The first 200 lines.
CINTA MODERN
Baik. Astaga. Ini menyenangkan.
Mau ciuman perpisahan? Di sini? Sekarang juga?
Ya... aku mau mengantarmu sampai rumah.
Baik.
Rumahmu di sudut jalan, bukan?
Ya, tetapi tak apa-apa.
Tak perlu. Kau bisa lakukan di sini saja.
Apa? Ayahmu akan menunggu di luar dengan senapan?
Begitulah.
Apa?
Tidak.
Bukan, ada Guzmin.
Dia dari Albania.
- Besar di kamp kerja paksa. - Ya.
Orang tuanya aktivis politik.
- Ditangkap saat dia masih kecil... - Gila.
Kurasa kau tak anggap serius.
Siapa itu Guzmin?
Itu Guzmin.
Penjaga pintumu?
Tidak, dia bukan sekadar penjaga pintu.
Sulit dijelaskan. Dia telah menjadi...
Sial.
Astaga. Jangan lakukan itu.
Kenapa tidak? Ayolah.
- Mari... - Tidak.
Jangan lakukan itu.
Pendapatnya penting bagimu?
Tidak. Astaga, tidak. Aku wanita mandiri
dan tak butuh siapa pun untuk menetapkan pikiran.
Baiklah.
Baik, sebaiknya aku pergi.
- Apa? - Ya.
Ini taksimu.
- Ayo jalan! - Apa?
Aku bergembira malam ini.
Mau melakukan ini lagi?
- Ya, aku... - Ya.
- Aku suka mengobrol malam ini. - Besok aku luang.
- Kutelepon. - Baik.
Selamat malam, Guzmin.
Siapa itu?
Itu Mark.
Aku tak suka dia.
Diamlah.
Tak cocok untukmu.
Dia lemah, tak punya kendali diri.
Tahu dari jarak itu?
Bisa pelajari orang dari teleskop senapan penembak.
Dia tak akan menelepon.
Ya, dia pasti akan meneleponku.
Tak akan.
Dia tak akan pernah meneleponmu.
Penampilanku sangat bagus malam ini.
Aku sangat lucu.
Sangat gemilang.
Aku memakai parfum ara,
yang tampaknya sulit ditolak.
Apa kau...
Kau mau bertaruh?
Tak bisa bertaruh untuk hal pasti.
Itu melanggar prinsipku.
Selamat malam, Nona Mitchell.
Saat Penjaga Pintu Adalah Pria Utamamu
Malam ini menyenangkan...
Andai kau NAIK ke atas.
Merasa sangat memikat!
Tidak. Bukan.
Merasa terangsang.
Sial.
"Merasa bersemangat." Aku merasa bersemangat.
Merasa bersemangat.
Baik.
Dia tak akan menelepon.
Dia tak akan pernah meneleponmu.
Persetan kau.
Ada berita dari Mark?
Tidak, belum kuperiksa. Aku tidak...
Itu bukan segalanya.
Semoga harimu indah.
Ya. Kau juga.
Sial, Guzmin. Kau hebat.
Jadi, pekerjaanmu meninjau buku, tinggal di gedung dengan penjaga pintu.
Ya. Apartemen itu sudah lama ditempati keluargaku,
maka sewanya masih seperti tahun 1980-an.
Aku pembaca yang cepat.
Berapa buku yang kau baca dalam seminggu?
Kadang satu per hari.
- Apa? - Ya.
Apa itu berarti kau sangat cerdas?
Tidak.
Cuma tahu banyak fakta.
Aku seperti laman Wikipedia dengan kaki.
Ya. Aku beruntung jika baca satu per tahun.
Maaf.
Ya, tetapi...
Kau tampan.
Tak bisa punya keduanya, bukan?
Cerdas dan berwajah rupawan.
Ini bukan dongeng.
Terima kasih telah mengantarku pulang.
Dengan senang hati.
Aku suka itu.
- Ya? - Ya.
Apa ini momen "tempatmu atau tempatku"?
Ada apa?
Kau tahu?
Tempatku.
- Ya? - Ya.
Masa bodoh.
- Selamat malam, Guzmin. - Nona Mitchell. Malam.
Selamat malam.
Ted.
Ted.
Ted?
Sial!
Gudmin. Selamat pagi.
- Apa kabar? - Selamat pagi.
Bekerja hanya demi uang?
Ya, Pak.
Segelas teh boleh?
Kau kembali. Dengan roti dan croissant.
Dasar bajingan Inggris yang tampan!
Pagi, Sayang. Hanya keluar untuk beli sarapan.
Ya. Tentu. Naiklah.
"Selamat pagi, Sayangku."
- Belum bisa masuk? -Aku tak suka dia.
- Apa? -Teddy?
- Baru 30 detik. -Sudah terlalu lama.
Baiklah, dia sangat baik.
Mungkin alasan budaya. Kau keras menilai orang.
Berhentilah mencela semua pria yang kuajak pulang.
Dia tak cerdas.
Kau wanita cerdas bergelar doktor.
Aku memikirkan kebaikanmu.
Kumohon, beri dia peluang, ya?
Dia sangat sopan.
Dia seksi. Dia sempurna.
Dia ada di dalam apartemen.
- Croissant? -Aku pernah salah?
Ini mulai aneh. Dia ada di sini.
- Siapa itu? - Tak ada. Dah.
- Hai. Pagi, Ted. - Hai.
- Apa itu Gudmin? - Guzmin.
- Satpam. - Penjaga pintu.
Ya. Dia tampaknya sangat baik.
Kami tertawa di bawah.
Dia sangat ramah.
Kalian tertawa?
- Ya. - Baik.
TED Kenapa jarang terlihat? x
Tak bisa bertemu. Sangat sibuk
Ya. Terima kasih.
- Selamat malam, Nona Mitchell. - Hai, Guzmin.
Apa kabar?
Tak ada keluhan.
Baca apa hari ini?
Berikan fakta menarik.
Ya. Baiklah.
Kau tahu dari mana asal istilah "kilau sesaat"?
Penambang emas, melihat kilauan kuning di saringan...
Atau kilau senapan yang tak tembakkan peluru. Benar?
Ya. Tepat sekali. Kau benar.
Aku tak tahu itu.
Kau tampak berbeda. Kau mengubah rambut?
Tidak. Berubah bagaimana?
Ada yang berubah darimu.
Ya, mungkin aku agak sedih.
Kenapa kau agak sedih?
Bukankah Tn. Ted akan datang malam ini?
Tidak. Sebenarnya, kami putus.
Aku turut prihatin.
Dia adalah kilau sesaat.
Benar. Ya.
Nalurimu sangat tepat, Guzmin. Agak menyeramkan.
Di tempat asalku, kita belajar membaca orang.
Jika bisa dibotolkan dan dijual kepada wanita Amerika,
kau tak perlu jadi penjaga pintu lagi.
Aku senang menjadi penjaga pintu.
Aku tidak... maaf... bukan...
- Aku minta maaf. - Baiklah.
- Selamat malam. - Malam.
Nona Mitchell?
Mau kubelikan sesuatu?
Tidak. Terima kasih.
Aku hanya sakit kepala
dan kehabisan aspirin, maka aku mau ke seberang.
Aku punya Advil, di sini.
Ini migrain. Ya.
Aku perlu sesuatu untuk sakit perut juga.
Gaviscon?
Aku segera kembali.
Totalnya $65,50. Mau kantong?
Semoga berhasil.
Selamat malam.
FAVORIT
IBU
ADIK - IBU
AYAH - TED NENEK
No comments yet. Be the first to leave one.