Family Reboot

Family Reboot

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Family Reboot S01E03-DSNP-WEB-DL-WEBRip
A Commentary by Sh1Ft3R
𝐇𝐨𝐭𝐬𝐭𝐚𝐫 𝐑𝐞𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞

Tags

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
BRip
Published on: 2022-06-27
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

-Katakan ke mana kita pergi. -Tunggu, ini hanya peta.

KELUARGA PADA UMUMNYA

Sebagai keluarga, kami punya kegiatan yang berbeda.

MELAKUKAN PERJALANAN LIMA HARI

Semoga bisa lebih dekat sebagai sebuah keluarga.

MENGAKRABKAN KEMBALI

Bagaimana wajahku?

Kita hampir sampai.

DAN MENGULANG KESERUAN

Waktunya menonton bersama!

KELUARGA WILSONDEBRIANO

Senangnya. Kita akan menonton apa?

Apalah arti film tanpa rasa takut?

-Hai, aku Chevalo. Aku si ayah. -Aku Monique, aku ibu keluarga ini.

Aku Ashley. 16 tahun.

Aku Amber. 15 tahun. Dan aku si bungsu.

Kapan-kapan, kalian akan menonton

film horor yang ada di zamanku.

Ada paket dari tim Family Reboot.

-Mari kita lihat. -Sungguh?

-Mari kita lihat. -Baiklah.

Cantik sekali bungkusnya.

KELUARGA WILSONDEBRIANO

Ya!

Keluarga Wilsondebriano.

-Astaga. -Astaga.

-Ini saat kita dalam perjalanan ke... -Ya.

-Ya, hari pertama. -Kita tak tahu tujuan kita.

Pengalaman ini sangat dibutuhkan.

-Ya. -Sangat menyenangkan.

-Itu mengubah dinamika keluarga kita. -Aku pikir kita semua lebih akrab

dari sebelumnya.

8 MINGGU SEBELUMNYA

Anak-anak, ayo turun.

-Apa makan malamnya? -Ayam panggang.

-Apa kegiatanmu malam ini? -Aku memulai proyek seni baru.

Aku akan mengerjakannya di kamarku.

Aku mungkin hanya menonton video musik.

Baiklah.

Kami sibuk, benar-benar terpisah, repot dengan jadwal kami.

Sampai jumpa, Bu.

Meskipun kami serumah, semua orang asyik sendiri,

sibuk sendiri.

-Apa yang kau lakukan? -Memeriksa inventaris,

dan sepertinya mulai menipis.

Ada beberapa surel yang harus kubalas. Jadi, aku akan pergi ke komputerku.

Salah satu alasan kenapa kami tak bisa akrab,

karena Monique dan aku menjalankan bisnis marinasi burger kami

hampir sepanjang hari.

Sering kali, Chevalo melakukan panggilan konferensi di kantor.

Seberapa cepat kau membutuhkannya di toko?

Baiklah, kurasa itu bisa.

Lalu anak-anak di kamar mereka sendiri.

Aku menggambar atau mendengarkan musik.

Aku kebanyakan sibuk dengan urusanku di komputerku,

karena aku ingin memulai bisnisku sendiri,

dan aku ingin kuliah di New York.

Kami bahkan tidak punya waktu untuk makan bersama.

Dan ironisnya kami bergerak di bisnis makanan.

Jadi, kami menghubungi tim Family Reboot

karena keluarga kami membutuhkan waktu untuk mengakrabkan diri kembali.

-Aku tak sabar untuk berlibur. -Benar!

-Tidak ada dering telepon. -Benar.

Tidak menjawab surel.

Chevalo dan aku bertemu di lantai dansa, dan aku langsung jatuh cinta.

Kami menikah, lalu anak-anak kami lahir.

Dulu kami tinggal di New York. Aku bekerja dengan pemadam kebakaran,

sebagai tenaga medis penanggap pertama. Dan aku dikirim

ke World Trade Center pada 11 September.

Dan itu benar-benar hari yang berat.

Chevalo yang selamat dari keruntuhan WTC

menjadi motivator utama kami untuk pergi ke Charleston untuk membesarkan anak-anak.

Kami memutuskan untuk mengadakan barbeku.

Kami membuat hamburger lezat favorit semua orang.

Jadi, kami memutuskan untuk mulai menjual bumbu marinasi kami.

Dan bisnis kami sukses besar.

Tapi jelas sangat sulit untuk menemukan keseimbangan

antara waktu kerja dan keluarga.

Aku tak yakin bagaimana aku akan bertahan tanpa ponselku.

Aku sangat senang memiliki pengalaman baru

yang belum pernah kami lakukan.

Semoga aku bisa lebih dekat dengan kakakku, karena aku dan kakakku

adalah sahabat sejak lama.

Tapi saat kakakku tumbuh dewasa, dia ingin memiliki ruang sendiri.

Jadi, ikatan persaudaraan mulai renggang.

-Ayo lakukan. -Baiklah.

Anak-anak, ayo turun, kita harus berangkat.

-Teknologi di sini. -Di dalam tas.

Rasanya akan aneh, 'kan? Kita pasti bisa.

Ini dia.

Ayo berangkat.

Ya.

-Lihat ini. Wow. -Ini peta yang besar.

Aku tak pernah pakai peta.

Bagaimana kita akan melakukan perjalanan ini tanpa teknologi?

