The first 200 lines.
Permisi, boleh kubantu?
Namaku Lee Leung, aku menyerahkan pada keadilan.
Aku telah membunuh orang, ini adalah pengakuanku dan bukti dari kesalahanku.
Mohon dibaca dari awal, ini akan mudah di ikuti.
Permisi, aku ingin untuk...
Silahkan duduk dan tunggu.
Setelah proses selesai, kau akan di beritahu segera.
Aku bukan pengacara, aku datang menemui sersan Wong.
Kami punya begitu banyak sersan Wong.
Permisi.
Silahkan duduk dan tunggu.
Setelah proses selesai, kau akan di beritahu segera.
Jalan!
Bagaimana menurutmu, professor Cheung?
Dengan begitu banyak bukti, nampaknya tak diragukan lagi bahwa dia pembunuh.
Aku bukan pembunuh, aku adalah agen Tuhan.
Pesan apa yang kau pikir Tuhan sedang kirim?
Itu adalah dosa untuk bunuh diri.
Itu juga dosa untuk membunuh.
Aku sedang melaksanakan kehendak Tuhan.
Kalau begitu kenapa kau menyerah?
Aku gagal dalam tugas yang Tuhan berikan padaku.
Lalu, apa yang kau mau kami lakukan untukmu?
Hukum mati aku.
Tuhan memberiku ujian.
Istriku mengalami leukemia.
Aku melihat berapa banyak kesakitan yang dia alami.
Aku merasa bersalah, semacam penyesalan.
Tidak ada yang aku bisa lakukan untuk menolongnya.
Tak lama kemudian, dia mengambil nyawanya sendiri.
Oh Tuhan, di mataMU, bunuh diri adalah dosa menyedihkan.
Surga menolak pendosa semacam itu.
Tuhan mahakuasa, kasihanilah kami.
Berikan kedamaian kekal pada anak-anakmu yang keliru.
Dalam nama Bapa, putra dan roh kudus, amin.
Namaku Lee Leung.
Sejak istriku meninggal...
Aku merasa sangat bersalah dan sangat menyesal.
Sepertinya aku tak bisa yakin bahwa dia berada di Surga.
Aku memohon pada Tuhan agar mengijinkan aku menebus dosanya.
Aku mulai memperhatikan laporan berita dari kasus bunuh diri.
Wanita usaha kapitalis mengambil nyawanya sendiri.
Aku merasa simpatik besar untuk hal bunuh diri.
Aku telah memberimu nutrisi, kenapa kau tidak bertumbuh?
Lalu suatu hari...
Aku menjelajah forum internet untuk berniat bunuh diri.
Yang mengejutkanku, orang2 ini membagikan foto2 dan video2...
Mereka memberikan saran masing2 tentang bagaimana bunuh diri
Memuat...
Bunuh diri adalah dosa di mata Tuhan.
Hukuman kekal menanti mereka yang bunuh diri
Tapi aku bisa menolong mereka.
Aku bisa menyelamatkan mereka dari melakukan dosa.
Aku bisa memberikan mereka kesempatan.
Kesempatan istriku yang tidak miliki.
Bapa kami yang ada di Surga, dimuliakanlah namaMU..
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakmu seperti di Bumi...
...dan di Surga.
Berikan kami rejeki pada hari ini.
Ampunilah dosa-dosa kami.
Bisa kau bantu menyingkirkan aku dari masalah2ku?
Tuan Yip adalah orang pertama yang aku bantu.
Tuan Yip.
Seperti yang kita takutkan, kankernya sudah menyebar.
Tolong siapkan dirimu.
Aku akan menjadwalkan operasimu.
Jika dia meninggal...
Itu akan meninggalkan kehilangan keluarganya.
Dia bertekad untuk meninggalkan mereka beberapa uang.
Apa yang kau lakukan?
Kau mau bunuh diri?
Kepada para blogger, aku telah membaca forum ini beberapa kali.
Kata2mu telah memberikan aku keberanian untuk menghadapi kematianku sendiri.
Aku akan memutuskan waktu dan tempatnya.
Normalnya, dalam waktu 3 hari..
Bahan kimia Aerosol, bila dihirup secara berlebihan...
Akan menyebabkan kegagalan kepala.
Sebelum tubuh mengeluarkan mereka dalam keringat.
Tuan Yip, kau pasti membuat kehendakmu.
Mengandalkan aku untuk mengatur segalanya dengan benar.
Aku telah membayar premi asuransi selama 15 tahun.
Bayarannya akan keluar sekitar 2 juta dolar HK.
2 Juta tidak akan cukup hari-hari ini.
Tidak terlalu buruk, bila kau menggunakannya dengan hemat.
Apa kau menganggap bahwa aku boros?
Jika aku mati kecelakaan dan bukan di rumah sakit...
Kau akan mendapat 2 kali lipat itu.
Dan kau dapatkan itu dalam waktu 3 bulan.
Suatu keberuntungan.
Kau tak pernah tahu.
Aku mungkin mengalami kecelakaan.
Itu mengingatkan aku, aku belum membeli tiket lotre.
Hei, aku meninggalkan polisnya di dalam laci ini.
Aku tahu.
Pengiriman.
Hari ini sangat panas.
Kita terbiasa itu.
Kau mau minum?
Tidak terima kasih, tolong tanda-tangani disini.
Hapuslah keringatmu.
Terima kasih.
Tuan Lee, mohon tanda-tangani disini, aku buru-buru.
