The first 200 lines.
=Surgeons= =Brought to you by GoldenEto=
Alih Bahasa =GoldenEto=
Luka tusuk dada yang melibatkan lobus paru karena tombak ulir yang mendekati aorta.
Tidak perlu melakukan transfusi darah. Tombak berhasil dikeluarkan.
Kau bisa menuliskan semua itu dalam esai.
Dr Lu, belakangan ini kau sudah melakukan beberapa operasi dengan tingkat kesulitan tinggi
Jika kau tulis dalam esai, maka kau bisa setara dengan Kepala Departemen Ahli Bedah Toraks.
Kau beruntung.
Chief Zhong mengatakan kemungkinan itu adalah kista cokelat yang pecah.
Ia sudah memanggil kepala Fang.
Baik. Aku mengerti. Serahkan padaku, terima kasih.
Ruang Observasi Ginekologi.
Tunggu sebentar.
Masuk.
Mengantar pasien ?
- Eh, aku mau tanya. - Ada apa ?
Aku lupa, dimana ruang konsultasi penyakit kelamin untuk pasien rawat jalan?
Ruang 4. Kenapa ?
- Apa yang kau lakukan belakangan ini ? - Enak saja.
Zhao Na - Dokter Praktek Ruang Konsultasi 4
Apa yang dilakukan rumah sakit ?
Kalian tidak memperhatikan pasien sakit jiwa dan membiarkannya berkeliaran.
Aku tidak memperhatikan, lalu mendadak Ia muncul memegang gunting.
Rumah sakit kami bukan rumah sakit jiwa.
Masalah ini diluar kendali kami.
- Dr Chen, kau tidak sehat ? - Jangan bicara denganku !
Kalau kau sakit, biar aku saja ?
Dr Chen harus konsentrasi menjahit. Sssttt ..
Jangan bilang "sssttt!"
Dokter, jahit itu baik-baik.
Tenang saja. Kubuat dengan kuat.
Steril dan balut lukanya.
Dr. Chen.
Chen Shao Cong.
- Aku ingin bicara. - Jangan sentuh aku !
- Dengarkan aku. - Aku kebelet pipis !!
Kebelet pipis ?
Iritasi saluran kemih ...
Sering buang air kecil, sakit saat buang air kecil, terdesak selalu ingin buang air kecil.
Dr. Lu.
Infeksi saluran pernafasan bagian atas?
Obat pernapasan, Shang Ning yang bertugas hari ini. Pergilah menemuinya.
Aku ingin tanya soal esai yang kau bilang.
Kenapa ?
Menurutmu itu layak dipublikasikan ?
Tentu saja layak.
Aku ingin bilang, meskipun aku tidak mengajukan rencana operasi, kau tetap akan melakukan hal yang sama, bukan ?
Kau setuju pada permintaanku untuk operasi agar kau bisa menerbitkan esai ?
Tentu tidak !
Kehilangan darah bisa sampai 400-500ml jika operasi dilakukan orang lain.
Kehilangan darah dalam jumlah besar, waktu yang lama, ditambah luka yang terkontaminasi
bisa mengarah pada gagal organ paska operasi, karena kekurangan darah, Ia bisa saja meninggal.
Lalu apa yang kau debatkan ?
Aku ... maksudku ... jika ... kau tidak membuka tisu paru di sisi lain, maka rencanaku tidak akan ada gunanya.
Jadi ... isi esai harusnya ....
Itu perbedaan jika penulis utamanya kau atau aku.
Lalu menurutmu aku harus membuat esai agar dapat jadi kepala bedah toraks atau jadi Dirut Renhe, atau bahkan Presiden Rumah Sakit Universitas ?
Tidak.
Jadi ? Aku tidak butuh esai.
Kau yang membutuhkannya saat ini.
Kau harus mengembalikannya ke Ruang Operasi. Kau harus mendapat promosi.
Kau akan menerimanya kalau kuijinkan ?
Bukannya aku tidak mau terima.
Lalu karena kau ngotot aku musuhmu makanya kau tidak mau menerimanya ?
Menurutku kau tidak terlalu niat kembali ke ruang operasi lagi.
Harga dirimu lebih penting daripada skapel.
Baik, baik, baik. Aku terima.
Aku masih perlu mendapat bimbinganmu.
Aku tidak pandai menulis esai, dan presentasi.
Jika kau merevisi isinya, menurutku akan lebih elegan.
Maksudmu, aku mengibulimu ?
Jarang sekali ...
Spesialis Amerika tahu ngibul !
Tunggu.
Sedang apa ? Ada banyak orang.
Alismu kenapa ?
Gonore adalah singkatan dari uretritis gonococcal.
Ini adalah penyakit menular yang biasa tertular akibat kegiatan seksual.
Sedang apa disini ?
Tidak, cuma main ponsel.
Disini ?
Eh, tunggu dulu.
- Kau ... - Kau mau apa ?
Eh, kau sudah periksa kesehatan ?
Periksa kesehatan ? Bukankah tiap akhir tahun ?
Iya, masih beberapa bulan lagi.
Eh ... menurutku kau ... perlu ... periksa itu ...
Ngapain kau ?!
Kau harus mengecek ke bagian urologi.
Dengar ya ... gejalanya sering mendadak ingin pipis ...
Jangan menolak pemeriksaan karena takut di kritik. Iyakan ?
Pokoknya, pasti bagus buat tubuh.
Sering kebelet, mendadak kebelet ?
Ngomong apa kau ?!
Kepala, Wakil General Manajer menunggumu 2 jam selama kau operasi.
