The first 200 lines.
Hari ini Hari Anak.
Aku harus mengatakan ini hari ini.
Ada apa dengan Hari Anak?
Baru-baru ini, aku ke rumah sakit karena masalah leherku.
Ada anak bersama ibunya di sana. Aku sudah memberitahumu ini, bukan?
- Aku pernah mendengar kisahnya. - Benar.
Anak itu melihatku dan mulai menangis.
Kenapa?
- Dia menangis seperti ini. - Ini kisah nyata.
Kutanyakan anak itu kenapa menangis. Dia bilang dia penggemar acara ini.
Dia mau melihat anggota acara ini dalam kehidupan nyata.
- Dia terus menangis. - Akhirnya dia mengatakan ini.
"Tolong sebutkan namaku di Men on a Mission."
Ibunya pun mulai menghiburnya.
Ji Woong dari SD Seocho.
Aku menyebutkan namamu sekarang di acara ini.
Entah staf akan menyunting bagian ini atau tidak. Jangan menangis.
- Dia terus menangis. - Mereka pasti tidak akan buang ini.
Ji Woong memintaku menyebutkan namanya.
Namun, kalau ini tayang,
semua anak di negara ini akan mulai menangis.
Mereka akan mendadak mulai menangis seperti ini.
"Sebutkan nama kami juga"
Ji Woong.
Aku penasaran apa anak-anak menonton acara ini.
"Hari ini Hari Anak"
"Ini dunia kami"
- Halo, Kawan-kawan. - Halo.
- Halo. - Bagaimana kabar kalian?
Hari ini Hari Anak.
Jadi, kusiapkan ini untuk Kyung Hoon yang kekanak-kanakan.
Serta untuk teman kita yang kekanak-kanakan.
Siapa namamu? Benar, Hee Chul.
- Terima kasih. - Terimalah hadiah dariku ini.
Kuharap kalian belajar menghormati orang tua di masa depan.
Baiklah. Pasti.
- Boleh kami buka ini? - Tentu.
- Aku mengerahkan segala upaya. - Aku sangat penasaran.
Itu untuk Hari Anak.
Kalau begitu, biar kubuka ini.
Apa ini?
- Apa itu? - Apa ini?
Camilan.
Dia mengambil semua camilan dari ruang tunggu.
Serta ada permen di dalamnya.
Dia mengambil semua dari ruang tunggu.
Ho Dong, sebelum memberikan kado-kado ini untuk mereka,
apa kamu sudah memberikan kado untuk anakmu?
- Ya. - Apa?
Kamu harus mengurus anakmu dahulu sebelum mereka.
Anakmu sudah lama tidak bertemu denganmu.
Kamu tidak pernah pulang.
Anaknya membawa sekitar 1.000 dolar di dompetnya.
"Tidak perlu mengkhawatirkannya"
Dia baru kelas tiga.
Dia gunakan 400 dolar untuk sarapan dan 400 untuk makan siang.
Dan 200 dolar untuk makan malam. Dia tidak makan berat di malam hari.
Dia membawa banyak uang.
Apa dia membawa dompet panjang untuk menampung semua uang itu?
- "Dompet panjang". - "Dompet panjang".
Kudengar anaknya sudah punya KTP.
Aku menyuruhnya tidak makan berat untuk makan malam.
Jadi, dia hanya menggunakan 200 dolar untuk makan malam.
Aku melihatnya makan waktu itu
dan menurutku dia memang butuh 1.000 dolar sehari.
Lucu sekali.
Dia makan banyak.
Dia sudah sebesar anak remaja.
Dia tampak lebih besar daripada anak kecil.
Apa yang paling mau didengar anakmu dari kamu dan istrimu?
Ada sesuatu yang membuatku sangat senang,
tapi menyedihkan pada saat itu.
Saat ayahku bilang
ibuku akan datang, aku sangat senang.
Apa maksudmu?
- Ibumu di mana? - Apa dia tinggal di tempat lain?
- Dia di tempat lain. - Dia tinggal di tempat lain.
Aku sangat senang saat dia akan datang.
Namun, kamu memiliki ayah.
Namun, kamu memiliki ibu.
- Dia berusaha keras membesarkanmu. - Lalu siapa yang paling malang?
Apa kamu mau bertengkar?
- Kalian ingin mencaritahunya? - Ini Hari Anak.
Apa kubahas saja saat aku terkena diabetes?
- Hei. - Ayo, silakan.
- Tunggu. - Ayo, silakan.
- Itu karena kamu makan dengan baik. - Ho Dong.
"Mereka membicarakan masa lalu yang sulit"
Kenapa kalian membicarakan kisah seperti itu?
"Inilah murid pindahan hari ini"
- Mereka benar-benar anak-anak. - Anak-anak sungguhan.
Hai, So Hee.
- Mereka anak-anak. - Hai.
- Hai. - Hai.
MC Gree kini terlihat persis seperti ayahnya.