Tidak mungkin.

-Ayah akan tersesat. -Benar.

Kita akan salah ambil jalan.

Kita berada di area ini.

-Ini adalah area umum. -Area umum?

-Ya. -Area umum.

Aku ingin tahu ke mana tujuannya. Itu masalahnya.

Apa ada Wi-Fi di sana?

-Itu percuma saja. -Aku tahu.

Kita akan belok ke kiri.

-Seperti jalanan tanah... -Seperti lapangan.

-Kau yakin berbelok ke sini? -Ya ampun.

Itulah yang tertulis.

-Wow, aku rasa ini tempatnya. -Wow!

-Mari kita lihat. -Oke.

-Itu seperti kandang kuda di sana. -Keren sekali.

-Baiklah, ayo masuk! -Ayo.

-Kurasa terkunci. -Tunggu. Itu terkunci.

Kalian kesulitan untuk masuk?

-Ya. -Sedikit.

Keluarga Wilsondebriano, ayo ke sini. Apa kabar?

-Sedikit bingung. -Semoga kau punya kuncinya.

Mungkin aku punya kuncinya.

SPIRIT PEMANDU MISI

Namaku Spirit. Aku pemandu kalian.

Aku Spirit, dan melalui terapi dan lokakarya,

aku membantu keluarga membangun hubungan yang sehat dan seimbang bertahun-tahun.

Bagaimana perjalanannya?

-Bagus. -Bagus.

Menyenangkan, tapi kami tak tahu tujuan kami.

Kami langsung mencari gawai kami.

-Oh, tidak, tidak boleh. -Ya.

Minggu ini adalah tentang terhubung dan berkumpul dengan keluarga.

Fantastis.

Aktivitas dan proses mendekatkan kalian dimulai sekarang.

-Baiklah. -Baiklah.

-Oke. Ayo, ikuti aku. -Baiklah.

-Kemarilah. -Astaga.

Oh, astaga, ini ponsel.

KABEL KUSUT

Aku tahu kalian mengira akan masuk ke rumah,

tapi aku menyimpan kuncinya.

Ini kesempatan kalian untuk mendapatkan kunci itu dengan bekerja sama.

Salah satu hal yang aku tahu tentang kalian

adalah kalian hidup bergantung pada gawai.

-Itu benar. -Gawai itu terkadang

menjerat kalian.

Oke.

Kalian akan bekerja sama untuk mengurai kabel ini,

lalu mencolokkan warna yang sesuai ke soket pengisian daya.

Setelah keempat warna menyala, kalian akan menerima kuncinya.

-Ya. -Oke.

Kuncinya adalah harus bekerja sama,

dan menikmatinya.

-Oke. -Oke.

Jadi, silakan. Berdirilah di depan ponsel kalian.

Oke.

Sejujurnya sangat keren melihat ponselnya, dan itu mengingatkanku

pada taman bermain atau semacamnya.

Keluarga Wilsondebriano, kalian siap?

-Siap. -Siap.

Tunggu aba-abaku, mulai.

Kabel Amber adalah yang pertama kulihat di bawah kabelku.

Lalu kabelku terlilit dengan kabel Ashley.

-Kita sudah bagus. -Ini makin terbelit.

Lebih dari apa pun, aku hanya ingin mereka mengerti

bahwa sulit untuk terhubung satu sama lain

ketika kita begitu sibuk dengan gawai kita.

Aku tersangkut.

-Tarik... -Sepertinya kita

-kesusahan. -Baiklah.

Siapa pemilik kabel oranye?

-Itu kabelku. -Kabel Ayah.

Itu membuat kami sadar bahwa kami terjebak dengan ponsel kami.

Aku pikir kita hampir berhasil.

Kabelmu terurai.

-Ya! -Ini dia, yang pertama.

Akan kucolokkan.

Baiklah, keluarga Wilsondebriano, ada satu lampu yang menyala.

Aku langsung berpikir bahwa inilah yang selalu dikatakan Ibu kepadaku,

bahwa aku harus mematikan ponsel dan membantunya saat ada sesuatu.

Oke.

-Ashley menyalakan lampu kedua, oke. -Lebih cepat.

-Oke, ayo cepat. -Colok ke situ.

-Aku melihat tiga lampu, empat lampu! -Beres. Oke.

-Kerja bagus. Kerja sama yang bagus. -Terima kasih.

Apa yang kalian pelajari tentang gawai kalian dan kekusutan?

Kami saling membutuhkan.

-Pastinya. -Dan kami perlu menaruh gawai kami.

Ya.

Karena aku tidak ingin memegang gawai itu.

-Bagus. -Ya!

Aku sudah berjanji jika kalian bekerja sangat keras,

kalian akan mendapatkan kunci ke tempat baru.

-Hore! Asyik. -Terima kasih!

-Ya. Terima kasih. -Terima kasih.

-Terima kasih. -Bongkar koper, bersantai, menjelajahlah.

Dan aku akan segera mengobrol dengan kalian.

-Baiklah! -Baiklah!

-Terima kasih. -Kerja bagus,

keluarga Wilsondebriano. Aku menyukainya!

Ayo masuk.

Aku punya kuncinya.

Baiklah. Ya ampun, lihat itu. Manis sekali!

-Wow, kalian lihat perapian ini? -Ini kamar kalian, Anak-anak.

More Indonesian subtitles for Family Reboot

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left