The first 200 lines.
Subtitle Indonesia Oleh -= SULTAN KHILAF =-
"Episode 13"
Ayo pergi ke dokter minggu ini untuk memeriksa So Myung.
Kau harus berhati-hati selama tahap awal kehamilan.
Tapi dimana Perencanaan Kehamilanku?
Aku yakin meninggalkannya di sini.
Kau bisa jadi pelupa saat hamil.
Cari dengan teliti.
Dan juga, bukankah seharusnya kau mengambil cuti kuliah?
Aku akan pergi ke kampus besok.
Aku baru saja memikirkannya.
Kau akan pergi ke sana sendirian?
Kau harus lebih berhati-hati mulai sekarang.
Hanya butuh waktu satu jam.
Jangan pergi sendiri. Aku akan mengantarmu.
Aku akan membongkar kopermu setelah membongkar koperku,
jadi cobalah untuk tidak membungkuk.
"Tolong kembalikan Ayah putriku!"
Kau menempelnya lagi?
Itu bukan kabar baik. Itu membuat orang merasa tidak nyaman.
Jangan berani melepasnya.
Aku akan memasangnya lagi jika dilepas.
Anda bahkan tidak pulang ke rumah.
Apa sungguh tidak masalah jika Anda tetap seperti ini?
Pulang ke rumah hanya akan membuat semuanya menjadi lebih rumit.
Kau pikir aku tidak merindukan Yoo Yeon?
Tapi masalah Min Soo yang terpenting saat ini.
Jika Anda khawatir,
kenapa Anda tidak mengubah penerbangan malam ini menjadi penerbangan domestik?
Sungguh? Kau tidak keberatan?
Apa yang bisa kulakukan? Itu maslah penting bagiku juga.
Aku tidak tahu apakah aku aneh,
tapi aku lebih khawatir dengan Su Cheol.
Kupikir Anda seperti ini...
...karena Min Soo.
Min Soo bisa menghindari apa yang terjadi,
tapi Su Cheol tidak bisa melakukan itu.
Putrinya ingin mempertahankan bayinya.
Dia tidak bisa berpaling dari itu.
Maka Anda harus membuat Min Soo bertanggung jawab.
Hei.
Haruskah kau memaksa anakku untuk menjalani kehidupan yang sama dengan yang kujalani?
Apa kau membiarkan anakmu menjadi kapten pilot?
Berapa kali Anda harus mengatakan itu?
Berapa kali kau harus membuatku kesal?
Kau bahkan tidak tahu tentang kehidupan seorang pria.
Kau hanya bisa mengatakan omong kosong. Yang benar saja.
Kau harus berusaha lebih keras, bodoh.
Aku kesini untuk menanyakan sesuatu.
Apa toxemia selama kehamilan...
...itu menurun?
Apa anak Anda sudah cukup dewasa untuk memikirkan hal itu?
Anda pasti sangat khawatir.
Aku ingat istri Anda sangat menderita karena gagal ginjal.
Ada kemungkinan 40 persen itu bisa menurun.
Faktor genetik...
...dan faktor lingkungan bisa saling berkaitan.
Jadi kita belum bisa menyimpulkannya.
Biasanya, itu terjadi 20 minggu setelah kehamilan,
jadi kita harus menunggu dan melihat.
Pak!
Apa Anda tahu berapa kali Anda hampir celaka hari ini?
Anda sudah seperti ini sejak Anda kembali!
Benar...
Aku tidak seharusnya seperti ini sekarang.
Aku harus pergi sekarang.
Pak!
Anda mau kemana?
Selamat datang.
Halo.
Kudengar Anda mencari pekerja paruh waktu.
Ya. Bisakah kau datang kemari?
Tentu.
Apa kau sudah pernah bekerja paruh waktu sebelumnya?
Bukan aku yang mencari pekerjaan.
Aku yang mencari pekerjaan.
Kami hanya mempekerjakan wanita.
Kurasa itu tidak penting untuk pekerjaan semacam ini.
Aku harus bekerja di sini.
Noonim. Maksudku, Sajang-nim.
Harus ada pria di tempat seperti ini.
Mereka bisa mengangkat barang berat. Aku juga sangat kuat.
Maafkan aku.
Hei. Apa kau tidak punya harga diri?
- Berdiri. - Aku tidak punya harga diri.
Tolong izinkan aku bekerja di sini.
Apa kau tahu...
...bagaimana histerisnya seorang wanita tua?
Kau akan mati karena itu.
Agashhi, tidakkah menurutmu itu terlalu berlebihan untuk dikatakan?
Jangan khawatir tentang apa yang dia katakan. Dia memiliki temperamen yang buruk.
Apa kau serius?
Apa yang kukatakan salah?
Min Soo.
Min Soo?
Ajumma itu yang memasang ini, bukan?
Kenapa kau tidak mengatakan apa-apa?
