Dexter

Dexter

Download Indonesian Subtitle

Season 8

Release info

Dexter S08E06 - BRRip x264 Bluray
A Commentary by ewwink

Tags

brrip
BluRay
x264
Published on: 2022-06-27
Downloads: 78
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di Dexter...

Siapa pria yang mengantarmu tadi pagi?

Kami tidak tidur bersama,

kalau itu yang kau maksudkan.

Kau benar-benar mudah gonta-ganti pacar.

Kau masih ingat Cassie, kan?

Ya, tetangga baru. Hai. Hai.

Aku harus segera pergi.

Pergilah. Aku yang akan mengurus Jamie. Kami akan baik-baik saja.

Mungkin kita bisa menjadwal ulang?

Ya. Aku suka itu.

Punya alasan kenapa kau tidak mengikuti ujian sersan?

Aku bicara dengan kakakmu

soal mengikuti ujian sersan.

Apa salahnya mencoba membuat hidupmu lebih baik?

Kau berhasil, bro.

Apa dia yang kau pilih sebagai sersan?

Aku siap mengambil tanggung jawab lebih.

Aku ingin kau mempertimbangkan Miller sebagai sersan.

Kurasa kau adalah ayahku.

Keluarga yang muncul entah darimana?

Sudah sering, mereka pasti menginginkan sesuatu.

Aku ingin menyewamu untuk mengecek latar belakang seseorang.

Kau benar-benar berpikir dia hanya ingin uangmu?

Aku tidak tahu harus berpikir apa.

Norma Rivera.

Dia berselingkuh dengan majikannya, Ed Hamilton.

Yah, apa yang terjadi? Anak keluarga Hamilton.

Apa kau pergi ke tempat dimana Norma Rivera terbunuh?

Ya.

Bagaimana menurutmu, kau tahu, analisismu?

Jangan ganggu anak itu. Dia membunuh Norma.

Kau sama sekali tidak punya bukti. Saksimu sudah mencabut penyataannya.

Tidak perlu mencari musuh kecuali kita benar-benar harus...

Dimana Yates?

Jadi ini akhirnya berakhir.

Pengejarku sudah mati.

Terima kasih padamu, Dexter.

Dan Deb.

Aku senang melihat kalian berdua telah berhasil menemukan cara

untuk bisa bersama-sama lagi.

Kami keluarga yang membunuh bersama.

Beberapa hari lalu, semuanya terlihat tak ada harapan

antara Deb dan aku.

Tapi berkat Dr. Vogel, Aku mendapatkan adikku kembali.

Sangat indah disini, Dexter.

Aku ingin bersama keluarga.

'Sebuah Bayangan Kecil'

Kecelakaan terjadi,

menghancurkan kemampuan mengontrol kita,

jika tidak menghancurkan hidup kita.

Bukan sebuah kebetulan Zach Hamilton ada disini.

Dia tertarik pada darah, seperti aku.

Apa dia membunuh Norma Rivera?

Setelah seminggu mengikutinya,

Aku sama sekali belum menemukan bukti yang pasti.

Tapi aku yakin, jika aku tetap mengikutinya,

kebenarannya akan tampak semakin jelas.

atau semakin kabur.

Dexter.

Apa kau menangani Zach Hamilton

sebagai pasienmu?

aku juga senang bertemu denganmu.

Aku harus melindungimu lagi sekarang dari pembunuh lain?

Bagaimana bisa dia jadi pasienmu?

Ayahnya menghubungiku

karena reputasiku selama ini yang sering menangani para psikopat.

Dia khawatir dengan kelakuan anaknya,

yang cenderung mengarah pada kekerasan.

Kurasa itu lebih dari kecenderungan.

Menurutku Zach Hamilton membunuh Norma Rivera.

Dan aku menganggap, kau mengikutinya hari ini sampai disini,

karena kau berencana untuk membunuhnya.

Ya, itu sudah terlintas di pikiranku,

kalau aku sudah mendapatkan bukti pasti.

Jadi, kelihatannya diantara kita berdua

terdapat konflik mengenai hal ini.

Aku tidak percaya ini.

Kau menangani lagi seorang pembunuh

setelah apa yang terjadi pada Yates?

Dexter, Kuhargai kekhawatiranmu,

tapi aku tidak ingin membicarakan

lebih jauh soal Zach Hamilton denganmu.

Itu akan tidak etis.

Sekarang, tiba-tiba, kau bicara soal etika?

Aku tahu.

Aku melupakan etika saat bertemu denganmu,

karena saat itu hidupku dalam bahaya.

Sekarang bahaya itu sudah lenyap.

Dan kau membawa bahaya lain ke dalam hidupmu.

Beginilah pekerjaanku. Apa yang bisa kukatakan?

Aku menangani orang-orang berbahaya.

