Swordsman
The first 200 lines.
Si Penerjemah: ryan najoan
Episode 5
Bagaimana kau mengurus mayatnya setelah kau membunuh dia ?
A Shi, A Zhen dan aku menguburnya.
ryan najoan a.k.a po i sonkam v ret
Apakah kamu memang berada di sini ?
Ya, aku berada di sini.
Cepat.
Kami menemukan sesuatu guru.
A Shi?
Tampaknya ini terkait dengan sesuatu yang terjadi hari ini.
Tak mungkin. Pria harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Aku akan pergi dan membicarakan dengan Sekte Qingcheng.
Bukankah mereka orang adil? Aku tak percaya mereka tak beralasan.
Terlepas dari sekte ortodoks atau heterodoks,
Mereka adalah anggota dunia persilatan.
Anggota dari dunia persilatan berbicara tentang kemampuan bela diri.
Kau ingin menjelaskannya pada mereka.
Tapi, apa kau yakin mereka akan mendengarmu?
Jadi, apa yang harus kulakukan?
Sejak kau menjadi target, takkan gampang lari dari itu.
Kita mungkin juga berangkat sekarang. Begitu kita sampai di kakekmu, rumah Pedang Emas,
Kita bisa bertanya kepada orang-orang terkenal di dunia persilatan untuk membantu membersihkan ini.
Yang penting sekarang... adalah menunggu.
Jangan mencari masalah.
Aku paham, ayah.
Milord,
Kau belum tidur?
Bagaimana aku bisa tidur jika memikirkan masalah ini?
Aku ingin tahu apa yang akan terjadi nanti.
Jangan khawatir. Mereka bisa bermain trik di tanah ini.
Tapi sekarang kita melewati jalur air. Bahkan jika Sekte Qingcheng tangguh,
Mereka tidak bisa bermain apapun di perairan sepanjang 800 mil ini.
Lebih baik aman daripada menyesal.
Kau lihat.
Kita akhirnya bertahan sampai pensiun.
Plakat yang dianugerahkan oleh Yang Mulia bisa membawa kemuliaan.
Tapi saya tidak pernah berpikir bahwa kita akan menghadapi kejadian ini sekarang.
Kau pikir...
Mungkinkah Tuhan mengira paruh pertama hidup kita terlalu mulus?
Guru, apapun yang terjadi, aku akan menemanimu.
Hidupku lebih dari cukup untuk bisa bersamamu.
Madam...
Itu anak kita... Kau harus menjaganya.
Aku akan.
Jangan khawatir.
Tidak benar.
Ada apa?
Kenapa ini sangat sunyi?
Biasanya, bahkan jika orang tidur,
Harus ada jejak kaki penjaga malam.
Tapi...
Tidak mungkin...
Ada banyak ranjau. Lagipula, kita di air.
Tak mungkin ada masalah.
Old Zhao, Kenapa kamu tidak berlayar?
Old Li.
Old Wang!
Old Wang...
Old Liu!
Siapa disana?
Apa itu teman dari Sekte Qingcheng ?
Keluarlah kalau berani!
Tantang aku!
Keluarlah!
Jangan seperti ini, guru.
Mereka tidak berani bertatap muka.
Ini karena Teknik Pedang Bixie-mu.
Sekarang, mereka seperti ini sehingga kita akan panik.
Sekarang, mereka seperti ini sehingga kita akan panik.
Dan hentikan guru berpikir rasional.
Kau tak boleh jatuh ke perangkap mereka!
Lihat... Lihat!
Oh tidak! Ping Zhi! Ping Zhi!
Ping Zhi! Ping Zhi!
Kakak kedua!
Bagaimana?
Banyak orang di kapal meninggal tanpa bisa dijelaskan.
Banyak orang di kapal meninggal tanpa bisa dijelaskan.
Sekarang hanya ada 3 keluarga tersisa.
Aku tak pernah tahu Sekte Qingcheng sejahat ini.
Aku telah mengirim surat ke ayah.
Dia belum menerimanya.
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Adik, Aku tahu apa yang kau pikir.
Kau tak boleh bertindak ceroboh.
Kau tak melupakan perkataan guru, iakan?
Tapi aku tidak bisa membiarkan mereka dalam kesulitan.
