The first 192 lines.
Dengan musuh sepertimu, aku bisa panen pengalaman yang sangat hebat!
Kakak!
Dia membunuh orang besar itu,
dan juga menghajar dua lainnya.
Dan ini
dilakukannya dalam sekejap!
Alat Kerajaan itu, kekuatan itu.
Tak salah lagi, kau benar-benar Bulat.
Kau
Jenderal Liver.
Aku bukan lagi seorang jenderal.
Setelah nona Esdeath menyelamatkanku,
aku jadi pelayannya.
Eh?
Apa lelaki itu yang diceritakan oleh kakak?
Kalau kita ada di pihak yang sama, aku pasti akan mentraktirmu minum sake untuk rayakan reuni ini.
Tapi karena kau jadi musuhku,
aku harus membunuhmu.
Aku harus selesaikan misi ini!
Itu juga yang akan kulakukan.
Misi haruslah diselesaikan.
Dengan Alat Kerajaan ini
yang dipercayakan oleh tuanku!
perasaan yang kusembunyikan di hati
perasaan yang kusembunyikan di hati
kokoro ni kakushiteta omoi
kokoro ni kakushiteta omoi
perlahan kuukir dalam perkataanku
perlahan kuukir dalam perkataanku
sizuka ni kotoba de kizande
sizuka ni kotoba de kizande
berjalan sendiri tanpa ragu
berjalan sendiri tanpa ragu
fumidasu tesaguri na asu wo
fumidasu tesaguri na asu wo
'tuk meraih hari esok
'tuk meraih hari esok
tsuyoku mayoginai hitori de
tsuyoku mayoginai hitori de
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
jadi ku takkan berbalik lagi
jadi ku takkan berbalik lagi
ima wa mou furimukanai
ima wa mou furimukanai
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
pasti bisa menembus batas yang ada
pasti bisa menembus batas yang ada
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
dengan suara lantang dan terus maju
dengan suara lantang dan terus maju
itsuka mae yoritsuku sono toki made
itsuka mae yoritsuku sono toki made
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
m 26 0 l 309 -1 l 318 1 l 309 2 l -263 1
BUNUH MEREKA BERTIGA
BUNUH MEREKA BERTIGA
BAGIAN DUA -
BAGIAN DUA -
BUNUH MEREKA BERTIGA
BUNUH MEREKA BERTIGA
BAGIAN DUA -
BAGIAN DUA -
Alat Kerajaan Black Marlin!
Dibuat dari bagian tubuh Monster Berbahaya Akuatik yang mengendalikan air.
Berkatnya, pengguna senjata ini bisa leluasa kendalikan cairan apa pun yang ada di sekitarnya.
Sangat tak beruntung bagi kalian berdua karena bertarung denganku di tempat seperti ini!
Pengendalian air, ya?
Cocok sekali bagi pelayan yang majikannya bisa kendalikan es.
Nona Esdeath bisa membuat es dari kehampaan.
Levelnya sangatlah berbeda dengan senjata ini.
Beliau sangatlah mengagumkan!
Tembakan Air!
Memalukan!
Aduh-duh.
Kekuatan lelaki itu hampir seimbang dengan nona Esdeath.
Tapi karena kita berada di air, Liver pasti bisa mengalahkannya.
Aku harus membantunya juga.
Tunggu dulu!
Aku tak akan duduk manis dan membiarkannya melindungiku!
Bocah ini...
Kau menghalangiku!
Night Raid.
Itu terlalu angkuh!
Sial, bocah ini cepatnya tak keruan.
Tapi...
Akame lebih cepat darimu!
Ha! Jangan bandingkan aku dengan pembunuh kelas teri!
Kalau aku tak terkena serangan tadi, bocah ini bukanlah tandinganku.
Padahal dia terluka, tapi kecepatannya sangat mengerikan.
Tiga Monster.
Dibandingkan dengan kekuatan mereka, Ogre bukanlah tandingannya.
Wah, di sana sepertinya sangat sengit.
Selama ada banyak air di sekitarnya, Liver pasti menang!