Ia baru saja pergi.
Beginilah rumah sakit.
Kita tidak pernah tahu kapan ada kejadian darurat.
Tapi ...
Aku sudah jelaskan ke Wakil General Manajer.
Jika kau bisa mengatasi sisi klinikal, maka perkataanmu pasti berpengaruh pada mereka.
Kau jarang sering berkata hal yang masuk akal.
Tapi aku baru saja dengar kalau Lu Chen Xi operasi lagi.
Dan Dr Zhuang mengijinkannya.
Aku tidak mengerti. Bukankah kau merekrutnya ?
Dia di pihak siapa ?
Ia sudah melakukanya berkali-kali.
Meskipun sekarang aku tidak memahaminya.
Lu Chen Xi sekarang melakukan operasi beberapa kali.
Karena dia sekarang di IGD, esainya di bidang bedah toraks semakin menggunung.
Ia bahkan mengundangnya jadi pembicara.
Jika Ia kembali ke Bedah Toraks, maka aku tidak akan bisa menghentikannya bahkan jika aku mau.
Kepala, ada rekan kerjaku yang bisa bermanfaat.
Perwakilan penjualanmu di Farmasi pasti akan kabur jika melihat Lu Chen Xi.
Dimana kau punya orang pemberani ?
Dia lelaki sejati.
Ia dulu pacaran dengan Lu Chen Xi.
Kau mengenalinya.
Xue Luan?
Benar.
Dia ada di perusahaanmu.
Aku hanya bisa melindunginya. Semua telur kena aku.
Duduklah.
Aku mau mandi, tapi mendadak ada pasien luka konstruksi.
Sekarang aku tahu. Mereka menyekaku terlalu kuat.
Sampai-sampai alisku ikut terseka.
Letakan ponselmu.
- Sedang apa ? - Besok kau jadi pembicara.
Kau mau melakukannya dengan alis miring ?
Kau bisa merapikan alis ?
Ke ... kenapa ?
Terlalu dekat.
Kalau begitu tutup mata.
Tunggu !
Apa lagi ?
Haruskah kita menutup pintu ?
Kau pernah merapikan alis wanita lain ?
Kau pernah. Kau saja yang lakukan.
Tidak, tidak. Kau saja.
Aku tidak biasa jika skapel digunakan padaku.
Makanya jangan bergerak.
Baik, mengerti.
Aku bilang ya ...
Wanita itu bukan kekasih Xue Luan.
Dia putri gurunya.
Apa maksudmu ?
Bukankah kita bertemu Xue Luan sebelum operasi ?
Kau bilang aku terlalu kejam pada pacar mantanku.
Maksudku ...
Harusnya kau mengendalikan emosimu.
Saat kau tidak suka seseorang, kau selalu memastikan seluruh dunia tahu.
Aku tahu. Aku terlalu blak-blakan.
Tapi, aku harus memastikan kalau dia itu bukan pacar Xue Luan.
Ia tidak suka tipe begitu.
Kenapa yakin sekali ?
Dia suka aku.
Kami tidak putus karena ada masalah dalam hubungan kami.
tapi karena egonya dan keteguhan hatiku.
Pokoknya, Ia tidak akan suka tipe yang picik.
Lalu kau ?
Kau masih suka dia ?
Suka ... atau tidak suka ...
Apa pedulimu ?
Perduli berarti ada banyak masalah.
Tergantung caramu memahaminya.
Aku harusnya membiusmu. Aku nyaris mengirismu.
Baiklah, begini saja. Coba lihat.
Lumayan.
Aku harus sering menemuimu untuk merapikan alis.
Baiklah. Kalau begitu traktir aku makan malam.
Hari ini tidak bisa.
Xue Luan mengirimku pesan, katanya Seniorku masih belum pulang.
Orang yang melempar telur. Aku harus menemuinya.
Jadi ... makasih.
Aku tidak merokok.
Baguslah. Harusnya aku juga.
Seingatku, kau dulu tidak merokok.
Kau mulai sejak di IGD ?
Ya, sudah 30 tahun. Tidak mudah menghentikannya.
Bagaimana operasinya ? Lancar ?
Lancar sekali.
Lu Chen Xi memang yang terbaik di Bedah toraks, Renhe.
Kau membawanya operasi lagi.
Yang Fan pasti keberatan.
Aku punya alasan dan mengikuti prosedur yang ada.
Dan tidak semua operasi ditangani Lu Chen Xi.
Meskipun Ia keberatan, dia tidak bisa apa-apa
Sebelumnya aku pernah bilang padamu, aku tidak punya niat buruk pada Lu Chen Xi.
Sebelumnya, di pertemuan bedah toraks
dia memang punya kekurangan yang bisa di eksploitasi dan Ia terlalu emosional.
Dengan identitasku saat itu, aku tidak punya pilihan lain.
Sekarang, aku melakukan apapun yang kubisa untuk membawanya kembali mengoperasi.
Saat Ia mengumpulkan esai yang cukup dan pengalaman operasi, dia bisa naik banding untuk kembali ke bagian bedah toraks.
Sepertinya, perkataanku di ruang dokumen tidak semestinya.
Melihat caramu memperlakukan Lu Chen Xi, menunjukan kalau tujuanmu jelas
Kau memanggilku kesini untuk ini ?
Beberapa hari ini, aku memikirkan soal insiden ibumu.
Aku sungguh tidak menemukan cara.
Rantai penyelidikan bukti sangat teliti.
Jika kau mencarinya saat ini, kurasa kau tidak tahu harus memulai dari mana.
No comments yet. Be the first to leave one.