The first 200 lines.
"Blood red orange sun"
"The world runs"
"Slowly around me"
"Slowly around me"
"Stars in my eyes"
"Oceans in yours"
"I'll do it my way"
"I'll do it my way"
"Is that what you do?"
"Is that what you do?"
"Blood red"
"Orange sun"
"The world runs"
"Slowly around me"
"Slowly around me"
Hey, Kau sialan, berikan barang-barangmu!
Bangun...!!! Apa yang kau punya? serahkan..
- Serahkan semua yang kau punya. - Aku tak punya apa-apa.
Yeah, bangsat!
Kau masih mau pakai itu, huh?
Katakan, "Aku tak akan pernah menyentuh barangmu lagi, Skillet." Katakan!
Pergi dari sini, Menyingkir!
Apa? Apa, Sialan? Apa?
Kau mau wajanku?
Aku membunuh seseorang untuk mendapatkan wajan ini. Kau tahu itu?
Kubunuh orang itu. Akan kubunuh kau juga.
Mau kemana kau Sialan?
Aku belum selesai denganmu. Kau melangkah lagi, kau mati.
Maju selangkah lagi! Oh, Mati kau keparat.
Kau mati bangsat. Akan kubunuh kau. Kau mati.
Kalian semua akan mati sialan!
- Holy shit. Lihat itu bung. - Jangan. Terus jalan.
- Ya tuhan! Tempat ini memang kacau. - Dude, jangan bodoh.
Ayo lah. Tempat ini mengagumkan.
Skillet Sang pembunuh!
Kalian semua mati. Kalian semuanya. Skillet sang pembunuh.
- Hey, Pope! - Hey, Pope!
- Hey, Jazz. Bagaimana keadaanmu, baby? - Apa kabar?
Tak ada yg istimewa, man.
Yeah, Aku dengar ada beberapa orang tolol membuat kekacauan disini semalam.
Yeah. Dua orang dengan mobil biru. merampok semua orang.
- Semua baik-baik saja? - Kurasa.
Tapi semua orang di rampok.
Yeah. Aku tahu yang kau rasakan, man.
Bagaimana kabar Methuselah?
Dia baik-baik saja.
Dimana dia?
Hey, Methuselah!
Mana kau, man.
Hey, Jazz, tolong aku. Awasi dia, oke?
Dia terlalu tua untuk menggelandang disini, kau mengerti?
Yeah, kami menjaganya.
Aku akan meminta beberapa orang
untuk mencari orang-orang ini.
Seperti apa mereka? Kulih hitam, putih...
- Latin. Yeah. - Negro spanyol?
Yeah, well, Kita akan hajar mereka bila sudah tertangkap.
- Thanks, Pope. - Baiklah, baby. Tetap semangat!
- Jaga dirimu. - Tenanglah, man.
Hey, Pope.
Hey.
So... yeah, mereka, uh...
Mereka mengambil selimutku
Itu kurang ajar sekali, man.
Yeah, dingin sekali disini saat malam hari.
Yeah? bagaimana? Kau ingin aku membelikan selimut baru untukmu?
Itu akan baik sekali kan?
Lihat, Aku baru saja tiba dengan diriku yg terkutuk ini, okay?
Tidak, tidak. maafkan aku, aku tidak....
- Sorry, man, kau tahu. - Terima kasih.
Baiklah, man. Tak ada yang bisa kulakukan untukmu.
Tidak, aku bisa mengerti.
Hey!
- Hey, Pope. - Dengar, nigga...
Aku akan memberimu ini, oke?
Aku akan memberimu ini sekarang. Tapi jika sudah mendapatkan yang lain, aku minta ini kembali, okay?
- Okay. - Dan aku bersumpah kalau itu sampai berbau seperti kencing,
Akan kuhajar kau.
Oh, tak akan ada air kencing.
Terima kasih.
Yeah, baiklah, man.
Hey, um...
- Apa? - Bagaimana kabarmu?
Nigger, Aku tak bisa menghabiskan seluruh hariku disini berbicara denganmu.
Ada yang harus ku kerjakan, dan aku sudah memberimu selimut.
- Apa? Kau ingin aku berubah pikiran? - Tidak.
Teruslah berulah Akan kuminta lagi selimutku.
Sampai ketemu.
Kau bisa memiliki semuanya. semua sudah terbakar.
Semua terbakar.
Dear diary, Aku kelas dua.
Mommy memberiku diary ini saat natal sebelum dia ke surga.
Dia menyuruhku untuk menulis disini setiap hari,
Sebab setiap hari dalam hidupku akan menjadi spesial.
Aku bertanya padanya, "Kenapa?" Dan dia berkata karena dia menyayangiku lebih dari hidupnya sendiri.
Dan bila seseorang menyayangimu sebesar itu, maka "otomatis" kau menjadi seorang yang spesial.
Bila aku sudah di surga, aku ingin bisa menceritakan padanya tentang hari-hariku saat aku hidup,
dan aku tak ingin melupakan satu hal pun.
bahkan aku akan menceritakan hari-hari dimana aku nakal
dan hari-hari dimana aku tidak melakukan apa pun.