Itu resiko pekerjaanku.

Selain itu, kau tidak punya bukti

kalau Zach Hamilton bersalah dalam kasus itu.

Akan kubuktikan.

Kalau kau sudah mendapatkannya,

maka pertama-tama datanglah kemari,

sebelum kau melakukan apapun,

dan kita akan berbincang lagi.

Bisa kau lakukan itu?

Kita lihat nanti.

Maksudku, karena inilah dia melacakku,

hanya untung mengambil uangku.

Kau belum tahu soal itu.

Mungkin dia hanya benar-benar ingin mengenalmu.

Di saat yang sama saat mobilnya disita?

Apa dia pernah meminta uang darimu?

Tidak, tapi dia selalu terlihat kehilangan dompet

saat akan membayar sesuatu.

Padahal kukira kami memiliki hubungan yang sebenarnya.

Kau senang Niki ada dalam hidupmu?

Ya, aku senang.

Lalu kenapa kau tidak menunggu saja,

lalu lihat apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sementara itu, kau bisa menikmati waktumu bersamanya.

Baik.

Trims, Deb.

Sama-sama.

Deb, kita punya kasus baru.

Biar kutebak, seseorang mencurigai

kalau orang terdekat mereka sedang berselingkuh.

Ya.. tapi yang kali ini agak berbeda.

Bagaimana?

Karena orang mencurigai adalah aku,

dan yang kucurigai adalah,

pacar adik perempuanku.

Kevin Wyman, pria mata keranjang,

yang sering datang ke bar hotel

dan mengenakan setelan dari hotel itu.

Apa kau sudah pernah bicara pada adikmu mengenai ini?

Susan tidak mau mendengarku.

Ini hanya akan membuatnya semakin tertekan.

Jadi aku merahasiakan ini darinya.

Merahasiakan ini darinya sepertinya agak berbahaya.

Aku harus mengerjakan ini dengan baik.

Aku akan menangkap basah pria ini.

Dan akan kuperlihatkan pada adikku faktanya.

Baik, tapi kau harus melakukannya sendiri.

Aku butuh bantuanmu, Deb.

Akan terlihat tidak mencolok baginya,

kalau kita bekerja berdua.

Aku tidak yakin kalau aku akan nyaman dengan ini.

Apa kau akan merasa nyaman kalau menerima bayaran?

Baik, bos.

Terima kasih.

Dimana harus meletakkan potongan itu?

Di sini.

Bagus sekali.

Dex, jangan lupa,

piknik ulang tahunku tinggal beberapa hari lagi, oke?

Di pantai, di halaman restoran Papa.

Ajak Harrison juga.

Ya, kami pasti akan datang. Bagus.

Kau tahu siapa lagi yang akan datang?

Cassie.

Kudengar kau ada kencan dengannya hari ini?

Tidak, itu bukan kencan.

Aku hanya merasa berutang padanya

setelah aku meminta bantuannya saat makan malam kemarin.

Astaga, bukankah kau baru saja mengakui,

kalau kau menyukainya, dan aku adalah mak comblang yang hebat?

Aku akui kalau kau adalah pengasuh yang hebat.

Kau harusnya puas dengan pujian itu.

Kita lihat nanti setelah kencan.

Oh, ngomong-ngomong,

Remote TV hilang sejak kemarin.

Kurasa seseorang menyembunyikannya,

tapi dia tidak mau bilang apa-apa padaku.

Harrison, apa kau yang mengambil remote TV?

Tidak,

Kau tahu dimana remote itu? Tidak.

Dia bilang dia tidak mengambilnya.

Baiklah.

Kurasa aku hanya perlu mencarinya lagi.

Pembunuhan di Liberty City.

Baiklah, Harrison, sepertinya

kau harus menyelesaikan puzzle itu sendirian.

Aku memang sudah mengerjakan sendirian.

Ya, kau benar.

Dah. Dah.

Selamat datang ke dunia percikan darah.

Kuharap kau membawa benang lebih.

Selalu kubawa.

Kabar baik.

Kita sudah menangkap pacar korban.

Saksi mata melihatnya meninggalkan TKP,

dan dia lupa mengganti kaus kakinya yang bernoda darah.

Tuhan memberkati para pembunuh bodoh.

Sekali lagi, ketertarikan pada darah.

Seperritnya Zach baru saja memberikan apa yang kubutuhkan.

Zach Hamilton, benarkan?

Kau yang datang ke rumahku.

Itu benar.

Kalian sudah menangkap pembunuh Norma?

Belum beruntung. Kami menemui jalan buntu.

Jadi kau suka memotret TKP?

Ya, aku punya aplikasi pemindai polisi di ponselku.

lebih menyenangkan daripada hanya berdiam di rumah

dan main video game.

More Indonesian subtitles for Dexter

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left