Zola

Zola

Download Indonesian Subtitle

Release info

Zola 2021 1080p BluRay REMUX AVC DTS-HD MA 5 1-TRiToN
Zola 2020 720p BluRay x264 AAC--Mkvking com-
A Commentary by Vilanelle
Netflix Retail. Resync for BluRay

Tags

BluRay
x264
720p
720
mkv
1080
TS
HD
REMUX
Published on: 2022-06-20
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Mau dengar kisah bagaimana aku dan jalang ini bertengkar?

Ceritanya panjang, tapi penuh ketegangan.

Sebagian besar kisah ini nyata.

Bisa dirasakan sebelum dia masuk.

Kentut. Telur. Itu menjijikkan.

Apa sebutannya saat kulit memerah seperti itu?

- Rosacea? - Ya. Aku melihatnya di TV.

Kenapa bisa begitu?

Ini dia. Akan kuambilkan saus tomat.

Aku tak suka tempat itu. Entah kenapa.

Aliran udaranya salah.

Aku belum beri tahu?

Seolah-olah energinya aneh.

Aku di meja berapa?

Terima kasih.

Makin dekat ke kota, makin cantik gadisnya.

Itu bukan peraturanku.

Hormon makanan membantu hormon dalam air.

Ayamnya terasa seperti ayam asli. Tidak, itu bukan ayam.

- Ya. - Ada jalapeño poppers?

Tidak.

Aku bertemu wanita kulit putih ini di tempat kerjaku.

Aku pelayannya.

Dia datang bersama pria kulit hitam besar aneh.

Astaga, payudaramu sempurna!

Andai payudaraku seperti itu. Seperti apel kecil.

Terima kasih.

Jadi, kau akan seperti lesbian di depanku tanpa melibatkanku?

Kau bodoh. Kenapa kau bodoh sekali?

- Semua mejaku gila. - Kau yang bilang, bukan aku.

Aku lelah. Aku akan istirahat.

Apa-apaan...

Rasanya kita pernah bertemu.

- Kapan? - Entahlah. Kau bisa menari?

- Terkadang. - Aku menari.

- Baik, aku juga. - Bagus.

Kau tak boleh di sini.

- Apa rencanamu malam ini? - Tak ada.

Mau pergi denganku?

Wanita yang bilang tak mau menari demi uang

biasanya yang melacur di luar.

Wanita yang tersenyum di muka kita

biasanya yang akan menyerang kita nanti.

- Titik! - Demi Tuhan!

Demi Tuhan!

Kenapa lihat Twitter-ku? Facebook-ku?

- Tumblr-ku? - Kenapa kirim pesan?

Tandai aku di foto? Kau tak peduli padaku.

- Kakak! - Katakan!

Ya, Kak!

Kau akan jawab?

Dia mirip denganmu.

Benar?

Kurasa dia mirip ayahnya. Tapi mata ayahnya juling.

Semoga anakku tak begitu. Kau punya anak?

Saatnya pergi.

Aku lapar.

Masukkan nomormu.

Kau punya Twitter, Tumblr, dan Facebook-ku.

- Saling ikuti, Nona. - Nona.

Mau main?

Ayo, main.

Sial!

Aku tak mau masak malam ini. Mau makan di mana?

Mau aku yang pilih?

Kau dengar yang kukatakan?

Kenapa kau menatapku seperti itu?

Apa aku melewatkan sesuatu?

Hei.

Bulan lalu, aku menari di tempat bagus di Florida,

pacar temanku dapat 5.000 dolar per malam.

Teman sekamarku bilang dia akan ke sana besok,

dan dia tanya apa aku punya teman yang ingin dapat uang

kau yang pertama yang kupikirkan.

Sial, Nona!

Kita baru bertemu dan kau sudah ingin pergi bersama?

Pergi jam berapa?

Bersiaplah pukul 14.00.

Siapa yang pergi?

Bersiaplah pukul 14.00!

- Siapa yang pergi? - Aku, pacarku, dan teman sekamarku.

Terakhir ke sana, aku bertemu penyanyi rap yang lagunya ada di radio.

- Hei, siapa itu? - Kirimkan alamatmu.

Kau baru antar aku kemarin malam.

Pikirmu aku ingat? Sekarang pun aku tak tahu aku di mana.

- Aku harus tiduri pacarku agar tenang. - Manis.

- Kenapa wajahmu seperti itu? - Aku akan menari di Florida.

Sejak kapan?

Apa aku pernah katakan sesuatu yang membuatmu berhenti menari?

- Kau sudah dilatih untuk lebih tahu. - Jadi, aku terlatih?

Saat pria tak bisa mengeluh tentang cara wanita hasilkan uang,

dia tidak suka.

Bagaimana kalau aku tak suka?

