Silver Spoon

Silver Spoon (銀の匙 Silver Spoon)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Silver Spoon
A Commentary by dearbabysky
Terjemahan manual untuk Silver Spoon (2014). Kunjungi twitter @dearbabysky untuk subtitle lainnya.

Tags

other
Published on: 2019-02-18
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

english subs by SkewedS

indonesian subs by chocomochilatte

Sayang sekali pakan campuran harganya mahal.

- Keluargamu berternak sapi? - Bukan, ayam. Bagaimana denganmu?

Kalau begitu tambahkan fitase...

Ada penyakit newcastle dan flu burung...

Kondisi tubuh dalam tahap terakhir penyusuan itu...

Dengan trisaminomethane yang sekarang...

Angka kematian mencapai 90% saat terinfeksi tipe ganas...

Punya kami nyaris 4.0.

Sapi utama kami adalah ras Jersey dan Brown Swiss.

Aku tidak begitu mengerti tentang ras Holstein.

Kalau begitu bagaimana caramu membuat mentega dan keju?

Kau harus mencampurnya dengan pelarut.

Mulai sekarang, kalian akan menjadi siswa asrama dan diwajibkan untuk belajar.

Kalian juga akan menerima pelatihan bertani.

Sekolah ini mengajarkan pertanian umum, budidaya sapi perah,

ilmu pakan, kehutanan, teknik pertanian, dan disiplin ilmu lainnya.

Karena akan ada banyak kegiatan pelatihan dalam mengurus peternakan,

kalian nyaris tidak punya hari libur.

Ada apa?

Aku Ichirou Komaba dari SMP Shimizu Daiichi.

Aku akan mengambil alih peternakan sapi perah keluargaku setelah lulus.

Aku Mayumi Yoshino dari SMP Shimourahorou.

Dengan menggunakan apa yang aku pelajari dari SMA Pertanian Ooezo,

aku ingin mendirikan pabrik keju memanfaatkan peternakan sapi perah milik keluargaku.

Aku Tamako Inada dari SMP Obihirokawa Tengah Barat.

Aku akan mempelajari Manajemen Pertanian supaya bisa menjalankan pertanian bertaraf internasional.

Aku juga ingin membuat merek susu inovatif milikku sendiri...

Hachiken.

Apa kau bisa mengajariku?

Maaf. Bagaimana kalau minta bantuan yang lain?

Hanya sedikit, kok.

Aku juga sedang kesulitan.

Berhenti menggangguku.

Benar juga...

Angkat tangan kalian kalau sudah selesai.

Ayolah. Ini pertanyaan yang mudah.

Ah!

Aaah!

Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja.

Maaf.

Apa ada gunanya mengikuti ujian masuk ini?

Kau diterima di sini karena SMP-mu adalah sekolah afiliasi.

Kenapa kau harus bersekolah di tempat sejauh itu?

Wali kelasnya bilang ini adalah sekolah yang tepat untuk Yuugo.

Apa gunanya mengurus tanaman dan binatang ternak?

Apa kau akan puas melarikan diri ke sekolah ini?

Padahal kau belajar dengan sangat keras.

Karena tidak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,

kali ini, kau berencana untuk melarikan diri?

Aku...

sudah habis.

Kalau begitu,

aku tidak akan mengharapkan apapun darimu.

Baiklah, selanjutnya.

Hei.

Baik.

Umm...

Aku Yuugo Hachiken.

Senang bertemu dengan kalian semua.

Bagaimana dengan SMP-mu dan rencanamu setelah lulus?

Maaf.

Aku dari SMP Sapporo Baru.

Aku tidak punya rencana khusus setelah lulus.

- Kau pasti punya, kan? - Tidak.

Mustahil! Padahal kau lumayan keren.

Jadi kau datang dari sekolah persiapan, ya?

SMP Sapporo Baru terkenal dengan siswanya yang jenius.

Begitulah.

Apa maksudmu kau tidak punya rencana untuk masa depan?

Apa maksudmu?

Orang sepertimu yang masuk ke sekolah ini, mustahil tidak punya rencana sama sekali.

Misalnya saja, kau menyukai binatang atau mencintai alam dan ingin menjadi ahli lingkungan.

Pasti ada alasannya, bukan?

Maaf. Tidak ada sama sekali.

Kalau begitu kenapa memilih sekolah ini?

Ini adalah sekolah asrama. Aku bisa pergi dari rumah.

Kedengarannya mudah.

Kau pikir mengurus peternakan mudah?

Bukan begitu.

Mengurus peternakan tidak semudah yang kau bayangkan, tahu.

Hei! Cuci tanganmu!

Hei! Anak baru! Tangkap!

- Cepat tangkap! - Baik!

Ada apa?

Kalian! Cepat bantu aku!

Tertangkap!

Diamlah!

Ah! Pergi sana!

Tunggu! Yang benar saja?!

Ini, silakan.

Terima kasih.

Kau Hachiken, bukan?

Iya.

Dan kau...

Aku Mikage. Senang bertemu denganmu.

Sama-sama.

Ayam yang tampan.

