The first 200 lines.
Sebelumnya di "Mr. Mercedes"...
Korban tewas 16 orang, dan 48 korban luka-luka.
Dia pasti kehilangan kendali.
Dia tidak kehilangan kendali.
Katakan, Detektif.
Apa kau sudah menangkap semua kriminal?
Dari semua kasus yang membuatmu terobsesi--
16 orang tewas!
Aku masih menangani kasus ini. Kau sudah pensiun.
Kau perlu cari tujuan.
Kau jago komputer?
Siapa pun pelakunya, pasti pintar sekali.
Kekacauan.
"Salam, Detektif."
"Semoga surat ini sampai ke kau."
Kalau mau tahu tentangku, coba ke situs Debbie's Blue Umbrella.
Baiklah.
Cium Ibu dulu.
Anakku sayang.
Ini, aku saja yang ambil mobilnya.
Tak perlu. Aku saja.
Apa kau tahu di mana dia beli komputernya?
Atau siapa yang memperbaikinya?/ Oh, Teman Kutu Buku-nya.
Pasti Brady Hartsfield. Dia sendiri yang minta dia perbaikinya.
Aku akan membuat kekacauan.
Kekacauan yang lebih dahsyat daripada yang pertama.
Ini akan menjadi mahakaryaku.
Semuanya, tiarap!
Jangan bergerak!
Alih Bahasa: Artha Regina
MR. MERCEDES 2x01 "Missed You"
Dan pupil kirinya, terbuka dan terbelalak.
Tingkat kesadaran 7.
Aritmia kardiak, monitor menunjukkan adanya fibrosis.
Kadar oksigen 87.
Cepat. Sebelum nyawa dia tak tertolong.
Hei, Jackie, berapa yang kita punya?
Dua dan empat.
Cepat siapkan CPR.
Siapkan EPI juga./ Baik.
300 M.E.R./ Ayo kita mulai.
Ujinya sudah?/ Sudah.
Nilai ICP kurang dari 15.
Dan terus menurun.
Sedot.
Sedot.
Teruslah dipantau.
Arahkan cahaya lagi.
Baik, dr. Babineau.
Akankah dia tertolong sampai malam ini?
Dia pasti akan bertahan.
Malah bisa bertahan lebih lama dari itu.
Kami akan merawatmu sekarang, Bill.
Pasangkan ini./ Napasnya cukup cepat.
Bagaimana di sana?/ Pegang dadanya.
Mari kita lihat apa situasinya.
Baik, Dok.
Tarik napas dalam-dalam, Pak.
Baiklah, mari kita tutupi otaknya...,
...selamatkan nyawa si brengsek ini.
Anda keluarga Dunford?
Tony Montez.
Aku kerja di kantor kejaksaan bidang pembunuhan.
Bukannya itu si Wylie?
Ya, dia sudah pensiun.
Jadi, apa aku nanti bisa mengadili Brady Hartsfield?
Kalau keadaannya seperti itu, tidak bisa.
Dia koma, dan dia bernapas pakai alat bantuan.
Jadi, artinya aku takkan pernah bisa mengadilinya?
Kata "takkan pernah" itu sering sekali terjadi...,
...apalagi dengan kerjaanku selama ini.
Maka katakanlah.
Otak ibarat negara yang penuh teka-teki.
Dan rencanaku dan timku...
...akan memetakannya dan belum pernah ada sebelumnya.
Dengan beberapa peningkatan pendanaan...,
...Departemen Bedah Saraf Mercy General---
Bisa mengubah dunia.
Tentu saja reputasi Bridgton.
Kau menyela omonganku.
Maaf mengganggu. Boleh aku pinjam dia sebentar?
Tentu./ Nanti kukembalikan dia.
Permisi./ Ya. Tak apa.
Kau sudah tahu soal uji Cerebellin...
...yang mereka teliti di Cina barat?
Aku sudah dengar-dengar soal itu.
Hasilnya positif sampai tahap pembengkakan...,
...tumor yang ada pada monyet...
...mendorong pada uji manusia yang cukup membuat kita pensiun.
Dua martini. Terima kasih.
Bosku yang di Vitalta kebetulan punya obat-obatan yang melawan tumor-tumor itu.
Apa itu Zetacortex, obat stroke?
Kau rupanya mendengarkan habis kita berhubungan seks.
