The first 167 lines.
Percakapan Dengan Teman Musim 1 - Episode 4
Diterjemahkan oleh Vilanelle
Halo!
- Kalian perlu tumpangan? - Hai.
Hai.
Sudah ambil semuanya?
- Ya. - Bagus.
Dulunya...
Ini peternakan.
Dan ini rumah pertanian tua.
Dapur dan ruang tamu ada di bawah sana, tapi...
Seringkali kami makan di luar.
Ini tempat yang indah.
Itu seperti mimpi.
Ya.
- Mau kutunjukkan kamarnya? - Tentu.
Kamarnya tersebar di berbagai tempat.
Mereka harusnya sudah kembali...
Dan kita akan makan siang bersama.
Kedengarannya bagus.
Frances, ini kamarmu.
Kamar mandinya ada di sana.
Dan...
Ya, bergabunglah dengan kami ketika kau sudah siap.
Kamar ini luar biasa.
- Terima kasih. - Ya.
Sangat keren.
Jangan khawatir, Bobbi. Kamarmu juga seindah ini.
Aku memperlakukan anak-anakku dengan setara.
Bagus.
- Dah. - Dah.
Aku belum memeriksa itu. Apa langkah-langkahnya?
Ya, enam menit.
Kau yakin mau memasak?
Tentu, aku yakin. Aku percaya diri.
- Aku pernah memasak hidangan. - Hai.
- Hei. - Hai.
- Apa kita pernah bertemu? - Ya, kami baru menyadarinya.
Di hari ulang tahun Melissa.
- Ya. - Aku Evelyn. Ini Derek.
Halo, lagi.
- Aku Frances. - Selamat datang.
- Terima kasih. - Frances, kuharap kau lapar.
Ya.
Apa yang kau baca?
Buku musim panas yang bagus.
Ya, aku belum memulainya...
Baru mendengar.
Hai, Frances.
Hai.
Kau selalu sekurus ini, Nick?
- Bagaimana kabarmu, Bobbi? - Sehat.
Bagaimana syutingnya?
Sebenarnya, tidak hebat.
Tidak?
Apa?
Tidak, aku hanya bekerja selama berjam-jam.
Aku tidak bersenang-senang.
Bagaimana kalian saling mengenal?
Nick dan aku sudah kenal lama.
Kami melakukan pertunjukan sangat serius.
Kami serius, produksinya malah lelucon...
Ev mengadopsi aku ketika aku pindah ke sini.
Aku tidak mengenal siapa pun.
Tak ada yang menawarimu anggur, Frances?
- Maaf. - Terima kasih.
- Bersulang. - Bersulang.
- Gelasnya penuh. - Ya.
Kau tidak merasa lelah?
Tidak.
Seberapa naksirnya?
Dari skala satu sampai...
Bagaimana perasaanmu padaku di sekolah.
Jadi, satu artinya aku sangat naksir?
Bagaimana kau dan Melissa?
Kenapa?
Kau menciumnya.
Ya.
Itu akan terjadi lagi?
Siapa tahu?
Tidak.
Begitu mereka...
- Meringkuk dan bersandar di meja. - Astaga.
Lalu mulai berbicara.
Begitu.
Ini ada yang tidak terlihat seperti orang bodoh.
- Ya. - Dia sangat manis.
Dia menuruni dari ayahnya.
- Berapa usianya? - 17 tahun.
- Apakah dia anakmu? - Ya.
Lahir tanggal 18 Maret.
Dia pintar. Sangat lucu dan ramah.
Andai mereka semua bisa terlahir seperti ini.
Bisa mengendalikan diri, lucu dan berusia 18 tahun.
Namun, itu akan merepotkan.
Itu kasar, ya.
Frances?
- Selamat pagi! - Pagi.
- Hai. - Pagi.
Kau siap?
- Dua menit lagi. - Duduk.
Apa kegiatan kalian hari ini?
Sayangnya aku harus bekerja.
Di mana kacamata hitamku?
- Ada di kepalamu. - Baiklah.
- Sampai nanti. - Bersenang-senanglah.
Dah. Tentu.
Kopi?
- Tentu. - Ya.
Apa kegiatan kalian hari ini?
Naik mobil dan melihat pulau?
- Ya. - Bagus.
Terima kasih.
Terima kasih.
Aku mengharapkan komentar pedas semua orang.
Akan kuusahakan.
Keheninganmu ini membuatmu jadi penuh teka-teki dan menarik.
Tepat seperti itu.
Apa?
Kau memikirkan banyak hal dan tidak mengatakannya.
Menimbulkan kecurigaan.
Ya.
- Hai, Teman-teman. - Apa yang kalian gali?
Nick?
Ayo, aku akan memotretmu.
Ayolah!
Oke.
Itu indah sekali.
- Dapat yang bagus? - Ya.
Biar kubawakan.
Terima kasih.
Bagus juga.
Baiklah.
Dia langsung meluncur.
Apa kau canggung aku berlibur denganmu?
Tidak.
Aku senang melihatmu.
Benarkah?
Apa kau canggung?
Ya.
Apa Bobbi tidak tahu?
Tidak.
Maafkan aku.
Untuk apa?
Menyakiti hatiku?
Tentu, jika kau punya hati.
Maaf telah menyakiti hatimu...
Dan sikapku padamu.
Aku sangat senang melihatmu.
Aku serius.
Tadi menakjubkan.
Diterjemahkan oleh Vilanelle
Hai.
Halo.
Maaf, aku hanya ingin segelas air.
Silakan.
Kau bersih-bersih tengah malam?
Ya.
Ya, kamarku menjadi panas.
Aku tidak bisa tidur.
Aku juga.
Apa Melissa masih terjaga?
Aku tidak tahu.
Dia ada di ruangan lain.
Begitu rupanya.
Oke.
Selamat malam.
No comments yet. Be the first to leave one.