Ha, sudah jelas kalau kakak yang bakal menang.
Liver yang menang!
Pasti kakak yang menang!
Matilah dengan tekanan air ini, Bulat!
Ular Jurang!
Sudah kuduga kau akan terobos ular itu dibandingkan menghindarinya.
Karena kau takut ada korban jiwa kalau jurus itu mengenai kapal.
Tapi, sekarang kau jauh dari geladak dan melayang di udara.
Tak mungkin kau bisa hindari ini!
Aliran Tombak Kegelapan!
Hanya cipratan air itu
takkan bisa goyahkan keyakinanku!
Memang benar.
Itu saja tak akan bisa mengalahkanmu.
Aku sangat paham itu.
Kita sudah lewati ribuan pertarungan bersama.
Kekuatanmu dan keteguhan hatimu...
Akulah yang paling mengerti itu.
Justru karena itulah
akan kuperlihatkan jurus terkuatku!
Naga Air Kahyangan!
Apa dia mati?
Kalau itu sebuah pertanyaan,
maka jawabannya adalah tidak!
Dia masih hidup!
Sayang sekali, ya.
Kau kehilangan kesempatanmu kalahkan Liver.
Ka-Kakak.
Tatsumi?
Maafkan aku, Kak.
Aku tak mampu menahan dia lebih lama lagi.
Oh?
Kau masih bisa bergerak?
Sudah kubilang kalau diam saja di situ, nanti akan kutemani bermain lagi.
Tenang saja.
Kau masih hidup setelah bertarung tanpa Alat Kerajaan, itu sangat hebat.
Kakak.
Padahal sudah gunakan zirah itu, tapi tetap saja tubuhnya mengalami luka.
Setelah terima luka yang cukup parah, sepertinya Alat Kerajaanmu tak bisa digunakan lagi.
Pemenangnya sudah terlihat.
He, jangan sok kuat.
Ada luka dari lubang telingamu, Liver.
Setelah keluarkan jurus sekuat itu,
tubuh bagian dalammu pasti sudah hancur.
Kondisimu itu juga membuatmu tak bisa gunakan Alat Kerajaanmu.
Kalau sudah ketahuan, mau bagaimana lagi.
Padahal aku ingin bicara dalam kondisi
yang lebih menguntungkan.
Bulat, apa kau tak tertarik untuk bergabung dengan pasukan nona Esdeath?
Karena kalau itu kau, jabatan jadi seorang Wakil Komandan pasti akan kaudapatkan.
Aku tak tertarik melayani kerajaan lagi.
Bukan kerajaan.
Anggap saja melayani nona Esdeath.
Seperti itulah aku diselamatkan olehnya.
Kau bisa lakukan hal apa pun sesukamu,
dan ditakuti oleh semua orang.
Benar.
Para politikus bajingan itu, yang sebarkan pandangan busuk mereka,
akan tertunduk di hadapanmu!
Bergabunglah denganku, Bulat!
Beliau pasti bisa hapus seluruh kejahatanmu!
Aku menolak.
Kau mungkin nyaman dengan posisimu saat ini,
karena kebencianmu pada para politikus itu.
Tapi aku adalah pelindung masyarakat.
Kalau kau bergabung dengan pasukan Esdeath yang bekerja untuk perdana menteri,
aku takkan bisa mengatakan seperti itu lagi.
"Pelindung Masyarakat"?
Tak sepatutnya seorang pembunuh katakan hal itu.
Karena itulah aku mengatakannya dengan penuh kerendahan hati.
Dia sudah mencapai batasnya juga.
Tapi kami masih punya senjata andalan.
Dan kami akan menang dengan itu!
Kakak.
Kalau dua pengguna Alat Kerajaan bertarung satu sama lain,
maka sudah pasti salah satu akan mati.
Karena kita berdua tak bisa gunakan Alat Kerajaan,
kita selesaikan pertarungan ini dengan pedang kita.
Aku akan tingkatkan kekuatanku.
Karena lawannya adalah dirimu.
No comments yet. Be the first to leave one.