Karena itulah kau tahu aku mencintaimu, sayang.
Kami telah menjalankan beberapa uji coba...
...dengan koktail Cerebellin-Zetacortex.../ Silakan.
Terima kasih.
Namun pada primata, uji secara formalnya.
Formalnya bagaimana?
Maksudnya, tak pernah dilakukan.
Hasilnya sangat menjanjikan.
Kita butuh apa yang mereka miliki di China...,
...dan mereka butuh apa yang kita miliki di Ohio...,
...makanya mereka datang ke sini malam ini.
Kenapa kau memberitahuku ini?
Karena kita butuh orang secerdas kau untuk mengujinya.
Pada primata?
Apa kabar?
Dr. Felix Babineau.
Dokter.
Apa kabar?
Dokter.
Fred?
Fred? Kau dimana?
Disitu kau rupanya.
Ini buatmu.
Menurutmu ini karena hujan?
Menurutmu apa?
Akarnya melemah.
Pohonnya sudah cukup tua.
Padahal aku membangun ini...,
...dengan dua tanganku ini...,,
...Larry dan aku.
Anak-anak juga membantu, walau sedikit.
Palu? Gergaji? Kuku?
Semua gazebo kecil ini?
Dulu.
Padahal saat itu musim panas.
Mungkin musim terbaik bagi mereka.
Bangun lagi saja kalau begitu.
Kalaupun aku punya waktu, aku tidak punya otot.
Maksudku bukan "kau," Maksudku "kita".
Kau bisa mengawasi prosesnya.
Kau 'kan hebat di bidang seperti itu.
Memang benar.
Kau mau kemana?
Aku akan kembali mengajar lagi.
Itulah pekerjaanku sebelum aku punya anak.
Kukira pekerjaanmu itu mengelola rumah duka.
Aku mewarisinya. Dua-duanya pekerjaanku.
Siapa yang melakukannya?
Aku.
Kau pamer semangatmu lagi.
Kau serius mau membangunnya lagi buatku?
Kemana lagi kau akan membuatkanku teh?
Sadie?
Sayang, kau tak apa?
Kau tak apa? Kau sudah minum obat tadi pagi?
Ya, ya. Aku tak apa.
Aku cuma kurang tidur semalam.
Kalau begitu, buanglah rasa malasmu.
Pasienmu sudah menunggu.
Beruntungnya aku.
Pagi, Al.
Pagi, Nn. Sadie.
Bangunlah.
Baiklah.
Baiklah, mari kita dengarkan jantung dan paru-parumu.
Kedengarannya bagus.
Baiklah, kedengarannya bagus. Coba kita lihat kakimu.
Ruamnya sudah agak mendingan.
Sekarang...
Bagaimana keadaanmu, Brady?
Kautonton film yang bagus?
Baca novel?
Belakangan ini kaubaca novel thriller?
Cuacanya indah di luar.
Apa kita harus naik sepeda saja?
Pulpen?
Baiklah.
Baiklah.
Satu, dua.
Satu, dua, tiga.
Satu, dua, tiga.
Disini dengan Finders Keepers, bisakah Anda menunggu sebentar?
Terima kasih.
Satu, dua, tiga.
Terima kasih sudah menunggu. Ada yang bisa dibantu?
Tidak, aku tidak kesusahan, Ibu.
Aku tidak pergi ke perkumpulan itu lagi.
Sudah berapa kali aku minta Ibu jangan menghubungiku pas lagi kerja?
Aku sudah menentukan privasiku...
...seperti yang disarankan dr. Sanyal, dan Ibu berulang kali mengabaikannya...,
...jadi kututup teleponnya sekarang...,
...agar aku bisa membantu orang menemukan pesawat-nya yang dicuri.
Dah.
Pesawat yang bagus.
Berapa jarak tempuhmu tadi?
Apa?
Atau apa itu jenis hybrid?
Aku jarang terbang...,
...jadi aku kurang tahu. Aku cuma butuh kunci itu.
Apa?
Minggir kau.
Maunya begitu...,
...tapi, aku di sini mau ambil alih pesawat itu...,
...atas nama Tuan Dwight Cramm.
Kau pasti pernah bertemu Tuan Cramm...,
...dan memberinya cek bank sebesar 2 juta dolar...
...sambil berpura-pura menjadi pria bernama James Mallon Ellis.
No comments yet. Be the first to leave one.