The first 200 lines.
"Kim Dong Wook"
"Jin Ki Joo"
"My Perfect Stranger"
Dua hari sebelum pembunuhan pertama.
Satu dari tiga tersangka sudah ditangkap polisi.
Serta dua tersangka lainnya
tidak menunjukkan gerakan yang tidak biasa.
Saat semuanya tampak makin membingungkan,
dia tiba.
Dia korban pertama pembunuhan berantai di Woojung-ri.
Itu dia.
Dia akan menjadi guru magang kalian selama sebulan.
Namanya Lee Ju Young.
Dia mahasiswi tahun keempat - Di mana aku
di Universitas Nasional Seoul, - pernah melihatnya?
Ada apa?
Aku baru saja menerima telepon dari Kepala Sekolah Yoon.
Dia seharusnya bertemu Bu Lee, tapi dia tidak bisa menghubunginya.
Aku tahu situasi ini.
Hari itu, aku memilihnya pada pandangan pertama.
Korban pertamaku yang cantik.
Apa dia akan mati?
Bagaimana kamu tahu?
Itu bahkan belum terjadi.
Bagaimana kamu tahu itu, di sini dan sekarang?
"My Perfect Stranger, Episode 5, Pengakuan Pasti"
Jelaskan apa yang baru saja kamu katakan.
"Episode Lima"
Kenapa kamu bilang pertemuan kita bukan kebetulan?
Jika semuanya ternyata benar,
malam ini...
Jadi, dua malam sebelum kematian guru itu,
dia tiba-tiba menghilang.
Untungnya, seseorang dari desa menemukannya.
Orang-orang mengira dia hanya tersesat.
Jadi, itu hanya dianggap insiden kecil. Namun, sebenarnya,
sepertinya dia dikejar seseorang.
Kamu tahu di mana
dia ditemukan?
Di tepi sungai.
Itu dekat dengan toko umum. Jadi, seharusnya di sekitar sini.
Tunggu.
Bu Lee.
Bu Lee. - Tidak! Bukan aku!
Sial.
Apa itu tadi?
Kamu mau mati?
Pak Yoon? Kamu lagi?
Sial.
Mengacaukannya sekali tidak cukup?
Kamu ingin mengulanginya berkali-kali?
Kamu melepaskan Ko Min Soo?
Kenapa?
Aku hanya mengikuti perintah.
Kamu bicara seperti polisi yang bertanggung jawab.
Pantas saja itu terjadi. Kerjamu buruk.
Biarkan ini menjadi satu-satunya kesalahanmu.
Sebaiknya kamu berharap ini kesalahan terakhirmu.
Jika kita tidak beruntung,
nyawa seseorang akan dalam bahaya lagi
karena bedebah yang kamu bebaskan hari ini.
Apa itu Ko Min Soo?
Si berengsek itu lagi.
Kamu dan polisi tidak punya alasan
atas kejahatan yang dilakukan si berengsek itu. Kamu menyadarinya?
Aku tahu bahwa membebaskannya adalah ide terbodoh!
Jadi, jawab pertanyaanku.
Apa itu Ko Min Soo? - Aku tidak tahu.
Apa? Kamu tidak tahu?
Aku tidak tahu siapa dia atau apa yang orang ini coba lakukan.
Jika aku menangkap orang ini, aku bisa tahu.
Berkat kamu, orang ini lolos. Jadi, aku tidak punya apa-apa.
Meski tahu sesuatu,
aku tidak akan membaginya dengan polisi tidak bertanggung jawab.
Jadi, aku sungguh berharap kita tidak bertemu lagi.
Ibu
tersesat?
Ya. Ibu...
Pemahaman arah ibu buruk di malam hari.
Ibu takut tanpa alasan.
Tidak, pasti ada alasan bagus.
Ada seseorang di sana.
Orang itu bahkan kabur.
Entahlah. Ibu bahkan tidak tahu ada orang di sana.
Untuk mengatakan kamu tidak tahu, reaksimu cukup spesifik.
Kamu tidak ingat?
Kamu mengatakannya sendiri bahwa itu bukan kamu.
Bu Lee. - Tidak! Bukan aku!
Apa maksudmu?
Apa ada yang menyalahkanmu?
Bedebah yang kabur itu?
Kamu tahu siapa dia?
Aku tidak mengerti maksudmu.
Bu Lee.
Aku tahu tidak mudah memercayaiku,
tapi aku berusaha membantumu.
Kamu harus jujur agar aku bisa menghentikan ini.
Jika kamu diancam, dikejar oleh seseorang,
atau apa pun ini,
kamu harus memberitahuku semuanya.
Bu Lee. - Terima kasih untuk...