Misi Tuhan mempercayakan padaku.
Tidak gampang untuk mengambil nyawa.
Mereka harus mati dengan ketenangan dan sukacita.
Dia menggubah dalam pikirannya setiap hari.
Tapi sewaktu dia mulai kehilangan pendengarannya.
Pandangannya secara bertahap memburuk juga.
Dia kehilangan kemampuannya untuk menulis musik.
Dia mengatakan padaku, dia lebih suka minum sendiri sampai mati.
...dari pada membiarkan musiknya meninggalkan dia.
Kehilangan musiknya berarti kehilangan makna kehidupan.
Dia akhirnya menemukan keberanian untuk menyuratiku.
"Telinga kiriku menjadi tuli hari ini"
"Aku ingin mati sebelum, aku sepenuhnya tuli"
Aku akan memutuskan waktu dan tempatnya.
Kau benar2 berpikir itu semacam penebusan?
Kenapa tidak mendengar serta membaca pengakuan?
Jelaskan lebih lanjut tentang ide dari penebusan ini.
Jika korban2 Lee Leung akan bunuh diri...
Bila para korban dalam beberapa cara bertanggung jawab...
Maka Lee membunuh dikendalikan oleh empatinya.
Aku rasa tidak ada contoh medis untuk itu.
Eutanasia pernah dianggap dibebaskan dari penuntutan?
Lihatlah ke dalam dirimu sendiri. Jangan beritahu yang lain.
Jangan diskusikan ini dengan siapapun tapi aku.
Aku hanya mau meneliti kasus.
Kau pasti memikirkan apa yang kupikirkan.
Berikan aku waktu 1 minggu.
Tuan Lee...
Pergi sana! Tinggalkan aku sendirian.
Aku telah membaca postinganmu di forum internet.
Telepon perusahan mana yang kau gunakan?
Bagaimana kau bisa dapat sinyal disini?
Permisi.
Halo? Ah Bo? Aku tahu, aku membaca surat kabar.
Aku sibuk sekarang, akan kutelepon kau nanti, dah.
Berikan aku korek.
Apa ini?
Apa kau pernah menangani kasus pembunuhan?
Aku menyadari, kau mau pengacara berpengalaman untuk mewakilimu.
Aku bisa meloloskanmu pada satu dari rekan kerja seniorku.
Tapi aku akan menjadi orang yang menyelidiki, apapun itu yang terjadi.
Jadi, aku akan akhiri dengan pengertian terbaik dari kasusmu.
Mari kita lihat.
Tunggu teleponku.
Hei...
Bisa kau lakukan aku kebaikan?
Bisa kau dapatkan kembali salibku?
Aku akan usahakan
Berhenti disana.
Terima kasih, pak.
"Mabel Wong"
Aku mau bertanya padamu....
...tentang kasus Mabel Wong.
Dimana harusnya aku mulai?
Mulai dari awal.
Kau mau minum?
Kau perlu memahami bahwa bunuh diri adalah tindakan yang sangat berani.
Aku menemukan bahwa sangat banyak orang memiliki dorongan untuk bunuh diri.
Jadi, aku bertanya pada diriku sendiri, jika hidup dan mati benar2 pilihan kita sendiri.
Aku mulai merasakan kesakitan mereka.
Bunuh diri adalah dosa di mata Tuhan.
Mereka yang bunuh diri, mereka menghadapi hukuman kekal.
Jadi, aku minta pada Tuhan..
"Bagaimana bisa orang2 ini ditebus?"
Itu adalah malam aku mendengar jawaban.
Tidakkah Tuhanmu mengatakan padamu...
...bahwa Mabel Wong adalah pekerja seks?
Dan bahwa dia tak mau mati sama sekali?
Apa yang sedang kau bicarakan?
Ini adalah salibmu.
Pikirkan dengan teliti, sebelum kau meneleponku lagi.
Aku sendiri, aku mengatur diriku seperti sebuah kacamata online.
Pelanggan2 memilih gaya yang mereka mau.
Aku mengirim mereka kaca mata dalam waktu 24 jam.
Aku tinggal sendirian.
Ini adalah hidup sendirian, tapi aku tidak kesepian sama sekali.
Bagi pria yang tinggal semacam kehidupan yang diatur.
Apa motifnya untuk membunuh?
Bisakah itu benar2 menjadi tindakan penebusan?
Bapa kami yang ada di dalam Surga, dimuliakanlah Namamu.
Datanglah kerajaanmu.
Jadilah kehendakmu seperti di bumi.
Ampunilah atas kesalahan kami.
Cinta adalah hal yang paling terkuat di dunia.
Cinta bisa menjadikan seseorang.
Ini adalah Ai, aku punya pacar yang tetap selama beberapa bulan.
Tapi aku menemukan foto2 gadis2 telanjang dalam komputernya.
Dan video rahasia kami yang beradegan seks.
Itu membuatku jadi gila, aku tak tahu harus lakukan apa
Malam itu, aku mencoba bunuh diri untuk pertama kalinya.
Tapi ketika cinta dikhianati..
Aku siap untuk menghadapi kematian, aku tahu itu.
Itu bisa menghancurkan kehidupan seseorang.
Aku berharap bahwa ketika dia melihatku meninggal...
Dia akan menyesalinya, menyesalinya, menyesalinya.
Maafkan aku.
Aku bersikeras untuk bekerja di Hong Kong selama bertahun2.
No comments yet. Be the first to leave one.