Kau tahu aku usaha dapatkan pekerjaan yang lebih baik.

- Kau suka itu? - Ya.

Aku akan ke Florida dengan gadis kulit putih kenalanku,

dan kami akan menari.

- Tak apa? - Tak apa.

- Hampir klimaks? - Tidak!

Baik!

Hei, Nona!

Ini akan sangat menyenangkan.

- Ini temanku Zola. - Hei, Nona Zola.

Aku tahu baru tahu nama orang ini 48 jam kemudian.

Si jalang Zola.

Ini akan sangat menyenangkan.

- Itu tasku. - Ya. Maaf.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Ayo! Bawa kru kita!

- Hai. - Apa kabar?

Derrek, ayo!

YESUS MENYELAMATKAN, PERCAYALAH!

Hei. Hei!

Hannah Montana

Hannah Montana

Aku punya Molly, aku punya putih

Aku trapping terus semalaman

Hannah Montana

Hannah Montana

Aku punya Molly, aku punya putih

Aku trapping terus semalaman

Hannah Montana Aku jual obat ke Phantom

Ada Hannah Montana Aku minum dari Phantom

Glaw, Glaw, Glaw Bedebah punya Anna

Kekasihmu, kulit putih Hannah Montana naik Panamera

Dia mahasiswi, Tapi pergelangan tangannya Katrina

Di dapur dan dia Buat kue seperti Anita

Datang ke kelab, berlian berkilau Seperti minum margarita

Aku di London dengan...

- Sial! - Aku sekarat!

Tunjukkan pada Zola.

Astaga!

Dia sering lakukan hal lucu, Zola.

Aku tak pernah lihat dia lakukan hal lucu.

Aku akan buat video seperti ini.

PUKUL 02.25, JUMAT

Premium.

Aku sangat lapar, aku bisa makan penis sekarang.

Kau punya tisu?

16 KM DI LUAR TAMPA, 20 JAM DARI RUMAH

Aku sumpah atas hidupku! Aku sumpah atas nyawa ibuku!

Kupikir, "Apa?"

Jalang sialan dengan rambut keritingnya teriaki aku!

Kataku, "Jika kau akan naik-turun tiang semalaman

pakai celana dalam kotor, bersihkan bokongmu!

Pakai tisu basah, Sayang,

karena tak ada yang mau giardia karena pelacur!"

Tidak lagi!

Lalu jalang itu teriaki aku!

Kubilang, "Dengar, Nona Upil, minggirlah.

Bukan salahku aku dapat lebih banyak!"

- "Bersihkan bokong!" - "Bukan salahku kau jijik!

Penghasilanku bukan salahku!"

- "Bersihkan bokong!" - Demi Tuhan!

- Tutup mulutmu! - Benar.

Ya!

Hei, Derrek.

- Apa ini? - Tempat kecil, hanya beberapa jam.

- Untuk kita? - Kukira kau lelah.

- Aku tidak lelah. - Kau tampak lelah.

Kurasa aku lelah.

Kau sudah terlihat cantik.

Sayang.

Tahu mereka syuting Miami Vice di sini?

- Ingat film itu? - Tidak.

- Kau pernah menontonnya. - Lihat bibir itu.

Tak terlalu merah muda?

- Aku ingin jilat. - Tenang.

- Jangan hancurkan ruangan. Sial. - Maaf.

Jadi, kami ke Florida dan ke motel menjijikkan ini.

Jangan cemaskan baunya.

Penyegar udara bisa tangani.

Kita akan di kelab semalaman. Ruangan ini untuk Derrek.

Jangan gelisah.

Jangan gelisah.

Aku tak mau tinggal di sini, sungguh.

Hei. Aku tak mau melihat wajahmu seperti itu.

Kau hanya perlu di sini sampai tugas mereka selesai.

Kamar kita belum siap. Mau bagaimana? Aku bukan hotel. Aku tak bisa siapkan.

- Aku mengerti. - Tak masuk akal

bayar mahal untuk kamar yang kau tempati sendirian.

Kau tak akan suka itu.

Kita berhemat hari ini...

Apa?

...dan pergi ke kolam renang dan piña colada besok.

Tapi apa aku tak bisa ikut kalian ke kelab?

Bung, aku baru bilang apa?

- Hei. - Maaf.

Ini tak terlalu buruk, 'kan?

Ini agak buruk.

Kami akan segera kembali.

Milik siapa itu?

Milikmu.

Milik siapa ini?

Milikku.

Aku mau muntah.

Aku lapar.

Kau butuh semua tas ini? Mana yang kau butuhkan?

- Hanya yang ini. - Kuletakkan yang ini di sini.

- Jaga tas itu untuk kami. Bagus. - Baiklah.

More Indonesian subtitles for Zola

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left