The first 200 lines.
Hei, ini Sarah.
Aku melihat seorang gadis bunuh diri.
Ew!
Ya, dan wajahnya mirip sekali denganku.
Elizabeth Childs?
Aku akan ke Apartemennya.
Untuk mencari tahu siapa dia atau merampok sisa barangnya?
Halo?
Dia punya $75,000 di tabungan.
Astaga.
Beth itu seorang polisi. Artinya aku juga polisi.
Rekanmu, dia membuntutimu.
Kalau itu pacarku,
aku juga akan melompat ke kereta.
- Apa yang terjadi? - Banyak.
Ada yang berbeda. Bagaimana pemeriksaannya?
Opsir Elizabeth Childs, berikut akan direkam
versinya mengenai penembakan kala bertugas...
yang menyebabkan kematian orang sipil.
Ada yang berbeda.
Aku di sini untuk Kira, Fee.
Kau meninggalkan Kira dengan Ny. S...
dan kau tidak kembali selama 10 bulan!
Kita harus mengadakan upacara perpisahan.
Tidak, tidak, Kira sudah datang.
Dia tidak boleh mengira aku meninggal, Fee.
Beth, ini Katja.
Hanya satu. Aku ada beberapa.
Juga tanpa keluarga. Siapa aku?
Halo?
Beth, dari mana saja kau?
Dari mana saja aku?
Um...
Ceritanya panjang.
Terus?
Terus, apa?
Apa kau bertemu German?
Aku tidak bisa menghubunginya.
Beth?
Apa?
German tewas.
Tewas?
Ya, seseorang menembaknya, tepat di hadapanku!
Astaga! Apa kau baik-baik saja?!
Tidak! Aku tidak baik-baik saja!
Dia di kursi belakang mobilku!
Ada darah di mana-mana!
Astaga. Astaga, jadi itu benar.
Apa?
Seseorang sedang membunuhi kita.
Mereka pasti membuntutinya dari Eropa.
Astaga!
Apa?
Tidak ada. Tidak apa-apa.
Oke, oke, oke. Apa kau mendapat kopernya?
Uh...
Beth?
Apa?
Kau tahu apa? Pikirkan itu nanti saja.
Kau harus menyingkirkan mayatnya.
- Bagaimana? - Aku... aku...
Bagaimana caranya?
Aku tidak tahu.
Kau kan polisi. Beli saja sekop.
Pastikan saja kau mendapat contohnya.
Contoh?
Rambut dan darah, Beth.
Kau pasti bisa.
Bagaimana kalau kau bantu aku?
Aku akan lakukan kalau bisa.
Satu per satu.
Kuhubungi nanti.
Season 1 Episode 2 Instinct
YATIM PIATU TIRUAN
MILIK PRIDADI. TIDAK ADA PELANGGARAN
Maaf, Elizabeth Childs.
Orang aneh dan anak punk,
anak anjing yang tersesat...
Kita selalu memiliki teman dalam diri Sarah.
Kau ingin mengatakan sesuatu, Felix?
Hmm? Mm.
Ada yang ingin kau ungkapkan?
Oh, tidak, aku... Aku tidak bisa, Bob.
Aku terlalu emosional.
"Kita berada di kota kumuh...
Aku memohon ampunan dan belas kasihanmu
bukankah kehidupan
adalah cerminan?"
Untuk Sarah.
Untuk Sarah!
Untuk Sarah.
Aku tidak mengerti kenapa dia bunuh diri.
Itu bukan sifat Sarah.
Itu bukan Sarah.
Setidaknya dia punya cinta.
Cinta siapa yang dia punya. Cintamu?
Cinta tidaklah sempurna.
Cinta adalah ketidaksempurnaan.
Kalau itu definisimu tentang cinta, tidak heran dia melompat.
Sial!
- Hei! - Woah woah, tenang dulu!
Lepaskan dia, Vic!
Katakan! Ayo, katakan itu salahku!
Katakan itu salahku!
Itu... salah..
Vic! Vic! Tenanglah.
Aaah!
Semua sedang sedih. Tidak apa-apa.
Baiklah. Maafkan aku.
Aku yang salah.
Aku tidak berpelukan saat berduka, Vic.
CARLSBOROUGH HOTEL/ KAMAR 303
Katja Obinger.
Berlin.
Kau ini siapa?
Eh. Oh, jam berapa kau buka?
Aku butuh jendela mobil depan dan samping.
Vic, aku lelah.
Satu gelas terakhir.
Bourbon untuk Sarah.
Oh. Astaga.
Bagus sekali.
Oke.
Pergilah.
Tunggu dulu. Giliranku.
Ya, Tuhan!
Aku ingin mengenal putri Sarah.
Keluar, Vic!
Kenapa tidak?!
Ada alasan kau tak pernah bertemu dia.
Apa itu?
Misalnya...
Pertama-tama, kau pengedar obat bius.
Aku bisa membantu keuangannya.
Dan Sarah meninggalkanmu.
Dia lari karena kau suka menyiksanya.
Aku ingin memperbaiki semua itu.
Baiklah, ayo.
Ayo, pergi.
Felix,
Aku ingin tetap terhubung dengannya.
Dengan siapa? Siapa, Vic?!
Dia.
Vic, Kira bukan Sarah.
Sarah meninggal dan dia takkan kembali.
Kau harus menguatkan diri dan menerima hal itu.
Felix?
Peluk aku.
Oh, yang benar saja.
Vic! Aku punya pisau
dan aku akan menusuk wajahmu!
Sial.
Bukankah kau seharusnya
menunggu tiga hari sebelum bangkit dari kematian?
Apa-apaan ini?
Itu altarmu.
Menyedihkan.
Ya, Vic tadi di sini. Kenapa kau teler?
Karena aku marah padamu,
jadi aku memutuskan untuk menghabiskan semua uang
dari kokain curianmu untuk itu.
Felix! Apa Kira mengira aku meninggal?
Aku tidak tahu.
Oh, kau tidak tahu?
Vic mengacaukan semuanya saat dia bicara dengan Ny. S.
Aku tidak tahu apa yang Ny. S katakan pada Kira.
Vic.
Ya. Sejak kau meninggal,
dia semakin terobsesi.
Dia ingin bertemu Kira.
Tidak!
Aku juga tahu itu!
Tentu saja tidak. Kau pikir aku akan membiarkan itu terjadi?
Hei, apa itu?
Di sana. Kelihatan seperti...
Kelihatan seperti darah.
Hei, woah! Apa yang terjadi?
- Tidak ada. - Hei!
Tidak ada. Aku tidak ingin membicarakannya.
Sarah!
Kau ingat akta-akta kelahiran itu, kan?
Milik Beth dan dua lainnya?
Ya, Katja dan Alison.
- Ya? - Ya.
Aku bertemu versi Orang Jerman.
Apa? Apa dia... kembaranmu juga?
Ya.
- Lupakan saja, Felix. - Dia bilang dia siapa?
- Jangan tanya. - Dia bilang apa?!
Aku tidak bisa cerita. Aku tidak bisa...
- Aku tidak bisa menjelaskan. - Baiklah.
Sudahlah.
Aku ingin kau katakan pada Ny. S kalau aku tidak meninggal, oke?
Semua hanya salah paham.
Tidak. Tidak akan. Kau saja yang lakukan.
Kalau aku ke sana sekarang, setelah 10 bulan,
dia akan mempersulit soal hak asuhku.
Apa, jadi aku ke sana dan bilang apa?
Berbohong?
Oh, Tuhan.
No comments yet. Be the first to leave one.