The first 145 lines.
Kirito.
Senior Liena?
Kirito, aku percaya akan kemampuan milikmu.
Karena aku percaya, makanya akan kuberi tahu padamu.
Di keluarga Volo Levantein, terdapat aturan keluarga yang bersifat rahasia.
"Basahi pedangmu dengan darah pejuang kuat."
"Dengan begitu, kekuatan mereka akan jadi milikmu."
Darah pejuang?
Benar. Sebelum masuk sekolah ini,
Volo sudah sering latih tanding sekali serang memakai pedang sungguhan.
Pengalaman tersebut melahirkan kemampuan berpedang yang hebat.
Jadi, begitu. Pakai kekuatan gambaran mental, ya?
"Dengan serap darah lawan yang tangguh, maka kau akan jadi lebih kuat lagi."
Aturan keluarga Levantein ini sudah perkuat pedang milik Volo.
Dia berniat ubah kemampuan berpedangmu jadi darah yang akan dia serap nantinya.
Tapi aku tekankan sekali lagi. Aku percaya akan kemampuan milikmu.
Kau bukanlah pendekar pedang lemah yang akan ditelan olehnya begitu saja.
Kau masih belum lupa janjimu kemarin padaku, 'kan?
Janji.
Ya. Aku berjanji akan tunjukkan seluruh teknik berpedangku padamu.
Kalau begitu, perlihatkanlah di sini, Kirito!
Baik. Janji ini pasti akan kutepati.
Apa kau sudah siap, Abdi Kirito?
Ya.
Murid Elite Serlut, apa kau bersedia jadi saksi dari pertandingan ini?
Baik.
Pertandingan sekali serang antara Murid Elite Levantein
melawan Murid Utama Kirito, dengan ini aku resmikan!
Lalu sesuai kesepakatan, kedua pihak akan pakai pedang sungguhan.
Pedang sungguhan?
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ku merasa kesal sendiri
taigi meibun ni shibirekirashita
di dalam pusaran kegelapan
kujuu no yami to gou no uzu no naka
inilah awal kesepian itu datang
hajimari ni kodoku ha tsukimono sa
bahkan bila musuh hancurkan dinding ini dan masuk
shimensoka demo kabe wo buchiyabure
angin jadi tertarik ke arah itu
kitaihazure kazamuki kakimawase
magma yang mengalir akhirnya bergerak cepat
kasoku shite yuku Magma no kodou
pastikanlah dan terus maju
tashikamete susume
terdengar suara panggilan dari Dewa Kematian
niyatsuita shinigami no yobu koe ga suru
apa kau masih percaya pada dirimu sendiri?
Do you believe yourself?
kuingin lihat awal dan tujuan akhir tersebut
boku ha hajimatta eikou no Goal wo mitai no sa
berlian pedang milikku bersinar
Shiny Sword My Diamond
bersinar karena kesedihan dan keinginan
kanashimi to negai no kesshoutai ni
kita ingin capai tujuan kita masing-masing di tiap cahaya itu
bokura shimei wo chikau sorezore no hikari wo mezashiteku
ku kan terus bangkit hingga saatnya tiba
nando datte tachiagatte boku ha kyou made kitan da
dan inilah saatnya untuk pastikan hal itu
It's Time ikko no inori ga kakumei no kakushou
jadi bersinarlah
saa kagayake
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Harga Diri Pendekar Pedang
Wah, wah!
Sepertinya di daerah pedalaman, pedang diwarnai hitam sudah jadi tradisi ya, Tn. Raios?
Jangan bicara begitu, Humbert.
Para abdi itu pasti sangat sibuk sampai tak punya waktu untuk asah pedangnya.
Aliran pedang High-Norkian, kuda-kuda Ayunan Pedang Pemecah Gunung.
Dia langsung pakai teknik rahasia?
Itu adalah teknik pedang dua tangan, sekali tebasan berat, Avalanche.
Apalagi ini bukan Avalanche biasa.
Kekuatannya sudah diperkuat oleh gambaran mental.
Tapi aku tak bisa menghindarinya.
Demi penuhi janji pada Senior Liena, aku harus hentikan serangannya!
Akan kulawan dengan empat serangan beruntun, Vertical Square!
Dihentikan?
Masih ada sisa satu serangan, aku harus bertahan!
Jadi, inikah tekad keluarga Levantein yang dipikul Volo?
Jadi, ini sumber kekuatan dari gambaran mentalnya?
Tapi aku juga...
Aku juga...
Tak bisa kalah begitu saja!
Pedangnya bertambah besar?
Sudah cukup!
Bu Azurica?
Kalau ini perintahnya, kita hanya bisa patuh.
Eh, kenapa, ya?
Karena tujuh tahun lalu saat Turnamen Pemersatu Empat Kekaisaran,
dialah pendekar pedang pertama yang wakili Kekaisaran Norlangarth Utara.
Hukuman untuk Abdi Kirito dengan ini selesai!
Mulai sekarang, hati-hati jangan sampai cipratkan tanah pada orang lain.
Ukurannya kembali normal.
Kukira kau bakal ditebas tadi.
Ya. Aku kira juga begitu tadi.
Tapi kau malah tak mau menyerah. Dasar bodoh.
Tadi itu pertarungan yang sangat hebat, Kirito.
Aku bersyukur bisa melihatnya.
Meski sayang aku tak bisa merasakannya sendiri,
tapi kau sudah penuhi janji untuk bertarung dengan seluruh kemampuanmu.
Terima kasih.
Tapi hasilnya seri juga.
Kau tak puas ya, bisa seri lawan Levantein?
Tidak, bukan begitu.
Ini sudah bukan soal menang atau kalah lagi.
Dengan melihatmu bertarung, aku jadi sadari
sesuatu yang sangat penting.
Ayo kita bikin pesta kecil- kecilan di ruanganku.
Kita undang Eugeo sama Tn. Golgorossa juga.
Baik!
Setelah lihat pertarunganmu tadi, aku sadar.
Aliran pedang Aincrad-mu itu punya banyak potensi.
Aliran pedang Serlut milikku
selalu kuanggap sebagai teknik pedang praktis, tapi sebenarnya masih kaku.
Masih saja dibahas?
Aku tak pernah bisa menang melawanmu lo, Senior.
Keragaman serangan dari aliran Serlut itu benar-benar luar biasa.
Sebenarnya, Kirito...
Karena leluhur jauh keluarga Serlut tak puas dengan Kaisar,
kami dilarang untuk warisi teknik pedang tradisional kekaisaran, High-Norkian.
Sehingga kami tak punya pilihan
selain asah kemampuan bertarung, atau lebih tepatnya, teknik pedang yang unik ini.
Itulah asal usul dari aliran Serlut.
Bukannya aku tak suka, sih.
No comments yet. Be the first to leave one.