Mystery Train

Mystery Train

Download Indonesian Subtitle

Release info

Mystery Train 1989 720p x264-item
A Commentary by Sukroco
Kalo gak pas, pas-pasin aja. Ogud dah pas-pasin biar sub bawaannya ketimpa. Tanpa penghormatan bubar tonton.

Tags

x264
720p
720
Published on: 2018-11-08
Downloads: 62
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kereta Misteri.

yang jadi cewek imut-imut ngeselin, gahol.

Yang jadi cowok sok ganteng.

Yang pake jas merah.

Yang jadi anak buahnya jas merah.

Yang jadi bule Itali.

Yang jadi mbak-mbak cerewet.

KW-annya Elvis.

Yang ngomong sama mobilnya sendiri.

Yang jadi kang cukur.

Yang jago biliar.

Nonski Damaged Coda. Nyang Nerjemahin.

Lama banget perjalanannya.

Rasanya dari tadi ini kereta cuma jalan di tempat.

Heh, heh!

Ha?

- Masih jauh ke stasiun Memphis? - Dua hari lagi.

Ini di Amerika, sudah beda waktu tahu.

Memphis. Memphis, Tennessee.

Siap turun di Memphis.

Jun! Memphis, dah sampe! Dah sampe!

Dua hari akhirnya lewat juga.

Jauh dari Yokohama.

Perhatian, para penumpang.

Tujuan New Orleans akan berhenti di Batesville...

Winona, McComb terakhir New Orleans.

Pada jalur 3. Sudah tiba.

Aah!

Nggema ya.

- Hai. - Iya, ya, ya.

Beda bangat sama stasiun Yokohama, ya.

Gue lebih suka stasiun Yokohama, modern.

Lu becanda, kan? Stasiun Memphis lebih cakep tahu.

Kesannya antik sama atmosfirnya bagus.

Gue lebih suka stasiun Yokohama.

Atmosfirnya modern.

Gua sukanya di sini.

Permisi. Permisi.

Ada yang bawa... korek?

- "Korek"? - Ya. Korek.

- Oh, korek! - Korek!

Ya, sebentar!

Mana pemantik.

Arigato.

Iya, sama-sama.

Heh. Dia bisa ngomong Jepang.

Terima kasih banyak!

Perhatian, para penumpang.

River Cities, berada di Kansas City, mengalami delay di Carbondale, Illinois.

Tiba pukul 5:05 p.m. di jalur 3.

Sun Studio ada di 706 Union Avenue.

Tapi lu udah tahu, kan? Gue maunya pergi ke Graceland dulu-

Rumahnya Elvis.

Ke Sun Studio dulu.

Carl Perkins, Howling Wolf...

Jerry Lee Lewis, Roy Orbison...

semuanya rekaman di situ.

Bukan cuma Elvis.

Carl Perkins.

Iya, tapi tetep aja Elvis rajanya tahu.

Iya aja, dah.

Ke Graceland dulu, biar gak ada yang ngambek di jalan.

Jadinya kita ke Graceland dulu?

Kamu ganteng!

Yaudah.

Bentar.

Kayaknya mending ke Sun Studio dulu.

Kagak. Graceland.

Chowser Street.

Lihat! Sun Studio.

Tadi katanya mau ke Graceland dulu.

Iya, tadinya gitu.

Hai, semuanya baik?

Dimohon semuanya untuk buat barisan.

Turnya sudah mau dimulai.

Sun Record Company di Memphis, Tennessee...

pertama kali dibuka oleh penyiar radio juga teknisi rekaman Sam Phillips tahun 1952.

Awalnya bertujuan untuk merekam musik untuk balapan...

yang acaranya di Delta, tapi rekamannya masih di utara.

Sam mikir "Kenapa harus jauh-jauh rekaman padahal di sini aja bisa?"

Tepat di ruangan ini Mr. Phillips merekam Howlin' Wolf, Rufus Thomas...

Charlie Feathers, The Prisonaires, James Cotton, Johnny Cash...

Billy Lee Riley, Carl Perkins, Roy Orbison, Jerry Lee Lewis...

dan tentunya seorang raja rok n roll itu sendiri - Elvis Presley.

Juni 1953, seorang pemuda baru lulus dari SMA Humes...

menemukan jalannya ke Sun Studio dan mulai merekam lagu...

yang katanya untuk ultah ibunya, tapi ultahnya masih sebulan lagi,

Ternyata, Sam suka dengan lagunya teus dia bilang...

"Saya suka. Ini yang saya cari. Iya begitu. Terusin."