Itu dia, kan?
Kau sudah tumbuh besar, ya.
Siapa yang menyuruhmu melepasnya?
Ajumma yang menulis ini, 'kan?
Memangnya siapa lagi?
Kau pikir ada wanita lain di apartemen itu...
...yang punya cerita yang sama?
Apa yang Ajumma pikirkan?
Ajumma pikir ibuku akan menceraikan Ayah jika melakukan ini?
Kalau begitu, aku akan terus menempelnya.
Ajumma bahkan tidak tahu apa yang keluargaku alami sekarang.
Jangan berani mengganggu kami seperti ini.
Enyah!
Kau sudah tidak waras?
Dia hamil!
Gadis itu...
Dia hamil anakmu, 'kan?
Luar biasa.
Kau memang putranya Han Sang Jin.
Apa maksud, Eonni?
Siapa yang hamil?
Benar.
Dia pacarku, dan itu anakku.
Yah, sepertinya kau tidak senang dengan berita itu.
Kau mengatakannya padaku sekarang.
Kupikir kau seperti ayahmu. Sepertinya aku salah.
Eonni, bukankah kau terlalu berlebihan?
- Seperti Yoo Yeon, Min Soo juga... - Bibi.
Jangan sebut namanya dan namaku bersamaan.
Itu sangat tidak menyenangkan.
Benar. Itu urusan kalian.
Tapi jangan mengganggu hidupku lagi.
Kau tidak mengharapkan anak itu, 'kan?
Jangan menghakimiku.
Mau aku bantu?
Jika kau tidak mau menerima bantuanku karena kau merasa itu sepihak,
- kita bisa membuat kesepakatan. - Sudah kubilang jangan menghakimiku.
Jika Ajumma melakukan ini lagi,
aku tidak akan berdiam diri.
Apa yang akan kau lakukan?
Ajumma akan tahu nanti.
Ajumma hanya perlu menunggu dan melihatnya.
Ayahku...
...bahkan menyerah pada ibuku...
...demi menyelamatkanku.
Yang benar saja.
Apa kau tidak mau membesarkannya?
Jika kau membutuhkan ginjal dialisis setiap empat jam sekali,
bagaimana aku bisa pergi bekerja?
Aku... Maafkan aku.
Itu sebabnya aku bilang...
...kita harus membeli mesin yang dapat melakukan semuanya sekaligus saat kita tidur.
Kau tidak akan bisa tidur jika aku melakukannya di malam hari.
Astaga, hentikan.
Aku berangkat kerja. Jaga anak itu.
Ada kemungkinan 40 persen itu bisa menurun.
Biasanya, itu terjadi 20 minggu setelah kehamilan,
jadi kita harus menunggu dan melihat.
Kau tidak boleh melahirkan bayi itu.
Aku akan melahirkan bayi ini!
Jika kau ingin melahirkan bayi itu, jangan pernah datang menemui Ayah.
Ayah akan meninggalkanmu juga.
Karena sedang hamil dan habis bepergian...
Dia akan tertidur lelap sampai besok.
Apa kau sudah melihat ini?
Sudah.
Ini membuat orang-orang yang tinggal di sini merasa tidak nyaman.
Pokonya, kau harus datang ke pertemuan...
...dan jelaskan ini kepada kami semua.
Haruskah?
Itu...
Tidak ada aturan yang mengatakan kalau kau harus melakukannya, tapi...
Kalau begitu lupakan saja. Sampai jumpa.
Hei, itu bukan sesuatu yang bisa kau abaikan begitu saja.
Bagaimana jika aku mengabaikannya?
Demi kepentingan umum...
Apakah melanggar privasi orang lain adalah kepentingan umum yang kau bicarakan?
Seseorang memasang ini...
Apa aku yang melakukannya?
Orang yang memasangnya yang harus menjelaskannya.
- Itu... - Pergilah.
Kim Se Young,
kau menggangguku.
Jika kau melakukan hal seperti ini lagi,
kita akan bertemu di kantor polisi lain kali.
Dia akhirnya mau menemuiku sekarang.
Omong-omong, Yoo Yeon...
Ya?
Ayahmu belum pulang?
Itu...
Apa kau tidak merindukannya?
Aku merindukannya.
Omong-omong, Nek.
Nenek datang karena aku merindukan Nenek, 'kan?
Aku yakin Ayah akan datang...
...jika aku terus merindukannya.
- Yoo Yeon! - Ibu!
- Yoo Yeon, apa kau bersenang-senang hari ini? - Ya!
Subtitle Indonesia Oleh -= SULTAN KHILAF =-
Ibu seharusnya meninggalkan pesan kalau tadak jadi pulang.
Yah, Ibu hendak pulang,
tapi Ibu pikir Ibu harus...
...mendapatkan pemeriksaan selagi ada di Seoul.
No comments yet. Be the first to leave one.