The first 171 lines.
Sebelumnya di
Space Brothers
Mutta sang kakak terkena sial.
Karena lahir di hari kemenangan, Hibito si adik menjadi moonwalker Jepang pertama.
Mutta sang kakak berusaha menjadi astronot, dan menepati janjinya kepada Bibi Sharon
untuk membuat teleskop di bulan.
Mutta berhasil pada babak pertama, tapi dia terus saja dapat masalah.
Saat ujian tertulis, nilainya paling rendah.
Alhasil, dia harus dapat instruktur terbang yang gila.
Tetapi, Mutta sang kakak
belum sadar kalau dia sedang mempelajari apa yang dia butuhkan secara cepat.
Kau baik-baik saja, Hibito?
Kami lepaskan helmnya.
Seperti yang kauketahui,
anggota kru di misi bulan diharuskan mampu melakukan kegiatan luar pesawat.
Maaf memberitahumu hal ini, Hibito.
Tapi kami tak bisa mengirimmu ke misi bulan kalau kau tak bisa ikut kegiatan luar pesawat.
Aku akan mencari cara untuk menyembuhkan penyakit ini.
Selama itu, bisakah Anda rahasiakan ini di antara Anda, aku dan dokter saja?
Tolong beri tahu keluargaku, khususnya kakakku,
kalau aku masih latihan untuk misi bulan.
Baiklah.
Aku akan minta para dokter melaporkan kalau kau hanya sakit fisik untuk sementara.
Tapi, Hibito...
Terus menerus berbohong itu sulit.
Di bumi, mungkin hanya melompat sedikit.
Tapi kalau di bulan, justru lebih mirip terbang.
Kalau kau mau menyetir dan mengerem dengan baik,
kau harus memberatkan badannya agar tak terbang.
Badannya ringan itu gara-gara para ahli terus saja minta diringankan bebannya.
Ada yang bisa jelaskan pada mereka?
Buggy yang takkan jatuh, ya?
Aduh.
Waktu aku kecil, aku tahu pasti nanti ada mobil terbang di masa depan.
Ah.
"Ah" kenapa?
Mungkin aku punya solusi untuk masalah ini. Ah.
Pak Nanba?
Masih ingat mobil terbang yang kurancang dan dibatalkan?
Benar, apa cetak birunya masih ada?
Biar aku bicara padanya.
Ini kesempatanku!
Oh, boleh itu.
Kami akan bantu yang kami bisa.
Aku ingin mengirim teknisi profesional ke luar angksa.
Lantas kenapa tak Anda biarkan Mutta berlatih di misi bulan, Direktur?
Kalau Mutta mulai latihan untuk misi bulan sementara Hibito menderita penyakit,
Hibito hanya akan merasa tertekan, dan membuat penyakit paniknya bertambah parah.
Kurasa, justru mereka terbalik.
Mutta punya permintaan sebelum presentasi dimulai.
Hmm?
Kalau Anda suka proposalnya dan menganggap itu mungkin dilakukan,
dia ingin Anda mengizinkannya latihan di misi bulan.
Hah, dia percaya diri sekali.
Ya, tapi aku tak bisa janji.
Tolong ke Johnson Space Center.
Oke.
Kelihatannya santai sekali si Peter.
Padahal dia mau presentasi.
Kami mengandalkanmu, ya, ketua.
Ketua apanya?
Aku ini 'kan jauh lebih pintar dari kalian.
Bahan presentasinya sudah ada di luar kepala.
Lagian, orang penting yang kita hadapi juga hanya sedikit, 'kan?
Kalau ada gadis cantik yang menonton, baru bakal lebih susah.
Permisi.
Aku datang.
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Jelas kalau semakin banyak yang kita masukkan dalam kantung
maka akan semakin berat kantung itu
Semakin keras aku berjuang, semakin dekat aku dengan tujuanku
Tapi sayangnya aku tak bisa secepat itu
Kutatap langit di malam hari, tapi tetap ku tak bisa tenang
Sampai-sampai detak jantung ini terdengar keras olehmu
Ayo kita pergi
Rasa laparku pun tahu lautan bintang ini tak terbatas
dalam planetarium mimpi dan kenyataan ini
Sekarang kuperbarui kanvas impianku
Dengan gemerlapnya alam semesta dan bumi yang biru
Rasa laparku pun tahu lautan bintang ini tak terbatas
dalam planetarium kebohongan dan kejujuran ini
Sekarang ku bicara memakai kanvas impianku
di orbit takdir ini
sambil berapi-api
#73 Jalan di Bulan Tak Berjalan
#73 Jalan di Bulan Tak Berjalan
Kau masih ingat saat Hibito jatuh ke jurang,
dan kau menunjukkan peta bulan 3D itu?
Ya, yang itu.
Aku sedang mencari data yang seperti itu dari Kaguya II, tapi seluruh area sekitar markas bulan.
Jadi begitu. Baiklah.
Segera kukirim.
Terima kasih banyak!
Satu lagi, Mutta.
Hah?
Dengan memakai data dari Kaguya II,
peta permukaan bulan yang baru hampir selesai.
Baik, ayo kita mulai.
Aku sudah gugup duluan dengan para petinggi yang memerhatikan kami.
Adanya Azuma malah bikin tambah tertekan saja.
Awas kau, Peter.
Masa depanku tergantung dari ucapanmu sebagai ketua tim buggy.
Jadi jangan diam saja seperti orang bodoh.
Aku ingin berterima kasih pada semua orang yang datang ke sini untuk mendengarkan kami.
Kami sudah menyatukan ide dan bahkan berdebat.
Semua itu demi saat ini, para astronot, dan demi NASA.
Dan setelah letih, setelah letih,
akhirnya kami punya jawabannya.
Lalu, jawaban apa yang ingin kami usulkan?
Hal apakah yang membuat buggy bulan lebih aman bagi para astronot?
Kalian tertarik, 'kan? Kalian pasti tertarik.
Akan kami jelaskan!
Baik! Ayo, jelaskan.
Sialan.
Pertama, kami takkan mengganti rem ataupun rodanya.
Malahan, kami akan memodifikasi suspensinya, jadi rover tak terlalu membal.
Cara termudah adalah membuat penyesuaian di bulan.
Kalau kita mengirim asrtonot yang bisa memodifikasi di bulan, pasti lebih cepat.
Astronot yang bisa memodifikasi?
Ah, contohnya saja...
Seperti aku.
Dan inilah ide kami untuk mencegah adanya kecelakaan nanti.
Kaca depan yang terbuat dari polikarbon, seperti yang ada di helm astronot.
Kaca depan?
Untuk apa itu?
10 Hari Sebelumnya
10 Hari Sebelumnya
Jalanan di Jepang itu selalu macet.
Jadi aku tahu, kita harus pindah ke udara,
lalu aku dapat ide untuk mewujudkan mobil terbangku menjadi nyata.
Aku sudah buat proposal mobil terbangnya dan kuberikan pada bosku.
Apa benar?
No comments yet. Be the first to leave one.