Release info

내사랑 치유기 My Healing Love E01-02 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-10-15
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 1"

Hanya tersisa beberapa hari lagi sekarang.

Chi Woo.

Akhirnya,

kamu pindah!

Aku memasang alarm untukmu.

Bangun 10 menit sebelum ibumu bangun dan siapkan meja.

Kamu tidak punya klien hari ini.

Jadi, kamu hanya perlu duduk di kantor.

Kamu akan di mana saat aku duduk di sana sendirian?

Aku ada tes operator ekskavator hari ini.

Kesepakatannya pukul 15.00. Jadi, jangan terlambat.

Ya.

Aku akan pergi.

Kamu mengambil pekerjaan yang memintamu membuka dan menutup pintu,

juga ada sif malamnya.

Kenapa repot-repot?

Kamu benar-benar tidak tahu?

Kamu pikir

aku tidak mau terus tidur atau bolos bekerja?

Aku ingin tidur nyenyak selama 100 tahun

seperti Putri Tidur juga.

Kamu tidak tahu?

Setidaknya untuk hari ini,

berhati-hatilah dengan semuanya! Bahkan kepada daun yang gugur.

Hindari batu yang berguling kepadamu juga.

Kesepakatannya pukul 15.00.

- Apa... - Pukul 15.00.

- Selamat pagi. - Apa?

Tidak perlu. Astaga.

Jagalah terus kesehatanmu.

Semangatlah hari ini.

- Akhirnya? - Akhirnya!

Setelah delapan tahun,

kamu akhirnya pindah dari rumah mertuamu!

Tapi kamu seharusnya menyewa apartemen saja.

Apa apartemen studio tidak akan terlalu kecil?

Di mana lagi aku menyewa apartemen yang seharga 5500 dolar per bulan

dan 30 juta untuk depositnya?

Tempat yang kusewa ini dekat dengan stasiun kereta metro.

Jika memanjangkan leher,

aku bahkan bisa melihat Sungai Han.

Bagaimana dengan toko swalayan?

Aku tidak akan pernah kehabisan pekerjaan paruh waktu.

Aku sebenarnya sudah menemukannya.

Sudah?

Lepaskan semua itu dan bekerja saja di sini

atau minta naik gaji

kepada adik ipar pengacaramu itu.

Dia tidak akan pernah bisa menemukan paralegal lebih baik.

Apartemennya kosong. Jadi, aku bisa pindah kapan pun.

Setelah menandatangani kesepakatannya hari ini,

aku bisa mendekorasi ulang rumah itu semauku.

Kenapa repot-repot untuk apartemen sekecil itu?

Apartemen kecil pun memiliki karakter dan rasa.

Aku ingin apartemen itu menjadi sederhana, tapi modis.

Sebut saja apartemen kecil bergaya Perancis jika kamu mau.

Kamu mengambil pekerjaan sebagai asisten pemasang kertas dinding,

asisten penerapan film, dan bahkan pramukantor.

Semua itu untuk apartemen kecil bergaya Perancis itu?

Jantungku berdebar cepat sampai aku takut ini akan copot.

Jika itu mansion,

kamu akan mati karena serangan jantung.

Itu sebabnya aku tidak akan pernah tinggal di mansion.

Apa?

Malah, aku akan membangun sendiri rumah kelak.

Rumah yang bisa kusebut rumahku.

Mempelajari cara menjalankan ekskavator

tidak akan membantu.

Aku harus menggali lebih dahulu agar bisa membangun.

Inti semua ini adalah meletakkan fondasi.

Seolah-olah itu rencana awalmu.

Kamu hanya mempelajarinya demi sertifikat

karena kamu mendengar gaji pekerjaan itu besar.

Itu sebenarnya cukup menyenangkan. Dengan tiap galian,

aku membayangkan adik iparku yang bedebah,

ibu mertuaku,

dan suamiku yang tidak berguna.

Kulihat kamu banyak berlatih.

Aku takut akan kehabisan waktu.

- Sampai jumpa. - Ya.

Ini nyaris sempurna.

Seperti ini.

Aku akan lulus dengan mudah jika hanya melakukan ini.

Seperti ini...

- Permisi. - Astaga.

Ada apa?

Ini tes nasional. Kamu tidak boleh merekamnya.

Aku belum dengar peraturan itu.

Ini ilegal.

- Benarkah? - Ya.

Astaga, ini kamu.

Kamu orang ini, bukan?

Astaga.

Bagaimana bisa kamu sangat pandai melakukan mundur S itu?

- Apa? - Maaf,

tapi bisakah kamu memberiku kiat?

Biaya institusi sangat mahal.

