The first 200 lines.
Sutradara : MIN Gyudong
The most beautiful week of my life
Pergi!
Pergi!
Mohon tiga ratus pelanggan saja untuk hari ini!
Pergi!
Presdir!
Panggil saja aku "Ketua"!
Apa yang sebenarnya kaulakukan?
Menakut-nakuti roh jahat agar kita bisa menghasilkan banyak uang!
Aku sudah kaya jika saja kau membayar minumanmu!
Beri aku secangkir teh ginseng!
Aku hanya punya kopi.
Kau ingin membunuhku dengan semua kafein itu?
Dengan semua asuransi itu kau akan menjadi orang mati kaya.
Jangan harap.
Aku akan hidup sampai 80 tahun, lalu aku akan kumpulkan semua polis asuransiku.
Setelah itu terserah.
Karena orang mati takkan pernah tahu...
...perusahaan asuransi membayar atau tidak?
Apa kau sudah pesimistis sejak lahir?
Ada orang yang membuat pesawat...
...ada pula yang membuat parasut.
Ini tomat Korea, 'kan? Dan apa kau masukkan madu bukannya gula?
- Kau mau kuambil kembali? - Tidak...
Aku tak punya tujuan hidup sejak Audrey tiada.
Aku akan berlibur di Roma setelah asuransiku dibayar.
Pergi kalian!
Pergi!
Ada apa?
Butuh sumpit?
Hanya dua dolar sebungkus,
- Dibuat dengan bambu asli? - Bambu apanya!
Aku tahu mereka mendaur ulang kayu lapis dari Cina.
- Aku juga membawa lem... - Kenapa kau tak merekatkan...
...mulutmu saja?
Siapa yang butuh lem bau itu?
Aku ambil satu.
- Harganya dua dolar, nyonya. - Ini uangnya.
Tak punya perasaan...
Perhatikan di sekeliling rumah dan Anda akan...
...melihat banyak benda yang rusak.
Misalnya seperti ini...
Lem ini dapat merekatkannya kembali.
Satu, dua, tiga...
Sial! Mereka pasti mencampurnya dengan air.
Ini seharusnya menempel.
Lintah darat
- Halo. - Changhoo, ini aku.
- Ya, apa kabar? - Aku bekerja di hari libur karena kau.
Jadi bagaimana menurutmu?
Aku tahu kau menyalakan perekam.
Aku takkan memakimu, jadi berhentilah merekam.
Jadi akhir-akhir ini kau bekerja atau tidak?
- Aku bekerja. - Maka berhentilah menjadi pecundang...
- ...dan lunasi utangmu. - Tapi aku sudah membayarmu bulan lalu.
Kau sebut 10 dolar membayar utang?
Kau masih berutang 7800 dolar ditambah bunga 890 dolar.
Aku akan menyita rumahmu...
...jika kau terus mengulur waktu.
Bukankah itu ilegal?
Dengar! Aku tahu kau punya otak.
Jadi jangan pakai otakmu untuk bersembunyi dariku...
Tapi pakai otakmu untuk mencari uang!
Dan jangan abaikan teleponku. Aku bukannya ingin meneleponmu.
- Aku akan membayarmu akhir minggu ini. - Baiklah.
Kau bilang akhir minggu. Jika lebih lama maka aku lepas tangan, paham?
Aku mengerti.
Kereta telah tiba.
Harap mundur di belakang garis kuning.
Dua poin.
Kau tak bisa mendapatkan tiga poin, 'kan?
Kami berharap bola ini...
...dapat dipukul jauh ke luar pagar dan menjadi homerun...
...yang dapat memberi harapan baru bagi kita.
Para penonton menahan napas.
Dia mengambil ancang-ancang, dan melempar! Pukulannya kena!
Bolanya melambung..., Dan...
Homerun... Ini homerun!
Pelatih Kim Sungrae mengubah lemparan terakhir menjadi homerun!
- Proyek Hidup Baru. - Munafik!
Sekarang kita akan bertemu anak untuk acara minggu depan.
Apa kabar? Namaku Kim Jinah,
Dan aku ingin Tn. Park Seongwon menolongku.
Ibuku bilang Tn. Park Seongwon...
...bisa melakukan banyak hal.
Kumohon tolong kami, Tn. Park Seongwon!
Tn. Park Sungwon, tunggu!
Orang-orang melihatku di TV Nasional memukuli pelatihku di tepi lapangan!
Ayolah. Setidaknya jenguk dia.
- Aku tak peduli dengannya. - Kalau begitu lakukan untukku.
- Yang benar saja! - Ayolah...
- Sungwon, kumohon... - Kubilang aku tak mau.
Sudah lama aku tak bermain basket. Masih banyak atlet tenar lainnya!
Suruh Kim Sangeun melakukannya.
Aku lebih suka begitu, tapi tak bisa!
Tunggu... Bayarannya besar untuk acara ini.
Aku akan memberimu 1500 dolar ditambah kulkas.
Kau anggap apa aku?
Apa aku tampak seperti pecundang!
Jangan dimakan jika kau tak mau.
