The first 197 lines.
Di Ente Isla ini, tak ada seorang pun...
...yang tak mengenal Raja Iblis Satan.
Dia adalah raja para iblis yang melambangkan...
...kekejaman dan ketakutan.
Raja Iblis Satan memiliki empat jenderal kepercayaan,
yaitu Lucifer, Adramelekh, Alsiel, dan Malacoda.
Raja Iblis Satan.
Menguasai dunia manusia dan membangun negeri...
...bagi para penghuni kegelapan adalah ambisinya.
Akan tetapi, seorang pahlawan bernama Emilia...
...datang untuk menghentikan mereka dengan pedang kudus.
Dia pun menyerang Kastel Raja Iblis.
Jadi kau adalah sang pahlawan, ya...
Baginda Raja Iblis!
Wahai umat manusia!
Akan kuserahkan Ente Isla pada kalian untuk sekarang,
tapi ingatlah, aku akan kembali, kalian semua dan Ente Isla...
...akan jadi milikku!
Takkan kubiarkan kau lari!
Dan waktu pun berlalu...
Hilangnya Emilia dan Satan,
dan juga jenderal kepercayaan Satan, Alsiel,
membuat Ordo Kesatria dari lima pulau...
...bergerak membasmi sisa-sisa pasukan Raja Iblis...
...di pulau tengah, bekas Kastel Raja Iblis.
Saat itu, sebuah sosok yang telah kehilangan tuannya menerobos masuk ke Kastel Raja Iblis.
Di mana letak kesalahanmu, ya...
Gak bisa begini terus!
Jangan teriak tiba-tiba, dong, Ashiya.
Kenapa, sih?
Saya pikir kita tidak bisa begini terus!
Baginda Maou!
Urushihara!
Bagaimana menurutmu keadaannya sekarang?
Hah? Maksud?
Maksudnya tentang Maou si Raja Iblis yang malah kerja paruh waktu,
dan Ashiya si Jenderal Iblis yang jadi bapak rumah tangga?
Kau, Jenderal Iblis Lucifer,
malah menjadi NEET dan membebani keuangan rumah tangga kita!
Maksudnya keadaan itu!
Sudahlah, Ashiya.
Cuacanya sudah panas, malah kau bikin tambah panas.
Lagian, itu kipas juga...
Gimana sekarang, tuh?
Daripada mengurus aku, lebih baik mengurus benda itu dulu.
Biaya listrik malah jadi mahal kalau ada itu.
Jangan lancang begitu.
Bukan cuma makanan saja,
kau juga membebani keuangan Kastel Raja Iblis dengan khilaf di Jungle terus!
Itu buat materi.
Materi apaan kalau cuma buat bermain dengan binatang di pulau terpencil?!
Jangan deket-deket, panas...
Benar! Panas!
Kalau panas, kerongkongan mengganas!
Dan tengoklah ini!
Teh botol?
Tinggal ini yang tersisa.
Siapa yang terakhir minum?
Sebelum dituduh, yang minum bukan aku, lo.
Saya paham, Baginda.
Tidak perlu ditanya lagi.
Urushihara!
Kok kamu tidak buat yang baru kalau tahu isinya tinggal segini?!
Padahal kamu tinggal masukkan kantung teh baru dan tuang air ke botol!
Kau selalu saja begini, ya!
Habis pakai langsung lupaka—
Tolong urus rumah, ya.
Aku mau pergi kerja.
Hati-hati di jalan, Baginda Maou!
Oke.
Pahlawan Emilia!
Kau pasti mau menguping perbincangan kami...?!
Ngapain harus sampai menguping, dasar bodoh!
Jadi Raja Iblis dan Jenderal Iblis bersama...
...di ruang apartemen kecil tanpa pendingin dan berdebat tentang siapa yang bikin teh botol?
Kau ini...
Kau ke sini cuma buat menertawakan kesengsaraan kami?
Selalu saja pamer soal pendingin di tempat kerja dan di rumah!
Dasar pahlawan tidak ramah lingkungan!
Dari awal juga apartemenku sudah ada pendingin, jadi mau gimana lagi.
Pendinginnya model baru yang ramah lingkungan, kok.
Dan juga selalu kuatur ke 28 derajat.
Kamu tidak berhak protes, dong.
Sialan!
Kau malah terang-terangan pamer hidup mewah!
Kenapa? Ada apa?
Bukan apa-apa.
Tidak mungkin...
Bukan saatnya untuk berdebat dengan pahlawan yang tidak ramah lingkungan.
Aku mau bergegas biar tidak terlambat.
Sampai nanti, Emi!
Kembali ke topik awal, mengenai pemasukan rumah tangga,
kita tidak bisa terus membebani Baginda Maou seorang.
Kalau begitu, aku harus mencari kerja yang pakai sif,
bukan cuma kerja serabutan saja!
Owh. Semangat, yah.
Tapi kalau begitu,
ada kemungkinan kemampuanku yang sempurna untuk mengurus rumah akan menurun.