Jadi, aku belajar sendiri untuk tes ini, ini kali ketigaku.

Kamu tahu, biaya tes mahal.

Aku sangat ingin lulus tes hari ini.

- Hapus dahulu videonya. - Baiklah.

Aku akan menontonnya sekali lagi.

- Hei. - Aku bersumpah.

Aku pasti akan menghapusnya.

Tapi tolong berikan satu kiat saja.

- Peserta nomor 13, Im Chi Woo. - Di sini.

- Tolong. - Apa dia absen?

Sebentar.

Putar kemudi ke kanan, lalu mundur.

Saat ban kiri belakang menyentuh garis berhenti pertama,

lepaskan kemudi.

Buat bannya paralel dan mundur sekitar 50 cm.

Lalu, putar kemudi ke kiri

untuk memastikan ban kanan tetap di dalam garis.

Terima kasih banyak.

Terima kasih.

Kenapa kuberi tahu dia semuanya?

Ini Choi Jin Yoo.

Ya.

Aku akan ke sana sekarang.

Sampai jumpa di ruang rapat.

Astaga, punggungku.

Punggung Nenek tidak sakit?

Ibu dan aku bisa melakukannya sendiri.

Aku juga pandai membuat pangsit.

Lihatlah.

Tentu saja ini tidak sebagus buatan Nenek.

Tidakkah Nenek merasa tenang melihat Jin Yoo bekerja pada akhir pekan?

Dia akan pergi ke lokasi pembangunan mal

dengan investor atau tuan tanahnya.

Nenek ingin dibawakan hadiah apa oleh Ayah dari dinasnya ke Eropa?

Tas? Tas tangan?

Itu sama saja.

Benarkah? Tas itu tas tangan?

- Bibi tidak tahu? - Tahu.

Bibi bilang itu agar Nenek senyum, tapi itu tidak berhasil.

Kenapa Nenek tidak tersenyum hari ini?

Gi Ppeum.

Kenapa Nenek tidak mengatakan apa-apa?

Kita tidak boleh tertawa dan mengobrol hari ini.

Kenapa?

Ini saatnya pergi ke kursus taekwondo-mu.

Benar.

Cuci tanganmu. Aku akan mengantarmu.

Dia pasti akan beristirahat dalam damai.

Dia pasti kesal jika Nenek masih merasa amat sedih.

Aku juga akan kesal jika menjadi dia.

Putri macam apa yang ingin ibunya kesulitan?

Tutup mulutmu.

Baiklah.

Saat galbi ungkepnya matang,

panggil aku agar aku bisa mencicipinya.

Aku akan membawakannya ke kamar saat itu matang. Istirahatlah.

Bukankah aku sudah menyuruhmu diam?

Aku sudah tidak tahan melihatnya. Mau bagaimana lagi?

Nenek pasti tidak puas dengan kita.

Dia tidak akan kesulitan seperti ini jika aku punya kakak.

Lagi pula, Nenek tidak sengaja kehilangan dia.

- Yi Yoo. - Kita tidak bisa memutar waktu.

Kita tidak bisa apa-apa, tapi dia menderita

tanpa bisa makan atau tidur pada hari ini tiap tahun.

Cukup.

Mungkin kita harus mulai mencarinya lagi.

Kapan kamu akan menua?

Ini sudah 38 tahun,

tapi kenapa kamu masih 24 tahun

saat ibumu sudah lebih dari 80 tahun sekarang?

Ibu terlalu malu melihat wajahmu.

Jadi, ibu bahkan tidak bisa mati.

Kenapa ibu

harus kehilanganmu?

Apa?

Menggemaskan sekali.

Astaga, jangan turun.

Tetaplah di sana.

- Apa ini? - Ini sarapan siang untukmu, Sayang.

Aku menunggumu bangun.

Sungguh?

Aku baru membuatkan kopi ini.

Panasnya sesuai dengan seleramu.

Aku akan menangis.

Astaga.

Aku sudah kenyang bahkan tanpa makan.

Benarkah?

Kalau begitu,

bagaimana jika kita melakukan hal lain?

Bagaimana?

Entah apa artinya,

tapi itu mimpi yang konyol.

Tidak, aku akhirnya akan pindah dua hari lagi.

Jadi, jelas itu bukan sekadar mimpi konyol.

Hai, Ibu.

Apa? Lagi?

Jujurlah. Uang itu dihabiskan untuk apa?

Kenapa Ibu membentakku hanya karena 1.000 dolar?

Hanya 1.000 dolar?

Hanya 1.000 dolar?

Sakit.

1.000 berarti 100 lembar 10 dolar dan selembar uang 1.000 dolar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left