The first 89 lines.
Melepas pembalut luka
Terima kasih. Kalau begitu, hati-hati di jalan.
Won Young!
Ini hadiah untuk acara radio pertamamu.
Ah! Astaga!
Ada apa?
Ini aku, Kau tidak kenal Won Young!
Anjing pun mau menggigit ku?
Yang lebih menyedihkan dari putus cinta adalah Cinta yang kering dan orang itu berubah.
Sia-sia saja kita bayar.
- Sudah ku bilang jangan ke sini. - Sangat menjengkelkan.
Benar-benar hancur, Band mana apa itu!
[To, Won Young: Maaf aku lupa tapi aku yakin penampilanmu pasti hebat. Aku akan masak makan malam]
- Sialan! - Astaga!
- Kapan kita akan debut? - Hei apa yang salah?
- Ayo minum lagi. - Tentu.
- Hey! aku jadi akan lebih baik dari hari ini. - Benar.
Aku Ji Won Young. Superstar berikutnya di dunia ini!
- Huh? Apa? - Um, selamat malam.
- Apa? Mengapa? - Woo Ri selamat malam.
Hey! Mau kemana? Kita masih belum selesai.
Hey Ji Won Young, kenapa kau begitu terlambat?
- Kenapa kau tidak menjawab telponku? - Ah benarkah?
Ponselku mati.
Segitu capeknya sampai tidak bisa mengirimku sms?
Aku tidak tahu.
Apa yang salah denganmu?
Katanya kau juga tidak berlatih.
Hari ini cukuplah, huh?
Apa kau menonton video penampilan kalian yang sudah aku kirimkan?
Kau akan melakukan kesalahan lagi.
Cukup! Kataku cukup!
Apa yang kau lakukan sekarang?
Woo Ri, apa kau ibuku? seorang guru?
Kenapa kau terus mengaturku!
Apa kau pikir ini semua unutuk ku? Semua ini untuk kebaikanmu.
Aku muak dengan semua ini!
Berhenti berlagak seperti kau satu-satunya yang paling dewasa.
- Untuk yang kemarin, aku minta maaf. - Aku juga.
Sekarang kau baik? Haruskah kita cari sesuatu untuk dimakan.
Aku kemudian berhenti berjalan dan berharap dia akan melihat ke belakang
Tapi dia hanya terus berjalan
Aku hanya berdiri tenang dan melihatnya berjalan
Lalu aku tahu
Bukan aku tidak baik, Aku hanya perlahan mengalah
Kita sudah berakhir
Beberapa hari kemudian kami benar-benar putus.
Tidak terlalu buruk kami putus, kami tetap keren, tapi akhir-akhir ini agak sedikit aneh.
Kau tidak perlu terburu-buru, Woo Ri. Aku akan menunggumu.
Tapi,
Kau tahu untuk melepas pembalut luka tanpa rasa sakit?
Sekali tarikan sekencang-kencangnya.
Apa kau akan pindah?
Kau tidak bisa lihat.
- Apa kau sudah mendapatkan uangmu? - Tidak,
Aku tidak tahu sampai kapan harus menunggu.
Aku pun tidak mungkin tinggal di sini selamanya.
Jadi ke mana kau akan pergi?
Apa kau sudah punya tempat untuk pergi?
Tentu. Aku tidak mungkin pindah jika tidak punya tujuan.
Benar juga! Sejak kita putus, semua yang kita lakukan sepertinya berjalan baik.
Kau dapat kerja dan aku akan segera debut.
Ya kira begitu. Kita tidak pernah melakukannya sebelunya.
Kau tidak akan ke tempatnya Hyun Woo, kan?
- Kau tidak jawab? - Kau kenapa?
Kita pun belum lama putus dan sekarang kau akan pindah ke tempat pria lain?
Jangan menyentuh tanganku!
Apa kau sudah kurang waras?
Kau ternyata lebih dari ini.
Apa yang kau tahu tentang ku?
Terima kasih.
- Apa yang Won Young suka? - Ya?
Dia tidak mau berbagi kisahnya.
Jika aku merasa seperti mengenalnya, Lalu aku sadar aku masih belum mengenalnya.
Ku pikir dia sederhana, tapi dia lebih dari yang mungkin terfikir.
Dia akan tertarik pada seseorang sepertimu, Nina.
Kau menarik, percaya diri, dan mandiri.
Won Young juga sama seperti pria-pria lainnya.
Dia juga ingin terlihat keren.
Kau tidak tahu kan, betapa irinya padamu.
Padaku?
Kau tahu apa yang aku tidak tahu soal Won Young, seperti apa dia, kenangan-kenangan dia, dan semuanya.
Aku malu mengatakan ini.
Aku sungguh ingin baik bersama Won Young.
Itu Ji Won Young?
Maaf mengganggu kalian. Kalian tahu Davi?
Daebak! Nuna aku penggemarmu. Bisakah aku menjabat tanagnmu?
Aku suka lagu mu. Apa kau yang menulis itu?
Lagu mana yang kau maksud?
No comments yet. Be the first to leave one.