Season 1

Release info

Summer Time Rendering S01E04 DSNP id
A Commentary by furosty
Disney Hotstar Retail

Tags

other
Published on: 2022-05-25
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 144 lines.

Ushio...

Ushio.

Shinpei!

Kenapa kau ada di sini? Apa kau kembali?

Seharusnya aku yang bertanya.

Apa?

Kalung ini hanya ada satu di dunia, dan dia memakainya!

Ushio sudah meninggal! Kami adakan pemakaman dua hari yang lalu.

Sudah meninggal?

Kau bukan dia. Tidak mungkin kau Ushio!

Apa? Apa maksudmu?

Aku masih hidup! Lihat? Aku di sini!

Apa maksudnya? Dia bayangan. Tidak diragukan lagi.

Kau tidak ingat apa yang terjadi padamu?

Apa?

Tunggu.

Aku...

Kenapa aku di sini?

Aku... Apa?

Aneh.

Kau tak ingat kenapa kau di sini?

Aku tak bisa bernapas.

Yang kuingat hanyalah aku tidak bisa bernapas.

Di dalam air, semuanya gelap.

Ayolah! Tidak mungkin!

Astaga, aku sudah mati?

Lalu aku ini apa? Hantu?

Tapi aku punya kaki.

Apa dia sungguh percaya dirinya Ushio?

Aku ingat satu hal.

Permintaan terakhirku adalah bisa melihatmu untuk kali terakhir.

Aku ingin bertemu denganmu.

Mungkin itu sebabnya aku di sini. Aku senang.

Suaranya. Gerak-geriknya.

Berhenti. Apa ini?

Rasanya Ushio benar-benar kembali!

Hei, Shinpei.

Aku ingin mengatakan sesuatu padamu jika kita bertemu lagi.

Aku menyukaimu.

Apa?

Aku...

Aku jatuh cinta padamu!

JAMAIS VU

Apa? Apa katanya?

Cinta? Cinta seperti apa?

Apa maksudmu? Apa mati membuatmu gila?

Mungkin.

-Apa... -Pikiranku terasa samar.

Jangan tertipu. Lihatlah situasi ini dari jauh.

Dua hari lalu, Ushio dimasukkan ke peti mati dan dikremasi.

Dia sudah pergi dari dunia ini.

Dia hanya bersikap seperti Ushio. Apa yang dia inginkan?

Kenapa kau datang ke sini?

Andai aku tahu.

Bukankah kau pergi ke tempat Tuhan berada setelah kau mati?

Kenapa kau di sini? Apa yang kalian inginkan?

Apa yang kuinginkan?

Shinpei. Kembang api. Apakah hari ini tanggal 24?

Ya.

Tidak mungkin! Ada sesuatu yang ingin kulakukan!

Aku ingin pergi ke festival bersamamu!

Hei!

Shinpei. Cepat!

Dia tidak menyadari bahwa dirinya bayangan.

Selamat datang.

Apa dia sungguh berpikir dirinya Ushio?

Shinpei! Aku ingin main ini!

Kenapa dia memakai baju renang?

Bodoh! Kau sangat mencolok!

Aromanya enak sekali! Aku ingin makan takoyaki!

Tidak ada waktu untuk itu! Bagaimana jika ada yang mengenalimu?

Bagaimana aku menjelaskannya?

Kemarilah! Gurita kami murah dan besar!

Enak sekali! Hei, cobalah!

Tunggu aku!

Hei, Shinpei. Kenapa kita harus bersembunyi?

Aku lapar. Bukankah Mio dan yang lainnya ada di sini?

Aku ingin menemui mereka.

Tidak boleh! Pokoknya tidak boleh!

Pikirkan situasi ini sebentar.

Dengar, kau sudah mati! Pemakamanmu dua hari lalu.

Tapi...

Tidak ada tapi! Kau bayangan. Hantu atau apa pun itu.

Nanti ada yang melihatmu! Kau ini apa?

Kau tidak mau aku bertemu orang-orang?

Tentu saja tidak! Sembunyi saja di sini sampai festival berakhir.

Shinpei, dasar bodoh!

Itu omong kosong! Berhenti atau kuhajar!

Jika tidak? Dia sudah memukulku.

Persis seperti Ushio.

Aku berbincang dengan bayangan Ushio

soal dua tahun sejak aku pergi dan tentang masa kecil kami.

Semuanya ingatan Ushio.

Kau tahu penulis favoritku?

Ryunosuke Nagumo, bukan?

Kita menonton film yang diangkat dari salah satu bukunya.

Aneh.

Dia tak tahu apa pun tentang bayangan.

Dia juga tidak ingat bagaimana dia mati.

Kau tak mencemaskan Shiori?

Apa? Ada apa dengan Shiori?

Dia tidak terlihat seperti berakting.

Bukan apa-apa. Lupakan saja.

-Telepon? -Ya.

Dari Mio.

-Aku saja. -Hei! Berhenti!

Halo? Mio?

Bagaimana?

Kakak...

Hai, ini aku! Mio? Hanya ada aku, ya.

Kurasa aku mendengar suara Kakak.

Tentu saja tidak. Kau baik-baik saja?

Benar.

Maaf. Pasti aku berhalusinasi.

Di mana kau? Kembang apinya sudah selesai.

Kami di area penyembahan. Omiokuri akan segera dimulai.

Aku dekat. Ya, aku segera ke sana.

Dia bilang apa?

Tetaplah di sini!

Hei!

Aku akan menjemputmu nanti.

Kau mungkin tak menyadarinya, tapi sesuatu yang gila sedang terjadi!

Kau yang menyuruhku menjaga Mio.

Aku tidak mau menyesal.

Apa maksudnya?

Aku tidak pernah bilang begitu.

Akhirnya dia datang. Shinpei.

Kau lama sekali. Aku mulai khawatir. "Gunung."

Maaf, perutku sakit. "Peradaban Mesopotamia."

Sudah kubilang dia hanya buang air besar.

Kenapa menyeringai?

Di Pulau Hitogashima,

konon para dewa tinggal pada hal-hal yang berasal dari laut.

Keyakinan itu dianut oleh warga pulau ini.

Itulah legenda Hiruko-no-Mikoto.

Orang-orang menyebutnya Hiruko, dewa memancing.

Kayu apung dikumpulkan dari pantai

dan dibakar saat Omiokuri untuk mengirim para dewa kembali.

Ramai sekali. Ada sekitar 1.000 orang di sini.

Sudah lama kita tidak menghadiri Omiokuri bersama.

Ya.

-Ushio juga melihatnya! -Apa?

Di surga.

Itu maksudmu. Benar.

More Indonesian subtitles for Summer Time Rendering

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left