Something You Said Last Night

Something You Said Last Night

Download Indonesian Subtitle

Release info

Something You Said Last Night 2022 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:36:18

Tags

webdl
manually_transcribed
Published on: 2025-08-29
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sayang.

Tidak perlu.

Mau roti gandum atau roti putih?

Sudah kubilang aku tidak lapar.

Mau kemana kau?

- Mau kencing. - Mau Ibu temani?

Siena, temani saudarimu.

- Dia baik-baik saja. - Dia tidak baik-baik saja.

Ayolah. Dulu kalian suka sekali lagu ini.

Apa kalian ingat kita putar lagu ini berulang-ulang

saat pergi ke rumah Nenek? Berulang-ulang.

Mereka tak bosan-bosan.

Sekarang buka mulut saja mereka tak mau.

Kok bisa kita lahirkan mereka?

Liburan berikutnya, kita pergi berdua saja.

Mereka tak usah diajak. Kalian berdua payah.

Kita dapat kamar di tepi pantai, 'kan?

Tidak,

tentu saja tidak.

Tak apa-apa lah.

Kau ini selalu seenaknya saja.

Kita menginap di sini selama seminggu, Gui,

bukan hanya dua hari.

Astaga.

Kita sampai.

Kita sudah sampai.

Baiklah.

Sayang, kau senang 'kan karena jadi ikut?

Sudah Ibu bilang, kau pasti bisa ambil cuti.

Kita akan bersenang-senang seminggu ini, Mamma .

Ayo anak-anak, turunkan barang.

Kau keras kepala sekali.

Kau tahu hotel ini ramai setiap tahun.

Mereka selalu penuh. Seharusnya kau pesan kamar di awal.

Sekarang kita harus...

Apa kau sudah mulai cari pekerjaan baru?

Sudah lewat berbulan-bulan.

Kau berliur.

- Baiklah. Ayo terus. - Mundur sedikit.

Kita 'kan sedang berlibur.

Ayo, lebih banyak gaya.

Tidak usah.

Ya sudah, ganti pose yang lebih bagus.

Kenapa Ayah sangat dekat?

Karena kau menggemaskan.

Aku tak mau... Aku tak mau foto macam itu.

Astaga, Ayah, hentikan.

Ayah menyebalkan sekali.

- Ya sudah, kau siap? - Siap.

Lebih besar.

Tidak mau, begini sudah cukup. Cepat fotokan.

Ayah.

Ayolah, aku hanya ingin satu foto. Tolong fotokan.

Siap?

Oke, sekali lagi.

Ayah, tolong mundur.

Ayo lompat atau apalah.

Aku tak mau...

Ya sudah, sekali lagi.

Menurutmu apa akan terhitung panggilan jarak jauh?

Apa?

Kalau Ibu menelepon saudaramu, terhitung panggilan jarak jauh tidak?

Aku tak tahu.

Baiklah. Bisa tolong...

Ikatkan yang kencang. Ibu tak mau payudara Ibu kelihatan.

Aduh! Terlalu kencang, Mamma .

- Terlalu kencang. - Tadi Ibu minta yang kencang.

Yah, tapi tak sekencang ini. Kau menarik rambut Ibu.

- Astaga. - Ya ampun.

- Tenanglah. - Kau saja yang tenang.

Kau membuat Ibu kesakitan.

Menjijikkan!

Jorok!

Apa atasanmu sudah membaca cerita-ceritamu?

Mereka akan membacanya. Oke?

Pas sekali.

Ya, Ibu.

Kami sudah sampai.

Ya, tempatnya bagus. Indah sekali.

Ya, cuacanya luar biasa.

Apa?

Apa yang Ayah lakukan?

Bu, Ayah tak boleh pergi ke luar dan mengambil surat

sambil hanya pakai celana dalam.

Bu, betapa gilanya

Kalian ikut, tidak?

Kami belum pergi belanja. Kami akan pergi sebentar lagi.

Nenek titip salam.

Apa kabar, Nek?

Apa Ibu dengar?

Ya, itu Renata.

Belum, Bu, aku belum beri uangnya pada mereka.

- Bu... - Apa?

- Katamu kau tak lapar. - Mona!

Siapa yang meninggal?

Siapa yang meninggal?

Adiknya Rosa? Mm, aku tidak kenal dia.

