Release info

52 Hertz Whales 2024 BluRay id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 02:15:59

Tags

bluray
manually_transcribed
Published on: 2025-08-29
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku menyiapkan teh untuk kalian.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kita akan tetap di rencana awal dan selesai malam ini.

Nona, apa dulu bekerja di industri hiburan dewasa. Benarkah?

Apa kau bodoh?

Maafkan aku.

Kami dengar gosip dari para wanita tua yang tak ada kerjaan.

Mereka bergosip bahwa kau mantan pekerja seks di Tokyo...

...yang kabur dari gangster.

Menurutku itu tidak benar.

Bekerja di sini selama beberapa hari, aku tak merasakan getaran itu.

Tapi kau tahu, rumah ini...

Rumah?

Seorang wanita tua yang cantik, mantan geisha, dulu tinggal di sini.

Sama seperti kau, suatu hari dia datang dari Tokyo dan mulai mengajar Nagauta .

Orang-orang di sekitar sini mulai terpikat olehnya.

Itu sebabnya.

Mereka salah paham dan mengira bahwa kau sama seperti dia.

Ya.

Itu ada benarnya.

Mantan geisha itu adalah nenekku.

An-san...

Orang-orang di kota bergosip tentangku.

Kau memang terlihat nakal, Kinako.

Itu tak sopan.

Aku bercanda.

Mereka bingung ada wanita memesona...

...yang tiba-tiba datang ke sini seorang diri.

Aku tidak memesona.

Kau selalu terlihat memesona, Kinako.

Lalu kenapa kau meninggalkanku?

An-san...

Terima kasih. Berlindunglah di bawah payung.

Kau terluka?

Tunggu!

Aku akan mengantarmu pulang. Di mana kau tinggal?

Kalau begitu, kau mau ikut ke rumahku?

Rumahku dekat. Mau?

Baiklah. Ayo kita mandi air panas.

Ini yang tadi.

Terkadang sakit sekali hingga membuatku tak bisa bergerak.

Kau bisa masuk angin.

Ini dia.

Apa?

Apa kau...

Tunggu!

Kiko!

Sedang apa kau?

Aku mencari seseorang.

- Seseorang? - Ya.

Kurasa seorang anak dari lingkungan sini.

Anak SD kelas satu atau dua.

Sepertinya anak laki-laki, berambut panjang.

Mungkin anaknya Kotomi.

Kau sudah makan siang?

Belum.

Bagaimana kalau kita makan tempura ayam?

Tempura ayam?

Makanan khas lokal. Aku tahu restoran yang enak.

Ibunya, Kotomi, bekerja di sana. Sebaiknya kita ke sana.

- Kotomi. - Ya.

Bawa ini.

- Hai. Kau ingin bertemu denganku? - Ya.

Kiko Mishima, tetangga baru dari Tokyo.

Aku ingin dia menikmati tempura ayam yang enak.

- Kotomi. - Ya.

Dua porsi makanan.

Dua porsi makanan. Baik, Pak.

Nanti kita bertemu lagi.

Dia benar-benar cantik.

Gadis populer di SMA yang pergi ke Hakata untuk menjadi idola.

Tapi dia pulang sebagai seorang ibu tunggal.

Apa yang terjadi dengan anaknya?

Kudengar dia tidak sekolah dan terabaikan.

Dia tak bisa bicara...

Oh, ya.

Ini.

Fotoku dan nenekku.

Sudah kuduga. Aku tahu itu kau saat aku menemukannya.

Itu kakekku di samping.

Ambillah.

Sungguh?

Baik sekali. Terima kasih.

Bagus.

Ayo kita minum kapan-kapan.

Kenapa?

Kenapa? Karena...

Sial.

Muranaka dari Pembangun Muranaka.

Aku mengerti.

Rayap?

Aku menikmati makan siangnya.

Hai.

Muranaka sudah pergi?

Ya.

Eh...

Ini? Aku sedang tak bekerja saat ini.

Aku ingin tanya...

