Release info

연애혁명-Love-Revolution-E09-WEB-DL-iQIYI
A Commentary by ANANG2196

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2020-10-18
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 161 lines.

Cuacanya bagus.

Langitnya juga indah.

Tapi sekarang, meski aku melihat sesuatu yang sangat cantik,

rasanya hambar bagiku.

Mungkin karena standarku makin tinggi.

Semuanya tidak sebanding dengan Ja-rim.

Tutup mulutmu.

Apa mulutmu rusak?

Isi kepalamu bocor terus.

Menyeramkan.

Tapi aku tidak bisa berhenti memikirkanmu.

Aku harus melakukan ini untuk menjernihkan pikiranku.

Kapan kau memikirkanku?

Saat kau mengirimiku pesan.

Lantas, akan kukirim pesan tiap menit.

Kalau begitu, aku akan memblokirmu.

Sejujurnya,

aku hanya memikirkanmu sekali sehari.

Sekali saja. Saat aku bangun sampai tidur.

Hei.

Maafkan aku. Aku akan berhenti.

Mereka terasa goyah, tapi masih berkencan.

Dia lebih mirip piaraannya daripada pacarnya.

Setidaknya piaraan dirawat,

Ja-rim lebih terlihat seperti mengendalikannya.

Apa menurutmu bungeoppang ini bisa masuk ke mulutmu?

Hei! Lepaskan aku!

Jangan gigit. Cepat hentikan.

Astaga. Yang benar saja. Sakit.

Kau gila. Berhenti menggigitku.

Jika ingin mengatakan sesuatu, katakan saja.

Apa kau sibuk akhir pekan ini?

Ya.

Aku harus membeli pakaian.

Ini. Aku sudah selesai. Terima kasih.

Kau boleh pergi sekarang.

Ya. Baiklah.

Hei, Gong Ju-young.

Kau masih belum berkencan dengan Ja-rim?

Ya.

Kurasa Ja-rim tidak mau.

Bagaimana jika kami putus lagi?

Aku sangat kasihan kepadamu,

tapi kau agak berlebihan dan begitu pula dia.

Kalian sangat memusingkan.

Aku punya berita besar!

Lihat ini.

[Kafe Bagus di Islam-dong, Tempat Para Pria Tampan Bekerja]

Kita semua harus pergi akhir pekan ini.

- Aku tidak mau. - Kenapa?

Bisakah kau mengajak Ja-rim?

Apa? Kau ingin aku membantu lagi?

Kumohon.

Aku juga akan membantu hubunganmu.

- Apa yang terjadi? - Apa?

Apa? Apa maksudmu?

Aku bertanya apa yang kau lakukan.

Apa? Kau ingin mengejutkan Kyung-woo?

Baiklah. Aku mengerti. Ganti.

Seharusnya mereka bilang saja akan mengadakan pesta ulang tahunku.

Kenapa beralasan?

[Episode 9, Pergi Bekerja Hari Ini, Kami Menolak Pelanggan Aneh]

- Aku di sini. - Apa ini? Kau datang lebih awal.

- Aku senggang. Aku akan berganti pakaian. - Baiklah.

Kau juga harus memakai dasi kupu-kupumu.

Astaga, jika aku mengancingkan bajuku sampai atas, leherku memerah.

- Pelanggan akan merasa tidak nyaman. - Astaga.

Ruang dua baru saja memanggil, jadi, pergilah ke sana dahulu.

Baiklah.

Apa Anda butuh sesuatu?

- Hai. - Hai.

Sedang apa kalian di sini?

Bagaimana kalian tahu aku bekerja di sini?

Astaga, kami pelanggan di sini. Bukankah kau harus sopan?

Kurasa kita harus memanggil pemiliknya.

Pak!

Kudengar mereka hanya punya pegawai tampan,

tapi tidak ada yang tampan di sini.

Dan pelayanannya sangat buruk di sini.

Kalian tidak mau memesan?

Jika ingin bercanda, bisakah kalian pergi?

Kami akan memesan.

Aku ingin

pasta rose.

Tolong pastikan pastanya buatan tangan

dan letakkan sausnya di samping. Aku suka mencelup pastaku.

Apa krim yang dimasukkan ke pasta krim

- krim kocok? - Ya.

Kejam sekali. Jangan mengocok krimku.

Aku ingin air yang sejernih Danau Como di Italia

dengan es sedingin gletser di Islandia

di gelas yang mengandung sentimentalitas Swedia

dengan embun yang mirip permata

di sisi gelas yang lembut itu.

Kau mau air dingin?

Ya.

[Astaga, para berandal ini. Mereka ingin mengadakan pesta ulang tahun kejutan.]

Apa kau punya piza Hawaii

yang langsung dari Hawaii?

Pergilah ke Hawaii.

Pak!

Bisa pesan risotto hidangan laut?

Kau mau risotto hidangan laut?

Ya.

Berikan yang banyak.

Bisakah kalian memesan makanan yang ada di menu?

Kami akan memutuskan pesanan dan memberi tahumu. Pergilah bekerja.

Astaga, kau tidak menyenangkan.

Jangan bersenang-senang di tempat kerja seseorang.

Inikah alasanmu memanggilku?

Maksudku, kupikir ini akan menyenangkan.

Kalian bisa bermain sendiri.

Aku akan pergi lebih dahulu. Aku keluar untuk membeli pakaian.

Baiklah.

Orang yang terlalu serius bisa pergi.

Hei. Jangan bicara seperti itu tentang pacarku.

- Baiklah. Aku duduk di samping Min-ji. - Bersenang-senanglah.

Ja-rim. Ayo pergi bersama.

Kenapa kau mau ikut?

Aku lebih suka berbelanja sendiri.

Aku hanya akan berdiri di sisimu.

Aku tidak akan ikut campur dan akan pura-pura tidak ada.

Jika kau butuh, aku akan membawakan barangmu juga.

Baiklah. Ikutlah denganku.

Kau tetap akan ikut meski kularang.

Bagaimana kau bisa sangat mengenalku?

Apa kau memedulikanku?

Ruang dua.

Ya?

Boleh aku minta air?

Ya?

Boleh aku minta serbet?

Ada apa?

Pendingin udaranya membuatku kedinginan.

Peluk aku agar aku hangat.

Pesan semuanya sekaligus!

Kyung-woo.

Suruh temanmu berhenti memainkan belnya.

- Baiklah. - Selain itu,

ada pelanggan lain di sini, jadi, bicaralah dengan sopan.

Kenapa kalian memanggilku lagi?

Itu tidak sengaja. Maaf.

Lucu sekali.

- Bagaimana? - Itu bagus.

- Permisi. - Anda butuh sesuatu?

Boleh minta nomor teleponmu?

- Nomor teleponku? - Ya.

Apa mereka benar-benar lupa ulang tahunku?

Apa orang menyukai hal seperti ini?

[Kuisi dengan cinta abadi untuk orang yang penting bagiku. Aku mencintaimu.]

Teman-teman.

Terima kasih banyak.

Kukira kalian lupa ulang tahunku.

Tentu saja tidak. Bagaimana mungkin kami melupakan ulang tahun teman?

Bagaimana mungkin kami melupakan ulang tahunmu?

Kau menyiapkan ini?

Tentu saja. Kami semua berkumpul untukmu.

Benar, bukan?

Benar. Kami berkumpul untukmu.

Kau menyiapkan ini sendiri?

Aku baru saja membawanya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left