The first 200 lines.
"Episode 2"
Aku menemukannya selagi berkemas.
Semuanya ada di sini.
Semua lagu yang kamu nyanyikan sepuluh tahun lalu.
Silakan menangis jika kamu merasa sedih tentang itu.
Atau setidaknya maki dia.
Beri pelajaran kepada penjiplak itu.
Pergi dan beri tahu dia
bahwa kamu akan mengungkap semuanya di internet.
Denyutnya menurun. Cepatlah.
"Unit Gawat Darurat"
- Apa yang terjadi kepadanya? - Dia terluka parah.
- Dia kehilangan banyak darah - Baik.
- dan kehilangan kesadaran. - Satu, dua, tiga.
Hubungi spesialis bedah saraf yang bertugas.
Baik.
Sambungkan ke monitor dan periksa garis-garisnya.
Baik. Aku menelepon dari UGD.
Kami baru menerima pasien trauma. Tolong ke sini secepatnya.
- Kode biru. Kompresi. - Kode biru.
- Kompresi. - 1 mm epinefrina.
- 1 mm epinefrina. - Siapkan defibrilator.
Siapkan defibrilator.
- Isi ke 200 joules. - Sudah siap.
Aman.
Kompresi.
- Isi ke 200 joules. - Isi ke 200 joules.
Kompresi.
Aman.
- Isi ke 200 joules. - Isi ke 200 joules.
Minggir.
- Aman. - Detak jantungnya tidak kembali.
Aman.
Isi ke 200 joules.
Isi ke 200 joules.
Aman.
Apa Anda walinya?
Apa?
Apa Anda keluarganya?
Tidak, aku tidak terlalu mengenalnya.
Jika dia tidak punya keluarga,
dan tidak memperlihatkan tanda-tanda perbaikan selama 30 menit,
kami akan menghentikan resusitasi jantung paru kardiopulmonari.
Setelah itu, kami akan mengumumkan waktu kematiannya.
Mari berhenti.
Mari umumkan waktu kematiannya.
24 Juli 2019.
Pasien meninggal pukul 22.52.
Kenapa kamu bekerja di sini?
- Kenapa selalu terjadi kepadaku? - Tenanglah.
- Apa yang kamu lakukan di sini? - Bagaimana aku bisa tenang?
Seseorang baru saja meninggal.
- Dia berdarah di depanku. - Dia meninggal?
Ya, rupanya dia meninggal.
Kamu tidak bisa meninggal
tanpa izinku.
- Benarkah ini? - Astaga, ini sulit dipercaya.
Astaga.
Astaga.
Bagaimana mungkin?
- Astaga. - Apa-apaan ini...
Permisi.
- Bagaimana dia bisa hidup? - Astaga.
Aku melihat darah.
Dokter terus mengajukan pertanyaan kepadaku.
Tapi aku tidak bisa menjawabnya karena tidak tahu apa-apa.
Mereka tiba-tiba membawanya ke dalam dan mulai memberinya CPR.
Tapi dia mendadak berhenti bernapas.
Dan jantungnya berhenti berdetak.
Dokter tiba-tiba keluar dan memberitahuku dia meninggal.
Dan dia memberitahuku bahwa mereka tidak bisa melakukan apa-apa
jika kondisinya tidak membaik dalam 30 menit
karena aku bukan walinya.
Jadi, pada akhirnya dia meninggal.
Dia meninggal karena aku bukan walinya.
Astaga, dia hidup.
Permisi. Anda harus menjalani pemindaian.
Dokter, aku baik-baik saja.
Pak.
Boleh aku meminjam sandal Anda?
Apa?
Aku harus pulang, tapi hanya memakai kaus kaki putih.
Kamu harus pulang dan beristirahat untuk saat ini.
Sampai jumpa di divisi patroli besok.
Kamu tahu nomorku, bukan?
Ya, santai saja.
- Kapan kamu datang? - Bagaimana? Kamu bicara dengannya?
- Tidak. - Kenapa?
- Dia meninggal. - Apa? Siapa yang meninggal?
Tapi dia tiba-tiba hidup kembali.
Kamu tidak mengatakan apa-apa, ya?
Kamu tidak berhak memedulikan orang lain.
Begini, berikan itu kepadaku.
Aku akan bicara dengan pria bedebah itu sendiri.
- Tidak, jangan pergi sekarang. - Berikan kepadaku.
Aku akan menanganinya sendiri.
Apa ini?
- Apa kamu terluka? - Tidak.
Aku jatuh dan mimisan.
Aku akan mandi dan membersihkan diri.
Apa kamu pikir ini lucu?
Dong Hee.
Aku tidak punya agama.
Tapi ingat saat aku pergi ke katedral untuk berdoa?
Aku bertanya apakah aku dilahirkan menjadi sial
dan kenapa aku harus melewati begitu banyak kesulitan.
