti mengejutkan kamu.
Ketika kamu memenangkan hadiah untuk tulisanmu,
aku sangat senang untukmu.
Baru-baru ini, ulang tahun Hao Yi.
Kalian berdua kembar. Kamu pasti 16 tahun ini.
Betapa aku ingin melihatmu jika aku bisa.
Aku sudah bicara dengan bibimu. Saat aku tidak ada disini lagi,
kamu bisa tinggal dengan dia.
Kemana kamu rencana pergi? Saat kamu pergi, aku sudah hampir 16 tahun.
Mungkin aku akan punya cucumu setelah beberapa tahun.
Kalau begitu... jika aku pergi ke luar negeri,
dan tidak kembali selama beberapa tahun apa yang akan kamu lakukan sendiri?
Aku akan pergi Taipei untuk mencari Ibu.
Jangan kira aku tidak tahu mengenai kamu menulis surat.
Baiklah, Sherlock Holmes.
kalau begitu kamu seharusnya tahu
bahwa mereka tidak membalas suratku.
Aku ada di rumah sakit beberapa hari terakhir ini. Aku mungkin akan melihatnya saat aku kembali ke rumah.
Kalau begitu, aku akan- - Laki-laki harus mandiri, kuat, dan memiliki pendapatnya sendiri
dan pasti tidak boleh menangis. Kamulah yang mengajariku semua ini.
Jadi, aku akan atur semuanya. Kamu tidak harus khawatir tentang aku.
Obati saja penyakitmu
dan cepat tinggalkan tempat ini, oke?
Baiklah.
200, siaga.
Clear!
Clear!
200, siaga.
Ibu, kakak, aku Hao Yi.
Ayah menulis untukmu baru-baru ini.
Apa kamu menerimanya?
Dia sebenarnya sakit,
dan itu penyakit yang cukup serius.
Aku tahu Ayah sangat merindukan Kakak.
Jika kamu menerima surat ini,
bisakah kamu datang dan mengunjungi dia?
Aku mohon padamu.
Clear!
Ayah!
No comments yet. Be the first to leave one.