Specials

Release info

마음의 소리 The Sound of Your Heart E03ㅡNaver
A Commentary by anyhow
Subtitle dibuat manual. Baru sempat lagi lanjutin web drama ini. Jangan re-upload atau menghapus kredit. Sync untuk versi Naver Episode 3, 17:14 menit. Jangan lupa di rate! Enjoy! (':

Tags

other
Published on: 2016-12-28
Downloads: 57
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 143 lines.

Setelah satu bulan dinas ke China,

aku merindukan Korea.

Aku merindukan orang-orang Korea.

Benar, kenapa aku tidak kepikiran ya?

Bagus! Angkat. Angkat. Angkatlah!

Apa ini?

A-Apa yang harus ku sentuh? Ini?

Ibu, ibu... Bu, Ibu, Ini aku, Jun!

Omona! Jun?

Ini apa?

Aku bisa melihat wajahmu? Duh, menakjubkan!

Bu, sekarang internet sudah berkembang pesat.

I

In

Int

Inte

Inter

Intern

Interne

Internet

Internet M

Internet Ma

Internet Man

= Internet Man =

Tapi yang lain kemana?

Ayah?

Seok?

Yang lainnya sibuk ya?

Tidak, tidak sibuk. Kenapa?

Maaf banget. Bisa ke kampus menggantikan kelasku tidak?

Ada urusan penting mendadak. Minta tolong ya.

Kampus?

Di umur segini ngampus?

Pacarku sudah membelikan tiket konserㅡ

Setuju!

Aku pergi.

Sapa Jun dulu!

Sudah telat, nanti saja.

Yaa, Jo Seok! Ini hyung mu! Hyung mu! Aku di China tau! Mau kemana?

Ah, tiap hari dia sok sibuk, ya kan bu? Bu, sudah makan? Makan sama apa?

Aku tanya, ibu sudah makan belum?

Bu, lagi apa?

Tanya nya satu per satu.

Aku sudah makan, lagi nonton drama.

Drama?

Bu. Ibu, aku juga mau nonton drama.

Bu, aku bosan! Drama! Drama! Drama Korea!

Aku rindu nonton drama Korea, Bu.

Oke.

Benar, drama. Drama Korea gituloh!

Bagus.

Aku akan menikahi wanita ini.

Tolong restui pernikahan kami.

Tidak bisa.

- Kenapa tidak bisa? - Kenapa?!

Karena kalian saudara se-bapak.

Kalian, sebenarnya, saudara se-bapak.

Benar!

Pastinya.

Dan juga beberapa tahun kemudian wanita ini akan menggambar

tahi lalat di pipinya dan tak akan ada yang mengenalinya.

Ini pertama kalinya kita bertemu. Kamu cantik.

Senang bertemu denganmu.

Benar! Dia tidak mengenalinya.

Oh? Kafe. Benar.

Dan sekarang promosi produk sponsor.

Permisi! Tolong tampilkan logo produk nya!

Silahkan nikmati kopinya.

Bagus.

Sudah terlihat semuanya.

Bagus. Lalu... Ibu yang ada dihadapannya memberikan amplop padanya, "Jumlahnya cukup banyak"

Jumlahnya cukup banyak.

Benarkan!

Tapi, wanita itu menolaknya.

Aku tidak bisa menerimanya, bu.

Kalau ditolak, Ibu yang dihadapannya akan menyiramnya dengan air.

"Kau pikir kau bisa menikahi putraku?"

Kau pikir kau bisa menikahi putraku?

Bu! Lihat apa kataku, kan? Harusnya aku jadi peramal. Bu, buka kan aku kedai ramalan.

Omo, mau kemana?

Bu, mau kemana? Ibu! Ini seru.

Sudah mau klimaks. Mereka akan berkelahi dengan kimchi.

Ayo nonton bagian kimchinya.

Kau saja yang nonton. Ibu mau ke toserba.

Kemana? Toserba?

Oh, ibu, aku mau ikut ke toserba juga!

Aku ikut! Ikut! Jangan tinggalkan aku.

Ibu, aku bosan! Bosan! Bu, aku sangat bosan!

Jangan yang itu.

Bu.. mi yang itu sudah ku cicipi, MSG di dalamnya

sedikit sekali. Aku suka yang MSG nya banyak.

Bu, bukan yang itu.

Mi yang itu sangat lezat dicampur dengan nasi panas, tapi aku tidak mau dicampur nasi.

Jangan yang itu! Taruh lagi bu.

Iya, iya, yang ini, ini.

Iya, iya, benar!

Sudahlah bu.

Ibu!

Ah, ibu nih gak ngerti juga.

Jjampong!

Benar, itu!

a

a n

a n y

a n y H

a n y H O

a n y H O W

a n y H O W

Gadis kecil, halo!

Halooo!

Halo. Selamat natal!

Mi yang ada di depanmu rasanya sangat lezat!

Oh, disini. Ruang 135.

Jo Seok, ya?

Iya.

Sudah ku dengar kalau kau yang masuk kelas.

Kampret, kenapa dia langsung memberitahu nya kalau aku yang akan masuk kelas?

Oh, ya.

Silahkan duduk disini.

Ya, terimakasih.

Ah, sudah lama tidak duduk di bangku begini.

Berasa muda lagi.

Ngapain ya untuk menghabiskan waktu?

Kampret! Pembicara?

Saya...

bukannya mau menjelaskan secara teori pada kalian,

tapi saya akan menjelaskan caranya mengekspresikan suatu cerita pada kalian.

Jadi, gimana kalau yang pertama kita buka halaman 4?

a

a n

a n y

a n y H

a n y H O

a n y H O W

a n y H O W

Kalau sekali lagi kau tidak berhenti ngoceh, akan ku matikan.

Tidak sopan!

Bukan saya.

Itu putraku.

Barusan ibu kentut, sepertinya buang air di celana.

Parah.

Ibu ku orang baik!

Ah, akhirnya bisa nonton.

More Indonesian subtitles for The Sound of Your Heart

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left