Lagipula, anak itu seperti itu untuk menyelamatkanku.
Tak peduli apa yang kau katakan.
Ini adalah masalah kedua belah pihak.
Guru belum tiba.
Kita harus hati-hati bergerak.
Kita belum bisa berurusan dengan Sekte Qingcheng.
Lagipula, Yu Canghai disini sendiri.
Jika sesuatu terjadi padamu.
Apa yang harus kukatakan pada guru?
Aku tak peduli.
Aku akan menyelamatkannya!
Adik.
Ayo.
Ini dia, ibu, ayah.
Tak pernah berpikir mereka,
Bisa berenang sangat baik!
Aku dengar Sekte Qingcheng memiliki metode yang dinamakan Jurus Nafas kura-kura.
Ketika kau menguasainya,
Kau bisa lama-lama di air.
Kau lihat saja sekarang.
Mereka memasuki air secara bertahap.
Dan kemudian berenang ke darat, masing-masing kelompok berputar seperti itu.
Serasa mereka ingin,
Membunuh kita semua.
Seperti pepatah: "Selalu ada pria yang lebih ahli di belakang pria yang ahli".
Dan aku, Lin Zhen Nan,
Punya pikiran mereka akan takut dengan kungfu-ku.
Aku tak pernah berppikir mereka ingin,
Menjebak keluarga kita disini.
Membuat kami menjadi takut,
Lalu kita mati.
Ayah, Semua ini salahku.
Aku tak ingin kalian berdua menanggung kesalahanku.
Aku akan pergi dan menjadi umpan.
Ping Zhi.
Ini bukan waktunya untuk menjadi keras kepala.
Jika sesuatu terjadi padamu,
Bagaimana ayahmu dan aku hidup?
Apa yang harus kita lakukan?
Kita tidak bisa...
Kita tak bisa mati, kan?
Ada beberapa bubuk mesiu di perahu.
Layaknya,
Bagi kita untuk pergi dari pengawasan mereka,
Hanya ada satu solusi.
Solusi apa?
Hati-hati.
Aku tahu Bu.
Ayah, cepat!
Ping Zhi.
Ayo.
Ayah.
Kau baik-baik saja?
Aku tak apa, dimana ibu?
Sudah dekat.
Cepat, ayo.
Ayah, ada apa?
Coba cium.
Kenapa ada bau aneh?
Itu tampaknya dari kita!
Aku tahu,
Orang Sekte Qingcheng,
Pasti takut kita melarikan diri.
Jadi mereka mengoleskan sesuatu di atas kapal kita.
Itu sebabnya berbau.
Sekarang apa?
Mereka akan mengejar kita.
Lalu, apa yang harus kita lakukan?
Pertama, lepas pakaian luarmu.
Lalu, lumuri lumpur badanmu.
Kita terlambat.
Cepat, Sembunyi.
Cepat.
Saudara Junior.
Hutan ini tidak besar.
Ayo cari.
Berhenti sembunyi, ada wanita disini.
Tak mungkin ayah dan anak akan lari.
Lin Zhen Nan! Dengar!
Istrimu ada di tanganku!
Cepatlah keluar!
Atau tidak...
Aku takkan baik padanya.
Ping Zhi.
Ayah dan anak ini tak punya hati!
Kakak, perhatikan dan lihat.
Pergi!
Ayah, aku ingin menyelamatkan ibu.
Jangan pergi.
Saudara Junior,
Tampaknya berkelahi tidak baik.
Lalu, kita harus bagaimana?
Aku tahu.
Tali ini bisa terbakar sementara.
Kalian ayah dan anak sebaiknya berpikir yang baik.
Tentang, keluar.
Ketika tali ini terbakar.
Dan pedang ini menembus istrimu.
Jangan salahkan kami.
Keluarlah jika kau berani.
Ibu! / Ping Zhi.
Ibu!
Aku sudah bilang.
Sangat gampang menangkap anak ini.
Kesini!
Kembali kesana!
Jangan mendekat.
Jika berani, aku akan membunuhnya.
Jangan bergerak.
Semua keluarga disana.
Kakak senior, ide ini sangat bagus.
Tidak buruk.
No comments yet. Be the first to leave one.