The first 200 lines.
Sekelompok anak yatim ini,
dibawah pemimpin yg bijak, mereka bisa membela negara.
Tapi diperalat oleh kaisar,
untuk membunuh dan menyebarkan teror kemana-mana.
Banyaknya keterlibatan Jinyiwei dalam urusan militer dan politik,
makanya mereka sering kehilangan nyawa karena dijebak.
Itu karena Jinyiwei tulus mencintai negara.
Bagian utara, daerah kekuasan Pangeran Qing.
Pangeran,
Rencana kita bersama Jia Jingzhong sudah diatur sesuai arahanmu.
Hanya saja terpikir mukanya yg tamak jadi kesal.
Semua ada harganya.
Tahun lalu jika bukan dia yg mohon pengampunan, saya mana bisa hidup sampai hari ini.
Ini...
Yang dijanjikan sudah diberikan padanya,
sekarang mau minta tambah lagi.
Saya suka orang yg tamak.
Uang hanyalah benda mati,
bagaimana bisa dihitung tuntas.
Yang paling kubenci adalah hutang yang tidak tuntas.
Istana Qian Jing. 'Kota Terlarang'
Hamba Jia Jingzhong, mendoakan paduka panjang umur.
Tuo-tuo beri hormat pada Ayah Angkat,
Tuo Tuo,
Kau tahu mengapa aku memanggilmu kembali?
Putri pasti akan bantu memenuhi harapan ayah angkat.
Pangeran...
"Markas Besar Jinyiwei"
Qinglong,
negara dalam bahaya,
Guru besar Zhao Shenyan merencanakan pemberontakan.
Kau cepat rebut kembali kotak harta yg dianugerahkan padanya.
Di dalamnya terdapat bukti pemberontakannya pada Kaisar.
Ada tidak plakat perintah dari Kaisar?
Komandan Qinglong, dengarkan titah!
Titah dari Kaisar,
Guru besar Zhao Shenyan merencanakan pemberontakan.
Memerintahkan Jinyiwei Qinglong untuk memberikan hukuman.
Bai Hu dan Zhu Que,
sementara mengambil alih pimpinan.
Xuan Wu sekarang juga ditarik ke Dong Chang menunggu perintah selanjutnya.
Terima Titah!
Hamba, komandan Jinyiwei Qing Long menerima titah.
"Kediaman Guru Besar"
Ayah, aku takut.
Shouzheng, jangan takut.
Shenyan
Ayo kita pergi bersama.
Istriku, aku tidak boleh pergi.
Apa karena kotak harta itu?
Itu pasti Jinyiwei
Jenderal Huang,
segera antar Nyonya ke luar kota.
Siap!
Ayah...
Ayah, berjanjilah padaku,
kau harus datang mencari kami.
Ayah janji padamu.
Ayah.... jangan lupa!
Segera ke ruang belajar!
Siap!
Ibu, aku takut
Jangan takut
Saudara prajurit,
jangan memaksaku turun tangan.
Serang...!
Guru Besar,
mohon kembalikan kotak harta Yang Mulia.
Kau harusnya tahu,
aku Zhao Shenyan leher boleh putus,
tapi tidak akan pernah tunduk pada pejabat kotor dan pemberontak.
Keluarlah
Shouzheng
- Ayah... - Lepaskan dia...
Ayah..
Kau sangat keji.
Aku tahu kau tidak akan memberitahuku.
Tapi Qinglong sedang menjalankan tugas,
terpaksa menanyainya.
Shouzheng, jangan takut
Paman akan...
Shouzheng, dia sedang membohongimu
Beritahu aku
Shouzheng, jangan beritahu!
Aku bukannya sudah bilang jangan beritahu.
Ayah, aku tidak.
Paman bilang ia akan memberiku satu permintaan.
Aku.... aku cuma bilang minta dia kembalikan ayahku
Apakah Jia Jingzhong tidak memberitahumu, didalam kotak harta adalah stempel giok kerajaan?
Qinglong
Tidakkah kau pernah berpikir,
jika stempel ini jatuh ke tangan pejabat kotor,
dunia ini akan jatuh berapa banyak jiwa,
yang akan menjadi korban dan terbunuh?
Cukup!!!