Kalau kau melihatnya dari dekat,

- dia benar-benar manis. - Kelihatan lezat.

Aku baru mau ke kandang unggas dan melihat kandangnya rusak.

Aku panik.

Kalian menyelamatkan kami.

Aku akan memberikan daging ayam asap sebagai balasannya.

Beruntung sekali!

Kalau dipikir-pikir, kau cukup ahli menangkap ayam.

Itu karena ternak unggas adalah bisnis keluargaku.

Begitu. Jadi kau akan mewarisi bisnis itu.

Sepertinya begitu.

Sebaiknya kami masukkan mereka ke kandang kemudian pergi.

- Ya. - Baik.

Tunggu. Yang itu tidak perlu.

Baik.

Kau terlihat kikuk tapi cukup ahli menangkap ayam.

Tidak juga. Siswi bernama Mikage menangkapkannya untukku.

- Ah, Aki. - Kau mengenalnya?

Begitulah. Kami satu SMP.

Begitu... Kalian berdua sudah melakukannya?

- Jangan konyol. - Jadi kau sudah melakukannya?

- Tidak. - Kau pasti bercanda.

- Aki Mikage. - Kalau begitu, ayo.

- Wah! - Maaf.

- Bajuku! - Maaf, maaf.

Tolong berhati-hatilah.

- Hei! - Kau baik-baik saja?

Yang benar saja?

Bangun, Hachiken!

Cepat bangun.

Bangun! Kita bisa terlambat.

- Departemen peternakan benar-benar pagi. - Begitulah.

Jangan buat kegaduhan!

Kami jadi tidak bisa tidur.

Diamlah.

Hei! Bangun!

Ayolah, Hachiken. Bergegas.

- Kalian terlambat. - Ini sudah pukul 5 lewat.

Dia sulit sekali dibangunkan.

Kalian semua tidak tidur nyenyak, kah?

Aku, sih, tidur waktu pelajaran.

Bukan hal yang harus dibanggakan.

- Hei! - Apa-apaan...

- Lewat sini. - Lewat sana, ya. Maaf.

Setidaknya ingat-ingat jalannya. Kau pintar, bukan?

Aku tidak sengaja.

Hei, apa yang kau lakukan? Kau membuatnya berantakan.

Baki pakan ada di sana. Yang benar saja.

Maaf.

Eh?

Apa sapi itu akan dipindahkan ke tempat lain?

Dia tidak hamil juga, makanya mereka akan menyembelihnya.

Menyembelihnya?! Benarkah? Kejam sekali.

Apa yang kau katakan?

Pertanian bukan kegiatan amal.

Babi mempunyai penciuman yang tajam.

Kemampuan mereka untuk mengingat bau adalah yang terbaik di antara para binatang.

Mereka jadi bisa bergerak bebas dalam kegelapan.

Mereka juga memiliki rahang yang kuat. Mereka bisa memutuskan jari seseorang dengan satu gigitan.

Sekarang waktunya ke tempat penyusuan.

Manisnya! Lihat cara mereka menyusu.

Di sini tempat kita merawat induk babi dan anak-anaknya.

Kalian anak kelas satu akan merawat mereka sementara waktu.

Anak babi yang di ujung, kecil dan manis sekali.

Manisnya.

Puting babi yang terdekat dengan bagian belakang paling sedikit mengeluarkan susu.

Si kecil ini kalah dalam kompetisi dan berakhir di ujung.

Begitu.

Kasihan sekali.

Ketika anak babi sudah memilih tempat,

meskipun ada tempat yang lebih baik, mereka akan tetap di posisinya.

Kalau anak babi kalah dalam perebutan pertama,

dia akan tetap di posisinya.

Kalian jangan melakukan hal yang sama.

Baik...

Baiklah. Karena kau berada di tempat ke-8 dari 8 anak babi,

aku akan memanggilmu Hachi.

Memberi mereka nama adalah ide yang buruk.

Hewan ternak bukan peliharaan.

Kalau kau memperlakukan mereka secara khusus, tidak akan berakhir dengan baik.

Benar. Sebelum kau sadar, dia akan dibuat menjadi butadon*.

Kalau begitu, aku akan menamainya "Butadon".

Tidak buruk juga.

Sudah aku putuskan! Aku akan membesarkanmu menjadi babi yang baik.

Ayo berteman baik selama 3 tahun ke depan, Butadon!

Apa yang kau katakan? Mereka akan disembelih musim gugur nanti.

Apa?!

Apa kau bercanda?

Eh?

Anak babi itu terlalu manis sehingga kau tidak bisa makan shogayaki* sekarang?

Bukan begitu.

Kalau begitu, makanlah.

Aku akan makan.

Ayolah, makan.

Aku akan makan sesukaku.

Tidak masalah dia makan daging babi atau tidak.

Ya, tidak apa-apa meski kau tidak akan pernah makan daging babi lagi.

Teman-teman, hentikan.

- Ayolah, makan. - Kalau begitu, aku tidak akan memakannya!

- Jangan bertingkah seperti bayi. - Kau memang bayi.

Hei, Hachiken.

More Indonesian subtitles for Silver Spoon

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left