The first 200 lines.
Seseorang pernah mengatakan ini.
Di negara itu, ada orang-orang yang berdansa,
bahkan sampai suara uang koin bergemerincing
Kalian bisa melihat angin berembus antara cucian yang berkibar
di setiap balkon.
Suara ombak bisa didengar ketika buih lembut
melewati pemecah gelombang.
Sebuah kereta kuda dilewati
oleh sebuah mobil tua yang berusia lebih dari 60 tahun.
Pada sebuah dinding menyedihkan yang catnya terkelupas,
ada sebuah senyum polos seorang anak.
Che Guevara.
Ernest Hemingway.
Cerutu.
Mojito.
Simbol Buena Vista Social Club.
Pulau itu dikelilingi oleh zamrud Laut Karibia.
Negara itu sudah semakin tua dan usang
karena pengembangan peradabannya yang semakin lambat.
Tetapi itu negara asing dengan banyak pesona
yang membuatmu bergairah.
Kami memutuskan
- untuk pergi ke Kuba. - Untuk pergi ke Kuba.
"Traveler"
Hanya Kuba yang memiliki suasana semacam ini, bukan?
Jangan melihat ke tanah.
"Pelancong Lee Je Hoon"
Astaga!
Aku belum pernah bepergian dengan sebuah ransel.
"Jatuh"
Aku dikutuk. Hei, Jun Yeol!
Jun Yeol, apa yang harus kulakukan? Astaga.
Jun Yeol.
- Hei, Jun Yeol. - Ya?
Jun Yeol, kenapa semuanya tidak lancar bagiku?
Aku datang kemari karena kamu.
Aku hanya bisa memikirkanmu.
"Je Hoon selalu memperhatikan Jun Yeol"
"Pelancong Ryu Jun Yeol"
Kamu memang pelancong ahli.
"Seorang pelancong ahli yang dapat dipercaya"
Sangat menyenangkan kalau ada pelancong ahli.
Kamu menyelamatkanku.
- Kamu harus teliti. - Benar.
Terima kasih.
- Pakai lengan panjang. - Apa?
Kamu pernah melihat aktor Lee Je Hoon?
Di mana dia?
"Dia seorang fotografer"
Dua, tiga.
- Foto yang bagus. - Kita punya bukti pernah kemari.
Action.
- Bagus. - Ini indah sekali.
Tidak semua orang dapat mengambil foto ini.
Akan lebih mudah begitu kamu terbiasa.
Seluruh tubuhku merinding.
Itu sangat menyenangkan.
Kamu tidak melihat pelangi?
Aku hanya melihat matahari terbenam.
- Rumahku penuh. - Sudah penuh.
- Rumahnya penuh. - Penuh?
Itu terlalu mahal.
"Mereka mengatakan ini berulang-ulang"
- "Kami - Ya?
kekurangan uang."
"Mereka berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan diskon"
- Tidak ada taksi? - Tidak ada?
Maaf. Tidak ada tempat?
"Wisata beransel tidak mudah"
Matikan kamera. Ini tidak benar.
Apa yang kamu lakukan?
Jun Yeol, bisakah kamu tidak pergi?
- Kita memiliki DNA pelancong. - Ya, benar.
- Benar? - Ya.
Dengan adanya seorang teman
- perjalanan ini jadi menyenangkan. - Pastinya.
Aku serasa sedang bermimpi.
- Itulah gunanya berwisata. - Benar.
Aku tidak ingin pergi.
- Di sini sangat indah, bukan? - Betul.
"Perjalanan mereka dimulai sekarang"
Kuba adalah pulau terbesar di Laut Karibia,
terletak di antara Amerika Serikat dan Amerika Selatan.
"Kuba adalah pulau terbesar di Laut Karibia"
"Korea Selatan, Kuba"
Korea dan Kuba memiliki luas yang sama.
Sekitar 11 juta orang tinggal di sini.
"Kuba adalah negara terpadat ke-81"
Karena penjajahan Spanyol, mereka bicara dalam bahasa Spanyol.
"Bahasa Spanyol merupakan bahasa resmi mereka"
Perjalanan kita akan dimulai
di Havana, ibu kota Kuba.
Kami punya waktu dua minggu.
"Mereka akan bepergian selama dua minggu"
Tidak ada tempat yang harus kami datangi atau hal-hal
yang harus kami lakukan.
Kami hanya ingin
bebas menikmati perjalanan kami
lalu kembali ke Havana.
"Mulai di Havana, mereka bisa bebas berjalan-jalan selama dua minggu"
Sayangnya, aku harus terbang lebih dahulu sebelum Je Hoon.
Dia jadi pembawa acara untuk upacara penganugerahan akhir tahun.
