The first 200 lines.
--- Original Subs By --- Dorothea
Wilee.
Sial.
Aku tak bisa bekerja di kantor.
Aku tak suka memakai setelan.
Aku suka bersepeda.
Sepeda Fixie, rangka baja, tanpa rem.
Sepeda ini terus melaju.
Pedalnya tak berhenti berputar.
Tak bisa berhenti.
Dan aku tak mau berhenti juga.
Ada 1.500 pembawa pesan bersepeda Di jalanan Kota New York.
Kau kirim lewat e-mail, FedEx Fax atau scan..,..
Tapi saat itu tak berguna..,..
Dan harus sampai tepat waktu..,..
Kau membutuhkan kami.
Ada dari kami yang meninggal.
Pedestrian penuh ancaman.
Taksi pembunuh.
Suatu hari kami hampir tertabrak.
Suatu hari kami balas mereka.
Jika tak kau gunakan..,..
Kurasa kau tak memerlukannya.
Kaca spion-ku !
Dan kami saling membantu karena Banyak orang ingin kami musnah.
"Potong rambutmu, mandilah, Minggirlah dari jalan. "
Berhenti !
Lihat jalanmu !
Mereka tak paham mengapa membahayakan Nyawa kami di labirin mematikan ini..,..
Untuk 80 dolar sehari.
Jika kau hanya memikirkan uang..,..
Maka pekerjaan ini tak cocok untukmu.
Hei !
Hei, disini Vanessa. Tinggalkan pesan Dan kuhubungi kau nanti.
Kutinggalkan pesanku, Mengapa kau tak meneleponku ?
Hei.
- Samantha Harris, TVM ? - Yap.
Tolong tanda tangan disini.
Kau perlu nomer teleponku juga ?
- Kau mau mengatakannya ? - Kau sudah punya.
Aku tak punya.
Tidak, tapi Orang dari perusahaanmu
Bagaimana rupanya ?
Dia lebih menawan dariku.
Hei, awas.
Kantor Manny, disini Manny.
Kau mengambil ruteku ?
Aku mengantarkan kesana Dan dapat jatah lagi.
Tapi itu bagianku.
Lalu mengapa di tasku ?
Akan kuambil.
Jangan buang waktu, aku hampir sampai.
Akan ku-susul kau.
Yo, ini bukan milikmu, sekarang milikku Seperti pacarmu.
Oh, aku sangat khawatir.
Sudah beberapa hari Dia mendekati Manny.
Dan Manny dapat makanan manis. Klik !
Sialan.
Tidak, sayang. Berpikirlah seperti Gandhi, Jangan seperti Sitting Bull. Boom !
Ya, sedang kulakukan.
Sayang, aku ada urusan.
"Security Courier".
- Sambungkan ke Squid. - Baik.
Aku disini. Radionya tak berfungsi.
Raj. Mengapa Manny mengambil ruteku ?
Benarkah ?
Jangan pura - pura jadi penganut Zen, Kau memakai kalung emas.
Tito, monster Kota-ku, Pelan, tapi pasti datang.
Kau ke penjual hot dog juga hari ini ?
Pedal selalu bergerak, Raj. Yang kiri dan yang kanan juga.
Aku tak paham yang dia katakan.
Kata yang dia ucapkan Menghasilkan suatu arti.
Kuyakin artinya sangat mendalam.
Hei, ada pekerjaan lagi ?
- Aku perlu kerja. - Pedal selalu bergerak, temanku.
- Itu tak ada artinya. - Tito yang bilang, bukan aku.
Tak ucapkan salam ?
Hei, Vanessa, perbaiki rodamu Dan segera bekerja lagi.
Yap.
Mengapa tak menelepon balik ?
Tak ada yang harus dikatakan.
Jangan cium aku sekarang.
Mengapa tak mau kucium ?
Aku sedang memperbaiki sepeda.
Mengapa kau seolah ingin dicium ?
- Tidak. - Ya, benar.
- Tidak. - Sama seperti sebelumnya.
- Lihat, kau melakukannya lagi. - Hentikan.
- Sungguh ? Ayolah. - Tidak.
Baik, hati - hati.
"Security Courier".
Yo, Nima, apa kabar?
Ya, dia disini Diantar kemana?
Baik.
Baik, baik, aku mengerti.
Wilee, kau beruntung. Temanmu menghubungimu.
Jalan 116th, Universitas Hukum, Kantor Utama, diantarkan ke Chinatown.
Aku ingin kau sampai dalam 90 menit. Cepat.
Untuk itu berikan 50 atau 40 dolar.
Lupakan. Tito.
Lupakan.
Marco. Polo. Aku punya pekerjaan untuk kalian.
- Aku tak bisa. - Mengapa ?
- Harus memperbaiki sepeda. - Baiklah.
Ayolah, aku lelah dan lapar, Uangku kurang, berikan aku 40 dolar.
