Release info

[Parasit - Sang Bidal] 18 Melebihi Seorang Manusia
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2015-04-11
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Wajah itu...

Wajah yang benar-benar buatku muak!

Tenangkan dirimu, Shinichi.

Kalau kau tak bisa kendalikan emosimu, bisa gawat jadinya.

Ya, aku tahu.

Sebenarnya, ada banyak yang ingin kubicarakan dengan kalian,

tapi, aku merasa sangat tak enak mengatakannya,

jadi, aku persingkat saja.

Sampai detik ini, aku sudah habisi sebanyak 38 nyawa.

Dominannya sebagai mangsa,

tapi, aku yakin di antara rekanku yang lain, jumlah yang kuhabisi terbilang paling sedikit.

Dan untuk melengkapinya, aku pun mengonsumsi makanan manusia.

Dengan kata lain,

parasit bisa bertahan tanpa harus memangsa manusia.

Aku pun sudah banyak meneliti soal umat manusia.

Baik tentang arti keberadaan kami bagi manusia,

dan juga arti keberadaan manusia bagi kami.

Lalu, yang bisa kusimpulkan dari data itu adalah,

"Manusia dan parasit, bagai pinang dibelah dua."

Kami dan manusia merupakan satu famili.

Kami adalah keturunan umat manusia.

Apa katamu?

Maksudmu apa?

Yang benar saja!

Ya sudah, lupakan saja.

Mungkin, karena kau sulit memahaminya karena masih punya emosi manusia.

Ingatlah satu hal,

kami ini lemah.

Kami adalah makhluk yang butuhkan inang untuk bertahan hidup.

Jadi, tolong jangan sakiti kami.

Jangan sakiti?

Justru kebalikannya!

Kalian berdua adalah makhluk hidup yang istimewa.

Karena itulah, aku ingin kita saling bertukar pikiran.

Selain itu, aku punya nasihat untukmu.

Orang yang bernama Gotou, lelaki yang mengejar kalian baru-baru ini...

Jangan pernah sekali-kali melawannya.

Kalau sejak awal bukan Miki, melainkan Gotou langsung yang hadapi kalian,

aku yakin kalian takkan bisa menghirup napas segar lagi.

Bisa jadi.

Dia adalah salah satu rekan lemahku yang kubuat dari hasil penelitianku,

tapi, dia tak terkalahkan.

Perkataanmu barusan sangat berbanding terbalik.

Dia bisa tertawa?

Lalu satu lagi, sang wali kota, Hirokawa...

Shinichi Izumi?

Kalau tak salah, dia itu detektif yang namanya Hirama.

Berarti, mereka yang mengepung tempat ini adalah polisi?

Sekilas, mereka memang terlihat seperti ibu yang menggendong anaknya,

dan seorang remaja yang ditetapkan sebagai saksi mata mayat parasit,

tapi, tak ditetapkan sebagai tersangka.

Sekalipun kami lihat mereka berdua di sini secara terpisah sesaat setelah pembunuhan,

aku pasti takkan seyakin sekarang.

Shinichi Izumi.

Ternyata, memang ada sesuatu darinya.

Lalu, dia...

Si Parasit, Reiko Tamura!

kalian tak sadar bahwa sebagai manusia, kita diberi banyak berkah

you guys do not notice that we are gifted just by being humans

kita adalah predator alami

we are absolute predators

kita pun tak mempunyai musuh

we do not even have any enemies

mungkin ada hewan lain yang memerhatikan kita

maybe there are other animals watching us

dan suatu saat berpikir, "kita akan kalahkan mereka"

and thinking that someday "we will beat them down"

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

oh, kita punya otak 'tuk berpikir keras

oh, we have the brains to think hard

Sang Bidal

Parasit

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

ZainuddinAri

ZainuddinAri

mempersembahkan

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

dengan berpakaian sesuka kita

wear our favorite clothes

tak ada lagi keraguan menjadi manusia

we are at no doubt human beings

akan banyaknya kehidupan kecil

many small lives

takdir mereka saat lahir adalah mati untuk orang lain

they were born with the fate of dying for someone

bayi manusia

a human baby

kapankah mereka 'kan mengetahui

when will they find out

di saat semuanya dilahirkan, maka kitalah

that at the point they were born, we are

sang penguasa bumi?

winners of earth

ah, diriku menangis seorang diri

aa hitori naiteita

karena dirimu di sampingku, terasa begitu jauh

tonari no kimi ga tooikakeru

maka dari itu, kujalani hidup ini

dakara bokura yorisoi ikiru

segemerlap mungkin

kirameku made

untuk apa aku hidup selama ini?

for what have I been living for?

kapan 'kan kutemukan jawabannya?

when will I find out the answer?

jawaban yang hanya untukmu

an answer that is only for you

akan jadi apa diriku di lingkungan sekitarku kelak

what will myself and (the) first scenery I saw

Melebihi Seorang Manusia

Baju yang dipakai bayinya ada sedikit bercak darahku.

Tahan!

Jangan bergerak lebih dekat lagi!

Nona Tamura.

Anda Nona Reiko Tamura, 'kan?

Bukan.

Anda yang barusan membunuh pria bernama Kuramori!

Aku tak kenal.

Biar kutanyakan pada yang satunya.

Nak Ikeda!

Kenapa kau ada di sini?

Sebelumnya, kau pernah bertemu denganku.

Kau tentu mengingatnya, 'kan?

Kalau kau adalah Nak Ikeda yang pernah bertemu denganku,

kau pasti bisa sebut siapa namaku.

Siapa namaku, Nak Ikeda?

Anda sendiri, apa sudah lupa siapa namaku, Pak Hirama?

Tak salah lagi, dia adalah manusia.

Lalu, kelihatannya Anda tenang sekali, Nona Tamura.

Kelihatannya Anda salah orang.

Kalau dalam jarak sedekat ini,

benda ini pun pasti bisa membuktikannya.

Sudah cukup bercandanya!

Apa kalian semua masih waras?

Mohon maaf kalau memang aku yang salah,

tapi, tak ada cara lain lagi.

Aku pun tak bisa ambil risiko dengan mendekati Anda.

More Indonesian subtitles for Parasyte -the maxim-

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left