Season 1

Release info

[Crunchyroll] Daemons of the Shadow Realm - 20
Daemons of the Shadow Realm S01E20 CR WEB-DL Indonesian ID
A Commentary by Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · Daemons of the Shadow Realm S01E20 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-22

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-08-22
Downloads: 1
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 168 lines.

Migi...

Hidari!

Ini gawat.

Awas, Migi!

Hidari adalah mangsaku!

Sial!

Lincah sekali!

Bukankah kakinya cedera?

Dera, tembak dia!

Yuru!

Yuru!

Cuma keserempet, tanganku aman.

Jangan bangun dulu!

Nyaris saja.

Pelurunya

bisa dia tangkis dan arahkan?

Sial!

Dia kabur.

Iya, benar! Gudangnya bersimbah darah!

Ada lima atau tujuh... Aku juga tidak tahu!

Pokoknya banyak mayat!

Segeralah datang!

Lo?

Mayatnya belum dibersihkan?

Kamu siapa?

Tu-Tunggu, jangan masuk!

Aku sudah panggil polisi!

Kamu pihak terlibat?

Eh? Eng...

Orangnya hilang.

Lah? Pak Satpam aman?

Tenangkan dirimu!

Tolong!

Tsugai yang mengendalikan orang?

Berbahaya sekali.

Datang untuk mengambil Yuru, artinya kamu antek Desa Higashi?

Tahan yang erat, Fuujin, Raijin.

Ngeri juga kalau aku dikendalikan.

Ada banyak orang datang, Paman.

Yah, paling para bawahan yang panik karena aku susah dihubungi.

Ayo pergi sebelum Tsugai kita diambil.

Soalnya Kagemori membawa Asa.

Benar juga.

Kalau ketahuan membelot, aku akan dibunuh Ayah.

Mari kita singkirkan saksi mata.

Gas.

Jangan! Hentikan!

Tunggu! Jangan!

Lakukan yang bersih, Asuma.

Jangan kotori kantorku.

Sabar, ayo rundingkan dulu!

Tidak mau.

Kumohon!

Omong-omong, kamu pernah membunuh?

Tidak.

Tapi ada orang yang ingin kubunuh.

Jangan bergerak, Fuujin dan Raijin.

Karena kalian selalu di samping Paman,

niatku jadi terhambat.

Akhirnya aku bisa membunuhmu dengan kedua tangan ini, Paman.

Membunuh?

Fuujin, Raijin, kalian tidak sadar ada Tsugai ini?

Yozakura sangat ahli menyembunyikan keberadaan dan niat membunuh.

Gonzou, Asa, dan Fuyuki menuju kemari.

Mereka sudah dekat.

Dia bisa bicara?

Paman harus buka mulut sebelum kubuat tutup usia.

Fuujin, empaskan Yozakura!

Lehermu akan kupelintir sebelum anginnya sampai.

Petir juga akan mengenai Paman.

Fuujin, Raijin.

Yozakura juga akan memelintir tuan kalian

kalau mencoba menyerangku.

Mereka bertikai?

Apa-apaan ini, Asuma?

Aku sudah banyak berinvestasi padamu!

Inventasi? Pantas saja.

Kamu masih membahas uang meski ajal menjelang?

Paman, Klan Kagemori dan para pekerjanya berisi orang-orang buangan.

Menyimpang, anomali, tidak wajar.

Begitulah masyarakat mencibir kami.

Bagi ibuku yang diperlakukan semena-mena oleh Klan Shingo,

Klan Kagemori adalah surga.

Itu penyelamatnya.

Secara pribadi, aku tidak sudi kamu merebut Klan Kagemori

dengan memanfaatkan si kembar.

Dan, kurasa bukan cuma kamu biang keroknya.

Mustahil Klan Kagemori ditekuk satu orang picik dan bodoh.

Kamu pun tahu itu, kan?

Siapa yang menghasutmu?

Katakan.

Lo?

Ivan, untung kamu datang! Tebas dia!

Oh, aku mengerti.

Sudah kubilang, Shingo.

Jangan lengah sama keponakanmu.

Bawel! Gonzou, Asa, dan Fuyuki sedang kemari!

Bahaya kalau tertangkap!

Betul.

Yozakura!

Kalau kalian ditangkap Tsugai Fuyuki, bisa-bisa informasinya bocor.

Matilah di sini.

Asuma.

Shingo bilang apa saja padamu?

Wah, keserempet apanya!

Robeknya dalam!

Luka tembak pasti ditanya ini itu kalau di rumah sakit.

Aku bakal dimarahi Hana.

Aduh!

Maaf, tidak kusangka dia bisa memantulkan peluru pakai katana.

Yah, itu wajar.

Ini bukan salahmu.

Entah itu kemampuan Tsugai katananya.

Atau memang kemampuan penggunanya.

Mungkin itu gabungan keduanya.

Berarti mereka sangat cocok, ya.

Yang jelas, dia berbahaya.

Penjaga Ilahi Sayuu saja bisa diimbangi.

Oh, iya!

Hei, Danji!

Hei!

Lo? Mana musuhnya?

Sudah kabur.

Tolong ambilkan kakiku.

Oh, iya, kakimu bagaimana?

Jangan khawatir.

Sama kayak lengan Hidari.

Tolong belikan bahan perekat di toko peralatan.

Hidari, jantungmu aman meski ditusuk?

Kami tidak punya jantung, beda sama manusia.

Eh? Berarti...

Kepalamu pecah pun tetap hidup?

Mungkin.

Terus cara matinya bagaimana?

Caranya?

Kami belum pernah mati, entahlah.

Iya, sih...

Aku tidak tahu rasanya mati, tapi serangan tadi terasa mengancam.

Tenagaku menghilang sekejap.

Itu apa, ya?

Kalau Hidari kolaps dan si Cabul jadi kuat,

mungkin pertukaran energi.

Kolaps? Energi?

Tukang cabul.

Jadi tukang cabut tenaga.

Intinya, aku tidak bisa bergerak dulu.

Senapan tidak mempan, Penjaga Ilahi Sayuu pun begini.

Kita mundur saja dulu.

Serahkan sisanya ke Kagemori.

Maaf, Yuru.

Petunjuk ke Mine dan Nagisa malah kami biarkan lolos.

Justru aku yang minta maaf.

Kalian sampai babak belur begini.

Tuan baru kita benar-benar baik, Hidari.

Tuan lama kalian separah apa, sih?

Meski kali ini lolos,

bau darahnya sudah kami ingat.

Lain kali pasti tertangkap.

Kalian masih mau membantuku?

Tentu saja!

Tuan Yuru, kami akan selalu bersamamu!

Kejam sekali.

Padahal aku yang mau membunuhnya.

Maaf soal itu, tapi kamu jadi hemat tenaga, kan?

Membunuh memang terlihat mudah, tapi urusan setelahnya ribet.

Sebaiknya orang sepertimu pakai jasa kami para pro.

Tapi, menghabisi bosmu sendiri rasanya kurang etis.

Shingo cuma menyewaku pakai uang, tidak ada ikatan khusus.

More Indonesian subtitles for Daemons of the Shadow Realm

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left