Melindungi stempel giok,
adalah tugas utama kalian sebagai Jinyiwei
Hormat pada Xuan Wu Komandan Jinyiwei!
Xuan Wu....
Kasim
Dasar binatang!
Lepaskan aku kalau berani!
Aku mau membunuhmu!
Xuan Wu, karena mereka tidak mau tunduk lebih baik bunuh saja mereka
Xuan Wu, ketika orang2 melihat kesuksesanmu,
mereka akan melupakan perbuatan kejimu.
Bagus, ternyata aku tidak salah menilaimu.
Pengawal, lepaskan Bai Hu juga!
Tuo Tuo atas perintah ayah datang untuk membantu Kasim Jia
Kita tahu Qinglong sudah melarikan diri. Untuk mencegah gagalnya persekutuan,
aku akan bantu Kasim Jia singkirkan Qinglong.
Nona bilang adalah orangnya Pangeran Qing, apa ada buktinya?
Ini untukmu.
Kepala Besar,
dihemat sedikit uangnya.
Bos,
kau bahkan bagikan mas kawinnya pada kami,
jika sampai penagih hutang itu datang,
lalu kamu bagaimana?
Aku,
pasti punya cara.
Pembawa bendera, ini untukmu
Bos,
ekspedisi sudah bubar,
bendera eksp kita ini....
Bendera eksp ini kau simpan saja.
Lagipula kelak dalam dunia persilatan tidak akan ada eksp keadilan ini lagi.
Ayah, sebenarnya kita masih bisa terus berjuang.
Ekspedisi terus merugi,
kita tidak punya cara untuk terus mempertahankannya.
Qiao Hua
Ayah dan para paman sudah tua
Aku bisa membantu kalian mengurus ekspedisi.
Ayah,
aku tidak ingin menikah.
Para penagih hutang itu bukankah sudah pernah datang?
Bukankah sudah diberitahu 2 hari lagi baru bayar mereka.
Qiao Hua
Tuan, ada yang bisa kubantu?
Ekspedisi mau keluar kota?
Tuan,
bisnis kami baru saja ditutup.
Bos,
lebih kurang ada 300 tail.
Begitu keluar kota,
akan kuberikan lagi 300 tail.
oke
Tuan,
apakah kotak ini yang mau dikirim?
Aku
Terima kasih....
Selamat, Boss
Cepat pergi!
Semua orang yg keluar masuk harus diperiksa dengan teliti!
Kapten Yang
Ketua ekspedisi
Pemeriksaan hari ini begitu ketat,
apa terjadi masalah?
Jinyiwei Qinglong merencanakan pemberontakan
Kaisar menurunkan titah,
siapapun yg membantu Qinglong akan dihukum mati sekeluarga.
Putriku mau menikah
Menikahkan putri?
Bukankah dia sudah menikah tahun lalu?
Eh....
Masalah ini...
jangan diungkit lagi.
Oh ... tidak diungkit....
Kapten Yang, mohon bantuannya,
kami takut tertunda waktunya,
biarkan kami lewat dulu.
Beres
Tapi harus memeriksa kereta dulu
Kapten Yang
Paman Yang
Gadis ini makin lama makin cantik.
Paman Yang, kau memang pintar bercanda
Baiklah, kereta ini sudah kuperiksa
Berbaliklah, aku sendiri yg mengantar kalian keluar kota.
Sudah boleh dilepas tangannya?
Kali ini jika gagal menikah lagi,
kau menikah dengan Paman Yang saja.
Cepat
Jalan
Cepat
Bos, ini arak kita
Bagikan buat semua orang
Perintah dari Bos, kita istirahat dulu disini,
Tuan, makanlah
Tuan
Ini adalah arak ekspedisi kita yg disimpan tahunan,
bermanfaat untuk menyembuhkan luka.
Ayo, minumlah,
bagus untuk kesembuhan lukamu.
Arak ini diracik ayahku sejak pertama ekspedisi dibuka
Sampai hari ini sudah 46 tahun
Saat kecil aku tidak mengerti,
sekarang sudah dewasa,
melihat dia sudah seumur ini,
masih berjuang kesana kemari mencari nafkah,
No comments yet. Be the first to leave one.