Maka dari itu, Urushihara,
saatnya dirimu untuk bersinar.
Kok aku?
Sudah saatnya aku menggemblengmu dengan pekerjaan rumah, dasar pemalas!
Selamat pagi, Mas Maou.
Pagi, Neng Chi.
Sif kita hari ini samaan, ya?
Iya!
Oh, kamu beli sepeda baru, ya?
Benar.
Sepeda dengan enam gir yang kudambakan.
Bridgeston City Cycle, Dullahan Dwi!
Ini bukannya mahal, ya?
Ini dibelikan sama Suzuno.
Karena dia, Dullahan lamaku ringsek, sih.
Tapi jiwanya yang terus melindungi tuannya...
...dengan penuh kebanggaan...
...telah diwariskan oleh Dullahan Dwi!
Lihatlah, Neng Chi!
Ini reflektor Dullahan!
Kamu belikan dia sepeda?
Benar.
Aku sudah siap untuk harga berapa pun,
tapi ditambah biaya daftar asuransi keamanan jadi 30.000 yen.
Harganya sedikit mengecewakan, sih.
30.000 yen itu tetap duit, woi.
Bell, padahal kamu baru juga sampai sini dan belum bekerja,
tapi dompetmu gimana?
Aku jual alat-alat ritual dari Gereja Ente Isla...
...yang kubawa ke sini ke toko barkas Mugihyou.
Kenapa, Emilia?
Aku merasa ada yang melihat kita...
Maou tadi juga sempat merasakannya...
Jangan bilang ada pembunuh datang dari surga lagi?!
Sariel pasti mengincar pedang kudusku lagi!
Sepertinya tidak mungkin.
Malaikat Agung, Yang Mulia Sariel, sekarang...
Oh, dirimu yang terkasih!
MgRonald's dan Sentucky!
Kita berdua bak kekasih yang terpisah oleh keluarga yang bermusuhan!
Inilah Romeo dan Juliet dunia makanan cepat saji!
Tolong ya, Maou.
Selamat datang, mau pesan apa?
Sepuluh set Big Mag,
dengan kentang dan soda, semuanya ukuran besar!
Beliau jadi gendut.
Gendut?
Terima kasih, silakan datang kembali!
Jadi om-om gendut, buset.
Iya...
Kalau setiap hari makan sepuluh set besar, jelas jadi gendut.
Aku berterima kasih dia sudah berkontribusi banyak ke penjualan kita,
tapi tolong itu bunganya dikondisikan, woi.
Pelanggan yang lain jadi takut.
Selamat datang!
Ini menu untuk anak-anak.
Silakan dilihat dulu.
Terima kasih.
Kentarou, kamu mau apa?
Eng...
Mas Maou, ada apa?
Oh, tadi pas keluar...
Ah, ini bukan topik yang bisa dibicarakan di sini.
Kalau begitu, hari ini kita akan membereskan cucian.
Dan sembari mesin cucinya bekerja, kau bersihkan lantai dengan penyedot debu.
Paham?
Iya, iya.
"Iya"-nya cukup sekali saja!
Hei...
Kamu beli ini di mana?
Terus, ini nemu di mana? Kok pakai yang dua tabung?
Bukannya standar rumahan sekarang yang otomatis?
Tentu saja keunggulan mesin dua tabung adalah harganya,
tapi juga tidak harus dioperasikan oleh komputer.
Kalau kamu harus sering mencuci baju dalam jumlah kecil,
mesin cuci dua tabung pasti lebih ekonomis jika mempertimbangkan...
...jumlah total air dan deterjen yang digunakan.
Dan bisa untuk mengeringkan dan mencuci dalam waktu bersamaan, jadi mantap.
Dengan membagi cucian menjadi beberapa bagian kecil...
...tergantung jenis cucian, seperti cucian gampang luntur, handuk, pakaian dalam,
kita bisa menghemat waktu—
Iya, iya. Aku sudah paham keunggulannya.
Terus, bagaimana cara pakainya?
Yang kiri tabung cuci, yang kanan tabung pengering.
Setelah memasukkan cucian,
kamu putar pengatur waktu yang ini untuk mengatur waktunya.
Kalau kemeja dimasukkan ke jaring ini, ya?
Tunggu, jangan begitu!
Jangan lupa lepaskan kancing lengannya dulu!
Bodoh amat, buset! Kok gak boleh, sih?
Kancingnya ada di bagian yang banyak keringatnya!
Kamu setiap hari mendengarkan perbincangan remeh ini setiap hari?
Iya...
Malahan, topik hari ini agak istimewa...
Terus, sebenarnya bagaimana?
Bedanya mesin cuci otomatis dan dua tabung apa?
Yah... Aku gak pernah pakai selain yang otomatis, sih.
Ini masih belum berakhir.
Setelah ini, kamu bawa masuk cucian kering ke dalam,
No comments yet. Be the first to leave one.