Release info

[MkvDrama Com]Explore With The Note E19 x264 720p
[MkvDrama Com]Explore With The Note E20 x264 720p
[MkvDrama Com]Explore With The Note E21 x264 720p
[MkvDrama Com]Explore With The Note E22 x264 720p
[MkvDrama Com]Explore With The Note E23 x264 720p
[MkvDrama Com]Explore With The Note E24 x264 720p END
A Commentary by eMGe89

Tags

x264
720p
720
mkv
Published on: 2021-08-14
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 172 lines.

=Explore With The Note=

=Episode 19=

Siapa di sana?

Pan Zi.

Tuan Muda Ketiga!

Aku mencarimu!

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik.

Maafkan aku Tuan Muda Ketiga.

Ini salahku.

Bagaimana aku harus menghadapi Tn. Ketiga

seandainya terjadi sesuatu padamu?

Syukurlah, aku menemukanmu.

Serasa seperti diawasi saat sedang istirahat.

Shun Zi.

Katakan lagi padaku. Aku ingin tahu maksud di balik pesan paman ketiga.

Atau aku tak akan bisa mengartikan pesan paman ketiga.

Aku tak punya petunjuk harus mulai dari mana.

Sekitar sebulan lalu, aku membawa sekelompok pendaki.

Mereka hanya sekedar wisatawan biasa dan tidak segila kalian.

Tn. Ketiga adalah salah satu dari mereka.

Saat istirahat malam

tiba-tiba dia memanggilku.

Aku kaget.

Lalu dia berkata padaku

untuk menunggu seseorang bernama Wu Xie di kaki gunung

dan membawanya mendaki gunung.

Dia memintaku membawamu padanya dan dia akan membayarku.

Saat itulah dia menyampaikan pesan itu padaku.

Dan dia menekankan kalau hanya kau yang mampu mengartikan.

Shun Zi, sungguh dia berkata begitu?

Hanya dia yang mampu mengartikan dan kami tidak bisa.

Kenapa hanya kau saja?

Formasi Kura-kura Hitam Bangkit...

Lugu, bagaimana jika begini? Pikirkan apa yang menbedakanmu dengan kami.

Perbedaan?

Kau tergila-gila pada harta karun, aku tidak.

Kau tergila-gila pada uang, aku tidak.

Shun Zi.

Kenapa kau baru memberitahuku setelah kita berpisah dari Kakek Si?

Aku tak sebodoh itu.

Aku tahu ada yang aneh.

Tim kalian nampak seperti gabungan dua kelompok.

Saat aku aku tidak tahu siapa mereka.

Jadi aku bertingkah bodoh.

Aku sudah menerima uang muka dari Tn. Ketiga.

Aku takut melakukan kesalahan dan malah mengacaukan usahamu.

Kau orang yang pintar menilai.

Tapi aku merasa ada yang lain darimu,

seolah kau juga bekerja untuk Tn. Ketiga.

Ada hal lain yang kau tahu dari Tn. Ketiga?

Gunung ini sendiri penuh dengan legenda.

Ada banyak misteri.

Setiap tahun aku bertemu beragam pendaki dengan beragam tujuan.

Kuakui aku tahu beberapa hal.

Jadi aku langsung tahu apa tujuanmu begitu melihatmu.

Jika Tn. Wu tidak menyuruhku.

Aku akan menghentikan kalian saat terjadi longsor.

Mata-mata lainnya.

Gendut, aku jujur. Aku tak akan berbohong.

Bayaran yang ditawarkan Tn. Ketiga cukup untuk biaya seumur hidup.

Jadi bagaimanapun, aku harus membawamu padanya.

Sekarang pikirkanlah maksud pesan itu.

Hanya aku yang bisa mengerti dan kalian tidak.

Artinya pesan ini tidak bisa diterjemahkan secara harfiah.

Ini...

Mungkinkan ini kalimat dengan bunyi sama tapi arti dan ejaannya berbeda?

Formasi Kura-kura Hitam Bangkit...

Ini dialek Hanzhou.

Paman Ketigamu hebat sekali.

Mengirimkan pesan dalam dialek Hangzhou.

Formasi Kura-kura Hitam Bangkit.

Bagaimana menafsirkannya?

Ikuti saluran air hingga ke ujung.

Benarkan?

Terdengar aneh.

Aku tak bicara dialek Hangzhou.