Hei. Apa kau berkencan dengan Muranaka?

Jangan mengkhawatirkanku.

Dia selalu naksir aku, tapi aku tak suka padanya.

Pria yang nakal karena membuat pacarnya khawatir.

Aku ingin bertanya tentang anakmu.

Aku tak punya anak.

Kudengar kau pulang dengan membawa seorang anak.

- Anak laki-laki berambut panjang. - Tidak.

Ketika hujan hari itu...

Anak apa? Seperti yang kubilang, aku tak punya anak.

Aku melihat memar di sekujur tubuhnya di rumahku.

Kau pikir itu karena ulahku?

Apa dia mengatakan sesuatu?

Tentu saja tidak. Dia tak bisa bicara.

Pergi.

Aku ingin menjadi cantik

Ada keindahan

Yang tak bisa tertangkap oleh foto

Linda, Linda

Linda, Linda, Linda

Kiko, ayo.

Angkat tanganmu.

Aku menyayangimu, Kiko.

Bagaimana denganmu?

Kau sayang pada ibu?

Maka tersenyumlah untuk ayah barumu dan jadilah gadis kecil yang manis.

Kau tidak akan terluka jika tersenyum dan hapus cemberut itu dari wajahmu.

Maafkan ibu.

Aku tak ingin memukulmu.

Aku menyayangimu.

Kiko...

Kau adalah malaikat kecilku yang sangat berharga.

Tinggallah bersama ibu selamanya, ya?

Berjanjilah pada ibu.

Kiko, aku menyayangimu.

Ada keindahan

Linda, Linda

Linda, Linda, Linda

Darah?

Oh, tidak...

Saus?

Ibumu yang melakukan ini?

Aku turut bersedih.

Seharusnya aku tak bicara padanya.

Terima kasih.

Aku senang kau datang.

Hei.

Ini.

Seperti ini.

Ada suara yang kudengarkan saat aku sangat kesepian.

Itu suara ikan paus.

Namanya Paus 52-Hertz.

Paus itu memiliki suara yang istimewa.

Paus lain tidak bisa mendengarnya.

Seberapa keras pun dia menjerit, yang lain tak akan bisa mendengar.

Jadi...

Paus 52-Hertz itu sendirian di lautan luas.

Kau tahu...

Aku juga suka dipukul dan ditendang oleh ibuku saat masih kecil.

Aku mengalami memar di sekujur tubuh.

Setiap hari...

Aku berteriak minta tolong dalam hatiku.

Kurasa kau juga begitu.

Berat sekali, ya?

Tapi...

Aku mendengar suaramu.

Aku juga punya seseorang.

Satu-satunya orang yang mendengar suaraku.

Tiga tahun yang lalu

Selamat pagi, Ayah.

Ini...

Ayah?

Ibu?

Ibu!

Ibu!

Dia menderita radang paru-paru.

Dia mengalami kesulitan menelan jadi harus dirawat di rumah sakit.

Ini salahmu.

Apa kau mencoba membunuhnya sehingga kau tak merawatnya?

Seharusnya kau yang sakit dan mati, bukan ayahmu!

Kenapa kau merusak kebahagiaanku?

Kau tak sungguh-sungguh menyayangi kami!

Aku sudah sangat baik padamu! Dasar iblis!

Kau harus mati!

Kau! Kau harus mati!

Kau harus mati.

- Kau! - Tenanglah.

Kau harus mati! Mati kau!

Kau baik-baik saja?

Kau bisa bangun? Kau bisa mendengarku?

Bisakah kau mendengarku?

Gadis itu...

Kiko!

Kiko!

Ini aku, Miharu.

Apa yang terjadi?

Aku tak bisa menghubungimu. Aku sangat khawatir.

Apa ini?

Miharu, aku harus pergi.

Tunggu. Pergi ke mana? Kau tampak berantakan sekali.

Aku ada ide. Ayo kita pergi minum.

Dia guru di sekolah tempat aku bekerja.

More Indonesian subtitles for 52-Hertz Whales

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left