The first 185 lines.
[Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa adalah fiktif]
Menjauh dari sana.
Ini hari yang paling menyenangkan!
Terima kasih.
- Pria gila itu. - Tidak, jangan!
Hei.
Ini baru gayaku.
Minggir.
- Ini seru. - Pak Do.
- Minggir. - Sekarang semua akan menghilang.
Minggir!
Pak Do!
[bahkan saat tidak terjadi apa-apa dan tidak tahu apa-apa.]
Aku memikirkan hal mustahil.
Mungkin pelaku merasa bersalah dan bunuh diri.
Termasuk Choi Yong-seok.
Itu lebih seperti dongeng daripada mustahil.
Benar, bukan?
Itu masuk akal dengan yang lain
tapi tidak masuk akal Choi Yong-seok
tiba-tiba merasa bersalah saat cukup berani memerkosa siang hari.
Bagian bunuh diri, bukan bersalah,
yang membuat hipotesismu seperti dongeng.
Astaga.
Kau baik-baik saja?
Sayang sekali kau tidak terluka parah.
Kau bercanda?
Kami sedang bertugas. Ini gangguan penegakan hukum.
Astaga. Hei.
Kau harus bekerja dengan becus sebelum menyebutkan hal seperti itu,
Inspektur Do Jung-woo.
Dasar berengsek.
Jangan sia-siakan energimu.
Dia sengaja menabrakmu.
Kenapa sia-sia?
Dia sangat ingin menjatuhkan polisi
dan aku polisi.
Dia juga melakukannya kepada Kejaksaan.
Jika aku memukul kepala orang yang lewat
dan memukul kepalamu juga, bukankah kau akan marah?
Jika seseorang membencimu tanpa alasan, beri mereka alasan jelas.
Aku akan segera memberinya alasan yang sangat bagus.
Aku merasakan ini dengan Baek Seung-jae,
tetapi aku yakin dengan Choi Yong-seok.
Ini aneh.
Aku tidak bisa menunjukkannya,
tapi ada yang janggal.
Ya. Sesuatu yang seharusnya tidak ada di sana.
- "Sesuatu yang seharusnya ada?" - Benar.
[Pekan Raya Karier, Seminar Akademis Internasional]
Bisa pegangkan ini untukku?
Tunggu, rambutku.
Rambutku!
Kau mau mati?
Aku pegangan karena tidak mau mati.
Kupikir semua rambutku akan rontok!
Astaga. Sesuatu seperti ini.
Tidak seorang pun dari mendiang memiliki ini.
Mungkin itu bunuh diri. Mungkin mereka ingin mati.
Bukankah aku pegangan karena insting?
Kurasa tubuhku bergerak sebelum aku bisa berpikir.
Itu insting. Apa lebih baik menggambarkannya sebagai refleks?
Sial. Kulit kepalaku sakit.
[Upacara Penghargaan Departemen Pendidikan Universitas Gosung]
Manusia tidak bisa mengendalikan tubuh sepenuhnya.
Bahkan orang yang ingin tenggelam
mulai menggeliat saat mereka mulai kehabisan napas.
Tapi
menurutmu orang yang melompat ke kolam cetek bunuh diri?
Itu berarti mereka bisa saja tenggelam
dengan hidung mereka di sepiring air juga.
- Tidak bisakah kau mati karena itu? - Apa? Tidak. Cobalah.
Bagaimana orang yang melompat di depan kereta yang melaju?
Aku tidak sebahaya kereta.
Bahkan kau menutup mata. Kenapa Choi Yong-seok tidak?
Kau benar juga.
Aku baru memeriksanya.
Aku hanya memeriksa ulang untuk memastikan.
Mungkinkah dia memakai narkoba?
[Kurasa itu bunuh diri. Pria ini melompat ke depan kereta.]
Dia harus menelan banyak mescaline
untuk melompat di depan kereta begitu,
tapi itu tidak ditemukan.
Pil yang kau bawa ini bahkan bukan obat tidur.
Ini obat penginduksi tidur.
Kau bisa membelinya tanpa resep dan efeknya tidak berbahaya.
Zaman sekarang, ponsel orang lewat lebih menakutkan dari basis data polisi.
Luar biasa, bukan?
[Polisi gagal menghentikannya. Mengerikan sekali.]
Jika tidak mengautopsi, akan kubilang dia di bawah pengaruh alkohol.
Yakin bukan narkoba?
Ya. Lihat wajahnya. Dia tampak baik-baik saja.
Kau bilang sedang berada di TKP.
Saat seseorang mengonsumsi narkoba, kau bisa langsung tahu.
Terlebih lagi, jika mereka seorang pencandu.