Bu, aku kenal Rosa, tapi tak kenal saudarinya.

Karena Rosa yang selalu datang ke toko.

Bagaimana aku bisa kenal saudarinya?

Dia tidak pernah masuk ke dalam.

Idih, idih, idih.

Astaga. Idih.

Idih!

Lihat barang bagus in...

Bayangkan dirimu mengalami...

Ya, tapi bagaimana kalau ada yang butuh sesuatu?

Sialan!

Rena, bisa ambilkan troli?

Sebentar, kau bawa ponsel?

Boleh kuminta trolimu?

Ya, tunggu sebentar.

Sayang, menurutmu saudarimu akan suka yang mana?

Ayolah, bantu Ibu, Mamma . Dia pemilih sekali. Yang mana?

Yang biru.

- Baiklah, kau mau yang mana? - Aku tak perlu.

Jangan begitu. Kau tahu sendiri kalau sudah kena matahari.

Bisa tolong berhenti?

Renata, astaga, kalau kau sampai sakit...

Aku tak akan sakit.

Brengsek.

Sama-sama.

- Ayah! - Hm?

Ayo maju, Sayang.

Scopa.

Ayah.

- Scopa. - Ayah, ayolah. Yang serius.

Bisa tidak aku pisah tim dari Ayah?

Ayah selalu begitu dan membuatku kalah.

Siena, tenanglah. Ini cuma permainan.

Ayolah. Jangan begitu.

Lelah karena perjalanan...

Giliran siapa sekarang?

Ayo tarik.

Baiklah...

Ini lumayan juga.

Kau sudah terima uang sewanya?

Selamat malam.

- Ibu mau tidur. - Ya.

Oh, Siena, kami belikan kau topi. Lihat ini.

Lihatlah.

Ibu tidak tahu soal uang itu?

Muah!

Ibu akan rindu sekali kalau kau kembali ke sekolah September nanti.

Akuntan kecilku.

Kau yakin tak mau pindah kembali saja ke rumah?

Minggir.

Memangnya kenapa?

Kau tak mau Ayah tidur di sini?

Ibu!

Guido, jangan ganggu mereka.

Baiklah.

Selamat malam. Ayah menyayangimu.

Anak nakal.

Ayah menyayangimu. Selamat malam.

- Kau sudah selesai? - Oke.

- Kau serius? - Astaga.

Kau bahkan tak seharusnya ikut.

Tapi aku senang kau ikut.

Seprai ini baunya aneh.

Aku buang angin.

Ada apa ini? Astaga.

Astaga!

- Kalian mau tidur seharian? - Mungkin.

Guido, jangan ganggu mereka.

Baiklah.

Kau terlihat lelah, Sayang.

Apa yang terjadi?

Lihat, ini akibatnya kalau kau tidur menyamping,

wajahmu jadi keriput.

Itulah kenapa Ibu menyuruhmu tidur telentang.

Kau mau terlihat seperti Zia?

Terima kasih.

Astaga. Guido, apa ini?

- Rasanya menjijikkan. - Terbuat dari cinta dan kerja keras.

- Kau sudah mengemas pendinginnya? - Sudah.

- Pakai es? - Tidak, pakai tanah.

Anak-anak, Ibu lupa bilang,

Nenek memberi kalian masing-masing 100 dolar sebagai hadiah.

Nenek kalian baik sekali, 100 dolar untuk bersenang-senang selama liburan.

Kalian tahu dulu Nenek Ibu memberi apa?

- Sampa jumpa. - Jangan lupa

menelepon Nenek untuk bilang terima kasih.

Sampai nanti.

Siena.

- Hentikan. - Hentikan apa?

Astaga, hentikan.

Ayah tidak melakukan apa pun.

Ini dia datang. Hai, Mamma .

Jangan lakukan itu lagi. Hentikan, Ayah!

- Ini bagus untukmu. - Astaga, Ayah. Hentikan.

Ini aneh sekali.

Ayo bunuh benda ini.

Mati, mati kau. Bunuh dia!

- Hentikan. - Apanya?

Astaga, Ayah, hentikan!

Guido, jangan ganggu dia. Jangan, jangan...

Kau dan ibumu...

Terima kasih. Baiklah.

Kau sudah kenal Cherry.

More Indonesian subtitles for Something You Said Last Night

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left