Terima kasih sudah menjagaku.
Namun, kamu benar-benar salah.
Tidak ada yang mengejar
atau mengancamku.
Kerabatku mengkhawatirkanku.
Boleh aku pergi sekarang?
Tunggu.
Baiklah. Kamu harus pulang malam ini.
Ayo pulang, Yoon Young.
Sampai jumpa besok di sekolah.
Namun, itu berbahaya. Bagaimana bisa kamu...
Bagaimana kalau kita beli roti untir, kesukaanmu?
Roti untir? Sekarang?
Sudah jelas dia menyembunyikan sesuatu.
Kamu yakin dia harus pulang sendirian?
Lagi pula, dia tidak tahu
apa yang akan terjadi kepadanya dua hari lagi.
Namun, apa ini jalan pulang?
"Permak Baju Donghwa"
"Pintu Masuk Penginapan"
"Pintu Masuk Penginapan"
"Penginapan Woojung"
"Penginapan"
Kamu mengikutinya untuk memastikan dia masuk dengan selamat.
Kalau-kalau ada insiden yang tidak kuketahui.
Akankah ada?
Setahuku, tidak akan terjadi apa-apa malam ini.
Namun, aku tidak yakin apakah itu jawaban yang tepat.
Aku tidak tahu apa yang kamu tahu dan tidak tahu.
Kamu mungkin memikirkan hal yang sama tentangku.
Bagaimana jika kita cari tahu sekarang?
Ayo. Aku tahu tempat sempurna untuk bicara.
"Kedai Teh Bong Bong"
Park, miringkan sisi kanan sedikit.
Ke arah sini. Miringkan.
Pak, lihatlah. - Kim, miringkan sisi kiri.
"Kedai Teh Bong Bong"
Sisi kiri.
Ambil sisi kiri. Lewat sini.
Huruf-hurufnya jatuh musim panas lalu setelah tersambar petir.
Mereka baru memperbaikinya sekarang,
dan itu menunjukkan betapa tidak acuh dan tidak peka pemiliknya.
Bukan Kedai Teh H?
Aku yakin kamu sudah familier dengan namanya.
Ini tempat asal kotak korek api sialan itu.
Mari kita akhiri.
"Kedai Teh Bong Bong"
Ayo pergi sekarang.
"Kedai Teh Bong Bong"
"Kedai Teh Bong Bong"
"Kedai Teh Bong Bong"
Entah apa kamu sudah tahu,
tapi pembunuhan berantai terjadi di Woojung-ri pada tahun 1987.
Sesuai dugaanmu, aku mengikuti kasus-kasus itu.
Kamu detektif?
Kamu bisa saja mengenaliku jika kamu menonton
acara berita di malam hari di akhir pekan.
Apa kamu penjahat?
Seperti mereka yang harus berdiri di depan reporter untuk berfoto?
Bukankah lebih masuk akal jika berasumsi aku pembaca berita?
Benar juga.
Jadi, kamu bintang TV.
Aku jarang menonton berita. Maaf.
Begitukah kamu menganggapku?
Tidak, bukan begitu.
Aku hanya bersikap imajinatif.
Aku ingin berada di rumah yang aman, meskipun tinggal di sana gratis.
Apa ini untuk liputan berita?
Semacam itu.
Lalu kapan kasus pertama terjadi?
Pada tanggal 14, dua hari kemudian, salah satunya akan terjadi.
Serta satu lagi akan terjadi pada tanggal 16,
dua hari setelah pembunuhan pertama.
Total dua wanita kehilangan nyawa mereka.
Lalu pada tanggal 20... - Satu orang menghilang.
Karena catatan yang dia tinggalkan,
dia diduga kabur dari rumah.
Namun, dia meninggal.
Apa katamu?
Dia meninggal.
Karena totalnya ada tiga korban pembunuhan.
Selama lebih dari 30 tahun,
tidak ada jasad mereka, apalagi jejak, yang ditemukan.
Bahkan polisi dan keluarga korban tidak tahu soal itu,
jadi, bagaimana kamu bisa tahu?
Mungkin sulit dipercaya,
tapi aku hanya memberitahumu hal-hal yang tertulis di sini.
"'The People I Killed'"
Ini novel
yang ditulis oleh Ko Mi Sook.
Bu Ko, bisa beri kami bocoran
untuk novel yang sedang kamu tulis?
Ini seperti pengakuan.
Pengakuan?
Karakter utamanya adalah
seseorang yang mengungkap kejahatan sempurna
yang dilakukan 30 tahun lalu.
Dia pikir sia-sia merahasiakannya sendiri
seumur hidupnya.
No comments yet. Be the first to leave one.