Semuanya semangat. Lagunya pas buat disiarin...

oleh DJ Dewey Phillips tahun 1954, mungkin Juli 9 - 10.

Lagunya mau di putar antara jam 7/11 malam.

Buktinya masih dipajang.

Orang-orang mikir dia kulit hitam, padahal putih.

Kulit putih nelpon. Kulit hitam nelpon.

Intinya lagunya bakalan jadi hit.

Ngomongnya cepet bangat.

Jadi capek sendiri.

Enggak sekarang ke Graceland-nya. Gapapa 'kan?

Yasudah. Gue sih oke-oke aja.

Tapi gue rasanya pengen bangat pergi ke Graceland sekarang.

Beneran? Gue kira lu enggak mau sama sekali.

Yaudah jalan aja dulu.

Yasudah.

Eh, gantian gue yang di depan.

Astaga. Lu kira gue goblok?

Hai. Mancing?

Uh, enggak. Cuma...

Mmm! Cadillac.

Elvis Presley.

Raja.

Mantepan Carl Perkins.

Elvis.

- Carl Perkins. - Elvis.

- Carl Perkins. - Elvis.

Carl Perkins.

Elvis.

Raja.

Memphis sebenernya mirip bangat sama Yokohama.

Cuma lebih luas aja.

Kalau misalnya Yokohama bangunannya 60% pada dirobohin...

pasti bakal mirip bangat kaya gini.

Di sini enggak sama sekali ada mirip-miripnya sama Yokohama.

Ini Amerika. Kotanya kelahirannya Elvis.

Enggak ada Elvis di Jepang.

Enggak ada mirip-miripnya juga sama Jepang.

Udutnya.

Bangke. Jangan maen masuk aja ke kamar abang gue.

Ngapa lu, tot?

Ngapa lu, tot? Sini lah antem-anteman aje.

Uset, ngegas aje lu...

Lihat, itu hotel!

Kayaknya tempatnya asik.

Nginep di situ aja, ya?

Hei, banci perak! Di mana yang rame? Mau mangkal dimana?

Gimana kabarnya Jupiter?

Pas sebelum dia mati, dia ngimpi ke Jupiter...

Elvis beratnya sampe 648 pon.

648?

Buset.

Hai! Met malem!

Selamat malam. Ada yang bisa saya bantu?

Kami mau kamar yang yang paling murah, plis. Ada?

Semua kamar untuk dua orang sama semua harganya.

Oh.

Ngomong apa dia?

Gue juga enggak paham.

Maaf. Tapi kayaknya kemahalan.

Kamar kami $22 per malam.

Dua orang.

Bayar di muka.

Ah. Ngerti.

Kayaknya $22.

Yaudeh.

Sepuluh, mablas, nemblas, jublas, panlas, lanlas...

Dua puluh dua.

Oke. Terima kasih. Malam ini, $22.

Terima kasih.

Kamar 27.

Jangan lupa..., bawain bawaannya.

Terima kasih.

Selamat malam. Selamat bekerja.

Selamat malam. Tidur yang nyenyak.

Terima kasih!

Coba nengok ke situ, deh.

Iye, enggak ada Carl Perkins.

Enggak ada TV-nya.

Gak ada TV-nya ya?

Ah! Ya, halo! Terima kasih!

- Tunggu sebentar. - Iya. Sama-sama.

Tunggu sebentar. Terima kasih.

Silakan. Ini plum dari Jepang.

- Silakan. - Dari Jepang?

Ya. Ini plum dari Jepang.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Terima kasih.

Awas, ah!

Jun, lu kok ngambilin gambar kamar yang kita tempatin terus...

nggak pernah jepret gambar pas kita lagi di jalanan?

Yang begituan di simpen dalam ingatan.

Kamar hotel sama bandara adalah sesuatu yang gampang dilupain.

Iyah, Gue setuju.

Oh. Apa gue udah nunjukin penemuan penting gue?

Coba lu perhatiin dia bener-bener.

Raja.

Lihatin mukanya bener-bener.

Terus coba lihat ini.

Coba lihat, ternyata dia keturunan raja dari Timur Tengah.

Kelihatan percis bangat, kan?

Elvis mirip sama Buddha.

Terus yang ini!

Istimewa!

Mirip juga sama patung Liberty di New York...

Jangan-jangan emaknya Elvis...

lihat, kan?

Elvis ternyata sudah sampai mana-mana, lebih dari yang gue kira.

Betul banget.

Masih ada satu lagi.

Ini. Lihat.

Madonna sama Elvis ternyata sodaraan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left