Takkan lebih baik jika ibumu ada.
Pembantu akan datang besok.
Pergi ke kamarmu.
Cho Jiseok!
Jika orang bertanya kau ingin tinggal dengan siapa, apa jawabanmu?
Dengan ayah!
Santai saja dan coba merasakan segalanya.
Kita bahkan bisa memegang kupu-kupu cantik ini.
- Halo? - Ibu sudah makan?
Ibu jangan sampai lupa makan, atau sel-sel otak ibu akan rusak.
Ibu ini cerdas jadi tak masalah terlambat makan.
- Aku rindu ibu! - Ibu juga.
Kita akan bertemu beberapa hari lagi. Ibu akan meneleponmu nanti.
Santai saja...
Tenangkan dia, suster. Tak apa, tak apa.
Tarik napas yang dalam, dan santai.
Tak apa...
Ibu, aku sangat rindu padamu! Sudah sepuluh hari kita tak bertemu!
Ibu juga. Tapi ibu sibuk. Sudah...!
Sudah ibu bilang berhenti menelepon!
Dokter Heoh? Ini aku.
- Maaf. Apa kabar? - Kau ingat acara malam ini, 'kan?
- Tentu! - Hadirlah pukul tujuh.
- Apa aku dapat kursi di tengah? - Tentu.
- Siapa di sampingku? - Kenapa kau ingin tahu?
Agar aku tahu siapa lawanku.
Pendeta Byun, Profesor Lee... Ini akan menjadi perdebatan sulit.
- Dan seorang detektif. - Detektif?
Ya./ Apa yang akan dikatakan polisi dalam acara seperti itu?
Tagihan ponsel ini membunuhku.
Gunakan program keluarga.
Aku memakainya bersama pacarku, sangat hemat.
Ya, memang selalu lebih baik berdua.
Kalian ini benar-benar...
- Bagaimana jika kau jadi keluargaku? - Tanganku terikat.
- Kenapa dia? - Dia...
Brengsek! Kau mencoba memperkosanya?
Itu tak normal, brengsek!
Lepaskan aku.
Kau tahu apa yang paling kubenci?
Kau tahu?
Apa yang kaulakukan padanya?
Memukulnya seperti binatang!
Yoonyoung.
D i t e r j e m a h k a n o l e h : C a l V t e r
Baiklah. Jangan mendorongku!
Kenapa terburu-buru?
Ini latarnya saja, jadi jangan cemaskan ini dan bersikap alami.
Dia di sana.
Tapi bagaimana dia bisa mengenalku?
Jangan melihat ke kamera!
Ayah!
- Aku tahu kau akan menolongku. - Kau mengenalku?
Tentu, kita keluarga!
Keluarga apanya?
Aku bahkan tak pernah melihatmu sebelumnya!
- Ini ibuku, Kim Yeonjoo. - Kim Yeonjoo?
- Kau benar-benar putrinya? - "Kau benar-benar putrinya?"
Dengar, ibumu berbohong.
- Kami hanya berteman. - Kau tidur dengannya!
Di mana ibumu?
Suruh dia datang ke sini sekarang!
- Ibu tak bisa datang. - Memangnya di mana dia?
Di surga.
Tn. Cho? Kurasa Sumin bisa sukses dia Asia...
...begitu dia berhasil di Jepang.
Sumin, perkenalkan dirimu, Dan lakukan dengan baik.
Tn. Cho berasal dari Jepang.
Kau cukup tampan.
Hubungi aku kapan saja kau butuh bantuan.
Jangan cemaskan wanita ini,
Dia ibu baruku yang bodoh.
Kupikir sebaiknya kita memanggilnya Jasmin.
Kau sudah membuat janji?
Tunggu! Jeonghoon!
Jeonghoon!
Ada apa ini?
Teganya kau!
Aku menjalani hidup bagai di neraka selama dua tahun,
Dan aku belum mau berhenti!
Kau tak bisa memberhentikanku!
Kita akan dengarkan keterangan seseorang...
...yang berhadapan langsung dengan kejahatan, Letnan Nah.
Bagaimana menurut Anda?
Apa Anda melihat banyak peniru kejahatan di luar sana?
Menurutku terlalu banyak.
Seorang anak kelas 7 menikam seorang anak di kelas sebelahnya dengan obeng,
Ketika kutanya, dia menjawab...
Dia ingin temannya itu mengatakan satu kalimat dari sebuah film.
Dia bilang sudah bersikap baik dengan menggunakan obeng kecil.
Jika Anda berkata film gangster menjadikan gangster,
Berarti orang-orang menjadi polisi setelah menonton film Polisi?
Apa itu yang terjadi pada Anda?
Seperti yang kukatakan sebelumnya,
Pemikiran manusia tak sesederhana itu.
Bukan hanya itu.
Ada seorang anak yang berkelahi dengan palu setelah menyaksikan film "Old Boy".
Yang satu tengkoraknya retak dan yang lainnya dipasangi selang di hidungnya.
Letnan./ Maksudku adalah anak-anak akan melakukan apa saja yang mereka lihat.
No comments yet. Be the first to leave one.