The Fable

The Fable (ザ・ファブル)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Fable- Season 1 Episode 14
A Commentary by HulkIdjo

Tags

other
Published on: 2025-02-19
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 178 lines.

The Fable

Aku Menyukaimu, Kak!

Octopus

Selamat pagi.

Pagi, Sato.

Apa itu TV?

Bagus jika kita bisa menonton di sini, bukan?

Sekarang untuk berita lainnya.

Berhasil! Kau luar biasa, Kai.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Misaki, kau sudah membaik?

Ya. Aku sudah baik-baik saja sekarang.

Maaf.

Aku senang mengetahuinya.

Itu foto yang bagus.

Selain merevisi posisi perlengkapan taman bermain, inspeksi...

Hubunganmu dan Misaki canggung?

Ya. Seolah-olah dia menghindariku.

Jangan bilang dia tahu kau yang ada di pabrik waktu itu.

Saat itu Misaki panik,

dan aku tak bersamanya semenit pun.

Ya.

Dia mungkin akan lebih panik jika tahu itu kau.

Meski aku menyelamatkannya?

Tentu saja dia akan panik dan terkejut jika tahu

temannya adalah pembunuh bayaran.

Sungguh?

Kau khawatir dia tahu?

Ayolah, jujurlah kepadaku.

Jika dia tahu, aku akan gagal sebagai profesional.

- Aku seharusnya tak terlihat... - Membosankan! Cukup!

Bukan itu maksudku.

Kau mempertaruhkan nyawamu, jadi, bukankah kau akan kecewa

jika dia membencimu karena menjadi pembunuh bayaran?

Mempertaruhkan nyawaku, ya?

Yang kulakukan waktu itu hanya seperti berjalan-jalan di taman.

Jadi, kau tak peduli jika Misaki membencimu?

Kau akan kehilangan dia sebagai teman.

Aku tak peduli.

Astaga! Kau benar-benar mesin.

Seperti mesin pembunuh berhati dingin.

Aku tidak sehebat itu.

Itu bukan pujian!

Lama tak bertemu,

Suna.

Karena Koji sudah keluar dari penjara, grup harus bangkit kembali.

Kojima sudah mati.

Apa?

Kau juga aktor yang hebat.

Kalian semua sama saja.

Terserah. Aku punya pertanyaan untukmu.

Ada apa?

Aku hanya bisa memberitahumu apa yang kuketahui.

Aku ingin informasi tentang pembunuh bayaran bernama Fable.

Kudengar dia bekerja untuk Grup Maguro.

Tapi aku belum pernah mendengar apa pun tentangnya.

Apa? Pembunuh bayaran? Fable?

Tidak, aku tak pernah mendengarnya.

Dahulu kau salah satunya, bukan?

Sampai sekitar 15 tahun lalu, kau disebut pembersih, bukan?

Ini dua juta.

Katakan yang kau tahu.

- Begini, Suna... - Aku tak peduli sesepele apa informasimu.

Sekalipun tentang kau tahu nama Fable atau tidak.

Apa dia hanya legenda seperti Bigfoot dan Nessie?

Atau pria yang kulihat sungguh pembunuh bayaran bernama Fable?

Dia tiba-tiba muncul seperti hantu,

dan mengalahkan semua orang di depan mataku

dengan pistol mainan.

Aku akan memberi tahu kabar baik padamu.

Kau sudah lama berada di dunia bawah tanah,

tapi kau bahkan tak tahu siapa Fable ini.

Kau tahu apa artinya?

Itu artinya mereka organisasi yang menyempurnakan bisnis pembunuhan.

Jadi, aku tak boleh bermusuhan dengan mereka?

Jangan konyol. Maksudku, jangan ikut campur.

Mereka punya koneksi dengan Grup Maguro, bukan?

Kalau begitu, kau tak perlu mencari tahu.

Pada akhirnya, saat kau menjadi bos atau kapten Grup Maguro,

mereka akan tetap mendatangimu, bukan?

Jadi, itu intinya, ya?

Kakak tidak ada.

Aku bosan. Bosan sekali.

Ya?

Halo.

Selamat datang.

Pisau apa yang kau cari?

Blackhawk.

Mau kukeluarkan agar kau bisa memegangnya?