Kamu makin mirip dengan ayahmu.
Hiphop. Keren.
- MC Gree. - Kamu mahir.
Keren.
Ular. Beludak.
"Menari"
Hai. Kami bukan anak-anak lagi.
Aku dahulu merupakan anak terkenal. Kini aku seorang penyanyi rap.
Aku MC Gree.
Halo.
Aku akan bicara dengan santai mulai sekarang.
- Baiklah. - Kita berteman, bukan?
- Ya. - Ya.
Ho Dong sebaya dengan ayahmu. Dan kini dia temanmu.
Hai, Ho Dong.
Senang bertemu, MC Gree.
Bagaimana kamu bisa tidak pernah memberiku uang saku?
- Semua orang lain memberikan. - Kenapa kamu tidak?
Apa itu yang mau kamu tanyakan kepadaku sejak awal?
- Gree. - Keren.
Bagaimana kabar Gu Ra?
- Gu Ra? - Ya.
Kamu harus lebih sopan saat menyebut ayahku.
Gu Ra.
Apa katamu?
Dia benar.
Dia temanku.
- Bukan. - Dia temanku.
Dia teman ayahmu.
Kamu harus sopan.
- Tunggu. - Apa?
"Apa?"
"Itu tidak benar"
"Itu tidak benar"
"Belum berakhir"
"Belum berakhir"
Biar kuperkenalkan diriku sekarang.
Aku dahulu anak berbakat musik klasik Korea.
Aku kini dikenal sebagai peri musik klasik Korea.
Aku memulai karierku saat berusia lima tahun.
Aku hidup selama 18 tahun dengan menyanyikan musik klasik Korea.
"Senang bertemu"
"Menari"
Senang bertemu.
"Murid pindahan istimewa untuk Hari Anak"
Senang bertemu.
Dia hanya mulai bernyanyi saat kesulitan.
Dia sangat mahir.
Apa judulnya "A B-boy Who Loved a Ballerina"?
Penyanyi rap dan penyanyi klasik Korea di sini bersama.
- MC Gree sudah besar sekarang. - Berapa usiamu
saat kamu memulai debut?
Usiaku delapan tahun.
- Aku memulai dengan ayahku. - Usiamu delapan tahun.
Entah kamu mengingat ini atau tidak.
- Kamu ada di "Star Golden Bell". - "Star Golden Bell".
Ayahmu duduk di sebelah loncengnya.
Potongan rambutmu seperti ini saat kali pertama diperkenalkan.
Kamu masih kecil saat itu. Namun, kini kamu sudah dewasa.
- Apa usiamu 20-an? - Usiaku 21 tahun sekarang.
Kamu akan segera ikut wajib militer.
- Benar. - Benar.
Aku pensiun dari gulat saat sebaya dengannya.
Usiamu 21 tahun.
Luar biasa.
Kamu sangat muda saat pensiun.
- Dia pensiun dini. - Ya.
- Bagaimana dengan So Hee? - Aku juga sama, di usia 8 tahun.
Keduanya memulai debut saat usia delapan tahun.
Kapan kamu mulai bernyanyi, So Hee?
Aku memulai saat usia lima tahun.
Kulakukan selama 18 tahun.
"Dia menyanyikan musik klasik Korea selama 18 tahun"
Apa kalian mengingat Ho Dong saat kecil?
Aku bertemu Ho Dong di "Star King".
- Aku bertemu dia beberapa kali. - Apa kamu juga korban?
Biar kuperkenalkan So Hee!
"Tidak ada gunanya marah"
Ada yang mau kukatakan hari ini.
Aku banyak diuntungkan dari "Star King".
- Kamu yang pertama. - Aku mau mengatakan ini.
Apa kamu salah satu panelnya?
- Atau kamu salah satu tamunya? - Ya.
So Hee tamu.
Ho Dong memperlakukan tamunya sangat baik.
Ho Dong sangat kejam kepada para panelis.
Kami seharusnya bertemu para korban "Star King" sampai pekan ini.
Kita seharusnya tidak membahas ini sekarang.
Mari dengarkan saja kisah So Hee.
- Apa yang terjadi? - Apa yang terjadi?
Aku sedang tidak di panggung saat dia membantuku.
Aku mau menyapanya setelah acaranya selesai.
Aku pergi menyapanya.
Ho Dong sedang sakit saat itu.
Bahkan saat sakit pun,
dia terus memujiku dengan kata-kata pujian.
Itu karena kamu bukan selebritas.
Selebritas tidak bisa menuliskan tentang dia di media sosial mereka.
Namun, dia takut kamu mungkin mengunggah sesuatu mengenainya.
Lihatlah dia.
Dia selalu menindas kami di acara ini.
Saat kami di luar,
dia memperlakukan kami seperti bayi.
Kamu harus melihat acaranya yang lain.
Saat dalam "Dining Together", reaksinya berlebihan
No comments yet. Be the first to leave one.