Jadi, hari ini, aku memulai diary-ku.
dan sekarang aku akan tidur.
Permisi
Kau bisa membaca tulisan latin?
Kau bisa membaca ini?
Pergi dari sini. Menyingkirlah.
Bapa di surga, aku tahu aku sudah melakukan beberapa kesalahan di hidupku
Aku tahu aku sudah melakukan... beberapa hal buruk.
Aku pendosa dan aku layak masuk neraka.
Tapi kau mengutus anakmu untuk mengampuni dosa-dosaku.
Dan hari ini, Jesus, Aku menerimamu dalam hatiku sebagai tuhan dan penyelamatku.
Kau boleh membuka matamu sekarang.
Kau sudah diselamatkan.
Ini, ini milikmu.
Akan kucari kau di surga.
Ma'am. Hi, Apa kabar?
Permisi. Bisakah kau bacakan buku ini... ini tulisan latin.
Aku tak bisa saat ini. Aku...
Baca injilnya
Hi, ma'am. Apa kau beriman pada tuhan?
Bagus.
Aku ingin, uh,... aku ingin menunjukan ayat injil.
John 3:16. Kau tahu siapa John itu?
Mommy, Ada yang bau.
Jika kau mau membayarkan kartu ini, uh...
uh, aku tahu badanku bau tak sedap.
Akan kutunggu diluar.
Terima kasih.
Malam penuh halilintar saat ibuku meninggal.
Aku takut akan petir.
Aku juga takut petir.
Namaku Willie.
Aku menemukan diary-mu dan kurasa aku akan menulis untukmu juga
Jika kau tak keberatan.
Mungkin, kita bisa menjadi sahabat pena.
Untuk melakukan itu, kurasa aku harus mencertikan padamu, sedikit tentang diriku.
Aku hidup dari uang receh.
Di pagi hari, aku bangun saat matahari terbit
dan mencari makanan.
Aku selalu lapar di pagi hari. Aku akan memakan apa saja.
Setelah itu, aku berkeliling berusaha mecari uang.
Kadang aku hanya menelusuri jalanan.
Aku suka memanjat.
Aku menemukan atap ini yang bisa ku naiki.
Kau bisa melihat seluruh kota.
Saat terasa sangat panas, aku tidur di 'kotak' ku.
Itu kotak yang bagus.
Dan terkadang aku tidur sepanjang hari karena aku terjaga sepanjang malam.
Sangat menakutkan saat malam.
Jika kau tidur, seseorang mungkin akan berbuat jahat padamu.
Orang-orang ini, mereka mengambil selimutku, dan sekarang sangat dingin saat malam hari,
yang juga membuatku sangat sedih.
Jadi, sekarang aku bisa disebut 'burung hantu'.
Biasanya tenang, tapi ini kesepian.
Kau satu-satunya orang yang aku tahu.
Jadi itu membuatmu spesial....
"automcly."
P.S...
Aku juga takut akan petir
Dear diary...
hari ini adalah hari pertamaku di sekolah baruku.
Aku tinggak dengan Paman Craig di apartmentnya di kota,
dan aku tidak mengenal seorangpun disini.
Apa?
Pergi! Ini tempatku sekarang.
Pergi cari tempatmu sendiri.
Siapa yang mau tempatmu?
Semua orang menatapku dengan aneh.
dan aku tidak menyukainya
Ada beberapa anak, aku ingin berteman dengan mereka...
Tapi mereka tak tahu kalau aku ada.
Saat Mommy sedang sakit, biasanya aku peluk dia,
dan dia bilang itu membuat semuanya terasa baik.
Dia berjanji, kapan saja aku merasa kesepian
dia akan mengirim malaikat untuk memelukku.
Tapi aku belum pernah melihatnya.
Hey, Siapa yang mau $50?
Yo, Siapa yang mau $50?
- Sering berkelahi? - Sering? Aku yang memulainya!
Tanya semua orang disini
Siapapun di kota ini.
dan mereka akan memberi tahumu, "Skillet the killer, motherfucker."
Kau membunuh orang?
Yeah, Aku membunuh orang.
Menghajar mereka, memakan mereka.
Semua orang.... tanya salah satu dari mereka....
pilih salah satu dari keparat-keparat menyedihkan ini,
yang mana saja....
dan akan kuhajar pantatnya....
Yeah, berapa?
Apa maksudmu dengan "berapa"?
berapa... berapa harganya untuk melihatmu bertarung dengan seseorang saat ini juga?
Sekarang? Sial. Berapa yang kau punya?
Aku punya $50.
Pergi dari sini, pergi dari wilayahku.
Tak akan ada pertarungan. $50 tak berarti apa-apa.
Tentu saja berarti. Hey, Siapa yang mau $50, huh?
Angkat tanganmu kalau mau $50
Hmm?
Ada yang mau?
No comments yet. Be the first to leave one.