Dan saat itulah pendeta memberitahuku
bahwa itu karena langit menganggapku istimewa.
Mereka tidak ingin roh jahat memiliki jiwaku.
Dia melarangku kehilangan harapan karena aku punya santo pelindung
yang menjagaku.
Apa kamu anak kecil? Kenapa kamu memercayai itu?
Itu terdengar konyol, bukan?
Tapi rasanya jauh lebih baik daripada seseorang memberitahuku
bahwa aku orang yang sial.
Dan siapa tahu? Hidupku mungkin akan berubah
dan kelak aku mungkin menjadi sangat beruntung.
Hei, kemari.
Astaga, seharusnya kamu mandi sampai bersih.
- Itu masih ada di sini. - Astaga.
Kupikir sudah kubersihkan semua.
Ada apa denganmu? Itu menjijikkan.
Aku sangat muak dengan ini. Seharusnya kamu bahagia sekarang.
Aku juga ingin berbahagia.
Aku meninggal, tapi hidup kembali.
Kamu tidak bisa meninggal tanpa izinku.
Kupikir itu hanya istilah saat seseorang melewati kesulitan.
Tapi aku benar-benar meninggal dan hidup kembali.
Dia bahkan mampu membangkitkan orang yang telah meninggal.
Aku tidak bisa kabur darinya.
Kamu harus memberitahuku sebelum pergi ke suatu tempat.
Atau setidaknya kamu harus membawa ponselmu.
Nona Ji menelepon dan bertanya kapan kamu akan pergi menemui dia.
- Kenapa? - Bagaimana mungkin aku tahu?
Aku bukan peramal.
Kenapa kamu terlihat tidak bersemangat hari ini?
Tidak bersemangat?
Maaf, tapi bisakah kita melakukan ini lain kali saja?
Keadaannya rumit bagiku sekarang.
Tunda apa pun yang membuatmu khawatir.
- Kita punya atasan baru. - Apa?
Hidup mudah bagimu, bukan?
Kamu hanya memedulikan dirimu sendiri.
Siapa dia?
Letakkan itu di rak terbawah.
Tidak, bukan di sana. Dorong ke belakang.
Jangan sampai tergores.
- Pak Lee? - Nona Ji!
Silakan pergi.
Sapa dia, Rip.
Ini Pak Lee Chung Ryul dari Tiger Pharmaceuticals,
CEO baru Soul Entertainment.
- Lee Chung Ryul? - Astaga, lihat siapa itu.
Senang bertemu denganmu, Pak Ha.
Nama itu berarti baik dan jernih.
Aku Lee Chung Ryul yang murah hati.
Senang bertemu denganmu.
Ayo.
Tidak ada sesuatu yang terjadi dalam kehidupan tanpa alasan.
Kenapa dia muncul dalam hidupku tepat pada saat ini?
Akhirnya kita bertemu.
Aku penggemar berat musikmu, Pak Ha.
Dia ingin sekali bertemu denganmu.
Sekadar info, dia pernah menjadi anggota grup musik
bernama Liver and Gallbladder.
Astaga, itu sudah lama sekali.
Ya, aku tahu grup musik itu.
Kamu tahu grup musikku?
Astaga, itu suatu kehormatan.
Tidak banyak anak muda yang tahu grup musik itu.
Pada tahun 1977, kamu dan rekan tentaramu, Seo Dong Cheon,
membentuk Liver and Gallbladder.
Kalian menempati peringkat ketiga Festival Musik Universitas pertama.
Album pertama berjudul "Loner" dan album kedua adalah "It's Love".
Kalian bubar setelah merilis album kedua.
Lalu kamu mengambil alih bisnis keluarga istrimu
dan telah menggeluti
indiustri farmasi selama 30 tahun.
Apa nama perusahaan itu?
Kitty Pharmaceuticals?
Kamu lebih mengenalku daripada aku mengenal diriku.
Bukan Kucing melainkan Harimau.
Keduanya sama saja.
Kamu pasti menghasilkan uang yang banyak.
Orang lain harus bekerja keras untuk mencapai posisi ini,
tapi kamu menjadi CEO tanpa harus bekerja keras.
Benar.
Inti dari hidup adalah satu keberuntungan.
Rupanya uang itu enak untuk dimiliki.
Aku harus meninggalkan industri musik,
dan aku hanya bisa terjun kembali ke dalamnya
berkat uang yang kuhasilkan.
Kamu harus meninggalkan industri itu?
- Kenapa kamu terus mencubitku? - Maaf tentang itu.
Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?
Aku lupa
bahwa dia seseorang yang paling mengenal versi mudaku.
Aku meragukannya.
Apa kamu yakin?
Aku cukup yakin.
No comments yet. Be the first to leave one.