Kuberi kau 30. Jangan kacaukan. Ini antaran kilat.
Hei, Wilee.
Kau dan aku ! Di Central Park. Hanya satu putaran.
Kita balapan disana.
Tak boleh ada kecurangan dan Singkirkan trik bersepedamu.
Akan kukalahkan kau. Apa kau melihat celana ketatku ?
Kau lihat celana ketatku ?
Apa yang kau mau ?
Kau bersama si celana ketat sekarang ?
Awasi jalanmu !
Bisa lupakan Manny ? Dia membantuku pindah.
Pindah ? Kalian pindah ?
- Tidak, aku pindah, teman sekamarku tinggal. - Mengapa ?
Aku tak mau membicarakannya. Dia ingin aku pindah hari ini.
Apa kau berkelahi dengan temanmu ?
Kutelepon kau lagi.
Sial.
Hei, turunlah !
Wilee ? Ternyata kau.
Hei, kawan.
Hei, apa yang kau lakukan ?
Mengantar surat, mengayuh sepeda.
Kudengar kau tak mau gelarmu.
Sudah masuk daftarku.
Jangan terlalu dipikirkan.
Hei, jika kau menghisap narkoba Ritalin, Rasanya menyenangkan.
Saran bijak, Tn. Hand.
Hei, Nima. Tak ada yang bilang Kau yang menelepon.
Ini harus diantar jam 7 malam Antarkan langsung ke Saudari Chen.
Aku harus kemana ?
Chinatown. 147, Doyers. Apa itu sulit ?
Untuk orang lain.
- Jalanannya kecil, sulit mencari..,.. - Akan kutemukan, sekarang jam 5:33
Tanda tangani dan Tulis namamu disini.
Kau baik saja ?
Kudengar kau berkelahi dengan teman sekamarmu. Kuharap kalian baik saja.
Langsung antarkan ke Saudari Chen. ini harus sampai jam 7 Malam.
Ini sangat penting.
Tentu saja.
Aku perlu amplop itu.
Terima kasih, semoga harimu menyenangkan.
Hei !
Hei, kau.
Hei !
Hei, permisi, pengantar pesan.
Amplop yang baru kau terima, Aku ingin mengambilnya lagi.
- Siapa kau ? - Forrest J. Ackerman.
Kepala keamanan kampus. Wanita yang memberikanmu amplop itu..,..
Dia tak punya hak memakai Rekening sekolah.
Ini penyelidikan internal, Ini bukan masalahmu.
Bisa kuminta amplopnya ?
Ya, tapi setelah masuk ke dalam tas, Harus tetap di dalam tas.
Kecuali ada perintah dari pusat.
Baik, telepon dia, aku mau bicara Aku membawa buktinya.
- Nima yang memberikannya ? - Siapa ?
Nima.
Kau tak tahu nama wanita yang kau selidiki ?
Ya. Nima, benar, maaf aku tak mendengarmu Mulutmu penuh makanan.
Intinya, pekerjaan tempatku bekerja Bernama "Security Courier."
"Security (keamanan)" berarti Saat barang diberikan..,..
Kita tak bisa memberikan Begitu saja ke orang asing..,..
Aku baru menghabiskan $ 7 Untuk makanan enak ini..,..
Jika kau mau pergi dan membiarkanku makanan, Aku menghargainya.
Siapa namamu ?
- Wilee. - Wilee.
Wile-E ? Seperti kartun coyote ?
- Nama yang manis. - Terima kasih.
Punya nama asli ? Pacar ?
Keluarga ? Orang dekatmu ?
Siapa kau ?
Kau tak akan mau berurusan denganku.
Pegang makananku.
Hei !
Semoga harimu menyenangkan, pecundang !
Baiklah.
Aku ingin bilang minta maaf.
Itu penting bagiku. Mungkin tak berarti bagimu..,..
Itu penting bagiku, Aku hanya lupa, itu saja.
Baik, aku paham.
Sekarang tiga kali aku minta maaf.
Sebenarnya dua.
Kau menutup satu diantaranya Jadi itu salahmu.
Aku tak paham. Sejujurnya..,.. Awas !
Permisi.
Aku hanya tak paham.
Kau punya kesempatan, kau cerdas Dan membuang semua itu.
Mengapa kita membicarakannya ? Kau memahaminya dan suka bersepeda sepertiku.
Aku bersepeda tak sepertimu, Wilee. Aku punya rem dan menggunakannya.
Ya, rem bisa membuatmu terbunuh.
Hal terburuk yang terjadi padaku Jika aku punya rem.
Rem berarti kematian.
Kau tahu, yang kau katakan ini Tak lagi manis.
Kau bisa cari pekerjaan yang kau mau..,..
Saat aku melihat pria seumuranku Dengan setelah abu - abu..,..
Membuatku ingin muntah saja.
No comments yet. Be the first to leave one.