Pupil mereka akan terlihat sangat berbeda.
[Mereka akan depresi, gugup, mudah teralihkan, dan tegang.]
Itu 1.100 won.
Ada apa dengannya? Apa psikopat itu memakai narkoba?
Seorang profesor universitas nasional
mencoba memerkosa wanita di siang hari
dan dikejar polisi sebelum akhirnya dia ditabrak kereta.
Maksudmu ini kasus pembunuhan?
Kalau begitu, polisi pasti pelakunya.
Lee Ji-wook yang mengatakan bahwa itu pembunuhan.
Orang-orang mati sesuai peringatan.
Ini bukan bunuh diri atau kecelakaan.
Apa peringatan itu sungguh untuk ini?
Kenapa psikopat itu selalu menulis kode?
Kodenya tidak sulit.
Tanggal dalam Batang Surgawi dan waktu dengan angka biner.
Untuk lokasinya, kami diberi tahu lewat kode area telepon.
Bukankah itu sudah terdengar rumit?
- Diam. - Baik.
Batang Langit dan Dahan Surgawi digunakan di kalender Tiongkok.
Sebagian besar digunakan untuk meramal.
Ada sepuluh Batang Surgawi.
Dipisahkan menjadi lima unsur, kayu, api, bumi, batu, dan air.
Lalu lima warna, biru, merah, kuning, putih, dan hitam.
Sedangkan untuk Dahan Duniawi,
itu diekspresikan menjadi 12 jenis hewan yang berbeda.
Cukup memasangkan Batang Surgawi dan Dahan Duniawi
untuk menemukan tahun, bulan, hari, dan waktu.
Contohnya, seseorang yang lahir pada 4 September 2020,
akan lahir di tahun tikus, bulan ayam jantan,
dan hari anjing.
Pada tahun tikus putih, bulan ayam jantan biru,
dan hari anjing putih.
Di suratnya tertulis ayam jantan biru naik ke atas domba merah.
Ayam biru itu September dan domba merah adalah satu.
Bagian berikutnya lebih mudah.
Jika permata ini diganti menjadi satu dan nol...
Semua terlihat sama.
Apa maksudmu, angka satu dan nol?
Mereka berbeda.
Astaga. Bagaimana Pak Do memecahkan ini?
Dia tidak normal.
Tidak mungkin. Kau gila.
Bagaimana kau membedakannya?
Itu sistem biner.
Karena tidak ada angka nol, yang pertama adalah satu.
Saat hanya ada nol dan satu, kau tahu itu memakai sistem biner.
Ya.
Kau bisa dengan mudah menemukan program untuk mengubah angkanya.
Saat kau memasukkannya,
kau akan dapat 1530.
Kau bisa tahu waktunya pukul 15.30.
Terakhir, kita harus memperhatikan fakta
bahwa semua pesan dimulai dengan angka nol.
Aneh mereka memotong setiap huruf di era digital ini.
Serta peletakan spasinya berantakan.
Tapi jika kau memperhatikan spasi dan jumlah huruf...
Nol. Dua.
[Erotomania di jalanan akan menghadapi panjang yang tak terkalahkan]
Empat. Lima.
[Erotomania di jalanan akan menghadapi panjang yang tak terkalahkan]
Delapan.
Nol-dua adalah kode area Seoul.
Angka 4-5-8 adalah Jangyi-dong.
Maksudmu,
kita memecahkan kodenya.
Aku yang memecahkan kodenya.
Benar sekali.
Jika kau melakukan itu, polisi melakukan itu.
Astaga. Kita berbakat.
Hubungi petugas humas.
Katakan kode sudah terpecahkan, pembunuhan berikutnya bisa dihentikan.
Tapi bagaimana informan kasus Baek Seung-jae
mengkhususkan hotel sebagai lokasi?
Memang bisa dijadikan kode, tapi kita hanya bisa sampai ke area umum.
Memecah kode bukan berarti kita bisa menangkap pelakunya.
Mari kita tangani kasus ini secara internal.
Kenapa kita tidak bisa menangkapnya saat punya semua jawaban?
Siapa pun pelakunya,
kurasa mereka tidak muncul di TKP.
Juga, semua perhatian tertuju pada drama peringatan darinya.
Lebih baik tidak mengumumkan persamaan para korban.
Seluruh negeri mungkin akan jatuh dalam paranoia,
orang kaya bisa bebas dari segalanya...
Tunggu sebentar.
Ya?
Apa?
Nyalakan TV-nya.
- Saluran mana? - Bagaimana aku tahu?
Nyalakan XVN.
No comments yet. Be the first to leave one.