Tapi Formasi Kura-kura Hitam Bangkit ini berkaitan dengan pekerjaan kita, 'kan?

Susunan kata Kura-kura Hitam Bangkit hanya mengingatkanku teori fengshui.

Pan Zi.

Kau pernah tinggal di Hanzhou.

Bagaimana menurutmu?

Aku tidak pintar.

Jika tidak, Tn. Ketiga tidak perlu bersusah payah menempatkan kita dalam masalah.

Aku bahkan tak mengerti apa yang dilakukan Tn. Ketiga.

Sudah cukup.

Tenang saja.

Paman ketiga-ku veteran dalam bisnis ini.

Dia tangguh. Tak akan semudah itu terjadi hal buruk padanya.

Saat ini urus diri kita sendiri.

Tn. Ketiga mengarahkan kita dari kejauhan.

Dia memberi kita petunjuk karena tahu lebih baik dari kita.

Ikuti saluran air hingga ke ujung.

Tak terdengar seperti kalimat yang akan diucapkan paman ketiga.

Terdengar seperti kalimat dari buku kuno.

Kurasa paman ketiga pergi ke Xisha untuk mengumpulkan informasi.

Dan tim Ning, mereka bukan mengincar Makam Bawah Tanah tapi Istana Surgawi.

Jadi saat dia pergi ke Makam Bawah Laut sendirian

apa dia mendapat informasi penting

tentang Istana Surgawi sama seperti paman ketiga-mu?

Tidak mungkin.

Jika benar dia mendapat informasi penting, maka untuk apa dia membuatmu...

Benda itu sudah kubuang.

Sudah tidak ada padaku.

Sungguh.

Mari bergerak.

Bos.

Ada apa?

Bagaimana caramu kemari?

Sudah berapa kau berjalan?

Kami sudah berjalan di aula ini sepanjang hari.

Tempat ini tidak mungkin sepanjang itu.

Bos.

Ada yang aneh.

Kurasa kita masuk ke dalam perangkap.

Lorong ini harusnya tidak sepanjang itu.

Jangan buang lebih banyak energi.

Bawa beberapa orang untuk memeriksa keadaan

sementara yang lain beristirahat.

Baiklah.

Ayo pergi.

Dia sudah tidur begitu lama.

Singkap bajunya.

Sekarang apa?

Kita harus bagaimana?

Pegang erat dia.

Paman ketigamu menyuruh kita mengikuti aliran air.

Dan sekarang kita sampai di ujung. Lalu apa?

Kita ada di ujung terowongan lain.

Lagi, lokasi pintu masuknya aneh.

Kau yakin? Lagipula bukan kau yang membangunnya.

Maksudku, dulu ada air di sini.

Mungkinkah pembangun awal bisa menyelam ke dalam air seperti ikan?

Aku menemukan tanda.

Sekarang aku ingat.

Lugu,

di mana kita pernah melihatnya?

Uwah.

Ini bahasa Inggris.

Aku ingat.

Tanda ini

kita lihat di Makam Bawah Laut.

Aku juga menduga antara paman ketiga atau tim arkeolog

yang meninggalkan tanda itu.

Aku sudah 10 tahun bekerja untuk Tn. Ketiga.

Di semua penjelajahan makam kami,

aku tak pernah melihat dia meninggalkan tanda seperti ini.

Selain itu, tidak mungkin Tn. Ketiga membuat tanda seperti itu.

Lalu siapa yang membuatnya?

Bagaimanapun, saat ini kita di jalur yang benar.

Seseorang pernah kemari.

Pintu masuk ke Istana Bawah Tanah harusnya ada di ujungnya.

Pertanyaannya, haruskah kita masuk sekarang?

Ada apa?

Di mana Kakak Kecil?

Kakak Kecil?

Kau tahu bagaimana dia, datang dan pergi tanpa jejak

tanpa pernah memberitahu.

Tapi di sini,

kita butuh dia di momen penting seperti ini.

Tapi, jumlah kita banyak

kenapa tak ada yang menyadari kalau Kakak Kecil pergi?

Kalau begitu dia...

Tuan Muda Ketiga, kau baik saja?

Kau merasa kurang sehat?

Berkati kami, Leluhur. / Aku baik.

Setelah kaya, aku akan memberikan persembahan padamu.

Pada siapa yang menawarkan persembahan?

Cao Cao.

Hei, Lugu.

Lihatlah.

Jejak sepatu pendaki.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left