Ya.

Tolong pakai sarung tangan ini.

Ini membangkitkan kenangan.

Apa? Kau tahu pisau ini?

Ya. Aku sangat menyukainya, tapi beruang membawanya pergi.

Astaga! Kedengarannya itu pengalaman berbahaya.

Beruang itu cukup berbahaya.

Aku tak punya pilihan selain menusuk matanya dengan pisau ini.

Beruang sialan itu kabur dengan pisauku masih tertancap.

Kau bercanda, bukan?

Ya, aku hanya bercanda.

Aku akan mengambil pisau ini.

Maaf karena tiba-tiba datang.

Tidak apa-apa.

Jadi, kenapa kau kemari hari ini?

Bisa dibilang aku salah satu orang yang punya informasi.

"Informasi"?

Ya. Dengan kejadian tempo hari di pabrik,

dan Fable... pekerjaan kakakmu.

Asal kau tahu, aku bukan musuh.

Aku bahkan meminta kepada kakakmu apa aku bisa menjadi muridnya.

"Muridnya"?

Tentu saja, dia menolakku.

Jadi, apa yang kau inginkan dariku?

Kuharap kau bisa memberitahuku cara untuk mendekati kakakmu

agar dia menjadikanku muridnya.

Bagaimana aku tahu?

Bagaimana dengan organisasimu?

Kau melakukan perekrutan?

Aku lebih tak tahu soal itu.

Jangan membahas hal-hal seperti "organisasi" dengan santai.

Sejujurnya, aku hampir tak tahu siapa kakakku.

Benarkah?

Untuk seorang pemuda di Maguro, posisimu cukup tinggi, bukan?

Kau mau membuang posisi itu?

Aku tak peduli soal pangkat atau status.

Aku akan meninggalkan segalanya jika dia menjadikanku muridnya.

Kakakku

akan pergi ke gunung selama beberapa malam akhir pekan ini.

Ke gunung? Untuk berkemah?

Entahlah.

Dia mengatakan sesuatu tentang kehilangan kemampuan.

Kenapa tak memintanya mengajakmu?

Itu pun jika kau bisa berjalan dengan kaki seperti itu.

Kurasa kau akan menyerah setelah kalian dua hari bersama.

Bagaimana aku harus memintanya?

Memohonlah kepadanya untuk menerimamu.

Sebenarnya dia sangat lemah terhadap hal semacam itu.

Memohon kepadanya, ya?

Baiklah. Terima kasih!

Teruskan.

Baik, itu bagus.

Selamat malam.

Kulihat gipsmu sudah dilepas.

Bukankah itu terlalu cepat?

Tidak. Aku baik-baik saja, Sensei.

Maksudku, Kakak.

"Kakak"?

Aku punya hadiah untukmu.

Ini bukan apa-apa.

Aku mendengar dari Yoko

bahwa kau ingin membeli ini.

Dari Yoko?

Ini...

Shozo Hamanoya.

Kau suka Jackal dan sering menonton drama ini, bukan?

Aku juga suka Jackal, jadi, aku bisa memahaminya.

Aku belum menonton dramanya, tapi aku tahu soal Shozo Hamanoya.

Boleh kusimpan ini?

Tentu saja!

Itu sebabnya aku membelinya.

Silakan.

Aku tak sengaja mendengar bahwa akhir pekan ini

kau akan pergi ke gunung untuk berkemah atau semacamnya.

Kau mendengar banyak hal.

Kakak, boleh aku ikut?

Asal kau tahu, itu bukan berkemah.

Jika bukan berkemah, lalu apa?

Aku hanya menghabiskan dua malam tiga hari di gunung.

Idealnya, aku akan menghabiskan sepekan di sana.

Hanya pergi ke gunung?

Baiklah, aku akan beraktivitas sendiri, tapi bisakah kita berangkat bersama?

Aku tak akan mengganggumu.

Aku serius. Aku akan berada di dekatmu, tapi kita lakukan urusan masing-masing.

Kau bisa mengabaikanku.

Kita bisa saling melihat, tapi aktivitasnya berbeda.

Kita cukup dekat untuk bicara, tapi punya kesibukan sendiri.

More Indonesian subtitles for The Fable

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left