"Je Hoon akan terlambat beberapa hari"
Karena dia melakukan sesuatu yang keren, aku harus terima.
Aku akan menemuinya di Havana lima hari kemudian
dan menghabiskan sisa waktu kami di sana bersama-sama.
Aku dapat menikmati
perjalanan seorang diri dan perjalanan bersama temanku.
Ini sebuah peluang yang sangat bagus.
Tidak ada penerbangan langsung ke Havana.
Aku harus terbang ke Kota Meksiko selama 13 jam.
Setelah menunggu delapan jam di Kota Meksiko,
aku terbang selama tiga jam lagi dan tiba di Havana.
Total 30 jam sejak aku meninggalkan rumah.
Ketika aku tiba,
waktu di Kuba 14 jam lebih lambat daripada Korea.
Dengan begitu, aku tiba di bandara
seorang diri di malam hari.
"Perjalanan hari pertama"
"Saat ini hampir tengah malam"
"Tetapi bandara masih penuh dengan orang-orang"
"Jun Yeol meletakkan ranselnya"
Satu-satunya yang kurencanakan adalah penginapan pertamaku.
"Dia memesan penginapan pertamanya di Korea"
Aku memikirkan apa saja yang harus kulakukan.
"Apa saja yang harus dia lakukan sekarang?"
Ada dua hal.
Aku harus menukar uang dan tiba di penginapanku.
Halo.
- Boleh kulihat itu? - Kursnya 1,41 dolar.
Kursnya 1,41 dolar? Baiklah.
Bisa menukar 1.000 dolar Kanada?
Silakan.
- Boleh kuhitung? - Ya.
Baiklah, terima kasih.
"Dia menghitung uangnya"
Sudah pas. Terima kasih.
Terima kasih.
Setelah menukar uang, aku tiba di halte taksi.
Menurut buku panduan,
uang 30 dolar sudah cukup untuk pergi ke pusat kota.
"Wisatawan lain sibuk menawar tarif taksi mereka"
"Pengemudi taksi aktif mendekati para wisatawan"
Aku hanya...
- Aku ingin pergi ke Concordia. - Baik.
Berapa tarif ke Concordia?
"Ini adalah tawar-menawar pertamanya"
Bagaimana kalau mereka memeras karena aku seorang wisatawan?
"Apakah dia mampu membayar 30 dolar?"
Aku tidak akan bingung.
Tarifnya 25 dolar.
- Tarifnya 25 dolar? - Ya.
- Tarifnya 25 dolar ke Concordia? - Ya.
Tetapi aku tidak punya uang kecil.
- Aku hanya punya sekitar 50 dolar. - Hanya 50 dolar?
Kamu punya uang kembalian?
- Ya. - Kamu bisa memberiku kembalian?
- Ya. - Baik, terima kasih.
Itu mudah.
"Dia berhasil dengan mudah"
Kami pergi dengan awal yang baik.
"Jun Yeol senang berhasil menawar"
- Aku akan mengantarmu. - Baik, terima kasih.
Berapa lama untuk sampai di sana?
- Sekitar 15 hingga 20 menit. - Sekitar 20 menit?
Kalian berdua pergi?
"Kedua pria itu masuk ke taksi"
- Apakah kalian berdua pergi? - Ya.
- Benarkah? - Aku akan ikut denganmu.
Apakah kalian berdua berteman?
- Tidak, dia anakku. - Tidak, dia ayahku.
- Anak? Kalian ayah dan anak? - Ya.
Benarkah?
"Dia mendapat pengalaman unik"
Dari mana asalmu? Apakah kamu berasal dari Jepang?
- Bukan, Korea. - Korea?
Ya.
- Apakah ini untuk TV? - Ya.
Ini untuk sebuah acara TV.
- Sebuah acara TV? - Ya.
- Sebuah acara TV? - Apakah aku akan menjadi terkenal?
Ya. Mungkin.
Sungguh. Ya.
Kenapa kalian berdua menyetir taksi?
Karena kami bekerja berjam-jam.
Saat kami merasa lelah...
- Kalian bisa bergantian... - Ya.
- menyetir? - Ya.
Dengan begitu, kami dapat bekerja selama berjam-jam.
- Benarkah? - Ini berat.
Jadi, kalian menyetir sepanjang malam?
Ya. Sepanjang hari dan sepanjang malam.
Tetapi sekarang, kami akan pulang.
- Pergi ke... - Kami akan pulang.
- Kalian akan pulang? - Ya.
- Aku pelanggan terakhir kalian. - Ya.
Terima kasih banyak.
Aku sangat beruntung, bukan?
Sebenarnya, ini kali pertamaku
- datang ke Kuba. - Kali pertama?
No comments yet. Be the first to leave one.